Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.983 views

Drama Terorisme, Kapan Berakhirnya?

Teror ledakan di bilik ATM Bank Mandiri, Karangploso, Malang, Kamis (09/01), merupakan produk intelijen gelap dengan motif sebagai warming up pengamanan Pemilu 2014.

Salah satu point analisis itu disampaikan pemerhati kontraterorisme, Harits Abu Ulya, kepada intelijen (09/01). “Saya condong menduga ini adalah permainan intelijen gelap. Dan dari bahan material bom, digabung dengan konteks isu belakangan yang berkembang tentang ancaman keamanan, maka ‘teroris’ bisa menjadi kambing hitam kembali,” tegas Harits.

Sejumlah analisis soal peledakan ATM di Malang, disampaikan Harits. “Teror di Malang itu bukan upaya perampokan, tapi lebih pada bentuk teror. Bisa jadi pelakunya orang yang tidak puas terhadap kasus tertentu,” jelas Harits.

Kemungkinan lain, kata Harits, teror ledakan ATM Malang ditujukan untuk mengalihkan isu terkait terpojoknya posisi Densus 88 dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam kasus penindakan terorisme. Aksi Densus 88 dan BNPT dinilai tidak proporsional dan melanggar HAM.

“Dari TKP terlihat indikasi-indikasi bahwa ledakan ini tidak disengaja untuk mengambil uang atau brankas. Dan juga tidak dengan target yang bisa menimbulkan korban sipil maupun aparat,” pungkas Harits.

Diberitakan sebelumnya, Kapolres Malang, AKBP Adi Deriyan Jayamarta, menyatakan, peledakan ATM Bank Mandiri Malang dilakukan oleh pihak-pihak teroris. “Dengan media dan bahan yang digunakan kemungkinan itu adalah upaya yang dilakukan pihak-pihak teroris,” kata Adi Deriyan, seperti dikutip BBC.

Drama Terorisme, Kapan Berakhirnya Drama ini

Semenjak digulirkannya BNPT dan Densus 88 Anti Teror. Kehadirannya diharapkan mulanya mampu menjawab keinginan masyarakat terhadap keingin tahuan publik tentang permasalahan teroris. Namun, sepertinya proyek Anti Teror ini sesungguhnya telah melegalkan pembunuhan tanpa pengadilan.

Kasus terakhir adalah aksi Densus 88 dalam penggerebekan di Wilayah Ciputat 1 Januari lalu. Perlawanan sembilan jam itu, telah berhasil menewaskan ke 5 pelaku teror. Sementara dari pihak kepolisian, 1 orang mengalami luka-luka. Seperti drama sebuah adegan film aksi, sepertinya setiap detail diceritakan secara heroik. Tentu cerita reka kan dibuat. Lagi-lagi barang-barang sitaan tersebut, melibatkan buku-buku jihad. Yang sesungguhnya tidak bisa dikatakan sebagai sumber inspirasi para terduga teroris tersebut.

Kinerja Densus 88 yang melakukan pengadilan lapangan ini, mendapatkan banyak protes dari berbagai kalangan. Tak terkecuali pula dari Ketua MPR RI. Tentu ini melahirkan sebuah pertanyaan, bila semuanya ditembak mati, hendak kapan muara teroris ini terungkap?

Drama 9 jam kepungan Polisi kepada 5 anggota terduga teroris itu seperti adegan pertunjukkan pahlawan yang ingin membuktikan jatidirinya. Namun sayangnya, 9 jam perlawanan itu seperti adegan kosong belaka. Kalau memang mengincar mati para terduga, seharusnya Densus 88 bisa selesaikan kurang dari satu jam. Kasus-kasus pengepungan juga sebelumnya seperti demikian. Hingga kini pun, tidak bisa terungkap muara dari terorisme ini.

Neta S Pane Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan bahwa aksi bunuh mati terduga teroris di Ciputat untuk bagai aksi rekayasa Teroristainment ala BNPT, ia menyatakan bahwa ada hal yang sangat menarik untuk dianalisa penggerebekan terduga teroris di Ciputat kemarin, yang kemudian berlanjut ke Banyumas dan Rempoa.Menariknya penggerebekan ini dilakukan dalam suasana malam Tahun baru.

Seolah polri ingin membangun suasana dramatis, sehingga isu penggerebekan teroris ini ibaratadegan sinetron. Memang patut dipertanyakan, ada apa di balik penggerebekan teroris, kok selalu dilakukan di bulan Desember. Padahal kalau polri mau, kapan
saja para teroris itu bisa ditangkap. Sebab data-datasejumlah terduga teroris tersebut sudah diketahui polri dan tempat-tempat persembunyiannya sudah lengkap di tangan polisi. Sepertinya penangkapan teroris di setiap desember menjadi agenda sibuk Densus 88.

