Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.913 views

Tangkap James Riady, Mengigau?

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Meikarta oh Meikarta.  Obral di semua outlet, mall, mini market, ruko, bahkan di masjid-masjid isinya iklan Meikarta. Sudah hampir tiga tahun jualan. Tepatnya sejak Januari 2016. Media mana yang tak dapat rizki dari iklan proyek senilai 278 triliun ini? Meski kabarnya masih menyisakan masalah terkait pembayaran iklan.

Sosialisasi Meikarta sempat mengalahkan kampanye pilkada. Massif, terstruktur dan menjangkau semua wilayah. Iklannya "Kota Baru", dan "Kota Mandiri". Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, yang meresmikannya. Kok menteri itu? Apa hubungannya? Tak ada yang sulit bagi bos Meikarta, James Riyadi, untuk mengundang siapapun di negeri ini.

Luhut sudah tanya ke Meikarta (29 Oktober 2017) "bahwa tak ada masalah soal perijinan, kepemilikan tanah dan lain sebagainya. Itu semua hampir tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan." Jawaban Meikarta hampir benar. Dengan suap, semua masalah seolah bisa diselesaikan. Itu lumrah di negeri ini. Hanya bernasib sial saja kalau ketangkap.

500 ha ini ternyata hoax. Yang benar sesuai ijin itu 84 ha. Menurut keterangan Deddy Mizwar, wagub Jabar saat itu, pihak Meikarta mengajukan ijin 500 ha. Tanah dari mana? Tanya Deddy Mizwar. Kagak ada tuh tanah 500 ha. Deddy Mizwar punya sikap tegas. Berpatokan pada prinsip regulasi yang ada. Sayangnya, ia tak terpilih jadi Gubernur.

Ketika hal ini dikonfirmasi kepada Ahmad Heryawan, gubernur Jabar saat itu, jawabannya sama. Clear, tanahnya cuma 84 ha yang bisa diberikan ijin. Sisanya? Belum bisa diberikan ijin. Tanahnya belum ada, atau masih bermasalah. Kasus dong? Banyak orang bertanya: tanah 84 ha kok jualan 500 ha ya? Jauh banget.

Saat ini, Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar sudah pensiun. Tak lagi jadi gubernur dan wagub Jabar. Bola sekarang ada di tangan Ridwan Kamil (RK). Akankah RK bersikap seperti gubernur pendahulunya? Banyak yang tak yakin. Kenapa? Pertama, adanya suap terhadap Bupati dan sejumlah jajaran Pemda Bekasi bisa jadi indikasi Meikarta bergeliat. Bergerak lagi. Berarti ada peluang. Siapa yang buka peluang? Hanya yang punya kekuasaan yang bisa memberi harapan. Tak ada yang lain. Kedua, kabarnya RK punya hubungan cukup dekat dengan bos Meikarta, James Riady.

James Riady mau ditangkap KPK? Ah, ada-ada aja. Jangan ngigau! Tangkap ikan kecil dalam kasus kardus duren, dana pertimbangan, kasus e-KTP aja gak jelas ujungnya. Berbelit-belit. Apalagi ikan besar? Jangan terlalu memanjakan ekspektasi. Sama halnya anda berharap 1 USD itu Rp  10.000 sebagaimana yang dijanjikan Pak Jokowi saat kampanye 2014. Jika itu ada di pikiran  anda, maka Anda terlalu memanjakan ekspektasi.

Kok gak percaya sama KPK? Dulu umumnya rakyat percaya. Sekarang? Masyarakat mulai ragu. Dalam kasus Meikarta, KPK sedang ditantang publik. Tuntaskan, KPK kembali berwibawa dan dipercaya. Gak tuntas? Rakyat makin yakin KPK gak banyak bisa diharapkan lagi.

Masalah Meikarta, proyek yang 54% sahamnya dimiliki PT. Lippo Cikarang Tbk ini bukan pada kepemilikan tanah dan perijinan. Tapi lebih pada faktor pertama, siapa dekat siapa. Kedua, komitmen penguasa dan penegak hukum. Ini berlaku juga pada semua proyek-proyek raksasa lainnya.

Yang pasti, tragedi Meikarta sudah terbongkar. Sejumlah pekerja yang resign demo, karena belum dibayarkan gajinya. Hutang iklan kabarnya belum terlunasi. Penjualan seret, karena ijin 500 ha gagal. Apakah Meikarta berhenti? Tidak!Buktinya? Bupati dan sejumlah pejabat Pemda Bekasi baru saja terima suap. Itu artinya Meikarta belum tamat riwayatnya. Belum "The End".

Dari semua data di atas menegaskan bahwa dugaan masyarakat selama ini terbukti. Pertama, Meikarta adalah proyek bermasalah. Tak ubahnya seperti reklamasi. Menabrak banyak aturan. Yang penting dekat dengan kekuasaan, semua seolah bisa diatur. Regulasi bisa dibuat dan disesuaikan dengan kepentingan proyek.

Kedua, meski sudah tercium bau masalahnya, Meikarta tetap beroperasi. Tangan-tangan pengembang bergentayangan di meja birokrasi. Suap sana, suap sini. Para birokrat pun lumpuh tak berdaya. Termasuk bupati Bekasi. KPK mulai membongkarnya (14 dan 15 Oktober 2018) baru mulai. Sekali lagi, baru mulai. Akankah diakhiri?  Kita  beri kesempatan KPK, sambil perhatikan dua pertanyaan . Pertama, apakah KPK akan serius dan menuntaskan kasus Meikarta? Kedua, apakah KPK akan menyeret semua yang terlibat, termasuk ikan besarnya? Siapa ikan besarnya? Ah, Pura-pura gak tahu aja.

