Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.341 views

Di Forum Doha, Ustadz Zaitun Lantang Kritik Inggris Soal ISIS dan PBB Soal Palestina

DOHA (voa-islam.com)—Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin berkesempatan hadir dalam Forum Doha. Forum ini dihadiri lebih seratus negara, yang terdiri dari beberapa kepala negara, mantan kepala negara, para menteri dan mantan menteri dari puluhan negara dan sekitar 5 orang calon Sekjen PBB.

Pada hari kedua, Ahad (22/5/2016) lalu, Ustadz Zaitun dalam sesi pembahasan masalah Keamanan dan terorisme berkesempatan menjadi penanggap .

Ustadz Zaitun menanggapi pemakalah dari utusan khusus PBB bagi proses perdamaian Timur Tengah Nikolay Mladenov. “Bahwa salah satu sebab berlarut-larutnya berbagai masalah keamanan dan perang di Timur Tengah adalah kelemahan PBB dalam menangani masalah-masalah tersebut. Bahkan terkesan PBB tunduk pada kepentingan negara-negara kuat  sekalipun mereka jelas jelas berlaku tidak adil terhadap negara atau bangsa lainnya,” ungkap Ustadz Zaitun.

Ustadz Zaitun melanjutkan, "Sebagai contoh adalah masalah Palestina. Dimana telah mengalami penjajahan dan penindasan hampir satu abad tetapi PBB belum bisa mengembalikan keamanan di sana apalagi mengembalikan  hak hak bangsa Palestina yang terampas dan jutaan dari  mereka yang terusir dari tanah airnya.”

Keadaan ini, jelas Ustadz Zaitun, menyebabkan keputusasaan dari banyak ummat Islam bukan saja di Palestina tetapi di berbagai kawasan timur tengah dan menjadi salah satu sebab tindakan terorisme dikawasan tersebut.

"Kita semua menolak dan mengecam terorisme tapi kita juga harus mempertanyakan bagaimaana peran dan sikap yang seharusnya dijalankan oleh  PBB," papar pengurus MUI Pusat ini.

Pada sesi berikutnya,pembahasan tentang problema ISIS dan solusinya, Ustadz Zaitun beri tanggapan dari pemakalah yang  yang berasal dari Inggris

Mengapa Inggris dengan para sekutunya tidak dapat menumpas ISIS padahal sudah lebih dari 2 tahun dengan kekuatan dari puluhan negara.

"Sebuah Pertanyaan yang muncul di masyarakat adalah, apakah ISIS itu lebih kuat dari Afganistan di zaman Taliban atau Irak di zaman Saddam Husain? Dimana Amerika, Inggris, dan sekutunya dapat menghancurkan Afghanistan dengan rezim Talibannya dan menghancurkan Irak dengan rezim Saddam nya hanya dalam beberapa minggu saja.  Maka patut dipertanyakan mengapa ISIS tidak dapat mereka lumpuhkan," papar Ustadz Zaitun dihadapan forum

Atau seperti dugaan banyak orang bahwa keberadaan ISIS  terus dipelihara untuk kepentingan dan agenda beberapa negara besar, baik dibidang politik maupun dibidang industri persenjataan.

Selesai Ustadz Zaitun memberikan tanggapan,  mantan Menteri Luar Negeri RI Bapak Hasan Wirajuda dan Consuler RI di Doha Bapak Boy Dharmawan mengucapkan selamat atas tanggapan yang diberikan.

Juga delegasi beberapa negara dan beberapa media manyampaikan rasa salut atas tanggapan dan pertanyaan tersebut. Diantaranya wartawan The Economist dari Inggris bernama Nicolas Pelham. Juga wartawan dari Aljazeerah yang lansung meminta wawancara tentang masalah-masalah tersebut dan juga tentang tanggapan dan harapan terhadap Forum Doha tersebut.

Forum Doha ini merupakan forum yang ke 16 yang di gelar Qatar sejak tahun 2004. Konsep ini didasarkan pada keyakinan Qatar bahwa banyak Isu dan masalah antar negara dapat diatasi dengan dialog.

Komite ini dihadiri puluhan negara Arab, regional dan internasional konferensi, rapat, konferensi, dan forum-host, menangani topik-topik seperti politik dan perubahan demokratis; atau ekonomi, komersial dan kerjasama ilmiah; dan juga dialog antaragama dan antar peradaban dalam mendukung perdamaian dunia

Forum ini dibuka Sabtu malam (21/6),dan dihadiri oleh Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad al Thani, Presiden Yaman Abduh Rabbuh Mansur Hadi dan beberpa kepala negara lainnya.

