Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
31.854 views

The Jakarta Post 'Anaknya' Kompas Sudah Menistakan Kalimat Tauhid!

JAKARTA (voa-islam.com) - The Jakarta Post bukan hanya menghina Nabi Shallahu alaihi wassalam, tetapi sudah menistakan Allah Rabbul Alamin, dan kalimat tauhid ' Laa Ilaaha IllaLlah' diberi gambar tengkorak. The Jakarta Post yang menjadi anak kandung harian Katolik Kompas itu, membuat opini bukan tidak dengan sengaja dan tanpa tujuan. 

The Jakarta Post ingin menunjukkan kepada publik bahwa 'bendera' hitam dengan kalimat tauhid 'Laa Ilaaha IllaLlah' yang menjadi bendera Nabi Shallahu alaihi wassalam, penuh dengan kematian atau pembantaian. Kalimah tauhid benar-benar di nistakan dengan gambar tengkorak.

The Jakarta Post yang sudah memproklamirkan dirinya mendukung Jokowi sebagaimana Kompas, pasti mengerti dan paham maksud memberi gambar tengkorak terhadap bendera hitam dengan kalimat 'Laa Ilahaa IllaLlah" itu.

Sejatinya sikap itu, berarti sudah mendeklarasikan perang terhadap umat Islam dan kaum Muslimin. Komunitas Katolik yang diwakili Kompas itu, selama ini mendengungkan tentang toleransi beragama, tetapi sejatinya telah melakukan sikap permusuhan yang sangat keji terhadap Islam dan kaum Muslimin.

Bukankah dengan film 'Fitnaa' yang terbit di Belanda telah menimbulkan aksi protes seluruh dunia, dan berbagai gejolak politik.

Cara-cara kotor dan sangat nista telah dijalankan oleh 'Grup Kompas' yang menyakitkan dan penuh permusuhan terhadap kaum Muslimin. Sejatinya sikap toleransi yang selalu didengungkan oleh Kompas, terbukti palsu dan bohong. Justru, sekarang kedoknya terbuka dengan karikatur di The Jakarta Post itu.

Dengan sangat gamblang tidak ada lagi toleransi dari kalangan Katolik terhadp Islam dan kaum Muslimin. Hal itu, juga ditunjukkan oleh Romo Franz Magnis Suseno yang mengancam, bila Jokowi kalah akan terjadi 'chaos'.

Sangat layak, jika Ketua Majelis Fatwa PP Mathlaul Anwar, Teuku Zulkarnain mengecam keras dimuatnya karikatur di surat kabar Jakarta Post. Ia menegaskan karikatur itu telah melecehkan Islam dan umat Islam.

Pada edisi 3 Juli 2014 lalu, surat kabar The Jakarta Post menampilkan karikatur yang bermaksud menyindir deklarasi yang dilakukan oleh kelompok pejuang Islamic State of Iraq and Sham (ISIS). Karikatur itu menampilkan gambar seorang komandan kelompok penjuang yang tengah menaikan bendera jolly roger (bendera hitam bergambar tengkorak khas bajak laut).

Dalam bendera itu, terdapat tulisan kalimat tauhid "Laa Ilaha Illallah" dan di dalam tengkoran dituliskan kata "Allah" serta "Muhammad". Sementara tidak jauh dari gambar orang mengerek bendera, terdapat gambar seorang pejuang siap mengeksekusi 5 orang tawanan.

"Ini sudah sangat melecehkan dan menghina Islam. Mereka menyamakan Islam dengan orang-orang kejam dan tidak berperikemanusiaan," ujarnya kepada wartawan, Senin (7/7/2014).

Teuku Zulkarnain mempertanyakan apa alasan Jakarta Post menuliskan kalimat tauhid tersebut. Padahal jika memang mau menyindir tidak perlu menuliskan kalimat tersebut atau membawa simbol-simbol Islam.

