Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
6.783 views

Anies dan Ahok, Kenapa Dibenturkan?

Tony Rosyid

(Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa)

Indonesia terus gaduh! Diantara sumber kegaduhan adalah adanya persekusi, maraknya isu kriminalisasi dan manipulasi pemilu, tindakan represi aparat dan berbagai narasi-narasi permusuhan.

Pilpres usai, Jokowi-Ma'ruf sudah dilantik. Bahkan Prabowo pun legowo dan bersedia gabung istana untuk jadi menhan Jokowi. Suasana mulai reda, meski perseteruan umat vs Jokowi tak pernah selesai. Setidaknya sedang dalam gencatan senjata.

Sayangnya hanya sebentar saja. Belum sempat kabinet bekerja, suasana digaduhkan kembali dengan nyanyian "lagu radikalisme." Jagat Indonesia pun ramai lagi.

Tidak hanya Indonesia yang dibuat gaduh, tapi juga Jakarta. Kali ini lewat isu lem aibon. Anies Baswedan yang sedang dalam proses menertibkan anggaran dan membenahi mental anak buah malah jadi obyek serangan. Yang salah siapa, yang diserang siapa. Anda sudah lihat videonya? Perhatikan! Tentu dengan otak, tidak dengan kedunguanl.

Mari obyektif melihat kronologi peristiwa. Ada kesalahan input anggaran. Sengaja atau tidak sengaja, itu dilakukan oleh pegawai Pemprov DKI. Anak buah Anies. Kualitas teknologi e-budgeting yang masih dalam proses penyempurnaan membuat anggaran tak wajar itu lepas kontrol. Anies koreksi satu persatu. Manual. Ditemukan keganjilan. Anies tegur keras anak buah, dan minta diperbaiki.

Sepuluh hari kemudian, keganjilan input anggaran yang sedang direvisi diposting keluar. Ada yang sengaja meramaikannya. Dan Anies dituduh sebagai pelaku. Loh! Kok jadi kebalik-balik. Anies yang koreksi dan menegur untuk dilakukan perbaikan, malah jadi tertuduh. Tuduhannya pun melebar kemana-mana. Katanya, Anies mau bagi-bagi dana hibah ke kroni-kroninya. Kok gak nyambung ya!

Janggal sekali! Dari kronologi peristiwa, lalu munculnya keramaian di luar oleh beberapa aktor yang dari dulu itu-itu saja orangnya, dan beredarnya video yang digarap secara rapi dan profesional membuat publik lalu bertanya: "Siapa perekayasa isu ini?"

Satu pertanyaan saja yang perlu anda renungkan: Kenapa ada anak buah Anies mundur setelah usulan anggaran dikoreksi dan ditegur Anies? Uniknya, ketika mundurnya pejabat itu diumumkan ke publik, kenapa Anies justru menjawab: "itu bijak".

Anies gak pernah bilang bahwa pejabat itu diminta mundur atau dipecat. Bukan tipe Anies mencari panggung dan mempermalukan anak buah. Sampai disini anda paham?

Berulangkali saya tulis bahwa Anies terlalu berani ambil risiko. Menutup reklamasi dan sejumlah bisnis gelap itu berisiko. Yang dihadapi Anies bukan warga Aquarium. Itu kecil. Bawa satpol PP dan aparat selesai. Yang dihadapi Anies itu pengusaha kakap yang selama ini bisa kendalikan para kepala daerah, bahkan pemimpin negara. Mereka itu oligarki. Selama Anies tak bisa diajak kompromi, ia akan selalu dikerjain.

Apalagi nama Anies terus bergaung untuk pilpres 2024. Ini makin jadi ancaman buat mereka. Tapi, Anies tetap Anies. Dengan kematangan pribadinya, dia tetap tenang dan cool menghadapi semua risiko itu. Sementara para pendukungnya ketar-ketir kalau terjadi apa-apa dengan Anies.

Ketika host salah satu radio mewawancarai saya terkait isu Anies, saya justru balik bertanya: "kapan Anies tidak dikerjain?" Selama Anies terus menghambat dan mengganggu "bisnis gelap" itu, dia akan terus dikerjain.

Menyerang Anies, apa targetnya? Anies terganggu, lalu menyerah. Apa bukti Anies menyerah? Kalau Anies sudah mau kompromi dengan para pebisnis gelap itu. Ini tidak berlaku hanya bagi Anies, tapi juga untuk semua kepala daerah atau pejabat yang tidak bisa berkompromi.

Kasus seperti ini sering terjadi dan banyak menimpa para pejabat. Diantara mereka ada yang menyerah. Sebagian terperangkap jebakan dan masuk penjara. Malah ada yang mati. Ingat Baharuddin Lopa, Jaksa Agung yang mati mendadak? Atau Novel Baswedan, sepupu Anies yang disiram air keras?

Upaya ngerjain Anies yang paling efektif dan punya efek kegaduhan yang dahsyat adalah membenturkannya dengan Ahok. Ahok dikenal sebagai tokoh yang paling gaduh. Makian dan pilihan kata-katanya yang kasar membuat ramai di publik. Maka, siapapun yang dibenturkan dengan Ahok pasti akan ikut gaduh.

