Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.204 views

Pasca Diambilalih, Camat Bekasi Selatan Gelar Maulidan di Masjid M Ramadhan

BEKASI (voa-islam.com) - Klimaks yang terjadi pada konflik antara Yayasan Al Anshar dengan Ketua Yayasan Abdul Kadir dan DKM Masjid Muhammad Ramadhan Pekayon Bekasi Selatan yang berujung penyerahan aset Masjid kepada Pemkot Camat Bekasi Selatan nampaknya belum juga akan reda.

Setelah sebelumnya pada hari Minggu 20 April 2014 terjadi insiden pengambilalihan tanpa disertai surat resmi dan penguasaan yang diwarnai insiden letusan tembakan oleh aparta Camat Bekasi Selatan, Polsek Bekasi Selatan dan FBR lalu pada hari Kamis 24 April 2014ini kembali gelar acara yang terkesan janggal, maulidan di penghujung bulan dan Isra Mir'aj yang prematur.

Pembawa Acara acara tasyakuran ini nampak bingung dan bagai tanpa tema seperti yang terungkap prolog dalam pembukaan acara,"Hadirin. Acara ini adalah acara maulid nabi di penghujung bulan dan isra mi'raj yang kecepatan (dari waktunya) di Masjid Muhammad Ramadhan," ucapnya sambil terkekeh.

Acara yang dimulai jam 20.30 wib ini terkesan gaduh dan jauh dari konteks yang diharapkan. Meski dihadiri Camat Bekasi Selatan Abu Hurairah dan perwakilan Yayasan Al Anshar dari Pimpinan Muhammadiyah Bekasi Haji Sukandar Gozali beserta Kapolsek Bekasi Selatan dan Pak Zaenal dari Kabag Kesos Bekasi.

Acara dengan tensi yang cukup panas dan gaduh dengan tetabuhan rebana anak-anak SMP Pondok Pesantren Darut Taqwa, Kemandoran, Pekayon, Bekasi Selatan Pimpinan Kyai Abdul hadi ini cukup absurd. Mengapa?

Dari pantauan tim redaksi voa-islam.com, pengunjung yang hadir lebih didominasi anak-anak Pesantren Darut Taqwa, Kemandoran Pekayon anak buah Kyai Abdul Hadi yang beraliran NU ini. 70% pengunjung kebanyakan anak-anak SMP yang sesungguhnya tak mengikuti realitas yang terjadi di Masjid Muhammad Ramadhan ini.

Bahkan separuh ruangan hanya disesaki tim Rebana Pesantren Darut Taqwa beserta rebana, drum, tetabuhan lainnya yang menyesaki bagian depan dan tengah ruangan di lantai bawah Masjid Muhammad Ramadhan ini.

Absurd, anak SMP-SMU ikut dibawa kedalam konflik yang konon melibatkan warga RW 12, 13 dan 14 Pekayon Bekasi Selatan ini.

Perlu diungkap siapa yang 'bermain', mari ungkap invisible hand dibalik kasus yang menyita perhatian Tim Pengacara Muslim (TPM) yang kebetulan kantor perwakilannya berada di Masjid Muhammad Ramadhan ini.

Achmad Michdan TPM menilai pengambilalihan Masjid Muhammad Ramadhan (MMR), Taman Galaxi, Bekasi Selatan (samping Kantor Kecamatan Bekasi Selatan) oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Kecamatan Bekasi Selatan merupakan tindakan melanggar hukum.

“Pemda dalam hal ini menjadi provokator yang dengan cara-cara yang melanggar hukum, tak dilengkapi surat resmi dalam mengambil alih masjid” tutur Tim Pengacara Muslim, Achmad Michdan pada radio Dakta Rabu (23/04).

“Kasus ini melanggar HAM, pengambilalihan sebuah masjid yang seharusnya diselesaikan secara intern dengan DKM dan wakif, tetapi di Masjid Ramadhan dilakukan oleh Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Sementara proses eksekusinya dengan memakai ‘jasa’ sejumlah pria bertato bagian dari provokasi yang memanaskan suasana di tempat ibadah.

Setelah mengambil alih kepengurusan masjid pada Ahad (20/04/2014) lalu, Pemkot segera membentuk pengurus baru. Tidak hanya itu, kunci-kunci pintu masjid pun langsung diganti. Aset-aset masjid dirampas. Semua kegiatan kajian dihentikan.

Ia juga menegaskan bahwa dalam insiden perebutan Masjid di MMR, Pemerintah Kota Bekasi telah melanggar UU/Peraturan tentang pendirian yayasan. Selain itu, Pihak pengambil alih bisa dituntut atas tindakan anarkis kepada salah seorang jamaah MMR. [adivammar/voa-islam.com]

Pengambilalihan paksa Masjid Muhammad Ramadhan (MMR), Taman Galaxi, Bekasi Selatan (samping Kantor Kecamatan Bekasi Selatan) secara sepihak oleh Pemerintah Kota Bekasi melalui Kecamatan Bekasi Selatan merupakan tindakan melanggar hukum. Sementara proses eksekusinya dengan memakai ‘jasa’ sejumlah pria bertato bagian dari provokasi yang memanaskan suasana di tempat ibadah.

“Pemda dalam hal ini menjadi provokator yang dengan cara-cara yang melanggar hukum, memakai preman untuk mengambil alih masjid dan melakukan penganiayaan terhadap salah satu jama’ah,” tutur pengacara muslim, H. Ismar Syafruddin, SH, MA. Kepada Kiblat.net melalui sambungan telepon pada Rabu, (23/04).