Setelah Meikarta bertragedi, apakah akan betul-betul lumpuh? Jika gubernurnya Anies Baswedan, nasib Meikarta dipastikan akan seperti pulau reklamasi. Tapi, gubernur Jawa Barat itu RK, bukan Anies Baswedan. Masyarakat Indonesia, bukan hanya Jawa Barat, sedang menyorot RK. 

Jika Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar, Gubernur dan Wagub Jabar saat itu menutup pintu negosiasi terhadap Meikarta, apakah Gubernur dan Wagub sekarang bersikap sama? Tanpa perlu spekulasi, kita tunggu apa yang akan terjadi. Jika tangan-tangan Meikarta juga bekerja di Pilgub Jabar kemarin, maka permainan akan berlanjut. Artinya, proyek berpotensi jalan terus.

Tragedi Meikarta menegaskan bahwa ini proyek sarat masalah. Kedepan, bergantung penguasa. Kekuasaan bisa jadi Tangan Tuhan. Tapi bisa juga mewakili setan. Jika yang kedua jadi pilihan, mengigau jika anda berpikir Meikarta akan berhenti dan ikan besarnya ditangkap. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 22/10/2018

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Danang Remaja Yatim Kritis Digerogoti Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Lengkap sudah ujian hidup remaja yatim asal Indramayu ini. Terlahir yatim sejak balita, ia dibesarkan tanpa belaian kasih ayah dan ibu. Kini di usia remaja, ia diuji dengan penyakit tumor ganas...

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Masya Allah... Mushalla Al-Hidayah Mojosari Lapuk Terancam Ambruk. Ayo Bantu..!!

Mushalla berumur 80 tahun ini didirikan Kyai Asmuri pada zaman penjajahan Belanda sebagai markas ibadah dan perjuangan pemuda kampung Mojosari Sragen. Kini kondisinya lapuk, reyot, dan keropos...

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Hijrah Memeluk Islam, Muallaf Calon Dokter Diterpa Banyak Ujian. Ayo Bantu Biaya Kuliah.!!

Sejak hijrah dari Kristen, Maria terbuang dari keluarga besar dengan berbagai tuduhan dan fitnah keji. Tanpa dukungan keluarga, mahasiswi kedokteran Universitas Brawijaya ini butuh biaya kuliah...

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Hidup Sebatang Kara, Rumah Nenek Halimah Ludes Kebakaran. Ayo Bantu..!!

Di usia uzurnya Nenek Halimah makin rajin beribadah dan banyak ujian iman. Rumah gubuknya ludes terbakar. Dibutuhkan dana Rp 13 juta, untuk membangun rumah sederhana agar bisa istirahat dan khusyuk...

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Keluarga ini Terancam Pemurtadan dan Rentenir, Ayo Bantu Modal Usaha..!!

Berbagai ikhtiar dilakukan pasangan Eddy Saputra dan istrinya untuk mengatasi beratnya himpitan ekonomi, tapi selalu menemui jalan buntu. Bantuan justru datang dari orang yang membahayakan akidah:...

Latest News
The Next Muhammad Al Fatih

The Next Muhammad Al Fatih

Selasa, 28 Jan 2020 12:49

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Menlu Saudi Sebut Timur Tengah 'Lebih Aman' Setelah AS Membunuh Jenderal Iran Soleimani

Selasa, 28 Jan 2020 12:16

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Paradoks Sikap Indonesia Mengenai Corona

Selasa, 28 Jan 2020 11:44

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Taubat Nasuha Harus dengan Shalat Taubat?

Selasa, 28 Jan 2020 11:00

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Rakyat Wuhan Kini Sendiri

Selasa, 28 Jan 2020 10:39

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Inilah Para Juara Olimpiade Halal 2019

Selasa, 28 Jan 2020 10:15

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Memakai Jilbab Adalah Bukti Cinta kepada Al Khaliq

Selasa, 28 Jan 2020 09:35

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Bahaya di Balik Dewan Pengarah Pembangunan Ibu Kota Baru

Selasa, 28 Jan 2020 08:28

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Riwayat dan Filosofi Meme Generation

Selasa, 28 Jan 2020 07:22

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Indonesia Mayoritas Muslim, PKS: Sertifikasi Halal Tidak Boleh Hilang di Omnibus Law

Selasa, 28 Jan 2020 06:56

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

HNW Minta Pemerintah Evakuasi WNI di China

Selasa, 28 Jan 2020 05:59

Senjata Makan Tuan China

Senjata Makan Tuan China

Senin, 27 Jan 2020 23:40

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Program Penceramah Bersertifikat, Menag: Yang Mau Silakan Yang Tidak Mau Tidak Apa-apa

Senin, 27 Jan 2020 23:25

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

WHO Sebut Ancaman Global dari Virus Mematikan Cina 'Tinggi

Senin, 27 Jan 2020 22:55

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Mewujudkan Tata Kelola Kota Bebas Banjir dan Layak Huni

Senin, 27 Jan 2020 22:48

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Haruskah Pendidikan Akidah Dimulai Sejak Dini?

Senin, 27 Jan 2020 22:44

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Mahmoud Abbas Tolak Panggilan Telepon dari Presiden AS Donald Trump

Senin, 27 Jan 2020 22:40

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Pemimpin Islamic State Ancam Jadikan Israel Target Utama Dalam Gelombang Serangan Baru

Senin, 27 Jan 2020 22:26

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Berjilbab Bukan Suatu Kewajiban, Benarkah?

Senin, 27 Jan 2020 22:05

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Doa Berlindung dari Wabah Penyakit Mematikan

Senin, 27 Jan 2020 21:11


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Senin, 27/01/2020 06:57

Workshop Kasus Reyhnhard Sinaga