Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.506 views

Ramadhan Seakan tak Bisa Meredam Fitnah dan Nafsu Membunuh BNPT

Statemen Sumir BNPT di Bulan Ramadlan

Oleh: Harits Abu Ulya

Pemerhati Kontra Terorisme & Direktur CIIA

VOA-ISLAM.COM - Di awal bulan Ramadlan 1434 H telah terjadi peristiwa yang cukup menggemparkan,  kerusuhan dan kebakaran LP Klas I Tanjung Gusta Medan Sumatra Utara Kamis malam (11/7/2013). Kasus yang berbeda dari Lapas Cebongan, kali ini ratusan narapidana kabur. Dan dari ratusan yang kabur termasuk beberapa orang narapidana terorisme. Ada nama yang diungkap paling menonjol oleh pihak aparat khususnya BNPT (Ansyad Mbai) yaitu Fadli Sadama.

Nama lengkapnya Fadli Sadama bin Mahmudin alias Fernando alias Buyung alias Adek (28) ditangkap di Malasyia kemudian di boyong oleh Densus88 ke Mako Brimob Kelapa Dua. Diduga terlibat mendalangi perampokan bank CIMB Medan Sumut tahun 2010 silam.Tapi kemudian di pengadilan dijerat dengan UU Terorisme (No 15 Tahun 2003), berangkat dari sebuah asumsi bahwa perampokan tersebut dilakukan untuk melakukan tindakan terorisme kemudian mendirikan Negara Islam di Indonesia. Sebuah asumsi basi yang selalu dipasang untuk menyeret seseorang dalam label “terorisme” ala Indonesia.

Bagi penulis terasa perlu untuk memberikan “catatan” atas statemen Ansyaad Mbai baru-baru ini terkait perburuan terhadap Fadli Sadama dan desakan pembubaran Densus 88. Usai diskusi di Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Senin (15/7/2013) seperti yang dikutip detik.com, menurut Ansyaad; jika Densus 88 saat melakukan pengejaran terhadap Fadli dalam kondisi yang tidak kondusif, maka harus diambil tindakan tegas! (baca: tembak di tempat).

Dari statemen tersebut terlihat indikasi pihak BNPT dan Densus 88 tidak akan menyudahi cara-cara ekstra judicial killing untuk menangkap buronan mereka. Terlepas dari label atau status dari masing-masing narapidana, baik mereka yang koruptor, perampok, pelaku kejahatan narkoba dan lainnya yang ikut kabur mereka adalah manusia yang sama. Mereka punya hak untuk hidup. Apakah karena status mereka “teroris” kemudian rencana tindakan ataupun niat penindakannya sampai harus tembak ditempat? Dari pengalaman yang ada, karena asumsi kondisi yang tidak kondusif bagi aparat dilapangan kemudian banyak buronan yang terkapar tewas ditangan Densus 88. Apakah aparat tidak pernah belajar teknik melumpuhkan target dengan efektif selain mengeksekusi hingga tewas? Kali ini waktu akan membuktikan, jika aparat kepolisian dari unit lain bisa menangkap balik para narapidana yang kabur tanpa harus membunuhnya karena alasan melawan atau membahayakan atau versi BNPT sikon tidak kondusif, maka bagaimana dengan Densus 88? Apakah akan mampu mengembalikan narapidana terorisme dengan hidup-hidup atau sebaliknya (sudah dalam kantong mayat).

Dalam berbagai kesempatan pihak BNPT condong memproduk opini kepanikan. Tentang sosok Fadli Sadama yang sangat berbahaya, padahal sejatinya ini adalah langkah image building atas seseorang demi menjaga kontinuitas proyek kontra terorisme di Indonesia.

Di masa lalu terlalu sering kita membaca mendengar dan melihat opini tentang seseorang adalah sosok yang sangat berbahaya. Notabene mereka semua adalah TO (target operasi) dari Densus 88 yang sebelumnya tidak dikenal sama sekali kapasitas pribadinya dalam konteks aksi terorisme. Tapi sebutan “orang berbahaya” selalu muncul ketika perburuan dimulai. Inilah opini untuk mengkontruksi mindset masyarakat luas agar melegitimasi tindakan aparat dilapangan apapun hasilnya adalah sah karena label “teroris” pada diri TO (target operasi).Inilah statemen dan tindakan yang cenderung “dehumanisasi teroris”, menyimpang dari asas-asa kemanusiaan dalam memperlakukan seseorang atas hak dasar hidupnya hanya karena tuduhan dan label teroris.

Ramadlan dan puasa terasa belum bisa mengajarkan kepada Ansyaad Mbai (BNPT) tentang pentingnya mereduksi “nafsu membunuh” terhadap orang-orang yang disangka “teroris”. Bahkan juga menjaga lisan untuk tidak melontarkan statemen yang cenderung fitnah kapada banyak orang. Misalkan diluar kasus perburuan Fadli Sadama, seorang Ansyaad Mbai juga menuduh pihak-pihak yang menginginkan Densus 88 dibubarkan adalah teroris atau orang yang dikendalikan teroris. Dalam diskusi di kawasan Kuningan Jakarta Selatan Senin (15/7/2013) tersebut Ansyad Mbai juga menyatakan kekecewaannya terhadap pernyataan tokoh-tokoh Islam yang dikendalikan teroris dengan menginginkan pembubaran Densus 88. Sebuah pernyataan yang disetir teroris menurut Mbai.