Diantara pembicara pada sesi pembukaan beberapa Kepala Negara:  Presiden Afganistan Mohammad Ashraf Ghani, Presiden Republik Mauritius Dr Ameenah Gurib, Mogenst Lykkitoft Presiden 70 Session of United Nations General Assembly  dan Sekjen PBB Ban Ki-moon serta menteri luar negeri Qatar Syaikh Mohammed bin Abdurrahman al-Thani.

Menurut Ustad Zaitun, bahasan  utama forum ini adalah mencari jalan keluar dari berbagai masalah Timur Tengah, terutama tentang keamanan dan stabilitasnya, dan cara mengatasi masalah terorisme serta masalah-masalah ekonomi.

Dari Indonesia selain ustadz Zaitun ada mantan menteri luar negeri Hasan Wirajuda. Hadir pula consuler Indonesia di KBRI Doha Qatar, Boy Dharmawan

Pada forum tersebut Ustadz Zaitun yang diundang  atas rekomendasi Dubes Qatar di Indonesia sempat berbincang dengan Sekjend PBB Ban-Ki Moon dan memperkenalkan diri sebagai pengurus  Majlis Ulama Indonesia Pusat. * [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Latest News
Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Trump Dibawa Pergi Sebentar dari Konferensi Pers Setelah Insiden Penembakan di Luar Gedung Putih

Selasa, 11 Aug 2020 21:45

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Pentingnya Bersinergi Mengurai Polemik Sekolah Daring

Selasa, 11 Aug 2020 21:43

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Lima Langkah Menyelamatkan Generasi Bangsa dari Kekerasan Seksual

Selasa, 11 Aug 2020 21:19

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Baku Tembak Di Penjara Mogadishu Tewaskan 2 Penjaga dan 6 Tahanan Al-Shabaab

Selasa, 11 Aug 2020 21:15

TNI dan Proyek Corona

TNI dan Proyek Corona

Selasa, 11 Aug 2020 21:06

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Satu-satunya Penyeberangan Antara Gaza Dan Mesir Dibuka Setelah Berbulan-bulan Ditutup

Selasa, 11 Aug 2020 21:05

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Masihkah Kita Layak Menyebut Pertumbuhan Ekonomi?

Selasa, 11 Aug 2020 21:00

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Dewan Dakwah Jabar Bersama Ormas Islam Laporkan Penista Agama

Selasa, 11 Aug 2020 20:54

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

PBB: Facebook Belum Membagikan 'Bukti' Kejahatan Myanmar

Selasa, 11 Aug 2020 20:53

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Sekjen PBB Antonio Gutteres Serukan Penyelidikan Independen Untuk Ledakan Beirut

Selasa, 11 Aug 2020 19:45

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Ikuti Gratis, Webinar Cara Mudah Raih Sertifikat Halal Bagi UMKM

Selasa, 11 Aug 2020 14:10

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Mengapa Butuh Waktu 11 Tahun Tangkap Djoko Tjandra?

Selasa, 11 Aug 2020 10:14

Menakar Arah Pendidikan Kita

Menakar Arah Pendidikan Kita

Selasa, 11 Aug 2020 09:46

Menenukan Cahaya di Antara Kegelapan

Menenukan Cahaya di Antara Kegelapan

Selasa, 11 Aug 2020 09:12

Ketuklah dengan Doa

Ketuklah dengan Doa

Selasa, 11 Aug 2020 08:42

Jika Belum Siap 100 Persen, Kepala Daerah di Zona Hijau-Kuning Diharap Jangan Dulu Buka Sekolah

Jika Belum Siap 100 Persen, Kepala Daerah di Zona Hijau-Kuning Diharap Jangan Dulu Buka Sekolah

Selasa, 11 Aug 2020 08:29

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti Raih Gelar Guru Besar

Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti Raih Gelar Guru Besar

Senin, 10 Aug 2020 21:50

BPOM: Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

BPOM: Ibu Harus Cermat Memilih Makanan untuk Bayi

Senin, 10 Aug 2020 21:30

Trump Putuskan Blokir TikTok-WeChat dalam 45 Hari

Trump Putuskan Blokir TikTok-WeChat dalam 45 Hari

Senin, 10 Aug 2020 21:25

Tertunduk Lesu Di Minus 5,32

Tertunduk Lesu Di Minus 5,32

Senin, 10 Aug 2020 21:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X