Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
35.703 views

Pengajian di Pulau Seribu Dibubarkan Pendukung Ahok, Ini Penjelasan Alfian Tanjung

 

KEPULUAN SERIBU (voa-islam.com)--Di media sosial, sempat viral potongan video dan broadcast tentang penyerangan pendukung Ahok terhadap tabligh Akbar yang diisi oleh Ustadz Alfian Tanjung.

Kemudian, Voa Islam berupaya mengkonfirmasi langsung kepada ketua Taruna Muslim itu untuk mengungkap peristiwa tersebut lebih jauh.

Ustadz Alfian menjelaskan bahwa Tabligh Akbar di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu, Jakarta Utara sudah direncanakan matang sejak jauh hari.  Panitia memilih hari Rabu, 12 April 2017 agar tidak berbenturan dengan acara tim pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang diagendakan pada Senin, 10 April 2017.

Namun ternyata, para pendukung Ahok tiba-tiba memindahkan acara mereka di hari yang sama dengan tabligh Akbar, ketika mereka mengetahui tabligh akbar dilaksanakan pada hari Rabu.

"Mereka memindahkan acara di hari yang sama dengan acara kita," katanya kepada  Voa Islam, Kamis (13/4/2017).

Menurut Ustadz Alfian, sebelum berangkat ke Pulau Seribu memang ada rombongan Ahoker di Marina, Ancol akan menyeberang ke pulau yang sama. Lalu saat dikapal, aura konflikpun sudah terasa. Karena, selain ada rombongan Gubernur Muslim Jakarta (GMJ), rombongan Yoserizal Geneng, TNI, Polri berpakaian biasa, dan ada juga tokoh-tokoh partai pendukung Ahok yang wajahnya diseram-serami.

Setiba di Pulau Harapan, rombongan disambut oleh pendukung masing-masing. Kebetulan, kata ust Alfian, rombongan para ustadz disambut dengan becak motor secara tertib sesuai hitungan panitia. Saat itu, penyambut rombongan Ahoker berbaju kotak-kotak mulai berteriak-teriak kasar memancing konflik.

"Mereka meneriakkan "Siapa yang bawa-bawa SARA ke sini? Bahkan ada yang meneriakkan "Gue Bunuh Lu!" Tapi, sayangnya tidak terekam," jelas dosen Uhamka tersebut.

Rombongan tidak mempedulikan, para ustadz akhirnya tetap melanjutkan perjalanan, acara pun berlangsung di sebuah lapangan. Ustadz Alfian sempat menjelaskan bahwa sebenarnya acara tabligh akbar bukan di lapangan. Akan tetapi, di sebuah masjid. Namun, karena pendukung Ahok melancarkan teror, akhirnya pengurus masjid memindahkan ke lapangan.

Sambung Ustadz​ Alfian, acara tabligh akbar awalnya berlangsung baik-baik saja. Tabligh di mulai dengan pembacaan al Quran, pembacaan pesan para Kyai dan tokoh tentang pentingnya memilih pemimpin Muslim, sambutan-sambutan dan ceramah sejumlah ustadz membahas persoalan ringan disertai sholawatan bersama. 

Kemudian, masuklah acara puncak berupa ceramah agama oleh Ustadz Alfian Tanjung. Ustadz Alfian mengawali ceramahnya dengan pembahasan hikmah shalat dan kemuliaan bagi yang menegakkan shalat.

"Sampai saat itu, ceramah masih berlangsung baik-baik saja. Memasuki sesi kedua, saya mulai menjelaskan peta politik dan sikap politik. Tapi di tengah-tengah penjelasan saya, tidak lama kemudian panitia mendatangi saya dan membisikkan saya agar acara dihentikan. Karena, pendukung kotak-kotak mulai merangsek," ungkap pakar komunisme itu.

