Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.496 views

Voa-Islam Gagas Diadakannya Forum Pemred Media-Media Islam

JAKARTA (voa-islam.com) – Dalam acara “Silaturahim Nasional 5 Tahun Voa-Islam” yang diselenggarakan pada Kamis (26/06/2014) lalu di Hotel Grand Alia, Cikini, Jakarta, muncul sebuh gagasan yang terhitung strategis dan penting dari media online Islam, Voa-Islam. Gagasan tersebut ialah pentingnya untuk segera dibentuk Forum Pemred (Pemimpin Redaksi) Media-Media Islam, mulai dari media cetak, elektronik, dan media online.

“Kita berharap silaturahim nasional ini tidak hanya berhenti di sini, bisa ditindak lanjuti dengan dibentuknya Forum Pemred media-media Islam dengan mengadakan diskusi setiap bulan, Voa-Islam siap untuk membuat AD/ART dan lain sebagainya” kata Ustadz Badrul Tamam kepada para tamu undangan yang hadir.

Menurut Ustadz Badrul yang merupakan Redaktur Pelaksana Voa-Islam.com ini, Forum Pemred Media-Media Islam sangat penting dibentuk agar media-media Islam dapat membahas isu-isu penting keumatan secara bersama-bersama, dan agar terjadi sinergi atau ukhuwah Islamiyah yang semakin kuat dan erat antar media-media Islam yang ada saat ini. Selain itu, tugas-tugas amar ma'ruf nahi munkar dan jihad fii sabilillah dari media Islam akan lebih kuat dan terarah.

Juru Bicara (Jubir) Front Pembela Islam (FPI) Munarman SH, yang juga hadir dan menjadi salah satu pembicara dalam acara “Silaturahim Nasional 5 Tahun Voa-Islam” mengatakan bahwa media sekuler yang ada saat ini juga mempunyai Forum Pemred. Dalam forum itu, menurut Munarman, para Pemred media-media sekuler tersebut bersepakat untuk sama-sama membahas dan menyebarkan isu-isu kepada masyarakat.

Dalam konteks itulah, gagasan dibentuknya Forum Pemred Media-Media Islam menjadi sangat penting dan strategis. Oleh karena itu, Munarman memberikan nasehat agar media-media Islam harus bersatu dan tidak saling “menyerang”. Apalagi dalam tausiahnya, Munarman juga mengatakan kepada media-media Islam untuk tidak terlalu banyak berharap akan mendapat pembelaan dari Dewan Pers.

“Sudah tidak zaman lagi sesama media Islam saling “menyerang”, kalau media-media Islam seperti ini terus bagaimana kita bisa melawan mereka (media-media sekuler – red.) ujarnya.

Jangan Berharap Dewan Pers Membela media Islam.

Alhamdulillah, semarak acara Silaturahim Nasional 5 Tahun Voa-Islam bersama media Jurnalis Islam Bersatu (JITU) dan jurnalis media nasional yang peduli pada perjuangan Islam di Indonesia berlangsung sukses.

Acara yang berlangsung di Hotel Gren Alia Cikini (26/6) ini cukup interaktif dan penuh dengan tokoh media Islam nasional, seperti dari ANTV, Islampos.com, Kiblat.net, Bumisyam.com, Tabloid Suara-Islam, IDCNews.com, Radio Dakta, dan eks Redpel Tempo Amran Nasution.

Selain Hanibal Wijayanta, Amran Nasution, Aendra Medita, Syaikh Ghayats dan Yulianis, berkesempatan hadir pula Munarman SH yang memberikan pemaparan yang lugas dan tajam.

Munarman mengatakan bahwa media pers online sangat luar biasa kekuatannya. " Saat ini pers luar biasa kekuatannya, jadi tenang saja kalo ada yag fitnah kita, laporkan saja ke Polisi. Dewan Pers tak bisa apa-apa, tak bisa dicabut. Namun konteksnya dalam hal ini, media online atau media televisi selain ada undang-undang yang mengikatnya. Kalo Televisi UU Penyiaran, media online UU ITE." ucapnya lugas.

