Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.088 views

Anies Memang Beda

 

Oleh:

Tony Rosyid, pengamat politik

 

NAIKNYA Anies Baswedan menjadi Gubernur DKI Jakarta itu fenomenal. Pertama, Anies muncul belakangan, dan elektabilitasnya paling kecil versi survei. Beruntung ada debat. Faktor debatlah yang membuat Anies berkesempatan untuk menunjukkan kompetensi dirinya. Narasi dan literasinya menyadarkan rasionalitas warga Jakarta untuk menjatuhkan pilihan padanya. 

Kedua, saat dilantik, Anies menyampaikan pesan dalam pidatonya untuk memperjuangkan 'kaum pribumi' sebagai komunitas 'wong cilik" yang seringkali tak diuntungkan oleh kebijakan penguasa. Dan Anies membuktikan apa yang diucapkannya itu. 

Selamatkan nelayan dari reklamasi, sterilkan moralitas masyarakat Jakarta dari Alexis dan sejumlah SPA ilegal, beri jaminan pedagang kaki lima, tukang becak dan ojek untuk mencari nafkah di Jakarta. Sampai disini, Anies konsisten dengan narasinya. Enggak banyak bicara, tapi cukup kerjakan apa yang dibutuhkan oleh rakyat. 

Ketiga, bela 'wong cilik' memaksa Anies harus berhadapan dengan kapitalisme-kolonial. Mereka adalah mafia yang di belakang layar bisa mengendalikan jari-jari kekuasaan dengan kedekatan, lobi dan uangnya. 

Peristiwa di Gelora Bung Karno (GBK), ritual demo di depan balaikota, sorakan dan cemoohan di resepsi pernikahan serta saat berkunjung ke istana, hingga pemanggilan Anies oleh Bawaslu dicurigai publik adalah bagian dari risiko itu. Anies face to face penguasa bukan rahasia lagi di mata rakyat. 

Salam dua jari adalah penyebab mengapa Anies dilaporkan, lalu dipanggil Bawaslu. Rakyat awam pun bertanya: kenapa Anies dilaporkan dan dipanggil? Sementara Ridwan Kamil, Khofifah, dan sejumlah kepala daerah yang memberi dukungan ke Paslon no 01 dan juga melakukan salam satu jari kok tidak dipanggil? 

Jawabnya? Anies memang beda. Dia spesial tidak saja di mata rakyat dan penguasa, tapi juga di mata Bawaslu. Alasan dan argumentasi apapun yang akan disampaikan Bawaslu, gak akan didengar. Rakyat akan tutup telinga. Kenapa? Ketidakadilan seperti ini sudah berulang-ulang terjadi. Rakyat lelah, dan makin kehilangan kepercayaan. 

Pemimpin memang harus dari komunitas eksepsional person. Manusia yang berbeda dari umumnya orang. Mesti punya keunggulan integritas, kompetensi, narasi dan literasi. Ini model pemimpin yang bisa dititipkan harapan rakyat di pundaknya. Dan Anies memenuhi kriteria itu. 

Bukan pemimpin jenis holder of eksepsional posision. Orang biasa dalam integritas, kompetensi dan literasinya (ordinary people), tapi disekenariokan untuk merebut, mengambil dan menempati posisi pemimpin. Caranya? Orang ini dicitrakan hebat dan layak, padahal sama sekali tak punya kelayakan, apalagi kehebatan. 

Apa tujuannya? Jadi boneka dan mesin kepentingan. Nah, holder of eksepsional posision ini bahaya bagi sebuah negara. Karena orientasi kerjanya hanya semata-mata untuk membangun citra, bukan untuk memenuhi kebutuhan rakyatnya. Gak peduli negara amburadul dan babak belur, yang penting citra dan survei dirinya bagus. Ukuran kesuksesannya pada survei citra diri, bukan soal bagusnya ekonomi, majunya teknologi, dan seterusnya. 

Anies Baswedan telah menunjukkan jati dirinya sebagai eksepsional person. Kompeten, dan menggunakan kompetensinya untuk menegaskan keberpihakannya kepada mereka yang harus dibela kepentingannya sesuai aturan dan amanah undang-undang. Meski komitmen ini mengundang lawan dan dicari-cari kesalahannya. Anies harus didukung rakyat untuk menghadapinya. Anies tidak akan bisa berbuat apa-apa tanpa dukungan rakyat. Bukan dukungan untuk Anies secara personal, tapi dukungan terhadap integritas dan komitmen keberpihakannya kepada rakyat yang teridentifikasi sebagai wong cilik. 

