Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.132 views

Majelis Mujahidin Tantang Debat Ilmiah Terbuka Soal Konsep Ketuhanan YME

JAKARTA (voa-islam.com), Majelis Mujahidin menantang Debat Intelektual secara terbuka dan konstitusional, terhadap pihak manapun yang tidak setuju, khususnya pihak-pihak yang merasa berkeberatan terhadap pernyataan bahwa, “hanya Islam yang memiliki konsep Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Sebagaimana, hal dimaksud dalam sila pertama Pancasila, berdasarkan kesepakatan faunding fathers, konstitusi negara dan historical background pembentukan falsafah negara (philosofische gronslag) yang rumusan finalnya tercantum pada alinea 4 pembukaan UUD NRI 1945.

”Majelis Mujahidin menantang untuk diadakan Debat Intelektual secara terbuka dan konstitusional. Kami berharap Pimpinan MPR RI sebagai lembaga tinggi negara yang berkaitan langsung dengan penafsiran Pancasila bersedia memfasilitasi penyelenggaraan debat tersebut,” kata Ketua Lajnah Tanfidziyah Majelis Mujahidin, Irfan S Awwas dalam surat Ajakan Debat Ketuhanan Yang Maha Esa  yang yang diterima voa-islam, Jakarta, Minggu (15/10/2017).

Surat yang ditujukan kepada Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pada Kamis 12 Oktober 2017 M/22 Muharram 1439 H itu, juga menegaskan dukungannya pada pernyataan Eggi Sudjana, SH, MH di Mahkamah Konstitusi, pada Selasa 3 Oktober 2017, yang menyatakan bahwa, “Agama yang mendasarkan pada sila Ketuhanan Yang Maha Esa hanya agama Islam,”

“Sebenarnya, tidak ada yang salah dalam pernyataan Eggi di depan forum pengadilan MK itu. Eggi Sudjana justru melaksanakan kewajiban konstitusionalnya; menggunakan hak kebebasan berpendapat untuk menyampaikan keyakinannya. Oleh karena itu, sebagai institusi penegakan Syariah Islam, Majelis Mujahidin mendukung penuh pernyataan tersebut,” tegas Irfan.

Sebelumnya diberitakan, kesaksian Eggi Sudjana, SH, MH dalam persidangan gugatan Perppu Ormas Nomor 2 tahun 2017 di Mahkamah Konstitusi, pada Selasa 3 Oktober 2017, yang menyatakan bahwa, “Agama yang mendasarkan pada sila Ketuhanan Yang Maha Esa hanya agama Islam,” telah mengundang kontroversi, yang berujung dilaporkannya Eggi Sudjana ke polisi dengan tuduhan menyebar ujaran kebencian.

Berdasarkan Pasal 59 ayat (4.c) yang berbunyi: “Ormas dilarang menganut, mengembangkan, serta menyebarkan ajaran atau paham yang bertentangan dengan Pancasila”.

“Frasa ini sangat berbahaya, karena tidak dijelaskan agama-agama di luar Islam pun bisa dibubarkan dengan Perppu Ormas ini. Sebab apabila merujuk pada Pancasila sila pertama, maka pendirian ormas di Indonesia harus berdasarkan sila Ketuhanan YME; dan agama yang mendasarkan pada sila Ketuhanan YME hanya agama Islam. Dengan ketentuan tersebut, maka ormas yang didirikan harus sesuai dengan agama Islam. Ini tidak memberi ruang bagi ormas lain selain yang berdasarkan Islam,”demikian diungkap Eggi dalam kesaksiannya.

Majelis Mujahidin meyakini hal yang sama dengan pernyataan Eggy, menurut Irfan, adanya agama selain Islam seperti Khong Hu Chu, Kristen, Katholik, Hindu dan Budha merasa memiliki konsep Ketuhanan Yang Maha Esa. Maka konsep tersebut adalah subyektifitas agamanya masing-masing, bukan Ketuhanan Yang Maha Esa dalam pengertian konstitusi dan ketatanegaraan NKRI.

"Menurut hasil kesepakatan sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 perubahan pembukaan UUD 1945 aline 4 dan Pasal 29 ayat (1) “Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” dirubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Jadi frasa „Ketuhanan Yang Maha Esa‟ adalah sebagai ganti frasa „dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya‟. Bukan berkaitan dengan ajaran Agama selain Islam,"ungkap Irfan.

Irfan menegaskan kembali kepada pihak-pihak yang telah melaporkan Eggi Sudjana ke Polisi karena dianggap yang bersangkutan menyebarkan kebencian, harus bersedia memenuhi tantangan debat dari Majelis Mujahidin.

"Apabila tidak bersedia, berarti mereka telah dengan sengaja melakukan teror dan intimidasi, untuk menakut-nakuti umat Islam agar tidak berbicara sesuai dengan ajaran Islam di sidang pengadilan,"ujarnya.

Irfan berpendapat bahwa tindakan para pelapor inkonstitusional dan Islamophobia. Polisi hendaknya berhati-hati, tidak termakan oleh provokasi membungkam ajaran Islam dengan dalih kebencian SARA menghadapi kasus ini. Tidak sekedar mengikuti kemauan pelapor, karena ini menyangkut ideologi bangsa yang memiliki keragaman agama.