Pengalihan Isu Ala Pemerintah

Di awal tahun ini, sengaja sepertinya pemerintah melakukan serangan kepada terduga teroris. Sebab tentu laporan intelijen terkait struktur, aktivitas, bahkan bisa jadi diantara para pengkader teroris itu sendiri diantara mereka adalah intelijen. Sehingga sangat mungkin pemerintah mengetahui tentang seluruh elemen teroris ini. Kita menyadari hal tersebut, karena hingga kini tak bisa ada satupun fakta yang menjawab tentang perkembangan teroris menurut pandangan Pemerintah ini.

Lagi-lagi ini seperti iklan dalam sebuah film drama menarik. Dikarenakan di awal tahun ini, Pemerintah telah membuat berbagai kebijakan yang mencampakkan. Salah satunya deklarasi BPJS atau JKN terhitung 1 Januari 2014. Selain itu, tanpa ada kabar dan pelibatan informasi matang, pemerintah mengeluarkan kebijakan kenaikan LPG 12 kg. Selain kasus Century, Korupsi dan yang terkait lainnya. Lagi-lagi ini memberikan tudingan, bahwa drama terorisme adalah alat pengalihan isu. Bahkan bisa jadi, Densus 88 dan BNPT ingin menunjukkan kepada tuannya, yaitu Australia dan Amerika Serikat, bahwa Teroris itu masih ada di negeri ini sehingga aliran dana akan semakin lancar mengalir kepada kantong penguasa.

Densus 88 dan BNPT, sepertinya juga menjadi alat bagi Amerika Serikat dan Australia untuk mengatrol gerakan islam di Indonesia. Maklum dakwah keislaman telah menjadi warna penting pasca arus reformasi tahun 1998. Krisis Myanmar, Suriah dan Palestina, telah memberikan dorongan besar bagi ummat islam di Indonesia untuk mewujudkan negeri yang menerapkan syariah secara sempurna. Tak heran, Episode-episode baru terorisme kedepan sepertinya masih menghiasi tahun 2014 ini.

Bubarkan Densus 88

Selain tindakannya telah menyimpang dari harapan masyarakat, selain itu kegiatan Densus 88 sudah dinilai tidak efektif, maka sepatutnya Densus 88 dibubarkan. Selain itu, para pejabat yang terlibat didalamnya harus diperiksa dan diadili sesuai kebijakan yang mereka lakukan.

Pembubaran Densus 88 dan organisasi bentukan BNPT, tidak efektif dalam membumi hanguskan perkara teror. Mereka hanya fokus kepada dugaan orang-orang yang sangat dekat dengan islam radikal. Dan sesuai dengan arahan “big boss” Amerika Serikat dan Australia.

Pemerintah semestinya sadar, bahwasannya diluar dari para terduga teroris itu, sebenarnya masyarakat lebih banyak diteror di pihak lainnya. Premanisme merajalela, Pungli liar serta tindakan main hakim aparat kepolisian adalah teror terdahsyat yang membahayakan masyarakat. Bahkan Densus 88 sebaiknya efektif dialihkan membantu dalam menangkapi para penjahat Koruptor dan pembunuhan berantai yang kian marak di negeri ini.

Selain itu pendidikan kontra terorisme dan kontra radikalisme di berbagai tingkat pendidikan, utamanya perguruan tinggi adalah akal-akalan dari kaum Sepilis untuk membuat generasi muda menjauhi islam. Ini terlihat tatkala BNPT banyak melakukan kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi baik di dalam negeri dan luar negeri. Bahkan BNPT melakukan tindakan intelijen berlebihan pada warga negara indonesia.

Selain hal tersebut, kasus tersebut sebenarnya bisa dimusnahkan asalkan penguasa negeri ini sadar. Kepemimpinan yang bertitik tolak dari Demokrasi Kapitalisme tak akan memberikan kesejahteraan dan ketaqwaan. Inilah alasan utama terjadinya tindakan teroris itu. Sehingga selayaknya pemerintah menjadikan aturan negeri ini kembali kepada Al-Quran dan As-sunnah secara sempurna.

 

Rizqi Awal

Peneliti Politik dan Pertahanan di Lembaga Analisis Politik Indonesia

Ketua BE BKLDK Nasional

Email: picteam.training@gmail.com

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah Keluarga Yatim Ludes Terbakar Saat Ditinggal Sholat Tarawih

Rumah yang ditinggali keluarga yatim Ibu Turyati (34) ludes terbakar saat ditinggal berbuka puasa bersama dan sholat Tarawih. Kebakaran pada Kamis malam (23/3/2023) itu tak menyisakan barang...