Komitmen, keberanian dan kecerdasan Anies inilah yang mendorong rakyat untuk memberinya julukan "Gubernur Indonesia". Istilah ini merupakan bentuk apresiasi, juga kerinduan dan harapan rakyat untuk mendapatkan pemimpin bangsa seperti Anies. Lalu muncul tagar #2024AniesPresiden. Inilah bedanya Anies dari yang lain.

Jakarta, 8/1/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan Penuh Berkah IDC Kembali Santuni Yatim Dhuafa

Dibulan yang penuh berkah ini Infaq Dakwah Center memberikan santunan kepada anak-anak yatim dhuafa. Kegiatan ini digelar bertepatan dengan acara buka bersama anak yatim dhuafa yang diadakan...

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

IDC Distribusikan Ratusan Kilogram Paket Tebar Kurma Ramadhan

Alhamdulillah, Relawan IDC telah memulai distribusi Program Tebar Kurma Semarak Ramadhan 1440 H....

Latest News
Habib Rizieq Akan Beri Sambutan pada Aksi PA 212 di Depan Mahkamah Konstitusi

Habib Rizieq Akan Beri Sambutan pada Aksi PA 212 di Depan Mahkamah Konstitusi

Selasa, 25 Jun 2019 12:35

Literasi dan Keislaman

Literasi dan Keislaman

Selasa, 25 Jun 2019 11:37

Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019

Muhammadiyah Pasca Pemilu 2019

Selasa, 25 Jun 2019 11:35

Usai Morowali, Relawan FPI Sulteng Bantu Korban Banjir di Konawe Sulawesi Tenggara

Usai Morowali, Relawan FPI Sulteng Bantu Korban Banjir di Konawe Sulawesi Tenggara

Selasa, 25 Jun 2019 11:27

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Merajut Mahabbah, Menggapai Sakinah dengan Kembali pada Islam Kaffah

Selasa, 25 Jun 2019 10:04

Jokowi Pernah Teken Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama Dengan BUMN

Jokowi Pernah Teken Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama Dengan BUMN

Selasa, 25 Jun 2019 09:10

Arah Pendidikan Kita, Mau Dibawa Kemana?

Arah Pendidikan Kita, Mau Dibawa Kemana?

Selasa, 25 Jun 2019 08:02

Zonasi

Zonasi

Selasa, 25 Jun 2019 04:21

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Bius Game Online Dalam Kacamata Islam

Selasa, 25 Jun 2019 00:43

Bola Panas di Ruang RPH MK

Bola Panas di Ruang RPH MK

Senin, 24 Jun 2019 23:19

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Pintu Maskapai Asing Dibuka Menambah Derita Maskapai Dalam Negeri

Senin, 24 Jun 2019 22:56

Riset Tunjukkan Olahraga di Pagi Hari Lebih Cepat Membakar Lemak

Riset Tunjukkan Olahraga di Pagi Hari Lebih Cepat Membakar Lemak

Senin, 24 Jun 2019 22:30

Polisi Sebut Penangkapan Rahmat Baequni Tidak Ada Hubungannya dengan Desain Masjid 'Iluminati'

Polisi Sebut Penangkapan Rahmat Baequni Tidak Ada Hubungannya dengan Desain Masjid 'Iluminati'

Senin, 24 Jun 2019 22:20

Pengidap Nomophobia Terus Bertambah

Pengidap Nomophobia Terus Bertambah

Senin, 24 Jun 2019 22:20

Konsep Perang

Konsep Perang

Senin, 24 Jun 2019 22:17

Revisi Aturan Kawasan Ekonomi Khusus: Sinyal Impor Tenaga Pendidik Asing?

Revisi Aturan Kawasan Ekonomi Khusus: Sinyal Impor Tenaga Pendidik Asing?

Senin, 24 Jun 2019 21:42

BMKG Jabar Nilai Suhu Dingin di Kota Bandung Masih Wajar

BMKG Jabar Nilai Suhu Dingin di Kota Bandung Masih Wajar

Senin, 24 Jun 2019 21:24

Menkumham Tolak Syarat Napi Khatam Al Quran Baru Bisa Bebas

Menkumham Tolak Syarat Napi Khatam Al Quran Baru Bisa Bebas

Senin, 24 Jun 2019 21:24

Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Persis Jabar, Agus Priatna Minta Dukungan Penuh dari Kader

Terpilih Sebagai Ketua Pemuda Persis Jabar, Agus Priatna Minta Dukungan Penuh dari Kader

Senin, 24 Jun 2019 21:20

Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI

Kemendagri Evaluasi Berkas Permohonan Perpanjangan Izin FPI

Senin, 24 Jun 2019 21:10


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X