Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.854 views

Sodik Mudjahid: Mau Buat UU Syar'i, Kuasailah DPR dan Eksekutif!

YOGYAKARTA (voa-islam.com)--Sejak lima tahun berkuasa, pemerintahan Presiden Jokowi lebih banyak membuat kebijakan yang kurang menguntungkan bagi umat Islam. Rata-rata produk undang-undang yang dihasilkan dari DPR lebih banyak mewakili kepentingan golongan sekuler. Padahal mayoritas yang akan terkena imbas dari kebijakan undang-undang nantinya adalah umat Islam sebagai warga mayoritas.

Seperti Rancangan Undang-undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS). Hingga kini, RUU PKS masih menuai kontroversi karena munculnya anggapan bahwa RUU ini mendukung praktik perzinaan, melanggengkan LGBT, dan bahkan mengamini praktik aborsi. Beruntung, RUU ini ditunda untuk dibahas oleh DPR. 

“Sejak 5 tahun terakhir, representasi kalangan Islam di DPR kian menurun drastis jumlahnya. Tidak heran, jika di legislatif dan eksekutif  kepentingan Islam pada akhirnya kurang terwakili,” ujar anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Sodik Mudjahid ketika menjadi pembicara pada "Dialog Kebangsaan dan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI" pada Muktamar Ke-6 KB PII di Yogjakarta, Sabtu (16/11/2019).

Menurut Sodik, kelompok-kelompok non muslim yang saat ini menguasai DPR dan eksekutif sesungguhnya sudah memiliki _roadmap_ untuk menguasai Indonesia untuk 20 tahun ke depan. Kekuatan kelompok ini didukung tim pakar untuk memproduksi UU yang sekuler, tim lobby dan tim pendana. Sementara kelompok Islam, hanya datang pada saat rapat dengar pendapat (RDP) di menit-menit terakhir pengesahan UU.

Karena itu, lanjut Sodik, kelompok non Islam ini berkuasa setelah mereka berhasil melakukan amandemen UUD 45 yaitu penghapusan kata pribumi dan diperkenankannya pemilihan langsung. 

Partai Sosialis Indonesia, kata Sodik, jelas partai yang salah satu misinya membuang UU yang berbau syariah.

“Mereka lebih siap dengan sistem demokrasi langsung sementara umat Islam masih belum siap dan masih apriori dengan demokrasi,” imbuhnya.

Dia mencontohkan, di Jawa Barat, ketika dia datang ke dewan kemakmuran masjid (DKM dan tokoh Islam ketika ditanya siapa pemimpin mereka untuk calon gubernur dan walikota, mereka tidak memiliki jawaban yang sama.

Sekali lagi, mereka lebih siap dengan sistem demokrasi. Akibatnya, bupati dan walikotanya bukan dari perwakilan umat Islam. Kalaupun masih Islam, mereka akan pilih yang masih sejalan dengan pemikiran mereka. Umat Islam tidak mempunyai roadmap di Jawa, Sumatera dan daerah lainnya. Jadi wajar, pengurus DKM masih bingung.

"Sistem demokrasi padahal memberikan peluang produk-produk legislasi yang syar’i bisa dihasilkan asalkan tidak bertentangan dengan Pancasila dan prosesnya dihasilkan secara konstitusional," imbuhnya. 

Kepada para peserta Muktamar KB PII, Sodik menyarankan agar mulai saat ini perlu ada roadmap dakwah untuk menyikapinya. Untuk mencapai ini, Sodik menganjurkan mengajarkan tiga hal.

Pertama, agar umat selalu meningkatkan iman dan takwa dimulai dari  keluarga. Kedua, ajarkan agar keluarga dan umat untuk memilih pemimpin yang muslim. Ketiga, ajarkan bahwa. Hukum terbaik itu bersumber dari Islam dan prosesnya harus dilakukan melalui sistem yang demokratis.

Sementara itu, Menko Polhukam, Mahfud MD mengatakan bahwa  bahwa dasar negara Indonesia sudah mengandung makna syariah. Oleh karena itu, tidak perlu lagi ada istilah NKRI Bersyariah untuk mempertegas.

“Nilai-nilai Islam sudah mewarnai konstitusi kita. Jadi, jangan pertentangkan Islam dengan Pancasila,” ujar Mahfud MD.

