Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.037 views

STAI Luqman al-Hakim Surabaya Tugaskan 35 Wisudawan ke Pelosok Negeri

SURABAYA (voa-islam.com)--Gemuruh takbir sesekali menggema di Aula Serba Guna Pondok Pesantren Hidayatullah (PPH) Surabaya, Jawa Timur. Raut bahagia tampak pada wajah-wajah wisudawan yang berdiri di atas panggung utama.
 
Sabtu, 7 September 2019, kemarin, Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Luqman al-Hakim PPH Surabaya menggelar Wisuda Sarjana S1 sekaligus Penugasan Kader Da'i Angkatan ke XVIII.
 
STAI Luqman al-Hakim Surabaya merupakan salah satu perguruan tinggi milik Organisasi Masyarakat (Ormas) Hidayatullah. Selain itu, ada STIE Hidayatullah Depok, Institut Agama Islam Abdullah Said Hidayatullah Batam, STIS Hidayatullah Balikpapan dan STIKMA Hidayatullah Malang.
 
Selepas prosesi wisuda, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Lalu pembacaan Surat Keputusan (SK) tentang tempat tugas Kader Da'i di berbagai pelosok negeri, dari Sabang sampai Papua.
 
Sebanyak 35 sarjana (S1) dari Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) serta Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dipanggil satu per satu untuk kembali naik panggung. Para kader da'i ini terlihat seragam. Tak lagi mengenakan toga, tapi jubah serta kopiyah berwarna putih.
 
Sebelum membacakan SK, Muhammad Idris, selaku petugas pembaca SK, terlebih dahulu menampilkan slide yang berisi foto, tempat tanggal lahir, serta motto hidup setiap da'i.
 
Beberapa kali, pekikan takbir menyambut pembacaan SK penugasan para kader da'i tersebut. Sebab, dengan digelarnya wisuda dan penugasan kader da'i ini, bukan berarti tugas mereka telah usai. Justru penugasan ke pelosok-pelosok negeri adalah awal dari perjuangan mereka dalam mengabdikan diri untuk agama dan bangsa.
 
Pekikan takbir harapannya menjadi motivasi dan penyemangat yang akan mengantarkan mereka ke tempat tugas masing-masing.
 
Ketua STAI Luqman al-Hakim PPH Surabaya, Mashud menjelaskan, salah satu tujuan dari didirikannya STAI Luqman al-Hakim adalah, melahirkan dan mencetak kader-kader yang siap ditugaskan kapanpun dan di manapun berada.
 
STAI Luqman al-Hakim Surabaya fokus pada gerakan Tarbiyah dan Dakwah sebagaimana yang menjadi concern utama dari Ormas Hidayatullah, jelas Mashud.
 
"Bagi yang tugas di bidang dakwah, mereka mengabdi diri untuk membina dan memberi pencerahan kepada umat. Bagi yang tugas di ranah tarbiyah, ada yang mendirikan sekolah berbasis pesantren, menjadi tenaga pendidik dan sebagainya," imbuhnya menjelaskan.
 
Mashud bersyukur, para alumni kampusnya, mulai dari angkatan pertama hingga ketujuh belas telah tersebar ke berbagai daerah guna mentarbiyah umat dan mengemban amanah dakwah.
 
Pembacaan SK Penugasan 35 Wisudawan STAI Luqman al-Hakim Surabaya angkatan XVIII disertai dengan pengalungan surban kepada masing-masing da'i. Untuk tempat tugas terjauh jatuh kepada Sarman Tanasale, yakni di Kampus Utama Hidayatullah Timika, Papua dan Muhammad Iqbal di Hidayatullah Medan, Sumatera Utara.
 
Dalam sambutannya, Ketua Umum Dewan Pegurus Pusat (DPP) Hidayatullah, Nashirul Haq menegaskan, sarjana Hidayatullah yakni STAI Luqman al-Hakim PPH Surabaya harus memiliki idealisme yang tinggi.
 
Kedua, Nashirul melanjutkan, sarjana-sarjana STAI Luqman al-Hakim PPH Surabaya harus mampu menawarkan pemikiran-pemikiran yang cerdas serta solutif untuk masyarakat dan pemerintah.
 
"Kemudian, komunikatif. Lewat komunikasi yang baik, sarjana-sarjana Hidayatullah itu harus bisa mempengaruhi dan meyakinkan masyarakat. Menawarkan visi membangun peradaban Islam," katanya.
 
