Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.519 views

LPAI: Menstigma Anak Terduga Teroris Langgar UU

JAKARTA (voa-islam.com), Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) menegaskan Terorisme harus diperangi. Kejahatan serius itu harus ditangani dengan pendekatan hukum yang juga serius.

"Apalagi manakala aksi teror menyasar anak-anak hingga menderita cedera dan kehilangan nyawa, hukum harus tegas tanpa kompromi!," kata Ketua Umum LPAI, Seto Mulyadi dalam keterangannya, Rabu (23/5/2018).

Untuk itu, LPAI mengapresiasi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang berjanji akan memberikan perlindungan khusus itu kepada ASA.

Karena, ASA sesungguhnya bukan satu-satunya anak yang membutuhkan perlindungan khusus itu. Ada sekian banyak anak lagi yang ayah mereka tewas dengan sebutan sebagai terduga teroris. Walau status "terduga" sesungguhnya bermakna bahwa yang bersangkutan "belum terbukti bersalah", namun anak-anak dan isteri para terduga teroris itu kerap juga menerima sanksi sosial yang berat.

"Para yatim dan janda itu diusir dari tempat tinggal mereka dan dialienasi (diasingkan, red) sedemikian rupa sehingga kesulitan mempertahankan hidup," ujar Seto.

Menurut Seto, anak-anak terduga teroris, bahkan sesungguhnya seluruh masyarakat, membutuhkan kepastian apakah orang tua mereka benar-benar teroris ataukah selama-lamanya berstatus sebagai orang yang diduga teroris.

Alasannya karena, pasal 59 UU Perlindungan Anak menegaskan bahwa anak-anak tidak boleh menjadi sasaran stigma, termasuk stigma akibat perbuatan orang tua mereka. Anak-anak terduga teroris merupakan subjek yang relevan dengan isi pasal tersebut.

"Selalim apa pun orang tua (terpidana teroris), anak-anak yang mereka lahirkan tidak sepantasnya menerima getah akibat teror yang diduga mereka perbuat. Hak-hak atau kepentingan-kepentingan terbaik anak-anak para terduga teroris sepatutnya tetap terpenuhi," ucap Seto.

LPAI mengatakan pengusiran dan pengasingan terhadap anak-anak terduga teroris merupakan pelanggaran serius terhadap UU Perlindungan Anak. Terlebih ketika negara bersikukuh bahwa "anak-anak terduga teroris" bisa disamakan begitu saja dengan "anak-anak teroris", betapa pun tidak ada proses hukum yang pernah diselenggarakan untuk menetapkan status tersebut, "negara semakin dituntut konsekuen untuk memberikan perlindungan khusus kepada anak-anak korban jaringan terorisme," imbuh Seto.

Pengabaian oleh negara serta persekusi (tepatnya, vigilantisme) oleh masyarakat terhadap anak-anak dari para terpidana dan terduga teroris, dikhawatirkan justru akan menciptakan prakondisi bagi anak-anak malang tersebut untuk kelak benar-benar menduplikasi perilaku kekerasan sebagai cara mencapai tujuan.

Untuk menangkal regenerasi teror itu, lanjut Seto, negara harus terpanggil. Negara harus hadir.

"Sebagai kementerian yang telah berencana menyantuni anak-korban ASA di Surabaya, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kembali LPAI dorong untuk juga dapat mengoordinasi pendataan, pemantauan, dan pemberian perlindungan khusus kepada anak-anak teroris dan terduga teroris yang telah meninggal dunia,"pungkasnya.

Diketahui, Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) sebelumnya dikenal dengan nama populer Komnas Perlindungan Anak (Komnas PA) yang tidak digunakan lagi sejak 2016. Penggunaan nama LPAI--sebagai nama resmi Komnas PA--merupakan paket langkah kembali ke khittah 1998, di samping pemberhentian ketua umumnya yang lama. Ketua Umum LPAI adalah Seto Mulyadi (Kak Seto), didampingi Henny A. Hermanoe selaku Sekretaris Jenderal. (bil/voa-islam)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Ayo Dukung Reuni 212 Bela Islam, Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas, Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Dukung Reuni 212 Bela Islam, Ayo Tebar 10.000 Makanan & Minuman Siap Saji!

Reuni Akbar Mujahid 212 akan digelar di Monas Jakarta Pusat. Relawan IDC yang sejak awal membersamai Aksi Bela Islam 212, insya Allah kembali turun ke gelanggang dengan menerjunkan Tim Medis...

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Rumah Markas Pengajian Ustadz Wahyudin Robohhhh Diterjang Banjir. Ayo Bantu..!!!