Jadi pihak yang tidak suka pada media online tidak bisa dijerat oleh Dewan Pers, akan tetapi mereka akan menggunakan peraturan lain untuk media online yaitu dengan UU ITE (Informasi, Transaksi Elektronika).

Jadi pihak yang tidak suka pada media online tidak bisa dijerat oleh Dewan Pers, akan tetapi mereka akan menggunakan peraturan lain untuk media online yaitu dengan UU ITE.

"Mereka akan menghajar disitu (dengan UU ITE), bukan UU Persnya. Dalam hal ini Dewan Pers akan berpihak itu pasti, ketika media yang dilaporkan  tidak mendukung demokrasi, karena mandatnya pers itu menegakkan demokrasi, bukan menegakkan syariat Islam. Dewan Pers akan menganggap bukan produk pers." ucap Munarman lantang.

Munarman menambahkan, "media-media yang dianggap tidak mendukung demokrasi maka Dewan Pers akan menganggap bukan produk pers. Karena mandatnya UU pers tidak ada kata-kata menegakkan syariat Islam. Jangan berharap dewan pers membela media-media Islam" ujarnya.

Ironi demokrasi ya seperti ini. Mandat UU Dewan Pers adalah menjaga dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi, tak peduli syariat Islam.

Munarman memberikan contoh "ketika tabloid Suara Islam dilaporkan Syafii Maarif ke Dewan Pers, Dewan pers mau menghajar kita". Lalu Munarman menantangnya dengan UU Pers, mereka tidak bisa apa-apa.

"Namun ketika laporkan media-media sekuler yang menghantam media-media Islam, Dewan Pers malah  'mereka bilang ini (media sekuler) dilindungi."imbuh Munarman.

Jadi memang posisinya demikian, semua ada keberpihakan. Jadi jangan berharap ada media yang netral. [Adi/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Innalillahi..!! Ustadzah Pesantren Tahfizh Kecelakaan, Kepala Gegar Otak Koma 5 Hari

Ustadzah Salma Khoirunnisa, salah satu pengajar di Pesantren Tahfizul Quran Darul Arqom Sukoharjo mengalami kecelakaan. Kondisinya masih belum sadar, dan sempat koma selama 5 hari karena diperkirakan...

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Tutup Tahun Dengan Bakti Sosial Kesehatan di Pelosok Negeri

Diawali dengan berniat karena Allah, berperan aktif menebarkan amal sholeh dan turut serta membantu pemerintah memberikan kemudahan kepada umat mendapatkan pelayanan kesehatan, maka Ulurtangan...

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Ayah Wafat, Ibu Cacat, Bayu Anak Yatim Ingin Terus Bersekolah

Rafli Bayu Aryanto (11) anak yatim asal Weru, Sukoharjo ini membutuhkan biaya masuk sekolah tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama). Namun kondisi ibu Wiyati (44) yang cacat kaki tak mampu untuk...

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Program Sedekah Barang Ulurtangan Sukses Menyebarkan Kasih dan Berkah Bagi Muallaf di Kampung Pupunjul

Alhamdulillah, pada Sabtu, (18/11/2023), Yayasan Ulurtangan.com dengan penuh rasa syukur berhasil melaksanakan program Sedekah Barangku sebagai wujud nyata kepedulian terhadap sesama umat Islam....

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Merengek Kesakitan, Bayi Arga Muhammad Tak Kuat Perutnya Terus Membesar. Yuk Bantu..!!

Sungguh miris kondisi Arga Muhammad Akbar (2) anak kedua pasangan Misran dan Sudarti ini, sudah sebulan ini perutnya terus membesar bagai balon yang mau meletus. Keluarganya butuh biaya berobat...

Latest News

MUI

Sedekah Al Quran

Sedekah Air untuk Pondok Pesantren

Must Read!
X