Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.145 views

Negara Ini Bukan Milik Jokowi dan Habib Rizieq

Tony Rosyid

Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Orde Lama tumbang. Faktornya? Pertama, otoriter. Masyumi dibubarkan, HMI dikebiri, dan kekuatan-kekuatan Islam tak berkutik. Padahal, muslim adalah rakyat mayoritas. Kedua, terlalu dekat dan percaya dengan elit PKI. Klimaksnya, PKI berulah. Berontak dan bantai para jenderal. Orde Lama lalu tumbang di tangan rakyat dan militer.

Orde Baru tampil. Di awal bagus. Dan memang begitu. Setiap rezim sering bagus, tapi hanya di awal. Konsentrasi membangun. Syaratnya? Politik stabil. Lalu, semua dikendalikan dan dikontrol. Lambat laun rakyat sadar, Orde Baru juga otoriter. Mirip Orde Lama. Gaya mengelola kekuasaan dengan cara militeristik. Dwi fungsi ABRI jadi andalan strateginya. Totaliter, dan semua sisi kehidupan bangsa diawasi. Siapapun yang kritis dianggap kelompok anti Pancasila. Orde Baru pun jatuh setelah 32 tahun berkuasa. Dengan meninggalkan warisan budaya korupsi yang masif.

Orde Reformasi lahir sebagai gantinya. Harapan rakyat muncul. Habibie menggantikan Soeharto. Lalu Gus Dur dan Megawati berbagi dalam lima tahun. Lanjut SBY dua periode. Sampai disini, Indonesia jadi negara demokratis. Kebebasan rakyat dan pers terjamin.

SBY selesai, Jokowi jadi presiden. Mengalahkan Prabowo yang dikhawatirkan otoriter. Isunya selalu dikaitkan dengan pelanggaran HAM. Kendati tak ada bukti pengadilan. Karena memang tak ada yang membawanya ke pengadilan.

Isu HAM jadi titik lemah Prabowo. Diadili di jalanan, dan dengan cara preman. Dengan isu HAM, Jokowi diuntungkan. 2014, Prabowo kalah dan Jokowi menang. Lepas kontroversi soal sedot data KPU dan isu kecurangan.

Jokowi rising star, wong ndeso, dipersepsi berasal dari kalangan masyarakat kelas bawah. Seorang yang lahir dari rakyat kecil. Mengusung ide Mobil Esemka jadi kendaraan ke Jakarta, lalu ke istana. Entah, Esemka sekarang di parkir dimana. Tak ada yang bisa menemukan.

2014, Jokowi jadi presiden. Ekspektasi rakyat besar kepadanya. Janji-janji politiknya memukau. Tak impor bahan pokok. Beli kembali Indosat. 10 juta lapangan kerja disediakan. Tak akan naikkan BBM. Tol laut dibangun. Menteri kabinet diisi para profesional, bukan bancaan parpol. Dolar 10 ribu. Dan janji-janji lain yang memukau hati rakyat. Rakyat percaya, dan Jokowi jadi presiden.

Ketika janji-janji itu tak kunjung datang. Rakyat mulai kecewa. Mempertanyakan integritas dan kapasitas Jokowi.

Dolar naik, BBM dan TDL naik, entah sudah berapa puluh kali. Bagaimana mungkin harga murah? Mustahil! Lapangan kerja? Eksodus para pekerja China membanjiri pabrik-pabrik di Indonesia. Gajinya bahkan lebih besar dari gaji pekerja asli pribumi. Berbagai video di lapangan yang beredar di masyarakat tentang fakta-fakta itu terus dibantah oleh pemerintah.

Bersamaan dengan itu, muncul kasus Ahok. Kasus penistaan agama. Seperti kebetulan. Kendati orang beragama selalu menolak istilah kebetulan. Karena peristiwa hidup bagi mereka tak ada yang kebetulan.

Umat Islam protes. Tuntut keadilan terhadap kasus Ahok. Para ulama tampil. Habib Rizieq berada di depan, menjadi icon. Bersama Bachtiar Nasir.

Jokowi di belakang Ahok. Back up dan ingin selamatkan Ahok. Setidaknya, ini bacaan Gunawan Muhammad dan sejumlah tokoh. Orang-orang yang berada di lingkaran istana dan dekat dengan Ahok.

Ahok gagal dibela. Kalah di Pilgub dan posisinya lemah. Ahok divonis dua tahun. Ada yang bilang, Ahok sekalian dikorbankan. Beda cerita seandainya Ahok menang. Kecil kemungkinan Ahok divonis dua tahun. Jakarta dan Indonesia bisa gaduh. Kok berandai-andai? Begitulah jika politik dan hukum tak bisa dipisahkan.