Keempat, masih kata Nashirul, sarjana STAI Luqman al-Hakim Surabaya harus mampu bersinergi dengan berbagai kelompok serta menjadi mediator ketika terjadi persoalan di tengah masyarakat. Dan yang terakhir adalah terkait literasi.
 
"Sebagai seorang akademisi, harus gemar membaca. Bukan sekadar buku-buku yang tipis, tetapi juga gemar membaca buku-buku yang tebal dan juga berbagai macam jurnal," imbaunya.
 
Pendiri Hidayatullah, Ustadz Abdullah Said Allahuyarham, kata Nashirul, selalu berpesan kepada santri, dengan ketaatan menunaikan tugas dakwah maka di sana ada doa asatidz dan para orangtua yang tulus meminta agar Allah SWT memudahkan segala urusan kita dalam mengemban amanah dakwah.
 
"Karena kita tidak bisa hanya mengandalkan intelektualitas atau kemampuan kita, tetapi perlu munajat doa dari para orangtua serta asatidz, sehingga Allah SWT senantiasa ikut terlibat dalam setiap persoalan yang muncul di medan dakwah. Sehingga, kita pun mudah untuk mengatasinya," tutup Nashirul.* [Syaf/voa-islam.com]
 

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Dakwah Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Latest News
Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Muslimah Wahdah Islamiyah Depok Gelar Kajian

Selasa, 25 Feb 2020 12:42

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Orang-orang Nias Bersyahadat di Pulau Banyak Barat

Selasa, 25 Feb 2020 11:58

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Babe Haikal Ungkap Perbedaan Orang 'Waras' dengan 'Tak Waras' dalam Sikapi Banjir Jakarta

Selasa, 25 Feb 2020 10:13

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Jokowi Kunjungi Riau, Legislator PKS: Jangan Hanya Bangun Jalan Tol tapi Jalan Umum Juga

Selasa, 25 Feb 2020 09:50

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Siapakah Produsen Kegaduhan?

Selasa, 25 Feb 2020 09:37

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

20 Guru Al-Muhajirin Purwakarta Ikuti Seleksi Guru Berprestasi

Selasa, 25 Feb 2020 09:31

Tips Sholat Khusyuk

Tips Sholat Khusyuk

Selasa, 25 Feb 2020 08:41

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Mewujudkan Toleransi Beragama Jangan Sekadar Simbol

Selasa, 25 Feb 2020 08:26

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Waspadai Tiga Ancaman LGBT

Selasa, 25 Feb 2020 08:19

Sistem Sekularisme Melahirkan Manusia Kebetulan

Sistem Sekularisme Melahirkan Manusia Kebetulan

Selasa, 25 Feb 2020 07:23

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

Ombudsman RI: Jangan-jangan Omnibus Law Sudah Out of Context

Selasa, 25 Feb 2020 07:05

Persis Usung 'Tranformasi Dakwah untuk Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin' pada Muktamar ke-XVI

Persis Usung 'Tranformasi Dakwah untuk Wujudkan Islam Rahmatan Lil Alamin' pada Muktamar ke-XVI

Selasa, 25 Feb 2020 06:43

Tatkala Kata 'Obong' Bermakna

Tatkala Kata 'Obong' Bermakna

Selasa, 25 Feb 2020 06:23

PKS: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Korbankan Pekerja

PKS: RUU Omnibus Law Cipta Kerja Korbankan Pekerja

Senin, 24 Feb 2020 22:37

RUU Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Bangsa

RUU Ketahanan Keluarga sebagai Solusi Ketahanan Bangsa

Senin, 24 Feb 2020 21:31

Atasi LGBT secara Islami

Atasi LGBT secara Islami

Senin, 24 Feb 2020 20:59

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16  Tentara Turki di Libya

Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar Klaim Tewaskan 16 Tentara Turki di Libya

Senin, 24 Feb 2020 17:30

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Yordania Akan Larang Masuk Warga Cina, Iran dan Korsel Sebagai Tanggapan Atas Wabah Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:30

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Paus Franciskus Tidak Setuju Rencana Perdamaian Timur Tengah Donald Trump

Senin, 24 Feb 2020 16:00

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Turki dan Pakistan Akan Tutup Perbatasannya dengan Iran Khawatir Penyebaran Virus Corona

Senin, 24 Feb 2020 16:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X