Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.416 views

Islamofobia, Lebih Berbahaya daripada Virus Covid19?

 

Oleh: Hamsina Halik, A. Md.

 

Di saat sebagian besar negara dan warganya berjuang dalam melawan wabah covid-19, rupanya ada yang tega memanfaatkan ketakutan orang-orang terhadap kondisi saat ini untuk menyerang umat Islam. Dengan dalih sebagai sumber penyebaran virus corona, mereka menjelek-jelekkan kaum muslim dan menyebar propaganda islamofobia.

Di Inggris, polisi kontraterorisme telah menyelidiki puluhan kelompok sayap kanan yang dituduh memicu insiden anti-Muslim selama beberapa pekan terakhir. Sementara di Amerika Serikat, situs website sayap kanan telah menyebarkan propaganda anti-Muslim secara daring. Mereka menyebarkan teori konspirasi palsu bahwa gereja-gereja di negara itu akan dipaksa untuk tutup selama pandemi, sementara masjid akan tetap terbuka untuk beribadah. Dan di India, para ekstrimis menyalahkan seluruh populasi Muslim di negara itu. Ekstrimis mengklaim muslim sengaja menyebarkan virus melalui “corona-jihad”.

Banyak di antara pelaku propaganda anti-Muslim memiliki sejarah pembuatan konten xenophobia dan Islamofobia sebelum pandemi corona. Mereka membuat statistik tentang infeksi virus dan menciptakan cerita yang menyalahkan umat Islam atas krisis. Konten penyebaran informasi palsu dan kebencian menyebar semakin mengkhawatirkan. Hal ini karena banyak orang tinggal di rumah, mereka sering mendapatkan berita dan bersosialisasi secara daring. (Republika.co.id, Sabtu, 11/4/2020)

Kelompok-kelompok sayap kanan di India dan AS bahkan kompak menggunakan tandapagar #coronajihad untuk mendiskreditkan umat Islam. Mereka menuding Muslim sengaja menyebar corona untuk membunuh. (kumparan.com)

Islamofobia adalah istilah kontroversial yang merujuk pada prasangka dan diskriminasi pada Islam dan Muslim. Istilah itu sudah ada sejak tahun 1980-an, tetapi menjadi lebih populer setelah peristiwa 11 September 2001 (http://id.m.wikipedia.org/wiki/Islamofobia).

Bermula di Eropa pada tahun 80-an, disebabkan adanya migrasi besar-besaran warga Timur Tengah sejak berakhirnya perang dunia ll. Dilanjutkan dengan serangan WTC 11/9, yang kemudian tragedi ini menjadi pemicu orang-orang Barat semakin tertarik terhadap Islam. Amerika sebagai pengemban ideologi kapitalisme sejati, tentu saja menganggap ini sebagai ancaman yang bisa menganggu keberadaannya sebagai negara adidaya. Maka dari itu, diluncurkanlah misi Islamofobia. Perang melawan terorisme. Yang tidak lain ditujukan kepada Islam.

Rupanya ini memberikan efek yang luar biasa bagi Islam. Islamofobia dari tahun ke tahun semakin menjadi-jadi, menakutkan dan mengkhawatirkan. Baik secara individu, berkelompok hingga tataran negara, islamofobia menjadi senjata ampuh untuk menyerang dan menyudutkan umat Islam. Kebencian yang berujung kepada penistaan, permusuhan hingga pengusiran dan pembunuhan ditujukan pada kaum muslim tiada habisnya. Jangankan di negeri minoritas, di negeri mayoritas pun kaum muslim menjadi korban Islamofobia.

Islamofobia merupakan penyakit akut masyarakat sekular yang mengampanyekan antidiskriminasi dan kesetaraan. Ini adalah virus yang lebih berbahaya dari covid-19. Sebab, virus Islamofobia tak hanya menyerang  individu per individu, namun langsung ditujukan Islam yang secara keseluruhan umatnya pun terkena dampaknya. Tujuannya tak lain untuk menghancurkan Islam dan kaum muslimin, agar kaum muslim semakin jauh dari kemuliaan hakiki. Dan, ini terjadi secara terus menerus. Faktanya, selalu saja ada kelompok tertentu yang menimbulkan kegaduhan-kegaduhan dengan propaganda Islamofobia. Bahkan ada yang menjadikannya sebagai bahan kampanye para politisi.