Ahok dipenjara, lalu masalah selesai? Ternyata tidak! Kenapa? Sejumlah tokoh demonstran 212 ditangkap. Kena pasal ini dan itu. Dan pertarungan bergeser dari Ahok vs 212 ke Jokowi vs 212.

Dugaan adanya kriminalisasi menyiapkan arena pertarungan baru. Bahkan lebih seru. Yaitu antara Jokowi vs 212. Trigger pertarungan Ahok vs 212 adalah kasus penistaan agama. Dan area pertarungannya di Pilgub DKI. Maka, Jokowi vs 212 itu triggernya adalah kasus dugaan kriminalisasi. Arenanya adalah pilpres 2019. Siapa yang menang? Sabar! Bulan April tidak lama lagi.

Jadi, jika ada yang berpikir bahwa Reuni 212 tidak perlu, berarti ia kurang informasi. Tak paham kronologi. 212 gerakan politik dong? Pertanyaan lugu, dan sedikit dungu. Gobl...... Ah, gak tega. Itu gerakan moral bro. Sebuah perlawanan rakyat yang kecewa terhadap kesewenang-wenangan dan ketidakadilan penguasa.

Perlawanan moral kepada penguasa otomatis berefek politik. Karena penguasa ada di lembaga politik. Paham? Mosok kudu diajari. Jika menyangkut soal moral, itu bukan lagi urusan Jokowi dan 212. Tapi, itu urusan seluruh rakyat Indonesia.

Semula ada yang menganggap, itu pertarungan Jokowi vs Habib Rizieq. Ngawur! Negara ini milik 265 juta rakyat. Bukan milik mereka berdua.

Munculnya Habib Rizieq mendorong orang berpikir itu politik identitas. Identitas Islam. Islam ala Habib Rizieq. Sehingga perlawanan rakyat dianggap sebagai upaya untuk mengganti sistem negara. Lalu keluar kata-kata "anti Pancasila". Kok mirip orde Baru ya? Wualah.... Makin ngawur!

212 dan Habib Rizieq hanya salah satu bentuk gerakan dan gerbong moral. Pertarungannya bukan Jokowi vs 212. Apalagi Jokowi vs Habib Rizieq. Tapi, pertarungan yang sesungguhnya adalah Jokowi vs rakyat yang menuntut janji politik Jokowi di 2014. Jokowi vs rakyat yang kecewa terhadap kesewenang-wenangan penguasa. Jokowi vs rakyat yang kecewa terhadap penegakan hukum. Jokowi vs rakyat yang sulit hidup. Jokowi vs rakyat yang menunggu 10 ribu lapangan kerja. Hanya saja, mereka kurang menonjol di media. Yang muncul dan lebih sering disebut media adalah Habib Rizieq. Biasa, media suka sesuatu yang seksi dan ada sensasi.

Tampilnya Habib Rizieq menguntungkan buat lawan Jokowi, tapi juga merugikan. Kok merugikan? Pertama, lawan Jokowi akhirnya dituduh mengusung politik identitas. Kedua, mereka yang gak sepaham dan sejalan dengan Habib Rizieq akhirnya tak mau bergabung. Ketiga, isu pilpres 2019 didominasi oleh isu agama. Soal imam shalat, wudhu, ziarah kubur, bacaan Al-Fatihah. Jauh dari masalah substansial yang sedang dihadapi bangsa ini. Jadi gak mutu.

Narasi pilpres mesti dikeluarkan dari pertarungan Jokowi vs Habib Rizieq. Ini pertarungan antara Jokowi vs rakyat yang tidak puas dan kecewa terhadap Jokowi soal integritas dan kapasitas. Bukan soal agama, apalagi soal Jokowi vs Habib Rizieq. Bukan! [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Perut Membesar Sakit Usus dan Sulit BAB, Ulwan Ghazi Harus Dioperasi. Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan kelainan usus, Ulwan harus menghabiskan masa kanak-kanak dengan rintih tangis hingga 4 tahun. Butuh biaya operasi, sang ibu hanya penjual kerupuk....

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Nenek Mailah Tinggal di Kandang Domba. Ayo Bantu.!!

Di usia 63 tahun saat tubuhnya renta sakit-sakitan, ia hidup sebatang kara. Memasuki musim hujan, rumahnya porak-poranda diterjang puting beliung. Ia terpaksa tinggal di kandang Domba tetangganya....

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Terbentur Dana, Santri Hafiz Qur'an Terancam Batal Kuliah ke Luar Negeri. Ayo Bantu.!!

Hilmi Priyatama, santri juara penghafal Qur'an 30 juz ini lulus beasiswa di Universitas Internasional Afrika Sudan. Namun ia terancam batal berangkat karena terkendala biaya transport, pemberkasan...

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Mushalla Annur Garut Sudah Rampung 60 Persen, Masih Dibutuhkan Dana 20 Juta Lagi, Ayo Bantu.!!

