Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.780 views

Mendikbud Sebut Delapan Jam Belajar, Justru Untungkan Madrasah Diniyah

JAKARTA (voa-islam.com), Rencana penerapan kebijakan delapan jam belajar dengan lima hari sekolah  Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) di tahun ajaran 2017/2018 banyak mendapat sorotan. Kebijakan ini merupakan implementasi dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang menitik beratkan lima nilai utama, yaitu religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, dan integritas.

"Peraturan terkait hal tersebut segera diterbitkan dan segera kita sosialisasikan," ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di kantor Kemendikbud dalam keterangan persnya, Jakarta, beberapa waktu lalu (12/6/2017).

Kendati demikian, menurut Muhadjir, penguatan karakter tersebut tidak berarti siswa akan belajar selama delapan jam di kelas. Namun, siswa akan didorong melakukan aktivitas yang menumbuhkan budi pekerti serta keterampilan abad 21. Tak hanya di sekolah, lingkungan seperti surau, masjid, gereja, pura, lapangan sepak bola, museum, taman budaya, sanggar seni, dan tempat-tempat lainnya dapat menjadi sumber belajar.

“Proporsinya lebih banyak ke pembentukan karakter, sekitar 70 persen dan pengetahuan 30 persen,” terang Mendikbud.

Untuk itu kegiatan guru ceramah di kelas harus dikurangi digantikan dengan aktivitas positif, termasuk mengikuti madrasah diniyah, bagi siswa muslim. Guru wajib mengetahui dan memastikan di mana dan bagaimana siswanya mengikuti pelajaran agama sebagai bagian dari penguatan nilai religiusitas. Guru wajib memantau siswanya agar terhindar dari pengajaran sesat atau yang mengarah kepada intoleransi.   

Kekhawatiran sebagian pihak bilamana delapan jam belajar di sekolah dapat menggerus adanya madrasah diniyah dinilai Mendikbud kurang tepat. Sebab, justru dengan semakin banyak waktu siswa belajar, maka madrasah diniyah dapat diintegrasikan dengan pembentukan karakter. Madrasah diniyah justru diuntungkan karena akan tumbuh dijadikan sebagai salah satu sumber belajar yang dapat bersinergi dengan sekolah dalam menguatkan nilai karakter religius.

"Jangan dibayangkan siswa akan berada di kelas sepanjang hari. Nantinya guru akan mendorong siswa untuk belajar dengan berbagai metode seperti role playing, proyek; dan dari bermacam-macam sumber belajar, bisa dari seniman, petani, ustadz, pendeta. Banyak sumber yang bisa terlibat, tetapi guru harus tetap bertanggung jawab pada aktivitas siswanya,” ujar Mendikbud.

Guru menjadi faktor penting dalam penerapan PPK di sekolah. Disampaikan Mendikbud, guru bukan hanya instruktur atau pengajar, tetapi juga penghubung sumber-sumber belajar atau resource linkers. "Guru juga perlu menjadi gate keepers yang mampu membantu siswa menyaring pengaruh negatif seperti radikalisme dan narkoba. Dan guru juga harus menjadi katalisator yang bisa mengubah potensi anak didik," terang Muhadjir.

Penerapan kebijakan delapan jam belajar dengan lima hari sekolah akan dilaksanakan secara bertahap, disesuaikan dengan kapasitas sekolah. Mendikbud mengimbau kepada para kepala sekolah yang tergabung dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) agar dapat berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk segera memetakan sekolah-sekolah yang siap melaksanakan kebijakan ini. Selain itu, tugas guru maupun MKKS adalah memastikan bahwa potensi kekhasan di daerah terpelihara dengan baik.

“Misalnya bila di sebuah daerah ada tradisi anak mengaji di madrasah diniyah pada jam-jam sore, maka jam-jam tersebut harus dikonversi sebagai bagian dari delapan jam pelajaran itu. Di beberapa daerah sudah menerapkan seperti itu dan saya kira sangat baik,” pungkas Muhadjir. (Bilal)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Bertarung Nyawa Melawan Tumor Ganas, Faizal Drop Out dari Pesantren. Ayo Bantu.!!!

Tanpa didampingi ayah-bunda, ia menahan perihnya tumor ganas. Daging tumor dengan luka menganga menutupi separo wajahnya. Studi di Pesantren pun tidak sanggup ditempuhnya sampai tamat....

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Satu Keluarga Yatim Masuk Islam, Butuh Modal Usaha dan Beasiswa. Ayo Bantu.!!!

Sepeninggal sang ayah setelah masuk Islam, enam anak berstatus muallaf yatim ini hidup prihatin serba kekurangan. Ayo bantu modal usaha dan beasiswa untuk masa depan Islam...

