|
Gaza-PIP: Jaringan LSM Palestina menegaskan, dua buah kapal membawa 27 relawan dari sejumlah negara bertolak menuju Gaza untuk berpartisipasi dalam mengakhiri blokade Gaza.
Dalam rilis yang diterima Pusat Informasi Palestina, Rabu (2/11) disebutkan bahwa dua kapal freedom Kanada dan Irlandia saat ini sedang berlayar di perairan internasional dari salah satu pelabuhan Turki menuju Gaza, kapal membawa 27 relawan dari sembilan negara, salah satunya seorang mahasiswa Palestina dari kota Haefa.
Kapal freedom di samping membawa pesan solidaritas dan perjuangan, juga pesan persatuan, kemerdekaan dan harapan bagi bangsa Palestina.
Jaringan LSM menuntut masyarakat internasional segera bergerak melindungi para relawan yang melakukan tugas kemanusiaan, mereka bertujuan mendukung rakyat Gaza dan menyoroti penderitaan mereka akibat blokade zalim yang diterapkan Israel. Jaringan menegaskan bahwa Israel bertanggung jawab penuh atas keselamatan para relawan tersebut.
Aksi pengiriman kapal-kapal solidaritas untuk mengakhiri blokade Gaza sangat diperlukan sebagai ungkapan kuat solidaritas bersama rakyat Palestina untuk mengakhiri blokade Gaza. Kapal-kapal tersebut berperan mengaktifkan ketidakpedulian dunia untuk mengakhiri blokade dan meringankan dampak blokade yang dirasakan rakyat Palestina di Jalur Gaza.
Dua kapal Freedom juga membawa serta obat-obatan dan perlengkapan medis serta kebutuhan lainnya.
Jaringan LSM menekankan pentingnya langkah internasional dalam mengakhiri blokade Gaza secara menyeluruh dan memulai rekonstruksi Gaza secara riil.
Sementara itu, pasukan Israel mengumumkan akan mencegah dua kapal Freedom Irlandia dan Kanada ini memasuki lepas pantai Gaza.
Jubir pasukan Israel, Avkhi Adraei menyatakan beberapa saat usai pengumuman keberangkatan dua kapal tersebut, bahwa marinir Israel bersiap menghadang dua kapal yang bertolak untuk mencabut blokade laut yang diterapkan Israel terhadap Gaza. (qm)
|