Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.739 views

Anonymous dan Proxy War Ancaman Geopolitik

Oleh :  DR. H. Abdul Chair Ramadhan, SH, MH.

Ahli Hukum & Pengurus Komisi Kumdang MUI

 

Sebagaimana diberitakan, pihak Kepolisian mengatakan bahwa penyebar konten chat seks antara HRS dan FH berasal dari kelompok peretas atau hacker yang mengatasnamakan diri sebagai  anonymous. Berdasarkan hasil penelusuran penyidik diketahui bahwa domisili penyebar awal konten mesum itu di Amerika Serikat. Penyebaran konten chat seks oleh kelompok peretas yang berlangsung secara masif dan ofensif ini merupakan salah satu bentuk perang asimetris (proxy war) yang dilakukan oleh nonstate actor. 

Perlu diketahui, bawah kemunculan ancaman-ancaman yang bersifat asimetris telah menggeser paradigma pertahanan negara dengan menggunakan kekuatan  militer (hard power) atau peperangan simetris menjadi peperangan yang bersifat asimetris yang tidak menggunakan metode serangan secara frontal, melainkan dapat melakukan serangan dengan menggunakan isu-isu ideologis, politik, hukum, ekonomi, sosial-budaya, dan teknologi informasi.

Ditinjau dari pendekatan ancaman nirmiliter, proxy war tergolong mengancam Ketahanan Nasional Indonesia. Risiko yang ditimbulkan dari ancaman nir-militer dapat berimplikasi mengganggu stabilitas nasional. Terganggunya stabilitas nasional tidak saja menghambat pembangunan nasional, tetapi lambat-laun dapat berkembang menjadi permasalahan yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Ancaman nir-militer pada hakikatnya adalah ancaman yang menggunakan faktor-faktor nir-militer yang dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakan keutuhan negara, kedaulatan wilayah negara, termasuk didalamnya keselamatan segenap bangsa.

Seiring dengan pesatnya infomasi dan telekomunikasi di era globalisasi ini, telah memunculkan pula suatu kondisi yang paradoks, mempengaruhi pola pikir anak bangsa dalam memandang kehidupan berbangsa dan bernegara. Kondisi saat ini memperlihatkan adanya krisis kebangsaan yang cukup serius ditandai dengan munculnya kelompok-kelompok eklusivisme berdasarkan pada sentimen primordial sehingga pada gilirannya berbagai konflik yang besifat horisontal sering dan cenderung mudah terjadi di seluruh Indonesia.

Pada saat yang sama, upaya penegakan hukum terhadap adanya dugaan konten chat seks HRS danFH, pihak penyidik telah menetapkan keduanya sebagai tersangka, padahal keberadaan pihak yang pertama kali melakukan penyebarluasaan belum diketahui.  Di sisi lain, masyarakat telah terpolarisasi sedemikian rupa akibat pemberitaan anonymous yang provokatif. Sesama anak bangsa sudah mulai saling tidak percaya satu sama lain. Penegakan hukum terhadap HRS dengan pendekatan positivistik – yang hanya mengedepankan aspek prosedural – secara langsung maupun tidak langsung berkontribusi terciptanya polarisasi di masyarakat. Kondisi demikian tentu sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Sepertinya kita terjebak dengan paradigma positivistik dalam cara berhukum, tanpa melihat adanya ancaman yang lebih besar yakni kepentingan geopolitik negara asing. Di sini kita dituntut untuk memahami geopolitik. Ketika kita mengabaikan geopolitik,  maka sejatinya kita sedang membuka pintu yang seluasnya kepada berbagai kepentingan asing. Keterlibatan pihak asing untuk menciptakan proxy war dalam bentuk  menciptakan hasutan dan konflik tanpa perlu terlibat langsung di dalamnya. Proxy war  senantiasa bertujuan menciptakan agitasi melalui propaganda sistematis yang pada akhirnya menciptakan konflik, perang dan berkuasanya rezim baru yang dipengaruhi pihak asing. Pemenang proxy war kemudian akan menguasai pengelolaan sumber daya alam yang diperuntukkan untuk kepentingan negara asing, dan kita tetap dalam posisi sebagai pelayan, tidak lebih. Proxy war telah merebak dimana-mana di sejumlah negara, sehingga banyak kalangan memprediksi proxy war ini menjadi pemicu pecahnya Perang Dunia Ketiga.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Yuhendra-Yuliani: Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Latest News
Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Horor Mengintai Buah Hati dan Generasi