Latest News
Mengapa (Pemerintah) Ingin Memberdayakan Dana Umat?

Mengapa (Pemerintah) Ingin Memberdayakan Dana Umat?

Selasa, 24 Oct 2017 16:02

Hari Santri Nasional Momentum Membangkitkan Ruhul Jihad

Hari Santri Nasional Momentum Membangkitkan Ruhul Jihad

Selasa, 24 Oct 2017 16:00

Narkoba (Lagi); Bagaimana Pandangan Islam?

Narkoba (Lagi); Bagaimana Pandangan Islam?

Selasa, 24 Oct 2017 15:44

HTI: Dalih Pemberlakuan PERPPU Ormas Dusta

HTI: Dalih Pemberlakuan PERPPU Ormas Dusta

Selasa, 24 Oct 2017 15:35

Di Depan Ribuan Massa Aksi, Harry Moekti: PERPPU Ormas Bentuk Balas Dendam

Di Depan Ribuan Massa Aksi, Harry Moekti: PERPPU Ormas Bentuk Balas Dendam

Selasa, 24 Oct 2017 15:30

Kelompok Agamis dan Nasionalis Kompak Tolak Perppu Ormas

Kelompok Agamis dan Nasionalis Kompak Tolak Perppu Ormas

Selasa, 24 Oct 2017 15:27

Arab Saudi Janjikan Bantuan Senilai 20 Juta USD untuk Pengungsi Rohingya

Arab Saudi Janjikan Bantuan Senilai 20 Juta USD untuk Pengungsi Rohingya

Selasa, 24 Oct 2017 14:45

Sebelum ikuti #AksiTolakPerppu Ormas, Peserta Aksi 2410  Lakukan Sholat Sunnah

Sebelum ikuti #AksiTolakPerppu Ormas, Peserta Aksi 2410 Lakukan Sholat Sunnah

Selasa, 24 Oct 2017 11:07

Mansturbasi dengan Tangan Istri saat Haid

Mansturbasi dengan Tangan Istri saat Haid

Selasa, 24 Oct 2017 10:18

Punk Muslim dan GBC Distribusikan Bahan Makanan ke Pengungsi Rohingya

Punk Muslim dan GBC Distribusikan Bahan Makanan ke Pengungsi Rohingya

Selasa, 24 Oct 2017 10:07

Kantor Berita Turki Anadolu Agency Luncurkan Layanan Bahasa Indonesia

Kantor Berita Turki Anadolu Agency Luncurkan Layanan Bahasa Indonesia

Selasa, 24 Oct 2017 09:57

Walau Sapi Kabur, Wisuda Akbar Santri Rohingya Jalan Terus

Walau Sapi Kabur, Wisuda Akbar Santri Rohingya Jalan Terus

Selasa, 24 Oct 2017 08:08

Mamah Dedeh, Aa Gym, dan Habib Rizieq Masuk Tiga Besar Survei Ulama Panutan

Mamah Dedeh, Aa Gym, dan Habib Rizieq Masuk Tiga Besar Survei Ulama Panutan

Selasa, 24 Oct 2017 07:45

Monumen Perisai  Pancasila Jejak Kebiadaban PKI di Solo

Monumen Perisai Pancasila Jejak Kebiadaban PKI di Solo

Selasa, 24 Oct 2017 06:58

Aksi Damai Tolak Peppu Ormas, Polisi Rampas Panji Rasulullah dari Tangan Ibu-ibu

Aksi Damai Tolak Peppu Ormas, Polisi Rampas Panji Rasulullah dari Tangan Ibu-ibu

Selasa, 24 Oct 2017 05:35

Coba Telisik, Sejauh Mana Diri Kita Kurang Piknik?

Coba Telisik, Sejauh Mana Diri Kita Kurang Piknik?

Selasa, 24 Oct 2017 03:38

Mencontoh Korea untuk Menjadi Pribumi di Negeri Sendiri

Mencontoh Korea untuk Menjadi Pribumi di Negeri Sendiri

Senin, 23 Oct 2017 22:55

Menteri Inggris: Bunuh Semua Warga Negara Inggris yang Telah Bergabung dengan IS di Suriah

Menteri Inggris: Bunuh Semua Warga Negara Inggris yang Telah Bergabung dengan IS di Suriah

Senin, 23 Oct 2017 21:35

BPJPH Segera Perkenalkan Logo Halal Baru

BPJPH Segera Perkenalkan Logo Halal Baru

Senin, 23 Oct 2017 18:31

[FOTO] 3 Puting Beliung Serentak Terjang Kepulauan Seribu Jakarta

[FOTO] 3 Puting Beliung Serentak Terjang Kepulauan Seribu Jakarta

Senin, 23 Oct 2017 18:09


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X