Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.356 views

Pembungkaman Media: Bang Karni Ilyas Semoga Tetap Sehat dan Waras

 

Oleh:

Hersubeno Arief, Konsultan media dan politik

 

 

“Mas mulai hari ini kami tidak boleh menayangkan berita-berita kecurangan. Selesai kita mas,” ujar seorang produser di TV One melalui jaringan pribadi WA dua pekan lalu.

Seorang redaktur pelaksana media online juga menunjukkan pesan dari seorang petinggi TKN. “Tolong untuk berita kecurangan dan berbagai deklarasi dukungan jangan ditayangkan.”

Pesan-pesan tersebut melengkapi berita di balik layar, latar belakang cutinya Karni Ilyas, pembawa acara program talkshow Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One. Karni mengumumkannya melalui cuitan di akun twitternya Senin (22/4).

@karniilyas : Dear Pencinta ILC: Selama hampir setahun ILC sudah bekerja memberikan informasi, pendidikan publik dan ikut mengawal dari kampanye sampai pemilu. Karena itu mulai Senin besok, saya memutuskan untuk mengambil cuti. Mohon maaf dan sampai ketemu ILC yad

Bang KI—begitu dia dipanggil di kalangan dekat— bukan hanya cuti selama dua pekan seperti umumnya para karyawan. Ternyata dia memutuskan cuti panjang.

Tak jelas sampai kapan tayangan yang berkali-kali mendapat penghargaan Panasonic Award itu akan kembali mengudara. Jumat (3/4) Bang KI kembali mencuit Mohon maaf saya dan ILC lagi cuti panjang. Sampai ketemu di ILC mendatang.

Cuitan KI menjawab status guru besar Universitas Indonesia Prof Ronnie Higuchi Rusli yang menantang para pemilik lembaga survei untuk buka-bukaan metode quick count di program ILC.

Cuti panjang Bang KI ini mengundang banyak spekulasi. Mantan Sekretaris Kementerian BUMN M Said Didu termasuk yang meyakini adanya tekanan yang sangat kuat sehingga Bang KI berhenti siaran.

@msaid_didu : Bagi yg berakal sehat pasti meyakini bhw hanya “bom besar” atau “tekanan kuat” yg bisa mematikan acara TV terpopuler @ILCtv1 dan “memaksa” presenter sekaliber @karniilyas untuk “cuti”

Didu membalas status Bang KI sebelumnya : Sekali lagi mohon maaf untuk yang kecewa ILC cuti. Saya pernah mengatakan, “Tidak semua yg saya tahu bisa saya katakan. Tidak semua yg saya alami bisa saya ceritakan.”

Bahwa Bang KI mendapat tekanan yang sangat kuat tidak perlu diragukan. Tapi kemudian dia memilih menepi dan mengambil cuti panjang, pasti bukan hanya karena tekanan secara pribadi kepadanya.

ILC adalah bayi yang diasuh dan dibesarkan oleh Bang KI sejak masih menjadi pemimpin redaksi majalah Forum Keadilan. Acara tersebut tayang pertama kali di SCTV pada bulan Mei 1998 dengan nama Jakarta Lawyers Club (JLC).

Acara ini mengikuti kemanapun Bang KI mengembara. Ketika dia bergabung menjadi pemimpin redaksi SCTV, acara ini tayang secara rutin. Begitu pula ketika dia pindah menjadi pemimpin redaksi ANTV.

JLC yang kemudian ganti nama menjadi ILC mencapai puncak kepopulerannya ketika Bang KI diminta keluarga Bakrie membenahi dan mengubah Lativi menjadi stasiun berita TV One.

Sebagai wartawan, Bang KI bukan jenis wartawan yang mudah tunduk pada tekanan. “Saya ini orangnya sombong dan keras kepala,” katanya suatu kali. Sebuah sikap yang melekat pada beberapa orang wartawan sukses.

Seperti wartawan senior lainnya, dia juga kenyang dengan kerasnya tekanan terhadap media pada masa rezim Orde Baru. Namun dia tetap bersuara lantang.

