Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
26.838 views

Begitu Sangat Agresifnya Kristenisasi di Aceh

BANDA ACEH (voa-islam.com) - Begitu agresifnya para missionaris Kristen memurtadkan bangsa Aceh sejak negeri ini dijajah oleh Portugis, Belanda, dan Jepang.

Sekalipun usaha-usaha kristenisasi itu sangat bertentangan dengan SKB Tiga Menteri dan UU Penodaan Agama No.1 Tahun 1945, menyebutkan setiap pemeluk agama yang disahkan oleh Negara Indonesia, tidak boleh diajak memeluk agama lain dengan cara apapun.

Sejumlah mahasiswa Unsyiah yang tergabung dalam Koalisasi Mahasiswa Anti-Pemurtadan (Komandan) menjelaskan dihadapan Gubernur Aceh soal kegiatan kristenisasi itu.

“Komandan” memperlihatkan sejumlah bukti yang ditemukan di dsejumlah lokasi kamp-kamp pengungsi kepada Gubernur, seperti buku bacaan berjudul “Roh Kudus Pembaruan” (Yayasan Kemanusian Bersama), buku bacaan siswa SLTA berjudul “Dewasa dalam Kristus Gaya Hidup Kristenan”, kemudian “Popo” yang di dalamnya ditemukan berisi mainan anak-anak, berupa kalung berlambang palang salib.

Termasuk copy buku kumpulan doa-doa Hanan el-Khouri berjudul “Rahasia Doa-Doa Yang Dikabulkan”. Dalam buku tersebut berisikan doa-doa yang dikutip dari Injil bertulisan Arab, bahkan di Aceh Jaya juga telah ditemukan 500 injil, kata Irwansyah sebagai representatif mahasiswa (Serambi, 13/7/2005).

Masyarakat Desa Lhok Geulanggang, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, Oktober 2005 silam menemukan sejumlah tablet obat bergambar ‘Bunda Maria`. Tablet tersebut dibagikan kepada anak-anak di desa itu (Serambi, 30/11/2005).

Selain itu, saat silaturahmi yang sengaja diadakan untuk melaporkan fakta pemurtadan di Aceh, sejumlah fakta berupa Injil dalam bahasa Aceh, selimut bergambar salib, boneka atau mainan anak-anak bergambar Sinterklas, booklet, brosur, pamflet berciri Islam tetapi isinya tentang agama Kristen diperlihatkan kepada publik di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh (Republika, 27/12/2005).

Selain itu ada juga LSM tertentu yang sengaja membagikan bahan logistik tepat pada waktu umat Islam sedang shalat. Pada masa rehabilitasi pascatsunami 26 Desember 2004, banyak ‘perilaku jahat’ kaum kristiani yang dibalut dengan bantuan kemanusiaan terkuak di Aceh.

Media massa sudah engekspos bagaimana gigihnya para missionaris mencuri anak-anak Aceh. Ada yang dibawa ke luar negeri dan ada pula yang ‘disembunyikan’ di Medan atau Pulau Jawa. Perihal penculikan itu  disaksikan oleh para aktivis dan wartawan (Serambi, 19/12/2005).

Terdapat beberapa LSM yang menjalankan missi Kristenisasi dibalut dengan missi kemanusiaan, umpamanya boneka yang diberikan kepada anak-anak Aceh, jika dipencet akan mengeluarkan bunyi dalam bahasa Inggris berisi doa-doa tidur, jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, bermakna “penyatuan roh-roh manusia dengan roh-roh kudus” (Serambi, 19/12/2005).

Selanjutnya, bukti-bukti lainnya upaya-upaya kristenisasi di Aceh, seperti apa yang terjadi di Bener Meriah (Serambi Indonesia, 21/6/2013), di mana dua orang Islam Aceh diambil untuk belajar kursus pertanian di Medan, ternyata mereka dibabtis di Berastagi. Di Durong Aceh Besar (Serambi, 31/5/2012), di mana seorang Kristen lelaki dari Sulawesi bersama seorang Kristen perempuan asal Medan berusaha membabtis seorang ibu rumah tangga.

Di Meulaboh, Aceh Barat (Serambi, 23/7/2010) pengkristenan terjadi lewat pendidikan anak usia dini (PAUD); Pengiriman paket dari AS ke Meulaboh yang berisi buku, majalah dan CD Kristenisasi (Serambi, 28/7/2012); Dan, yang terbaru adalah kasus pemurtadan di Meulaboh yang menular ke Alue Bilie dan Nagan Raya (Serambi, 5-6/9/2013).