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Berbagi Keberkahan, Bantuan Modal Usaha Untuk Muallaf

Tak punya kedua orang tuanya sejak 2017, Monica Kenyo Wulan Hapsari (27) hidup sendiri di kos berukuran sempit 2 x 3 meter. Sempat kelaparan dan hanya mampu jual sepatu dan tas ke rosok untuk...

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Latest News
Kloter Terakhir Gelombang Pertama Tiba di Madinah

Kloter Terakhir Gelombang Pertama Tiba di Madinah

Kamis, 08 Jun 2023 15:30

Erdogan Usulkan Pembentukan Komisi Internasional Untuk Selidiki Penghancuran Bendungan Kakhovka

Erdogan Usulkan Pembentukan Komisi Internasional Untuk Selidiki Penghancuran Bendungan Kakhovka

Kamis, 08 Jun 2023 14:30

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Kota Perbatasan Somalia

Al-Shabaab Serang Pangkalan Militer Ethiopia Di Kota Perbatasan Somalia

Kamis, 08 Jun 2023 13:45

Mesir Larang Pemakaman Umum Untuk Tentara Yang Menembak Mati 3 Pasukan Israel

Mesir Larang Pemakaman Umum Untuk Tentara Yang Menembak Mati 3 Pasukan Israel

Kamis, 08 Jun 2023 12:04

Pasukan Israel Lukai Beberapa Warga Palestina Dalam Serangan Langka Di Ramallah Tepi Barat

Pasukan Israel Lukai Beberapa Warga Palestina Dalam Serangan Langka Di Ramallah Tepi Barat

Kamis, 08 Jun 2023 10:15

Sebagian Jemaah Haji Mulai Tumbang, Banyak Yang Sakit Hingga Dirawat Karena Cuaca Panas Di Mekkah

Sebagian Jemaah Haji Mulai Tumbang, Banyak Yang Sakit Hingga Dirawat Karena Cuaca Panas Di Mekkah

Kamis, 08 Jun 2023 09:01

Jihad Islam Tolak Permintaan Mesir Untuk Lakukan Gencatan Senjata Jangka Panjang Dengan Israel

Jihad Islam Tolak Permintaan Mesir Untuk Lakukan Gencatan Senjata Jangka Panjang Dengan Israel

Rabu, 07 Jun 2023 20:01

Doakan Dirimu dengan Mendoakan Saudaramu

Doakan Dirimu dengan Mendoakan Saudaramu

Rabu, 07 Jun 2023 19:40

Studi: 1 Orang Tewas Di AS Setiap 11 Menit Pada 2021 Akibat Kekerasan Senjata

Studi: 1 Orang Tewas Di AS Setiap 11 Menit Pada 2021 Akibat Kekerasan Senjata

Rabu, 07 Jun 2023 18:33

Kemenag Protes Saudia Airlines Yang Kerap Ubah Kapasitas Kursi Pesawat

Kemenag Protes Saudia Airlines Yang Kerap Ubah Kapasitas Kursi Pesawat

Rabu, 07 Jun 2023 15:56

Tim Safari Da'wah Dewan  Da'wah Kota Bekasi Menuju ‘Serambi Mekkah’

Tim Safari Da'wah Dewan Da'wah Kota Bekasi Menuju ‘Serambi Mekkah’

Selasa, 06 Jun 2023 22:50

Konsultan Ibadah Himbau Jamaah Fokus Pada Puncak Haji

Konsultan Ibadah Himbau Jamaah Fokus Pada Puncak Haji

Selasa, 06 Jun 2023 16:15

Hidayat Nur Wahid Kritik Wakil Kepala BPIP Karena Cawe-cawe Sistem Pemilu

Hidayat Nur Wahid Kritik Wakil Kepala BPIP Karena Cawe-cawe Sistem Pemilu

Selasa, 06 Jun 2023 15:13

Erdogan Tunjuk Ibrahim Kalin Sebagai Kepala Badan Intelijen Turki

Erdogan Tunjuk Ibrahim Kalin Sebagai Kepala Badan Intelijen Turki

Selasa, 06 Jun 2023 14:16

Mesir Buka Kembali Masjid Bersejarah Al-Zahir Baybars Setelah Perbaikan Bertahun-tahun

Mesir Buka Kembali Masjid Bersejarah Al-Zahir Baybars Setelah Perbaikan Bertahun-tahun

Selasa, 06 Jun 2023 13:15

Kurban Seekor Sapi untuk Lima Orang, Bolehkah?

Kurban Seekor Sapi untuk Lima Orang, Bolehkah?

Selasa, 06 Jun 2023 12:33

Iran Akan Buka Kembali Misi Diplomatik Di Arab Saudi Pekan Ini

Iran Akan Buka Kembali Misi Diplomatik Di Arab Saudi Pekan Ini

Selasa, 06 Jun 2023 10:53


MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X