Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
12.818 views

Kasus HRS, Politik Atau Hukum?

 

Mengeksplorasi habis-habisan peristiwa pernikahan puteri HRS agar bisa memenjarakan HRS, jelas dan nyata merupakan kasus politik. 

Oleh:

M Rizal Fadillah || Pemerhati Politik dan Kebangsaan

 

HABIB Rizieq Shihab (HRS) beserta lima orang lainnya termasuk Ketua Umum FPI KH. Shobri Lubis ditetapkan sebagai tersangka. Status tersangka di tengah tuntutan banyak pihak agar dibentuk Komisi Pencari Fakta Independen atas tewasnya enam orang anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) di area jalan tol Jakarta Cikampek Kilometer 50.

Status tersangka sebelum pemeriksaan pribadi HRS dan masih dalam tenggang waktu pemanggilan nampaknya dipaksakan. Tuduhannya melanggar Pasal 160 KUHP Jo Pasal 216 KUHP delik penghasutan melakukan perbuatan pidana. Padahal Mahkamah Konstitusi (MK) telah mengubah frasa penghasutan dari delik formil menjadi delik materil.

Harus ada perbuatan pidana ikutan. Harus nyata-nyata perbuatan perbuatannya. Bukan hanya dugaan dan tuduhan semata. Awalnya polisi menyatakan berhubungan dengan Pasal 93 UU Kekarantinaan Kesehatan. Peristiwanya adalah kerumunan saat pernikahan puterinya Syarifah di Petamburan. HRS sendiri sudah membayar “denda kerumunan” sebesar Rp. 50.000.000.

Yang menjadi pertanyaan adalah apakah ini kasus politik atau hukum? Jika kasus hukum maka banyak hal yang masih dapat diperdebatkan secara hukum. Soal kerumunan yang dikenakan sebagai sanksi pidana untuk kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang bukan Karantina menjadi sangat aneh. Sebab sanksi dendanya sudah dibayar.

Hukum kita tidak mengenal sanksi dua kali untuk satu jenis kesalahan. Begitu juga dengan masalah penguntitan kepada orang yang belum berstatus tersangka ataupun buron. Ada penembakan terhadap enam anggota laskar FPI hingga tewas. Ada juga sikap diskriminasi terhadap kerumunan lain yang diperlakukan berbeda. Kerumunan Pilkada Gibran dan Pilkada lain yang diabaikan begitu saja.

Jika persoalan yang terjadi adalah politik, sebagaimana yang dikesankan selama ini, maka semangat untuk menghukum dengan “segala cara” itu justru melanggar prinsip dan asas negara hukum. Sebab hukum harus dibawa jauh ke ranah politik. HRS sebagai bagian dari tokoh publik telah ditempatkan sebagai lawan politik penguasa. Sehingga segala cara haris dilakukan untuk “menghabisinya”.

Jika kondisinya seperti itu, maka melencenglah arah kehidupan sehat dalam demokrasi berbangsa dan bernegara. Untuk itu, sebaiknya segera kembalikan persoalan hukum ke jalur hukum. Hukum yang lebih humanis sesuai dengan prinsip negara yang bermoral berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Hukum yang dianut bangsa Indonesia harusnya menjadi “tools of social engineering”. Bukan hukum yang semata-mata menjadi alat pemaksa. Ketertiban itu memang perlu, akan tetapi keadilan jauh lebih perlu. Ketertiban yang mengabaikan keadilan, sama dengan menginjak-injak pondasi negara hukum. Merubah negara hukum menajadi negara kekuasaan.

Mengeksplorasi habis-habisan peristiwa pernikahan puteri HRS agar bisa memenjarakan HRS, jelas dan nyata merupakan kasus politik. Menghancurkan dan menginjak-injak hukum agar kekuasaan politik bisa berdiri tegak dengan penuh arogansi, kesombongan, keangkuhan dan kepongahan. Membuat hukum menjadi terjajah, dipermainkan, dan dijadikan alat kekuasaan.

Para pejuang hukum dan keadilan tidak boleh membiarkan keadaan seperti ini. Kedaulatan hukum harus tetap ditegakkan meskipun langit akan runtuh.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Intelligent Leaks lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Anies Berpeluang Diusung Capres 2024 Oleh Partai-partai Ini

Sabtu, 13 Aug 2022 21:01

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Qatar Setuju Biayai Renovasi Rumah-rumah Di Gaza Yang Hancur Selama Konflik Israel-Jihad Islam

Sabtu, 13 Aug 2022 20:05

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Untuk Melakukan Umrah

Sabtu, 13 Aug 2022 17:00

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

FBI Temukan Dokumen 'Sangat Rahasia' Saat Penggerebegan Di Kediaman Donald Trump

Sabtu, 13 Aug 2022 15:45

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Penulis Novel Ayat-ayat Setan Salman Rushdie Ditikam Dalam Acara Di New York

Sabtu, 13 Aug 2022 12:11

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Islam Mampu Mewujudkan Anak Terlindungi dan Indonesia Maju

Sabtu, 13 Aug 2022 10:46

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Salimah Dukung Ekosistem Rantai Nilai Halal

Jum'at, 12 Aug 2022 22:04

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Ketauhidan Lawan Kesyirikan

Jum'at, 12 Aug 2022 21:58

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Taliban Setuju Pasok Iran Dengan Air Dari Sungai Helmand

Jum'at, 12 Aug 2022 21:30

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Fraksi PKS Tegas Tolak Wacana Kembalinya Dwifungsi TNI

Jum'at, 12 Aug 2022 21:01

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Demonstrasi Meledak Di Suriah Utara Setelah Seruan Rekonsiliasi Dengan Rezim Assad Oleh Menlu Turki

Jum'at, 12 Aug 2022 21:00

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Militer Ukraina Klaim Telah Membunuh 43.000 Lebih Pasukan Rusia Sejak Perang Dimulai

Jum'at, 12 Aug 2022 20:21

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Sudah Masuk Indonesia, 92% Masyarakat Tertarik Menggunakan Jaringan 5G di Masa Depan

Jum'at, 12 Aug 2022 17:56


MUI

Must Read!
X