Dengan adanya keran "kebebasan" ala Barat juga dibuka lebar-lebar di Indonesia, termasuk di Aceh telah berdampak kehidupan di wilayah itu. Tak heran, kata dia, kini ditemukan banyak sekali orang Aceh yang lebih permisif dengan aturan Islam, meski di seluruh Aceh sudah diterapkan syariah Islam. Bagi Abdurrahman Kaoy, salah satu anggota majelis adat Aceh yang juga dosen IAIN Ar-Raniry, Banda Aceh, tak kaget dirinya menemukan fenomena ini.

Menurutnya, Aceh sudah menjadi target pemurtadan sejak puluhan tahun lalu. ''Aktivitas mereka sudah dimulai sejak tahun 1960-an, namun selalu gagal,''ujarnya. Ia menyebut, para misionaris ini berencana mendirikan kerajaan Tuhan di tanah Aceh. 

Berebagai cara dilakukan misionaris untuk meluluhkan hati rakyat Aceh. Mulai dari merayu orang Aaceh, hingga nekat mendirikan pusat pengembangan Kristen yang tidak pernah berhasil diterima masyarakat Aceh.

Namun pasca tsunami, katanya, ancaman pemurtadan memang makin kasat mata. Apalagi, banyak anak Aceh yang dibawa keluar negeri. ''Kalau satu orang dimurtadkan dan dijadikan pastor, kita masih bisa Muslimkan kembali. Tapi kalau 300 orang dan semuanya kemudian menjadi pastor, apa yang bisa dilakukan rakyat Aceh,''ujarnya miris.

Pemurtadan sudah dipastikan terjadi di Aceh. Namun, hingga kini tidak ada data pasti yang menyebutkan berapa banyak warga Aceh yang dikristenkan. ''Meski tidak ada angka pastinya, tapi kami pastikan, melalui bukti yang kami kumpulkan, pemurtadan ini memang ada,''tegas Muzakir Ridho, Sekjen Hilal Merah.

Dengan ancaman ini, sebenarnya hampir semua ormas Islam di Aceh sudah melaporkan aktivitas menyimpang dari LSM ini ke Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) maupun pemda setempat. ''Namun tidak pernah ada rekasi, bahkan meminta penjelasan dari LSM bersangkutan pun tidak dilakukan,''ujar Ridho.

Benarkah ada pemurtadan di Aceh? Mungkin ini hanya ketakutan berlebihan? Namun Ketua Majelis Permusyawaratan Umat (MPU) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Tgk Muslim Ibrahim memastikan bahwa aksi pemurtadan memang benar terjadi di Aceh.

Ia menyebut, Meulaboh dan Calang sebagai daerah dengan ancaman kristenisasi paling parah. Pasalnya, dua daerah ini menjadi daerah yang paling sulit dijangkau, karena medannya yang masih rusak parah akibat hantaman tsunami. Sedangkan Sekjen Hilal Merah, Muzakkir Ridho, meminta pemerintah segera melakukan pendataan ulang terhadap keberadaan LSM-LSM asing yang ada di Aceh. ''LSM yang memiliki tendensi agama sudah seharusnya dilarang berada di Aceh,''ujarnya.

Ia menyebut, saat ini dipekrirakan ada 17 LSM asing yang memiliki tendensi untuk melakukan kristenisasi di Aceh. ''Pokoknya kalau ada LSM yang namanya tidak dipanjangkan, itu salah satu ciri bahwa mereka punya misi untuk memurtadkan masyarakat Aceh,''ujarnya.

Di bawah data Depsos, katanya, saat ini diperkirakan ada 47 LSM asing. ''Tapi itu yang lewat Depsos ya, karena masih banyak LSM asing lainnya yang masuk melalui Depdagri, dan ada juga yang secara individu mendatangi Aceh dan aktivitasnya tidak diketahui'', ujarnya.

Selanjutnya, seperti dituturkan oleh Kristolog, Insan Mokoginta kepada voa-islam.com (Sabtu/25/1), saat dia berbincang dengan Pendeta George Panjaitan, yang kini sudah masuk Islam, dan belajar Islam di Pesantren Darus Sunnah, di Ciputat. George Panjaitan belajar Islam dengan Prof. Mustafa Ya’cub, Imam Masjid al-Azhar.

Mantan  pendeta itu mengatakan antara tahun 2006-2007, di tiga empat desa di Aceh Utara telah murtad sebanyak 400.000 Muslim di wilayah itu. Jika benanr pernyataan mantan pendeta itu, maka ini sebuah peristiwa yang sangat luar biasa.

