Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
18.218 views

Amran Nasution: Allan Nairn, Wartawan (Asing) Tak Bermoral Dukung Jokowi

JAKARTA (voa-islam.com) - Allan Nairn, wartawan Amerika Serikat itu punya agenda sendiri di sini. Dia dukung Jokowi dan serang Prabowo. Dia tak peduli etika demikian tulis Amran Nasution, Eks Redpel Tempo kepada Voa-Islam.com.
 
Siapa bilang wartawan Amerika Serikat pasti hebat? Lihatlah Allan Nairn, 58 tahun, kelahiran New Jersey itu. Nairn bisa disebut wartawan tak bermoral. Soalnya, selaku wartawan, ia mengaku telah membongkar wawancaranya dengan Prabowo Subianto, Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra yang kini menjadi Calon Presiden RI itu.

Padahal wawancara pada 2001 itu diakuinya sebagai off the record. Artinya, wawancara itu hanya untuk diketahui wartawan, tak boleh disiarkan. Kalau disiarkan, sang wartawan melanggar kode etik wartawan yang berlaku universal. Artinya, wartawan itu tak bermoral, tak punya etika.

Berdasar wawancara off the record itu (kalau wawancara itu ada, soalnya ada pernyataan dari kelompok Prabowo Subianto interviu itu itu sama sekali tak pernah terjadi), Nairn menyerang Prabowo, menuduhnya selama ini berpura-pura kritis kepada negara adidaya Amerika Serikat. Yang sesungguhnya, kata Nairn, Prabowo punya hubungan baik dengan para pejabat Amerika Serikat, kalangan bisnisnya, mau pun militer.

Dapat dipastikan semua ocehan itu fitnah. Nairn adalah wartawan gombal yang tak layak dihormati. Sejumlah orang memang mengaguminya di sini hanya karena dia berkulit putih. Dia bule.

Lebih parah lagi, tujuan Nairn menyiarkan wawancara itu untuk menjatuhkan Calon Presiden Prabowo Subianto dan memenangkan saingannya, Joko Widodo alias Jokowi, dalam pemilihan presiden (Pilpres). Jadi gerakan Allan Nairn ini bisa digolongkan sebuah intervensi asing dalam pemilihan presiden.

Dalam pemilihan presiden dan wakil presiden 9 Juli 2014, intervensi asing memang nyata. Paling tidak, Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman mengaku telah mengumpulkan berbagai bukti intervensi asing dalam Pilpres 2014.

"Ini membuktikan yang terjadi bukan spontanitas tapi terkoordinasi baik oleh sebuah kekuatan besar. Mereka tak ingin Prabowo jadi Presiden menggantikan SBY," kata Jajat Nurjaman kepada wartawan di Jakarta, 8 Juli 2014.

Menurut Jajat setidaknya ada 8 bukti intervensi asing. Di antaranya, pernyataan majalah Time dan The Economist secara terbuka bahwa Prabowo tak boleh jadi Presiden RI.

Menurut Jajat setidaknya ada 8 bukti intervensi asing. Di antaranya, pernyataan majalah Time dan The Economist secara terbuka bahwa Prabowo tak boleh jadi Presiden RI.  Majalah berita TIME (Amerika Serikat) yang kini lagi ngos-ngosan karena tirasnya terus anjlok, dan majalah berita ekonomi dari Inggris, The Economist, merasa seolah-olah punya hak mengatur siapa jadi presiden Indonesia. Ada pula pernyataan keberpihakan ke Jokowi oleh  artis Amerika dan Inggris seperti Jason Mraz, Sting, Akarna, tak ketinggalan bintang porno Vicky Vette. Entah dari mana artis porno itu mengenal Jokowi.

Kemudian muncullah Allan Nairn. Di kalangan diplomat Indonesia,  Nairn dikenal suka menulis berita palsu tentang Tentara Nasional Indonesia (TNI). Mantan Duta Besar Indonesia untuk AS Dino Patti Djalal mengatakan, Nairn selalu mencari peluang memecah-belah Indonesia. Dalam kasus Timor Timur dulu Nairn menggebu-gebu menjelek-jelekkan Indonesia.

Lalu ada iklan untuk promosikan Jokowi dan diskreditkan Prabowo di Google, YouTube dan jaringan iklan AdSense. Padahal di situsnya sendiri secara eksplisit Google melarang iklan politik ditayangkan di Indonesia. Tampaknya, untuk menghadang Prabowo apa saja mereka lakukan, termasuk melanggar etika dan aturan mereka sendiri.

Belum cukup. Duta Besar Amerika untuk Indonesia Robert Blake 23 Juni 2014, kepada Wall Street Journal mengatakan, Pemerintah RI harus mengusut dugaan kasus HAM Prabowo. Pernyataan ini memicu reaksi keras DPR karena merupakan bukti konkrit campur-tangan Amerika dalam Pemilu Presiden Indonesia.

Beberapa bulan sebelumnya ada pertemuan Ketua Umum PDIP Megawati dan Jokowi dengan sejumlah Dubes di rumah seorang pengurus CSIS, tangki pemikir milik WNI keturunan Tionghoa Katolik yang sangat berkuasa di awal Orde Baru. Sekarang tampaknya CSIS mau come back dengan membonceng di ketiak Jokowi, sebagaimana di awal Orde Baru dulu, CSIS yang anti-Islam muncul dari ketiak Asistem Pribadi Presiden (Aspri) Ali Murtopo dan Sujono Humardani. [adivammar/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Senin, 15 Aug 2022 21:04

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Senin, 15 Aug 2022 20:51

Masyarakat Kesulitan Dapat  Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Masyarakat Kesulitan Dapat Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Senin, 15 Aug 2022 10:43

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15


MUI

Must Read!
X