Diterjang banjir bandang, rumah sekaligus markas pengajian Ustadz Wahyudin roboh. Taklim diliburkan, puluhan santri berduka. Dibutuhkan dana Rp 60 juta untuk membangunnya dengan tembok permanen....

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

IDC Santuni Anak Yatim Kru TV Muhammadiyah Korban Pembunuhan Sadis

Relawan IDC, menunaikan amanah para donatur menyerahkan bantuan untuk anak-anak yatim Abdullah Fitri Setiawan atau yang akrab disapa Dufi....

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Terpapar Virus, Bayi Khatthab Kritis 13 Hari di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!

Tergolek kritis di rumah sakit karena terpapar virus yang menjalar ke otak, biaya perawatan 13 hari sudah mencapai 28 juta. Kedua orang tuanya adalah aktivis pejuang dakwah berekonomi dhuafa,...

Latest News
Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Menlu Saudi Tegaskan Tidak Akan Ekstradisi Para Tersangka Pembunuh Jamal Khashoggi

Senin, 10 Dec 2018 10:00

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Lindswell Kwok, Sang Ratu Wushu yang Telah Jadi Ratu Sejati

Senin, 10 Dec 2018 00:27

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Tentara India Tewaskan 3 Pejuang Kashmir Setelah 18 Jam Pertempuran di Srinagar

Ahad, 09 Dec 2018 21:15

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Umat Hindu Berdemo Desak Pemerintah India Bangun Kuil di Bekas Lokasi Masjid Babri

Ahad, 09 Dec 2018 20:45

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Peringati 31 Tahun Intifada Pertama, Hamas Berjanji untuk Lanjutkan Perjuangan Bersenjata

Ahad, 09 Dec 2018 20:09

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

[VIDEO] Bakomubin Fokus Program Kesejahteraan Mubaligh

Ahad, 09 Dec 2018 07:53

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Syariat Islam Melindungi Keberagaman

Sabtu, 08 Dec 2018 20:57

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Peraih Penghargaan Revolusi Mental Ditetapkan Tersangka Korupsi oleh KPK

Sabtu, 08 Dec 2018 19:29

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

[VIDEO] Agar Tak Bikin Gaduh, Panitia Sengaja Tutupi Teror Ledakan pada Malam Gladi Resik Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 18:47

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

GNPF Ulama Tanggapi Kasus Habib Bahar bin Smith

Sabtu, 08 Dec 2018 16:53

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Ada Ancaman ke Media Tertentu untuk tidak Beritakan Reuni 212

Sabtu, 08 Dec 2018 15:53

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Malam sebelum Reuni 212 Ada Ledakan, Ini Cerita Panitia

Sabtu, 08 Dec 2018 14:53

[VIDEO] KH Tengku Zulkarnain: Kalau Hanya Bikin Jalan atau Pelabuhan, Penjajahan Pun Bikin

[VIDEO] KH Tengku Zulkarnain: Kalau Hanya Bikin Jalan atau Pelabuhan, Penjajahan Pun Bikin

Sabtu, 08 Dec 2018 13:58

Kenapa Habib Bahar bin Smith dan Tokoh Islam Lainnya Cepat Diproses?

Kenapa Habib Bahar bin Smith dan Tokoh Islam Lainnya Cepat Diproses?

Sabtu, 08 Dec 2018 13:53

Pelaku Penjual Blangko e-KTP Teridentifikasi, tapi belum Tertangkap?

Pelaku Penjual Blangko e-KTP Teridentifikasi, tapi belum Tertangkap?

Sabtu, 08 Dec 2018 12:53

Kolumnis Hurriyet Daily: Turki Telah Identifikasi Tokoh Kunci Lain dalam Pembunuhan Khashoggi

Kolumnis Hurriyet Daily: Turki Telah Identifikasi Tokoh Kunci Lain dalam Pembunuhan Khashoggi

Sabtu, 08 Dec 2018 12:00

Pemberitaan Reuni 212: Media Mainstream Disebut Berpihak kepada Penguasa

Pemberitaan Reuni 212: Media Mainstream Disebut Berpihak kepada Penguasa

Sabtu, 08 Dec 2018 11:53

Kubu Jokowi Ditantang Keluarkan Fatwa seperti HRS

Kubu Jokowi Ditantang Keluarkan Fatwa seperti HRS

Sabtu, 08 Dec 2018 10:53

Himbauan Prabowo ke Seluruh Relawan

Himbauan Prabowo ke Seluruh Relawan

Sabtu, 08 Dec 2018 09:53

Prabowo tak Ingin Kualitas Demokrasi Rusak

Prabowo tak Ingin Kualitas Demokrasi Rusak

Sabtu, 08 Dec 2018 08:53


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X