"Sebab kalimat itu bukan hanya dimiliki dan diucapkan oleh orang-orang disana (Iraq) saja. Tapi juga di Indonesia dan seluruh umat Islam di dunia. Jadi karikatur mereka (Jakarta Post) telah menyindir semua umat Islam di dunia," tegasnya. Ia menambahkan atas dimuatnya karikatur tersebut, pihaknya akan melakukan upaya hukum.

"Ini tidak bisa dibiarkan. Kami tidak mau Islam menjadi sasaran penghinaan. Seperti Pilpres ini, sudah sering kelompok Capres tertentu menghina Islam, mulai dari munculnya gambar Gallery of Rogues yang dilakukan oleh Wimar Witoelar, dan sekarang Jakarta Post. Jangan jadikan agama Islam sebagai sasaran penghinaan hanya karena masalah perbedaan politik dan sebagainya," tandasnya.

Dengan sikap The Jakarta Post itu, kaum Muslimin tidak sepatutnya membiarkannya, bukan hanya bersikap pasif dan toleran atas penghinaan terhadap Allah Rabbul Alamin yang telah memberinya gambar tengkorak. Ini benar-benar sikap permusuhan yang sudah tidak dapat dimaafkan lagi. (jj/dbs/voa-islam.com)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Opini Redaksi lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Menko Polhukam Dijadwalkan Menjadi Narasumber di Muktamar IV Wahdah Islamiyah

Jum'at, 03 Dec 2021 16:24

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Rusia Peringatkan 'Skenario Mimpi Buruk' Dari Konfrontasi Militer Di Eropa

Jum'at, 03 Dec 2021 16:15

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Pengadilan Akhirnya Izinkan Saif Al-Islam Khadafi Ikut Pencalonan Dalam Pilpres Libya

Jum'at, 03 Dec 2021 15:15

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Miras di Indonesia dan Cara Islam Memberantasnya

Jum'at, 03 Dec 2021 14:53

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Iman, Tak Kasat Mata Tapi Terasa Ada

Jum'at, 03 Dec 2021 14:42

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Politisi PKS: Tak Impor Beras tahun 2021, Presiden Jokowi Kembali Lakukan Kebohongan Publik

Jum'at, 03 Dec 2021 09:16

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Warga Jakarta Berlimpah Subsidi

Jum'at, 03 Dec 2021 08:54

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Membangun Visi Pendidikan yang Benar

Jum'at, 03 Dec 2021 08:39

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Tak Sekadar Lolos ke Senayan, Partai Gelora Targetkan Menang Pemilu 2024

Jum'at, 03 Dec 2021 08:22

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Menilik Makna Ahlul Sunah Wal Jamaah Anti Radikalisme

Kamis, 02 Dec 2021 15:21

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Pornografi Menghantui Generasi, Sampai Kapan?

Kamis, 02 Dec 2021 15:03

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Jurnalis Sebut Media Lakukan Bias dalam Pemberitaan Penjajahan Israel di Palestina

Kamis, 02 Dec 2021 12:24

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Pasukan Iran Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Taliban Di Perbatasan

Kamis, 02 Dec 2021 12:15

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Taliban Dan Junta Militer Myanmar Tidak Diizinkan Di PBB Untuk Saat Ini

Kamis, 02 Dec 2021 10:27

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

MUI Teken MoU Pembangunan RSIH dengan Wali Kota Hebron

Kamis, 02 Dec 2021 02:14

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Sederet Manfaat Olahraga Bagi Lansia

Rabu, 01 Dec 2021 23:07

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Harga Minyak Goreng Kian Melambung, Politisi PKS: Rakyat Berkabung

Rabu, 01 Dec 2021 22:27

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Dukung Anies, Elektabilitas Nasdem Naik

Rabu, 01 Dec 2021 19:26

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kemenlu: Isu Palestina Jadi Jantung Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Rabu, 01 Dec 2021 19:12

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

ASN Diganti Robot, Indonesia Tak Perlu Teknologi Luar

Rabu, 01 Dec 2021 18:55


MUI

Must Read!
X

Selasa, 30/11/2021 19:20

Ngapain Si Romo Ikut Campur?