Dibagian lain, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Wilayatul Hisbah (WH) Aceh Barat dibantu TNI/Polri, membekuk seorang pendeta yang diduga melakukan kristenisasi dan pendangkalan aqidah. Hendri Budi Kusomo (30) bersama istrinya juga ditangkap pada Rabu (4/9/2010) malam sekitar pukul 21.00 WIB di Desa Blang Pulo, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Hendri Budi Kusomo alias Hendri Budiman merupakan warga pendatang dari Riau, diduga sebagai tersangka pelaku pendangkalan aqidah tersebut. Kepala Satpol PP dan WH Aceh Barat, HT Samsul Alam mengatakan, saat penangkapan itu ada dua orang Muslim Aceh Barat yang ikut. Namun belum sempat di dibaptis.

“Dia menjanjikan uang untuk kedua muslim Aceh Barat tadi dengan uang Rp12 juta, semakin banyak dia rekrut semakin banyak mendapatkan uang,“ katanya. Dari hasil penyelidikan, Samsul Alam melanjutkan, Hendri dan istrinya melakukan kristenisasi terhadap muslim yang ada di Aceh Barat dengan imingan uang puluhan juta rupiah itu wilayah kerjanya tiga Kabupaten. 

“Untuk melakukan kristenisasi di tiga Kabupaten, yakni Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Jaya, Hendri menggunakan sistem agen untuk merekrut muslim lainnya,” ungkap Samsul. Sungguh luar biasa gerakan kristenisasi di Aceh. *dbs/afg.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Latest News
Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Laporan: 3 Nama Secara Misterius Dihapus Dari Laporan AS Tentang Pembunuhan Khashoggi

Senin, 01 Mar 2021 20:35

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Badan Amal Turki Akan Bangun Kota Untuk Para Pengungsi Di Azaz Barat Laut Suriah

Senin, 01 Mar 2021 20:01

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Taliban Serukan AS Patuhi Perjanjian Damai Yang Ditandatangani Tahun Lalu Di Qatar

Senin, 01 Mar 2021 17:03

Politik Mabuk Jokowi

Politik Mabuk Jokowi

Senin, 01 Mar 2021 14:54

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Forum Jurnalis Muslim Tetapkan Dudy Sya'bani Takdir sebagai Ketum Periode 2021-2024

Senin, 01 Mar 2021 14:28

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

281 Anak dari 19 Provinsi Ikuti Lomba Tahfidz Nasional yang Diadakan Masjid Astra

Senin, 01 Mar 2021 13:48

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Sebagus Apapun, Dakwah Bisa Gagal Jika Salah Pendekatan

Senin, 01 Mar 2021 12:15

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Bisa Jatuh Digoyang Maumere

Senin, 01 Mar 2021 12:05

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Bentrokan Meningkat Di Marib Antara Pasukan Pemerintah Yaman Dan Pemberontak Syi'ah Houtsi

Ahad, 28 Feb 2021 22:36

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

10 Demonstran Anti-Kudeta Tewas Oleh Tindakan Keras Pasukan Keamanan di Beberapa Kota Myanmar

Ahad, 28 Feb 2021 21:06

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

PKS Tolak Perpres Terkait Penanaman Modal untuk Industri Minuman Keras

Ahad, 28 Feb 2021 18:52

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Workshop Jurnalistik Wahdah Islamiyah

Ahad, 28 Feb 2021 18:20

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Waketum Persis: Minuman Keras adalah Induk Segala Kejahatan

Ahad, 28 Feb 2021 18:18

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Kelompok Ham: Inggris Berisiko Ciptakan 'Guantanamo Baru' Di Suriah

Ahad, 28 Feb 2021 16:45

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Mantan Perdana Menteri Maroko Sebut Musim Semi Arab Belum Berakhir

Ahad, 28 Feb 2021 15:48

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Buzzer Mendengung Membuat Bising Aceh

Ahad, 28 Feb 2021 10:52

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Tatkala Ibadah Umroh Dinistakan

Ahad, 28 Feb 2021 10:48

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Tolak Dibukanya Investasi Miras, Almuzzammil Yusuf: Membahayakan Masa Depan Generasi Bangsa!

Ahad, 28 Feb 2021 10:18

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Al-Qaidah Tunjuk Mantan Pasukan Khusus Mesir Sebagai Amir Baru Gantikan Syaikh Al-Zawahiri

Sabtu, 27 Feb 2021 21:22

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Turki Dan AS Berbagi Data Dari Sistem Pertahanan Udara Pantsir Rusia Yang Disita Di Libya

Sabtu, 27 Feb 2021 21:05


MUI

Must Read!
X