(Ketua Yayasan Al-Anshor (kiri) yang tidak suka terhadap DKM MMR menyerahkan masjid ke pihak Pemkot)

Ismar menilai tindakan Pemkot Bekasi tersebut sangat aneh. Pemkot sudah melampaui batas kewenangannya.

“Ini sejarah dalam hukum di Indonesia, satu-satunya terjadi di Indonesia. Suatu peristiwa pengambilalihan sebuah masjid yang seharusnya diselesaikan secara intern dengan DKM dan dewan pendiri, tetapi di Masjid Ramadhan dilakukan oleh Pemerintah Daerah,” ujarnya.

Setelah mengambil alih kepengurusan masjid pada Ahad (20/04/2014) lalu, Pemkot segera membentuk pengurus baru. Tidak hanya itu, kunci-kunci pintu masjid pun langsung diganti. Aset-aset masjid dirampas. Semua kegiatan kajian dihentikan.

Sejumlah plang kantor TPM dicopot. Tidak hanya itu, Papan pengumuman larangan merokok dan anjuran berjilbab di lingkungan masjid tidak luput dari sasaran.

Menurut Ismar, jika ada konflik dalam internal kepengurusan Masjid Muhammad Ramdhan harus diselesaikan menurut UU/peraturan tentang yayasan atau aturan perseroan.

“Yang bisa mengatur tentang pembentukan DKM itu adalah Dewan Pendiri. Dalam hal ini, DKM Pak Nanang kan sudah sesuai dengan Dewan Pendiri, artinya sudah betul-betul sesuai dengan aturan hukum,” ujar pria yang dicalonkan sebagai calon legislatif dari PBB untuk Dapil II Sulawesi Selatan ini.

Ia juga menegaskan bahwa dalam insiden perebutan Masjid di MMR, Pemerintah Kota Bekasi telah melanggar UU/Peraturan tentang pendirian yayasan. Selain itu, Pihak pengambil alih bisa dituntut atas tindakan anarkis kepada salah seorang jamaah MMR.

- See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/04/24/30006/pengacara-muslim-pemkot-bekasi-jadi-provokator-dan-melanggar-hukum-dalam-perampasan-mmr/#sthash.hjuL4ESM.dpuf

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Latest News
Panggilan Jihad

Panggilan Jihad

Ahad, 18 Apr 2021 15:14

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Fraksi PKS: Listrik Indonesia Sudah Mahal, Jangan Dinaikan Lagi!

Ahad, 18 Apr 2021 13:53

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Legislator: Penamaan Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed Kurang Tepat

Ahad, 18 Apr 2021 12:55

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Apa Sebab Jurubicara Prabowo Melecehkan Habib Rizieq

Ahad, 18 Apr 2021 11:54

Shalat Tarawih

Shalat Tarawih

Ahad, 18 Apr 2021 11:40

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Dubai Izinkan Wanita Menyusui Untuk Menggunakan Vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech

Sabtu, 17 Apr 2021 21:34

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Iran Klaim Tersangka Penyerang Fasilitas Nuklir Natanz Tela Melarikan Diri

Sabtu, 17 Apr 2021 21:15

Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Global Mencapai Tiga Juta Orang

Jumlah Kematian Akibat Virus Corona Global Mencapai Tiga Juta Orang

Sabtu, 17 Apr 2021 20:46

Benteng Ummat Islam

Benteng Ummat Islam

Sabtu, 17 Apr 2021 13:14

Berharap kepada Allah

Berharap kepada Allah

Sabtu, 17 Apr 2021 12:59

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Hari-hari yang Diharamkan Berpuasa dan Rukun Puasa

Sabtu, 17 Apr 2021 12:44

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa

Hal-hal yang Tidak Merusak Puasa

Sabtu, 17 Apr 2021 12:27

MUI dan PKS Disebut Miliki Kesamaaan Ruh Perjuangan dalam Melayani Umat

MUI dan PKS Disebut Miliki Kesamaaan Ruh Perjuangan dalam Melayani Umat

Sabtu, 17 Apr 2021 12:02

Ramadhan, Momentum Pas Berhenti Merokok

Ramadhan, Momentum Pas Berhenti Merokok

Sabtu, 17 Apr 2021 11:40

Silaturahim Kebangsaan PKS dan PPP Hasilkan 7 Poin Kesepahaman Bersama

Silaturahim Kebangsaan PKS dan PPP Hasilkan 7 Poin Kesepahaman Bersama

Sabtu, 17 Apr 2021 11:35

Percepat Layanan Halal, BPJPH-LPPOM MUI Siapkan Integrasi SIHALAL-CEROL

Percepat Layanan Halal, BPJPH-LPPOM MUI Siapkan Integrasi SIHALAL-CEROL

Sabtu, 17 Apr 2021 11:25

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Muktamar XIII Pemuda Persis, Semangat Baru Peradaban

Sabtu, 17 Apr 2021 06:28

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Dewan Dakwah Jabar Lepas 12 Dai Kafilah

Jum'at, 16 Apr 2021 23:56

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Reshuffle Kabinet Tak Berguna

Jum'at, 16 Apr 2021 23:10

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Turki Kritik Pelarangan Kursus Al-Qur'an Di Siprus Utara

Jum'at, 16 Apr 2021 22:05


MUI

Must Read!
X

Ahad, 18/04/2021 11:40

Shalat Tarawih