Pembangunan mushalla sudah rampung 60 persen dari pondasi hingga kubah. Masih kekurangan dana 20 juta rupiah untuk finishing agar berfungsi sebagai pusat ibadah, pembinaan aqidah, markas dakwah...

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Korsleting Listrik, Pesantren Nurul Hidayah Banten Ludes Terbakar, Ayo Bantu.!!!

Musibah kebakaran menghanguskan kamar santri, mushaf Al-Qur'an, kitab kuning, pakaian, alat tulis dsb. Diperlukan dana 25 juta rupiah untuk membangun asrama santri berupa rumah panggung dari...

Latest News
Pancasila, Catatan untuk Pikiran Rocky Gerung

Pancasila, Catatan untuk Pikiran Rocky Gerung

Ahad, 08 Dec 2019 22:38

Melafadz Talak pada Maksiat

Melafadz Talak pada Maksiat

Ahad, 08 Dec 2019 22:21

Malaysia Laporkan Kasus Polio Pertama Sejak 1992

Malaysia Laporkan Kasus Polio Pertama Sejak 1992

Ahad, 08 Dec 2019 21:45

4 Tentara Mesir Tewas dalam Serangan Afiliasi Islamic State di Sinai Utara

4 Tentara Mesir Tewas dalam Serangan Afiliasi Islamic State di Sinai Utara

Ahad, 08 Dec 2019 21:24

Militer Israel Diam-diam Latih Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar dalam 'Perang Jalanan' di Libya

Militer Israel Diam-diam Latih Pasukan Pemberontak Pimpinan Haftar dalam 'Perang Jalanan' di Libya

Ahad, 08 Dec 2019 20:43

DDII Kota Depok: Stigma Radikal Senjata Ampuh Singkirkan Islam dari Perpolitikan Nasional

DDII Kota Depok: Stigma Radikal Senjata Ampuh Singkirkan Islam dari Perpolitikan Nasional

Ahad, 08 Dec 2019 08:34

Kisah Ketua Majelis Syura PKS Saat Menerima Proposal Ternak Babi

Kisah Ketua Majelis Syura PKS Saat Menerima Proposal Ternak Babi

Ahad, 08 Dec 2019 08:05

Taliban Konfirmasi Dimulainya Kembali Pembicaraan Damai dengan AS di Doha

Taliban Konfirmasi Dimulainya Kembali Pembicaraan Damai dengan AS di Doha

Sabtu, 07 Dec 2019 23:15

Hari AIDS Sedunia dan Kebobrokan Sekulerisme

Hari AIDS Sedunia dan Kebobrokan Sekulerisme

Sabtu, 07 Dec 2019 23:03

Saudi Isyaratkan Kemungkinan Terima Kekuasaan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Saudi Isyaratkan Kemungkinan Terima Kekuasaan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Yaman

Sabtu, 07 Dec 2019 23:00

Pelaku Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS Kecam Amerika Sebagai 'Negara Kejahatan'

Pelaku Penembakan di Pangkalan Angkatan Laut AS Kecam Amerika Sebagai 'Negara Kejahatan'

Sabtu, 07 Dec 2019 22:49

Seks Bebas Marak di Kalangan Remaja, Apa Sebabnya?

Seks Bebas Marak di Kalangan Remaja, Apa Sebabnya?

Sabtu, 07 Dec 2019 22:25

Nikah Kok Disertifikasi

Nikah Kok Disertifikasi

Sabtu, 07 Dec 2019 22:21

Beras dan Telur Ayam: Dibuang Sayang, Dimusnahkan Jangan!

Beras dan Telur Ayam: Dibuang Sayang, Dimusnahkan Jangan!

Sabtu, 07 Dec 2019 22:08

Larikan Dana Investasi, Dicari BUNDA ELIS Krispy Yammy Babeh

Larikan Dana Investasi, Dicari BUNDA ELIS Krispy Yammy Babeh

Sabtu, 07 Dec 2019 21:44

Kopi Hijau Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan?

Kopi Hijau Ampuh Bantu Turunkan Berat Badan?

Sabtu, 07 Dec 2019 19:01

Gaza dan Ukhuwah Islamiyah

Gaza dan Ukhuwah Islamiyah

Sabtu, 07 Dec 2019 17:33

NU Diminta Bersikap Adil pada Kasus Gus Muwafiq

NU Diminta Bersikap Adil pada Kasus Gus Muwafiq

Sabtu, 07 Dec 2019 16:18

Salah Urus

Salah Urus

Sabtu, 07 Dec 2019 15:18

Habib Rizieq Ungkap Penyebab Pencekalan Dirinya

Habib Rizieq Ungkap Penyebab Pencekalan Dirinya

Sabtu, 07 Dec 2019 14:05


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X