Akhirnya, rombongan Ustadz​ Alfian dievakuasi ke kapal motor yang akan ke Jakarta. Di kapal, Ustadz​ Alfian ditemani oleh panitia, kepolisian, dan TNI. Di tengah perjalanan sempat ada telepon dari pimpinan FPI,  Ustadz​ Shobri Lubis yang mengkonsolidasikan sejumlah laskar gerakam Islam dan laskar kedaerahan menjemput di Marina.

Kesimpulan peristiwa itu, lanjut Ustadz Alfian diantaranya adalah pertama, ada itikad tidak baik dari pendukung Ahok.

"Mengapa mereka merubah acara dari hari Senin ke hari Rabu? Hari itu kita sedang tabligh akbar," ujarnya.

Kedua, tambah Ustadz​ Alfian, mengapa pendukung Ahok menyerbu acara tabligh Akbar serta memaki-maki dengan kata-kata sangat kasar.

"Ketiga, tindakan mereka jadi anti-klimaks. Masyarakat sana jadi tidak simpatik kepada mereka, berbalik mendukung paslon no. 3 Anies-Sandi," katanya.

Bahkan, tukasnya, ada warga pribumi dari Partai PDI-P berteriak marah kepada Ahoker. Dia kecewa kepada Ahoker yang bertindak anarkis.

"Kalau tidak setuju dengan pilihan politik bukan begini caranya,  ini merusak nama baik Partai, pengajian sampai bubar begini," cerita Ustadz​ Alfian menirukan kader PDI-P setempat.

Kendati demikian, Ustadz​ Alfian menggarisbawahi bahwa meski acara bubar, tapi secara prinsip pesan dan misi yang ingin disampaikan sudah berhasil diutarakan semua. * [Bilal/Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Infaq Dakwah Center

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Tragedi Ampli Berdarah, Muhammad Zahra Tewas Dibakar Massa. Ayo Bantu Keluarga Yatim..!!

Usai shalat asar dalam perjalanan pulang, pria ini dituduh mencuri ampli mushalla. Tanpa pembuktian dan pengadilan, ia dianiaya, dikepruk, ditelanjangi dan dibakar hingga tewas....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim Berprestasi ini Akan Lanjut Kuliah ke Al-Azhar Kairo, Butuh Biaya 13 Juta. Ayo Bantu..!!!

Yatim putra Makassar ini mendapatkan beasiswa program S1 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir, tapi terkendala biaya transport. Ayahnya sudah wafat, ibunya seorang guru ngaji....

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Mutsana Anak Mujahid Dirawat Intensif di Rumah Sakit Karena Kelainan Imunitas. Ayo Bantu..!!

Anak mujahid ini tergolek di rumah sakit, sementara sang ayah sedang menjalani ujian penjara akibat amaliah jihad bersama Kafilah Mujahidin Aceh beberapa tahun silam. ...

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Balita Ahmad Alvaro Komplikasi Jantung, Otak, Pernafasan dan Paru-paru. Ayo Bantu..!!!

Dalam usia dua tahun sudah menderita komplikasi lahir batin. Lahir tanpa belaian sang ayah, ia mengidap penyakit jantung, pengecilan otak, gangguan pernafasan dan paru-paru. Ia sudah dioperasi...

Latest News
Tokoh dan Mayoritas Muslim yang Perjuangkan Indonesia Merdeka, Tidak Benar Ingkari UUD-Pancasila

Tokoh dan Mayoritas Muslim yang Perjuangkan Indonesia Merdeka, Tidak Benar Ingkari UUD-Pancasila

Sabtu, 19 Aug 2017 19:25

Kemerdekaan hingga Kasus Ahok: Allah sedang Lakukan Tarbiyak ke Umat Islam Indonesia

Kemerdekaan hingga Kasus Ahok: Allah sedang Lakukan Tarbiyak ke Umat Islam Indonesia

Sabtu, 19 Aug 2017 18:25

Disambut Positif: Tuduh FPI Tidak Bhineka segera Periksa ke Ahli Kejiwaan

Disambut Positif: Tuduh FPI Tidak Bhineka segera Periksa ke Ahli Kejiwaan

Sabtu, 19 Aug 2017 17:25

Benarkah Tahun 2015 Indonesia 'Pecah' Dikeroyok Gerakan Iluminati?