Jangan lupa dia adalah orang Minang. Di kalangan orang Minang ada sebuah pepatah “Takuruang nak dilua, taimpik nak diateh.” Terkurung hendak di luar, terhimpit hendak ke atas.

Dalam konotasi yang positif ujaran itu mengajarkan sebuah sikap yang ulet, tidak mudah putus asa. Meskipun terhimpit, kita harus mencari celah dan keluar dari persoalan yang sedang dihadapi. Pepatah petitih inilah salah satu kunci keuletan dan kesuksesan urang awak termasuk Bang KI.

Sudah cukup lama TV One dan terutama ILC menjadi sasaran kemarahan dan tekanan dari penguasa. Ketika semua media massa, terutama televisi dapat ditundukkan dan melakukan kompromi-kompromi, TV One tetap mencoba berselancar di tengah karang.

Aburizal Bakrie kepala keluarga klan Bakri pasang badan ketika berlangsung hiruk pikuk Aksi Bela Islam (ABI) menjelang Pilkada DKI 2017. ILC tetap tayang kendati mendapat tekanan. Sebagai balasan, pemerintah memotong sejumlah bisnis keluarga Bakrie di sektor migas. Beberapa kontrak proyek bernilai trilyunan dibatalkan.

ILC pernah mendapat teguran dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) setelah menayangkan episode “Setelah Ahok Minta Maaf.” Pada rentang November 2016-Mei 2017 ILC mengalami beberapa kali tidak tayang.

Soal kecurangan Pilpres

Cuti panjangnya Bang KI tampaknya sangat erat kaitannya dengan massifnya pemberitaan kecurangan seputar pilpres. Seperti media lainnya TV One berhenti menayangkan berita kecurangan pilpres. Mereka juga tidak menayangkan berbagai kegiatan elemen masyarakat yang melakukan deklarasi maupun protes atas kecurangan tersebut.

Sejumlah wartawan bercerita, mobil Satelit (SNG) TV One terpaksa dibongkar dan ditarik pulang dari arena Ijtima Ulama III di Hotel Lor In Sentul Rabu (1/5). Tarik ulur menghadapi tekanan itu terlihat dari kebijakan redaksi.

Sebelumnya mereka boleh melakukan siaran langsung ( live ) dan menayangkan beritanya. Namun kemudian hanya boleh menayangkan berita, tapi tidak boleh live. “Tiba-tiba tidak boleh menayangkan kedua-duanya. Padahal sudah kami proyeksikan,” ujar seorang kru TV One.

Bersamaan dengan menghilangnya berita kecurangan, TV One mulai menayangkan hasil penghitungan suara Situng KPU. Aplikasi Situng itu ditayangkan di semua stasiun televisi dan media online. Ribuan protes dari masyarakat tak digubris.

Sejumlah akademisi, penggiat dan relawan IT menemukan bukti adanya puluhan ribu entry data pada Situng KPU. Namun KPU bersama media seakan tidak peduli. “Anjing menggonggong kafilah berlalu.”

Tak salah bila banyak yang meyakini —seperti halnya quick count, —publikasi Situng KPU melalui media adalah upaya cuci otak publik yang sangat terencana. Mereka menjalankan permainan psikologi mind games. Memanipulasi dan mengintimidasi pikiran publik bahwa Jokowi sudah memenangkan Pilpres.

Semoga Bang KI tetap sehat dan tetap berperan menjaga akal waras publik.

Menepi bukan berarti menyerah. Selamat cuti dan beristirahat sejenak Bang. Jangan terlalu lama keasyikan menjadi orang “dungu”! end.*

Sumber: www.hersubenoarief

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Anies: DKI Kerjasama dengan Ojol Antar Belanjaan Warga