Demikian ajakan Debat Intelektual ini kami sampaikan, sebagai upaya jujur, terbuka dan obyektif sesuai koridor undang-undang untuk memperoleh kejelasan makna Ketuhanan Yang Maha Esa pada sila pertama Pancasila tersebut. Kami menunggu respon positif para pihak. Terima kasih,"pungkas Irfan. Surat tersebut ditembuskan kepada DPR RI, Kepolisian RI, Ormas, dan Media Massa.  (bilal/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga Bugel Polokarto Butuh Dakwah, Ayo Bantu Wakaf Quran dan Perangkat Taklim

Warga di pelosok Polokarto Sukoharjo yang masih minim dakwah ini sangat haus terhadap pengajian dan pembinaan Dinul Islam. Ayo bantu wakaf, pahalanya terus mengalir berlipat-lipat tak terbatas...

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

Latest News
Pentagon Akui Seorang Jenderal AS Terluka dalam Penembakan Penyusup Taliban di Kandahar

Pentagon Akui Seorang Jenderal AS Terluka dalam Penembakan Penyusup Taliban di Kandahar

Senin, 22 Oct 2018 10:00

Rokok, Racun yang Melenakan

Rokok, Racun yang Melenakan

Senin, 22 Oct 2018 10:00

Ingat 5 Tips Keren Ini Saat Bermedsos

Ingat 5 Tips Keren Ini Saat Bermedsos

Senin, 22 Oct 2018 09:37

Anggota IRGC yang Ditahan HTS Minta Jenderal Iran Qassem Soleimani Bebaskan Dirinya

Anggota IRGC yang Ditahan HTS Minta Jenderal Iran Qassem Soleimani Bebaskan Dirinya

Senin, 22 Oct 2018 09:15

15 Pemimpin Syi'ah Houtsi Tewas dalam Serangan Jet Tempur Koalisi Saudi di Hodeidah

15 Pemimpin Syi'ah Houtsi Tewas dalam Serangan Jet Tempur Koalisi Saudi di Hodeidah

Senin, 22 Oct 2018 08:30

Kepretan Teuku Wisnu kepada Dua Komika Pengolok-olok Agama

Kepretan Teuku Wisnu kepada Dua Komika Pengolok-olok Agama

Senin, 22 Oct 2018 08:01

Inggris Sebut Penjelasan Saudi Atas Kematian Khashoggi Tidak Dapat Dipercaya

Inggris Sebut Penjelasan Saudi Atas Kematian Khashoggi Tidak Dapat Dipercaya

Senin, 22 Oct 2018 07:45

Kanada Kecam Kematian wartawan Jamal Khashoggi Versi Arab Saudi

Kanada Kecam Kematian wartawan Jamal Khashoggi Versi Arab Saudi

Ahad, 21 Oct 2018 20:59

Beredar Wine Halal di Indonesia, Ini Kata LPPOM MUI

Beredar Wine Halal di Indonesia, Ini Kata LPPOM MUI

Ahad, 21 Oct 2018 15:51

Mark Zuckerberg Didesak Mundur dari Facebook

Mark Zuckerberg Didesak Mundur dari Facebook

Ahad, 21 Oct 2018 15:40

Misteri Meikarta Kembali Terbuka, Ada Apa?

Misteri Meikarta Kembali Terbuka, Ada Apa?

Ahad, 21 Oct 2018 15:35

Peran Wanita Sebagai Ibu Pencetak Generasi Peradaban

Peran Wanita Sebagai Ibu Pencetak Generasi Peradaban

Ahad, 21 Oct 2018 15:30

Sobat Muda, Yuk Bangkit! Jannah Menunggumu!

Sobat Muda, Yuk Bangkit! Jannah Menunggumu!

Ahad, 21 Oct 2018 15:02

Nyali KPK Diragukan di bawah Kepemimpinan Jokowi

Nyali KPK Diragukan di bawah Kepemimpinan Jokowi

Ahad, 21 Oct 2018 14:45

Dahnil Singgung Janji Jokowi Soal Ekonomi

Dahnil Singgung Janji Jokowi Soal Ekonomi

Ahad, 21 Oct 2018 13:45

BPJS Kesehatan Menjadi Perhatian Prabowo-Sandi

BPJS Kesehatan Menjadi Perhatian Prabowo-Sandi

Ahad, 21 Oct 2018 12:45

Dua Komika Diduga Lakukan Penistaan Agama, MUI: Laporkan Saja

Dua Komika Diduga Lakukan Penistaan Agama, MUI: Laporkan Saja

Ahad, 21 Oct 2018 07:35

[Stroy Hamka-6] Yang Membuat Hamka Berbeda

[Stroy Hamka-6] Yang Membuat Hamka Berbeda

Ahad, 21 Oct 2018 06:00

Imam Qunut Shubuh, Makmum Ikut Mengaminkan?

Imam Qunut Shubuh, Makmum Ikut Mengaminkan?

Sabtu, 20 Oct 2018 23:15

Bikin Video Masak Daging Babi Campur Kurma dan Madu, Dua Komika Ini Disebut Lakukan Penistaan Agama

Bikin Video Masak Daging Babi Campur Kurma dan Madu, Dua Komika Ini Disebut Lakukan Penistaan Agama

Sabtu, 20 Oct 2018 21:16


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X