Benarkah Tahun 2015 Indonesia 'Pecah' Dikeroyok Gerakan Iluminati?

Sabtu, 19 Aug 2017 16:29

Ka'ban: Musuh dalam Selimut, Waspada dan Lawan Komunis

Ka'ban: Musuh dalam Selimut, Waspada dan Lawan Komunis

Sabtu, 19 Aug 2017 16:25

Djarot Ancam Cabut BPJS Pedagang Hewan Kurban di Trotoar, Tokoh: Segitunya Arogansi Pejabat

Djarot Ancam Cabut BPJS Pedagang Hewan Kurban di Trotoar, Tokoh: Segitunya Arogansi Pejabat

Sabtu, 19 Aug 2017 15:25

Alfian Tanjung Diperlakukan Beda dengan Ahok & Nazaruddin, Ustad Tengku: Kayak Kecap

Alfian Tanjung Diperlakukan Beda dengan Ahok & Nazaruddin, Ustad Tengku: Kayak Kecap

Sabtu, 19 Aug 2017 14:25

Polisi Spanyol Sebut Pelaku Serangan di Barcelona Kemungkinan Masih Dalam Pelarian

Polisi Spanyol Sebut Pelaku Serangan di Barcelona Kemungkinan Masih Dalam Pelarian

Sabtu, 19 Aug 2017 12:17

Agar Hewan Kurban Tetap Halal Setelah Disembelih

Agar Hewan Kurban Tetap Halal Setelah Disembelih

Sabtu, 19 Aug 2017 12:08

Kerjasama dengan McAfee, Keamanan Transaksi dan Privasi Mitra Paytren Semakin Terjamin

Kerjasama dengan McAfee, Keamanan Transaksi dan Privasi Mitra Paytren Semakin Terjamin

Sabtu, 19 Aug 2017 12:04

Komnas HAM Kecam Kekerasan pada Panitia Simposium Nasional Kebangsaan

Komnas HAM Kecam Kekerasan pada Panitia Simposium Nasional Kebangsaan

Sabtu, 19 Aug 2017 12:00

Erdogan Desak Komunitas Turki di Jerman Tidak Pilih Angela Merkel dalam Pemilu Mendatang

Erdogan Desak Komunitas Turki di Jerman Tidak Pilih Angela Merkel dalam Pemilu Mendatang

Sabtu, 19 Aug 2017 10:50

Islam dan Teologi Pembebasan

Islam dan Teologi Pembebasan

Sabtu, 19 Aug 2017 10:44

Indonesia Belum Merdeka

Indonesia Belum Merdeka

Sabtu, 19 Aug 2017 10:33

Sombong, Penghalang Masuk Surga

Sombong, Penghalang Masuk Surga

Sabtu, 19 Aug 2017 08:51

Sekjen Liga Muslim Dunia Resmikan Mahad Pengkaderan Al-Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran

Sekjen Liga Muslim Dunia Resmikan Mahad Pengkaderan Al-Quran di Pondok Pesantren Daarul Quran

Sabtu, 19 Aug 2017 08:46

Larangan Aturan Jilbab di Sekolah, Anti Bineka atau Anti Agama?

Larangan Aturan Jilbab di Sekolah, Anti Bineka atau Anti Agama?

Sabtu, 19 Aug 2017 08:14

SNSD dan Role Model Generasi Muda

SNSD dan Role Model Generasi Muda

Sabtu, 19 Aug 2017 08:04

Aksi Heroik SMA Luqman al Hakim: Pekikkan Takbir, Lawan Kompeni Belanda

Aksi Heroik SMA Luqman al Hakim: Pekikkan Takbir, Lawan Kompeni Belanda

Sabtu, 19 Aug 2017 07:31

Israel Perpanjang Penahanan Syaikh Raed Salah

Israel Perpanjang Penahanan Syaikh Raed Salah

Jum'at, 18 Aug 2017 21:45


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X