Anies: DKI Kerjasama dengan Ojol Antar Belanjaan Warga

Rabu, 01 Apr 2020 09:37

Mardani: Kebijakan Darurat Sipil Bukti Pemerintah Tidak Peka

Mardani: Kebijakan Darurat Sipil Bukti Pemerintah Tidak Peka

Rabu, 01 Apr 2020 08:27

Tiga Karya Inovasi Robotika UIN SGD Hadapi Covid-19

Tiga Karya Inovasi Robotika UIN SGD Hadapi Covid-19

Rabu, 01 Apr 2020 07:19

3 Apotek di Dubai UEA Didenda Karena Naikan Harga Masker Wajah

3 Apotek di Dubai UEA Didenda Karena Naikan Harga Masker Wajah

Selasa, 31 Mar 2020 22:15

Saudi Akan Tingkatkan Ekspor Minyak ke Level Rekor di Tengah Perang Harga dengan Rusia

Saudi Akan Tingkatkan Ekspor Minyak ke Level Rekor di Tengah Perang Harga dengan Rusia

Selasa, 31 Mar 2020 22:05

Politisi PKS Minta Jokowi Lupakan Darurat Sipil

Politisi PKS Minta Jokowi Lupakan Darurat Sipil

Selasa, 31 Mar 2020 21:52

Rumah Masjid

Rumah Masjid

Selasa, 31 Mar 2020 21:18

Serangan Balasan Koalisi Pimpinan Saudi Targetkan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Serangan Balasan Koalisi Pimpinan Saudi Targetkan Pemberontak Syi'ah Houtsi di Sana'a

Selasa, 31 Mar 2020 21:15

Polisi Turki Tahan 11 Orang Peserta Pesta Rumah Bertema 'Virus Corona' di Istanbul

Polisi Turki Tahan 11 Orang Peserta Pesta Rumah Bertema 'Virus Corona' di Istanbul

Selasa, 31 Mar 2020 20:17

Lawan Corona dengan Darurat Sipil, Ini Tanggapan Yusril Ihza Mahendra

Lawan Corona dengan Darurat Sipil, Ini Tanggapan Yusril Ihza Mahendra

Selasa, 31 Mar 2020 20:10

Remehkan Himbauan Social Distancing Memperburuk Keadaan dan Percepat Penyebaran Virus

Remehkan Himbauan Social Distancing Memperburuk Keadaan dan Percepat Penyebaran Virus

Selasa, 31 Mar 2020 19:12

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Yuk Urunan 4 juta bisa Bangun 2 RM Padang Prasmanan H. Alay Tanah Abang

Selasa, 31 Mar 2020 19:11

Menyikapi Pandemi Covid-19

Menyikapi Pandemi Covid-19

Selasa, 31 Mar 2020 18:34

SBY Dorong Ilmuwan dan Peneliti Kesehatan Dunia Segera Temukan Vaksin Corona

SBY Dorong Ilmuwan dan Peneliti Kesehatan Dunia Segera Temukan Vaksin Corona

Selasa, 31 Mar 2020 18:20

Update 31 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1528 Positif, 81 Sembuh, 136 Meninggal

Update 31 Maret 2020 Infografik Covid-19: 1528 Positif, 81 Sembuh, 136 Meninggal

Selasa, 31 Mar 2020 17:49

Mudik, Arus Penyebaran Covid-19 yang Paling Efektif

Mudik, Arus Penyebaran Covid-19 yang Paling Efektif

Selasa, 31 Mar 2020 17:35

Selama Wabah Corona, Pendaftaran Nikah Dilakukan Secara Online

Selama Wabah Corona, Pendaftaran Nikah Dilakukan Secara Online

Selasa, 31 Mar 2020 16:23

KSPI Tolak Omnibus Law dan Darurat Sipil Corona

KSPI Tolak Omnibus Law dan Darurat Sipil Corona

Selasa, 31 Mar 2020 15:14

Kebijakan Darurat Sipil, ‘Hand Sanitizer’ Ala Penguasa?

Kebijakan Darurat Sipil, ‘Hand Sanitizer’ Ala Penguasa?

Selasa, 31 Mar 2020 14:53

3 Dokter Muslim Jadi Dokter Pertama di Inggris yang Meninggal Karena Virus Mematikan Cina Covid-19

3 Dokter Muslim Jadi Dokter Pertama di Inggris yang Meninggal Karena Virus Mematikan Cina Covid-19

Selasa, 31 Mar 2020 14:10


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X