Bagi yang waras akalnya, pernyataan seperti ini sangat tidak bermutu. Cenderung seperti orang panik, kehilangan daya nalar kritis untuk menghadapi kritik dan nasehat dari orang lain. Karena latar belakang desakan pembubaran Densus 88 bukan datang atas order teroris kepada kelompok tertentu maupun kepada tokoh-tokoh Islam tertentu. Kalau tokoh-tokoh yang kritis sekiranya menuntut pembuktian atas statemen si Mbai, saya yakin akan menjadi buah simalakama bagi kredibilitas si Mbai secara pribadi. Para tokoh memberikan kritik tajam, lebih karena berangkat dari kajian atas pihak aparat sendiri khususnya Densus 88 dan BNPT yang sangat mencedarai rasa kemanusiaan banyak orang. Cara-cara perang melawan terorisme sudah menyentuh kehormatan Islam dan umatnya serta supremasi hak kemanusiaan yang asasi seseorang yang dijamin oleh UU. Kajian dan investigasi Komnas HAM sendiri sudah final, sangat kuat diduga banyak pelanggaran HAM yang dilakukan Densus 88 dalam penindakan dilapangan.

Umat harus kritis atas perkara yang menimpa agama dan saudara muslimnya, di bulan puasa kita bukan berarti puasa untuk tidak mengatakan yang benar itu benar dan yang batil itu batil. Sekalipun catatan seperti ini juga mungkin di tuduh “dibuat atas pesanan teroris” atau statemen “mabuk” lainya.Wallahu a’alam bisshowab [CIIA/7/2013]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Gelar Remaja Bertanya Ulama Menjawab di Garut, LSBPI MUI Edukasikan Seni Budaya Islam

Jum'at, 30 Sep 2022 22:20

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Data Pribadi Bocor, Mahasiswa Muhammadiyah Ramai – Ramai Surati Presiden RI

Jum'at, 30 Sep 2022 15:21

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Bank Pembiayaan Rakyat Syari’ah Kampus Muhammadiyah Ini Raih Sharia Award

Jum'at, 30 Sep 2022 15:00

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Mokaf, Terobosan Alternatif Pangan Bernilai Tambah

Jum'at, 30 Sep 2022 13:48

Jahatkah Jokowi?

Jahatkah Jokowi?

Jum'at, 30 Sep 2022 13:05

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Potret Pagar Makan Tanaman di Negeri Antahberantah

Jum'at, 30 Sep 2022 09:35

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kondisi Keuangan Negara Buruk, Legislator Minta Pemerintah Lakukan Ini

Kamis, 29 Sep 2022 20:10

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Saudi Sita 765.000 Pil Narkoba Yang Diseludupkan Dalam Semangka

Kamis, 29 Sep 2022 20:09

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Utusan PBB: Israel Terus Menentang Resolusi PBB Tentang Penghentian Pemukiman Ilegal

Kamis, 29 Sep 2022 16:00

Save the Children dengan Islam

Save the Children dengan Islam

Kamis, 29 Sep 2022 15:32

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Jadikan setiap momen aqiqah anda berkesan menjadi #AqiqahEmas Darul Munir

Kamis, 29 Sep 2022 15:23

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Cengkeraman Kapitalisme dari Hulu Hingga Hilir

Kamis, 29 Sep 2022 15:18

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Bos NCSC Inggris Sebut Ukraina Dan Rusia Terkunci Dalam Perang Dunia Maya Terbesar Yang Pernah Ada

Kamis, 29 Sep 2022 15:00

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Politisi NasDem: Penolakan RUU Sisdiknas Harus Jadi Introspeksi Pemerintah

Kamis, 29 Sep 2022 09:21

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

ICMI Orwil Banten Serukan Kawal Pemilu 2024 Agar Jurdil

Kamis, 29 Sep 2022 09:10

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Survei: Recep Tayyip Erdogan Pemimpin Paling Populer Di Kalangan Orang Arab

Rabu, 28 Sep 2022 21:50

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Taliban Tandatangani Kesepakatan Dengan Rusia Untuk Pasok Minyak, Gas Dan Gandum Ke Afghanistan

Rabu, 28 Sep 2022 21:25

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi Wafat, Bukhori: Umat Islam Kehilangan Mujahid Dakwah

Rabu, 28 Sep 2022 20:49

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Raja Salman Tunjuk Putra Sekaligus Pewarisnya Mohammed Bin Salman Sebagai Perdana Menteri Saudi

Rabu, 28 Sep 2022 20:17

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Kentut Setelah Selesai Wudhu’, Haruskah Mengulangi Wudhu’ Lagi?

Rabu, 28 Sep 2022 17:47


MUI

Must Read!
X