Sabtu, 20 Jan 2018 23:08

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Tahun Baru Berlalu, Masalah Kian Bertalu-talu

Sabtu, 20 Jan 2018 23:01

VIDEO: Ma'idaturahmah 19 Januari 2018 Shodaqohkan 160 Paket Nasi Berkah Jumat

VIDEO: Ma'idaturahmah 19 Januari 2018 Shodaqohkan 160 Paket Nasi Berkah Jumat

Sabtu, 20 Jan 2018 22:21

Sebuah Keluarga di Gaza Eksekusi Mati Anggotanya yang Berkolaborasi dengan Israel

Sebuah Keluarga di Gaza Eksekusi Mati Anggotanya yang Berkolaborasi dengan Israel

Sabtu, 20 Jan 2018 22:00

Begini Respon Wakil Ketua MPR Paska Ustadz Zulkifli Diperiksa sebagai Tersangka

Begini Respon Wakil Ketua MPR Paska Ustadz Zulkifli Diperiksa sebagai Tersangka

Sabtu, 20 Jan 2018 21:47

Ada yang Panik dan Takut Rakyat Ingin Presiden Baru di 2019, Siapakah Mereka?

Ada yang Panik dan Takut Rakyat Ingin Presiden Baru di 2019, Siapakah Mereka?

Sabtu, 20 Jan 2018 20:47

Sheikh Abdullah Al-Thani Tuduh Saudi dan UEA Ingin Merebut Kekayaan Qatar

Sheikh Abdullah Al-Thani Tuduh Saudi dan UEA Ingin Merebut Kekayaan Qatar

Sabtu, 20 Jan 2018 19:30

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina yang Tidak Mau 'Tunduk' pada AS

Sejumlah Negara Arab Tolak Transfer Bantuan ke Otoritas Palestina yang Tidak Mau 'Tunduk' pada AS

Sabtu, 20 Jan 2018 10:45

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Rapper Jerman yang Bergabung dengan IS, Deso Dogg Gugur dalam Serangan Udara di Suriah

Jum'at, 19 Jan 2018 23:05

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

LGBT Bukan Fitrah, Tapi Penyimpangan Perilaku

Jum'at, 19 Jan 2018 21:25

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Islam Pertengahan: Setetes Cahaya dari Para Budak, Cahaya Sangat Berharga Bagi Perjalanan Malam

Jum'at, 19 Jan 2018 21:10

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Tentara Israel Serukan Pembentukan 'Unit Balas Dendam' Terhadap Orang Palestina

Jum'at, 19 Jan 2018 21:05

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Muslim Rohingya di Myanmar Terus Melarikan Diri ke Bangladesh Meski Ada Kesepakatan Repatriasi

Jum'at, 19 Jan 2018 20:41

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

[VIDEO] Dilatih TNI, Ratusan Kokam Sukoharjo Ikuti Diklat Bela Negara

Jum'at, 19 Jan 2018 17:42

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

FOTO: Terharu, Anak SD Donasikan Rp. 2000 untuk Maidaturahmah Jumat Berkah

Jum'at, 19 Jan 2018 16:13

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Pengadilan Mesir Jatuhkan Hukuman Penjara Seumur Hidup pada Syaikh Yusuf Al-Qaradawi

Jum'at, 19 Jan 2018 14:45

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Jum'at, 19 Jan 2018 10:35

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

FOTO: Ini Dia Suasana Dukungan Ustadz Zulkifli Ali sebelum diperiksa BARESKRIM

Jum'at, 19 Jan 2018 08:39

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

[VIDEO] Komika Banyak yang Lecehkan Islam, Pakar Hukum: Tiru Itu Cak Lontong, Lucu dan Genah

Jum'at, 19 Jan 2018 08:12

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Terkait PKS, Fahri: Membuka kembali Tabir Pemecatan yang Dipaksakan

Jum'at, 19 Jan 2018 07:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X