Membenturkan Ahok dengan Anies sesungguhnya merugikan Ahok itu sendiri. Ahok yang seharusnya hidup tenang dan dikenang jasa-jasanya harus ditarik lagi ke gelanggang kegaduhan. Dengan ditariknya nama Ahok justru akan mendorong banyak pihak yang gak suka dengan Ahok membongkar dan menyerang kembali Ahok.

Sejak nama Ahok dimunculkan dan dibenturkan lagi dengan Anies, maka kasus-kasus yang diduga melibatkan Ahok kembali viral di media sosial. Mulai kasus Rumah Sakit Sumber Waras, kasus pembelian Tanah di Cengkareng, sampai kasus reklamasi dan temuan korupsi oleh BPK. Belum lagi kasus penistaan agama yang memposisikan Ahok sebagai mantan napi.

Tidak hanya kasus, tapi problem pribadi Ahok terkait rumah tangganya yang berantakan pun diangkat ke publik. Dalam konteks ini, Ahok juga jadi korban oleh para pendukungnya sendiri. Ini tentu cara mendukung yang tidak beradab.

Ingat, Ahok kalah di Pilgub DKI 2017. Itu fakta. Artinya, ada lebih dari separuh warga Jakarta yang tak suka, bahkan benci kepada Ahok. Kenapa kebencian yang sudah reda ini harus didorong muncul kembali? Mengangkat kembali nama Ahok dan membenturkannya dengan Anies justru akan memperburuk citra Ahok.

Disisi lain, ini akan memberi panggung buat Anies untuk muncul dengan segala kematangan diri dan prestasinya. Lihat tweet Anies menanggapi majalah Tempo. Rakyat justru semakin simpati kepada Anies.

Belum lagi banyaknya penghargaan kepada Anies diantaranya dari KPK, BPK dan sejumlah institusi dan lembaga kredibel, baik dalam maupun luar negeri akan mendapatkan panggung kembali. Ini branding gratis buat Anies ditengah adanya tekanan terhadap media. 

Dan yang paling dirugikan dari semua kegaduhan ini adalah masyarakat Jakarta. Usaha mengganggu kinerja Anies sebagai gubernur DKI dengan berbagai isu yang tak pernah bisa dibuktikan akurasi data dan faktanya itu telah mengganggu ketenangan masyarakat Jakarta.

Jika memang Anies melanggar hukum, ada dugaan mengambil anggaran, laporkan ke polisi atau KPK. Gitu aja kok repot. Kenapa kalian gak lapor? Tapi justru buat gaduh di ibu kota?

Pada akhirnya, rakyatlah yang jadi musuh dan akan menghukum kalian. Sebab, rakyat tahu mana kritik, mana suara pesanan. [PurWD/voa-islam.com]

Jakarta, 11/11/2019

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Selasa, 29 Sep 2020 21:41

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Selasa, 29 Sep 2020 21:30

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Selasa, 29 Sep 2020 20:55

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Selasa, 29 Sep 2020 20:51

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Selasa, 29 Sep 2020 20:50

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

Selasa, 29 Sep 2020 20:37

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Selasa, 29 Sep 2020 20:15

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Selasa, 29 Sep 2020 19:57

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Selasa, 29 Sep 2020 19:45

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

Selasa, 29 Sep 2020 14:46

Menjaga Pelita Kehidupan

Menjaga Pelita Kehidupan

Selasa, 29 Sep 2020 13:37

Tegas! Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditutup

Tegas! Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditutup

Selasa, 29 Sep 2020 13:27

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Tinggi dari Dunia, Netty: Akibat Sistem Kesehatan Buruk

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Tinggi dari Dunia, Netty: Akibat Sistem Kesehatan Buruk

Selasa, 29 Sep 2020 12:33

Komisi E Apresiasi Penambahan Fasilitas Isolasi Terkendali Milik Pemprov DKI

Komisi E Apresiasi Penambahan Fasilitas Isolasi Terkendali Milik Pemprov DKI

Selasa, 29 Sep 2020 12:21

Please, Bikin Kreatif atau Adiktif ya?

Please, Bikin Kreatif atau Adiktif ya?

Selasa, 29 Sep 2020 11:45

Berhenti Menyakiti Ulama

Berhenti Menyakiti Ulama

Selasa, 29 Sep 2020 11:18

Legislator: Program JKP dalam RUU Cipta Kerja Hanya Menguntungkan Pengusaha

Legislator: Program JKP dalam RUU Cipta Kerja Hanya Menguntungkan Pengusaha

Selasa, 29 Sep 2020 11:05

Waspadai 'Jualan Revolusi Islam' ala Syiah

Waspadai 'Jualan Revolusi Islam' ala Syiah

Senin, 28 Sep 2020 23:55

Azerbaijan Bantah Klaim Dubes Armenia Bahwa Turki Kirim 4000 Pejuang Asal Suriah

Azerbaijan Bantah Klaim Dubes Armenia Bahwa Turki Kirim 4000 Pejuang Asal Suriah

Senin, 28 Sep 2020 20:50

Makin Diserang, KAMI Makin Terbang

Makin Diserang, KAMI Makin Terbang

Senin, 28 Sep 2020 18:46


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X