Tak adanya rasa keamanan dan perlindungan atas kaum muslim akibat serangan Islamofobia ini menjadi bukti kegagalan sistem sekular saat ini dalam menciptakan keharmonisan masyarakat. Berbeda dengan Islam, selama kurun 13 abad lamanya di masa kejayaannya, keamanan dan perlindungan kaum muslimin terjamin. Tak ada ketakutan dan kekhawatiran menghinggapi mereka. Jangankan islamophobia, xenofobia (takut akan kehadiran orang asing) pun mereka tak merasakan. Sebab, Islam dengan aturan-aturannya bukan hanya melindungi dan menjaga umat muslim saja, tetapi juga non muslim.

Di masa Nabi Muhammad SAW serta para Khulafaur rasyidin dan khalifah setelahnya pun terbukti tak pernah membeda-bedakan kaum muslim karena perbedaan tempat tinggal atau wilayah. Semua bersatu dalam satu ikatan kuat yaitu ikatan akidah Islam. Khalifah tak memandang suku, etnis atau pun agama. Semua diperlakukan adil, tak ada diskriminasi terhadap minoritas.

Kekhilafahan Ustmaniyyah pun telah menyelamatkan 150.000 orang Yahudi saat konflik memanas di Liberia. Saat itu orang-orang Spanyol membuat kebijakan membantai dan mengusir orang-orang muslim dan Yahudi dari wilayah mereka. Ini terjadi di tahun 1492. Mereka kemudian dibawa menuju wilayah Turki Ustmani yang aman, dan hidup damai dalam keamanan dan perlindungan kekhilafahan. Mereka juga bebas melakukan perdagangan, memiliki rumah bahkan tanah sendiri, layaknya warga negara lainnya yang telah lama hidup dalam naungan kekhilafahan.

Ini adalah salah satu bukti bagaimana Islam dalam penerapan aturan-aturanNya secara totalitas sangat melindungi warganya, tak hanya muslim tapi juga non muslim, tanpa melihat wilayah, agama atau pun etnisnya. Wallahu a'lam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Latest News
PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

PP Muhammadiyah Sampaikan Duka Wafatnya Syekh Ali Jaber

Sabtu, 16 Jan 2021 02:14

Memilih Pemimpin

Memilih Pemimpin

Jum'at, 15 Jan 2021 21:15

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Pemerintah Yaman Sebut Serangan Mematikan Di Bandara Aden Dilakukan Kelompok Teroris Syi'ah Houtsi

Jum'at, 15 Jan 2021 19:45

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Cina Kemungkinan Lakukan Genosida Terhadap Umat Muslim di Xinjiang

Jum'at, 15 Jan 2021 16:56

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Doa Kapten Persib Bandung untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 12:59

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Meksiko Berencana Buka 200 Bioskop di Saudi

Jum'at, 15 Jan 2021 11:35

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Legislator MInta Pemerintah Cabut Ancaman Denda bagi yang Tidak Mau Divaksin

Jum'at, 15 Jan 2021 11:10

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Cegah Penyelewengan, DPR dan BPK Perlu Koordinasi Awasi APBN untuk Penanganan Covid-19

Jum'at, 15 Jan 2021 10:59

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

MUI Imbau Umat Islam Shalat Gaib untuk Syekh Ali Jaber

Jum'at, 15 Jan 2021 10:47

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

WhatsApp: Percakapan Tetap Dilindungi Enkripsi

Jum'at, 15 Jan 2021 00:16

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Ketua KPU Arief Budiman Dipecat

Jum'at, 15 Jan 2021 00:10

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Unduhan WhatsApp Menyusut Buntut Pengumuman Kebijakan Privasi Baru

Kamis, 14 Jan 2021 21:05

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Pemberonak Syi'ah Houtsi Bantai 20 Petani di Taiz Yaman

Kamis, 14 Jan 2021 20:45

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Ngenes, Kematian Nakes Tertinggi se-Asia?

Kamis, 14 Jan 2021 18:54

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Ketua STAI PTDII: Syekh Ali Jaber Inspirasi Program Tahfiz

Kamis, 14 Jan 2021 16:21

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Orang Meninggal dengan Izin Allah, Apa Maksudnya?

Kamis, 14 Jan 2021 14:45

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Meski Sempat Jadi WN Arab Saudi, MUI Sebut Syekh Ali Jaber Cinta Indonesia Sepenuh Hati

Kamis, 14 Jan 2021 14:36

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Donald Trump Jadi Presiden AS Pertama yang Dimakzulkan untuk Kedua Kalinya

Kamis, 14 Jan 2021 14:15

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Waspada terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

Kamis, 14 Jan 2021 13:01

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Bagong Mbangun Deso Versus Gelandangan Instant

Kamis, 14 Jan 2021 11:55


MUI

Must Read!
X