Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.967 views

Mungkinkah Megawati Harus Menjadi Pesakitan KPK?

JAKARTA (voa-islam.com) - Mungkinkah  Megawati menjadi pesakitan? Nampaknya, di negeri ini sudah tidak ada lagi yang bisa kebal hukum. Semuanya dihadapan hukum, memiliki kesamaan. Mereka yang salah harus menerima hukuman. Termasuk seorang mantan presiden sekalipun.

Hal ini dialami, oleh Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri dijadwalkan dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Di mana negara harus mengeluarkan BLBI Rp 650 triliun, dan Megawati telah memberikan pengampunan para obligor, yang umumnya konglomerat hitam (cina). Maka, ini sejarah pertama dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Tentu tak pernah terpikirkan bagi Megawati Soekarnoputri bakal diperiksa penyidik KPK terkait kebijakannya pada 2002 silam melalui Instruksi Presiden No 8 Tahun 2002 yang ditindaklanjuti Badan Penyehatan Perbankan Naisonal (BPPN) dengan menerbitkan Surat Keterangan Lunas (SKL) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Release and Discharge (RnD).

Dalam beberapa kesempatan, Mega kerap berujar, KPK merupakan lembaga yang ia bentuk saat masih menjadi Presiden setelah melengserkan Presiden Gus Dur pada 23 Juli 2001 lalu. Keberadaan KPK dibentuk melalui UU No 30 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Ketua KPK Abraham Samad memastikan pihaknya tidak segan memanggil Megawati Soekarnoputri tekait penerbirtan SKL tersebut bila memang lembaga antirasuah tersebut harus memanggil Ketua Umum PDI Perjuangan tersebut. "Kita bakal panggil. Kita enggak masalah kalau memang kita harus panggil Megawati, karena KPK tidak ada hambatan yang gitu-gitu," ujar Abraham Jumat (11/7/2014) pekan lalu.

KPK telah melakukan penyelidikan kasus ini sejak awal 2014. Sejumlah pihak telah dipanggil KPK, khususnya mereka yang terlibat dalam Kabinet Gotong Royong pimpinan Megawati Soekarnoputri seperti manttan Menko Perekonomian Kwik Kian Gie, mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli, serta mantan Menteri BUMN Laksamana Sukardi. Rencanaya, Agustus bulan depan, KPK bakal menggelar ekpos kasus BLBI.

Rencana pemanggilan Megawati Soekarnoputri oleh KPK tentu menjadi sejarah baru bagi KPK. Bila sebelumnya baru memeriksa Wapres Boediono dan mantan Wapres Jusuf Kalla dalam kasus Century, pemanggilan Presiden RI tentu menjadi hal baru bagi KPK.

Pemanggilan Megawati ini seolah mengkonfirmasi atas pernyataannya dalam sambutan deklarasi kemenangan atas hitung cepat calon yang diusung yakni Joko-Kalla pada 9 Juli 2014 lalu.

Ia mengibaratkan menjadi oposisi selama 10 tahun seperti berpuasa. Jika logikanya demikian, selama berkuasa tentunya tengah berbuka puasa. "Setelah berpuasa sepuluh tahun. Mudah-mudahan dengan lindungan Allah SWT transisi Oktober nanti, presiden terpilih akan dilantik," kata Megawati saat deklarasi kemenangan Joko versi hitung cepat.

Bila merujuk pernyataan Megawati menggunakan istilah berpuasa di saat tidak memegang kekuasaan tentu ini cukup kontekstual dalam kasus BLBI yang besar kemungkinan bakal memanggil Megawati ini. Dapat diartikan, selama periode 2001-2004, PDI Perjuangan dan Megawati Soekarnoputri tengah berbuka puasa.

Makna berbuka puasa tentu dapat diartikulasikan beragam bagi penguasa saat berkuasa. Maka tak sedikit kritik tajam tertuju kepada pemerintahan Megawati saat itu seperti divestasi Indosat, kontrak gas tangguh yang dijual dengan harga di bawah pasaran tak terkecuali penerbitan SKL bagi obligor BLBI.

Logika berpikir Megawati yang memaknai kekuasaan dan oposisi dengan berpuasa dan berbuka puasa tentu dapat diartikan beragam oleh publik. Namun jika merujuk selama tiga tahun berkuasa, Megawati justru menghadirkan pemerintahan yang lemah dan sarat dengan kritik. Nasib Megawati akan berakhir di tangan KPK? (jj/dbs/voa-islam.com)

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Perekrut Islamic State Neil Christopher Prakash Diekstradisi Ke Australia

Perekrut Islamic State Neil Christopher Prakash Diekstradisi Ke Australia

Jum'at, 02 Dec 2022 15:15

Penasihat Zelensky Sebut 13.000 Tentara Ukraina Tewas Sejak Invasi Rusia Pada Februari

Penasihat Zelensky Sebut 13.000 Tentara Ukraina Tewas Sejak Invasi Rusia Pada Februari

Jum'at, 02 Dec 2022 14:30

Piala Dunia Qatar 2022: Palestina 1 Israel 0

Piala Dunia Qatar 2022: Palestina 1 Israel 0

Jum'at, 02 Dec 2022 08:47

Studi: Tingkat Kematian Akibat Senjata Di AS Capai Angka Tertinggi Dalam Hampir 3 Dekade

Studi: Tingkat Kematian Akibat Senjata Di AS Capai Angka Tertinggi Dalam Hampir 3 Dekade

Kamis, 01 Dec 2022 19:45

Sumber: Pemimpin Islamic State Abu Al-Hassan Al-Quraishi Ledakkan Diri Setelah Terkepung Pasukan FSA

Sumber: Pemimpin Islamic State Abu Al-Hassan Al-Quraishi Ledakkan Diri Setelah Terkepung Pasukan FSA

Kamis, 01 Dec 2022 19:15

Israel Marah Netflix Putar Film Farha Yang Mengekspos Pembersihan Etnis Palestina

Israel Marah Netflix Putar Film Farha Yang Mengekspos Pembersihan Etnis Palestina

Kamis, 01 Dec 2022 19:00

Tahap Ke-2 Selesai, Ulur Tangan Siap Laksanakan Kegiatan Tahap Ketiga 'Aksi Peduli Gempa Cianjur'

Tahap Ke-2 Selesai, Ulur Tangan Siap Laksanakan Kegiatan Tahap Ketiga 'Aksi Peduli Gempa Cianjur'

Kamis, 01 Dec 2022 16:05

Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Rabu, 30 Nov 2022 16:56

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Rabu, 30 Nov 2022 16:44

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

Rabu, 30 Nov 2022 16:05

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

Rabu, 30 Nov 2022 15:45

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Rabu, 30 Nov 2022 15:00

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Rabu, 30 Nov 2022 14:20

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Selasa, 29 Nov 2022 21:15

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Selasa, 29 Nov 2022 20:40

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

Selasa, 29 Nov 2022 17:36

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Selasa, 29 Nov 2022 12:04


MUI

Must Read!
X