Dia menambahkan, dengan mengamalkan Pancasila, seperti bersikap toleran, menerima perbedaan, anti radikalisme dan anti korupsi, berarti umat Islam telah mengamalkan ajaran Islam sebagai rahmatan lil  'alamiin.* [Syaf/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Berita Politik Indonesia lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
PP Muhammadiyah Pesankan Peran Check And Balances ke PKS

PP Muhammadiyah Pesankan Peran Check And Balances ke PKS

Jum'at, 06 Dec 2019 09:40

Negara Darurat Hukum

Negara Darurat Hukum

Jum'at, 06 Dec 2019 08:50

Saudi Akan Tawarkan Kewarganegaraan Kepada Para Ahli, Kreatif, dan Ulama, Anda Berminat?

Saudi Akan Tawarkan Kewarganegaraan Kepada Para Ahli, Kreatif, dan Ulama, Anda Berminat?

Kamis, 05 Dec 2019 21:35

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Pentagon Bantah Mereka Akan Kirim 14.000 Pasukan ke Timur Tengah

Kamis, 05 Dec 2019 21:20

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

AS Akan Mulai Kembali Pembicaraan Damai dengan Taliban Setelah Lampu Hijau dari Trump

Kamis, 05 Dec 2019 20:40

Laporan: Wabah Bunuh Diri Menyapu Libanon di Tengah Krisis Ekonomi

Laporan: Wabah Bunuh Diri Menyapu Libanon di Tengah Krisis Ekonomi

Kamis, 05 Dec 2019 20:20

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

Libya Kumpulkan Bukti Ratusan Tentara Bayaran Rusia Bertempur Mendukung Haftar

Kamis, 05 Dec 2019 19:58

Gubernur Indonesia

Gubernur Indonesia

Kamis, 05 Dec 2019 15:00

DSKS: Islam Mengharamkan Nonton Film Porno

DSKS: Islam Mengharamkan Nonton Film Porno

Kamis, 05 Dec 2019 07:09

Sebagai Pejabat Publik, Pernyataan Ganjar Pranowo Soal Film Porno Dinilai Kurang Etis

Sebagai Pejabat Publik, Pernyataan Ganjar Pranowo Soal Film Porno Dinilai Kurang Etis

Kamis, 05 Dec 2019 06:10

Serial Penistaan Agama di Alam Demokrasi

Serial Penistaan Agama di Alam Demokrasi

Kamis, 05 Dec 2019 05:30

UEA Tangkap Seorang Pengusaha Suriah Atas Permintaan dari Rezim Teroris Assad

UEA Tangkap Seorang Pengusaha Suriah Atas Permintaan dari Rezim Teroris Assad

Rabu, 04 Dec 2019 22:47

6 Muslim Malaysia Dipenjara Satu Bulan Karena Tinggalkan Shalat Jum'at Secara Sengaja

6 Muslim Malaysia Dipenjara Satu Bulan Karena Tinggalkan Shalat Jum'at Secara Sengaja

Rabu, 04 Dec 2019 22:24

Inilah 10 Tips Bunda Berbalita Sukses Hadiri Pengajian

Inilah 10 Tips Bunda Berbalita Sukses Hadiri Pengajian

Rabu, 04 Dec 2019 21:50

Atasi Stunting dengan Pelihara Seekor Ayam?

Atasi Stunting dengan Pelihara Seekor Ayam?

Rabu, 04 Dec 2019 21:34

Qadha’ Shalat di Waktu Shalat Lain

Qadha’ Shalat di Waktu Shalat Lain

Rabu, 04 Dec 2019 19:28

IHW: Negara Perlu Siapkan Anggaran Rp 56 Triliun untuk Biaya Subsidi Sertifikasi Halal

IHW: Negara Perlu Siapkan Anggaran Rp 56 Triliun untuk Biaya Subsidi Sertifikasi Halal

Rabu, 04 Dec 2019 19:10

Ngaku Suka Nonton Film Porno, Ganjar Pranowo: Salahnya di Mana?

Ngaku Suka Nonton Film Porno, Ganjar Pranowo: Salahnya di Mana?

Rabu, 04 Dec 2019 18:52

DPR Minta Kembalikan Beasiwa LPDP “Top Up” di Rusia

DPR Minta Kembalikan Beasiwa LPDP “Top Up” di Rusia

Rabu, 04 Dec 2019 18:47

IHW Soroti Ketidaksiapan BPJPH Urus Sertifikasi Halal

IHW Soroti Ketidaksiapan BPJPH Urus Sertifikasi Halal

Rabu, 04 Dec 2019 18:26


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Selasa, 03/12/2019 15:55

Abu Janda Layak Diadili