Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.190 views

Taliban: Belum Ada Kesepakatan Waktu Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan

MOSKOW, RUSIA (voa-islam.com) - Taliban mengatakan tidak ada kerangka waktu yang disepakati untuk penarikan pasukan Amerika dari Afghanistan meskipun Washington sebelumnya berjanji untuk menarik setengah dari pasukannya dari negara yang dilanda perang tersebut.

Seorang pejabat Taliban pada hari Rabu (6/2/2019) mengatakan bahwa Amerika Serikat telah berjanji untuk menarik setengah dari pasukannya dari Afghanistan pada akhir April, tetapi AS mengatakan belum menetapkan kerangka waktu untuk itu.

"Orang Amerika mengatakan kepada kami (bulan lalu) bahwa mereka akan menarik setengah dari pasukan mereka dari awal Februari hingga akhir April," kata pejabat Taliban Abdul Salam Hanafi seperti dikutip oleh RIA.

Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington "tidak menyetujui jadwal waktu untuk kemungkinan penarikan pasukan.

Hanafi mengatakan Washington dan Taliban telah sepakat dalam pembicaraan bahwa semua pasukan asing pada akhirnya akan pergi, dan bahwa Afghanistan tidak akan pernah digunakan sebagai pangkalan untuk serangan ke Amerika Serikat.

"Garis waktu (penarikan) akan dibahas pada pertemuan mendatang," kata Hanafi.

Delegasi AS dan Taliban bertemu di Qatar pada Januari dan dijadwalkan bertemu lagi bulan ini.

Presiden Donald Trump mengatakan pada hari Selasa pemerintahannya telah mempercepat perundingan untuk penyelesaian politik di Afghanistan dan akan dapat mengurangi pasukan AS di sana ketika negosiasi bergerak maju untuk mengakhiri perang terpanjang Amerika.

Seorang pejabat AS mengatakan pada bulan Desember bahwa Trump berencana untuk menarik lebih dari 5.000 dari 14.000 tentara AS di Afghanistan.

Taliban tegaskan semua pasukan asing harus pergi

Trump pada hari Selasa menggunakan pidato kenegaraannya untuk menekankan pentingnya percepatan pembicaraan dengan Taliban untuk mengakhiri "perang tanpa akhir" terpanjang di Amerika.

Trump tidak memberikan rincian tentang kapan dia akan membawa pulang 14.000 tentara AS di Afghanistan tetapi mengatakan kemajuan dalam negosiasi dengan Taliban akan memungkinkan pengurangan pasukan dan "fokus pada kontra-terorisme".

Namun, Taliban menolak gagasan itu, dan pada Rabu menegaskan kembali permintaan lama mereka bahwa semua pasukan asing keluar dari Afghanistan.

Ditanya tentang pidato Trump, seorang pejabat Taliban mengatakan kepada Reuters bahwa semua pasukan asing di Afghanistan harus pergi.

"Pada langkah pertama, kami ingin semua pasukan asing pergi dan mengakhiri kehadiran militer di negara kami," kata Sohail Shahin, juru bicara kantor Taliban di Qatar dan anggota tim Taliban yang bertemu dengan politisi oposisi Afghanistan di Moskow.

"Tetapi setelah mengakhiri kehadiran militer mereka, tim non-militer mereka dapat datang dan kami membutuhkan mereka juga, mereka dapat datang dan mengambil bagian dalam proses rekonstruksi dan pembangunan," katanya.

Perundingan Moskow 'sangat sukses'

Para pejabat Taliban berada di Moskow untuk melakukan pembicaraan dengan para politisi oposisi Afghanistan, termasuk mantan Presiden Hamid Karzai.

Kelompok jihadis itu pada hari Rabu memuji perundingan dua hari yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan politisi Afghanistan, menyebutnya sebagai "sangat sukses", meskipun perbedaan pendapat tentang hak-hak perempuan dan tuntutannya untuk konstitusi Islam di negara yang dilanda perang itu.

Pertemuan luar biasa di ibukota Rusia adalah yang paling penting bagi Taliban dengan para politisi Afghanistan selama bertahun-tahun, dan berakhir dengan kedua belah pihak menyetujui pembicaraan di masa depan dan memastikan "perdamaian yang tahan lama dan bermartabat" bagi rakyat Afghanistan.

Sher Mohammad Abbas Stanikzai, kepala delegasi Taliban, membuat penampilan langka di depan media internasional bersama Karzai setelah pembicaraan.

"Pertemuan ini sangat sukses," kata pejabat Taliban itu kepada wartawan.

"Kami menyetujui banyak hal dan saya berharap bahwa di masa depan, kami dapat berhasil lebih jauh, dan akhirnya kami dapat mencapai solusi. Kami dapat menemukan kedamaian total di Afghanistan." (st/ptv)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Yakin Menang, Pendukung Bongkar Dugaan Kecurangan

Yakin Menang, Pendukung Bongkar Dugaan Kecurangan

Kamis, 18 Apr 2019 18:21

Menlu Rusia: Damaskus Harus Rebut Kembali Wilayah Utara Suriah

Menlu Rusia: Damaskus Harus Rebut Kembali Wilayah Utara Suriah

Kamis, 18 Apr 2019 17:45

Suara Sah Dihitung Manual KPU

Suara Sah Dihitung Manual KPU

Kamis, 18 Apr 2019 17:21

Kemenag dan Ormas Islam Harus Membuat Road Map Dakwah yang Jelas

Kemenag dan Ormas Islam Harus Membuat Road Map Dakwah yang Jelas

Kamis, 18 Apr 2019 17:20

Diperiksa Bawaslu, Luhut Tolak Disebut telah Lakukan Politik Uang

Diperiksa Bawaslu, Luhut Tolak Disebut telah Lakukan Politik Uang

Kamis, 18 Apr 2019 17:13

Otoritas Pemilu Turki Tetapkan Kandidat dari Oposisi Ekram Imamoglu Sebagai Walikota Istanbul

Otoritas Pemilu Turki Tetapkan Kandidat dari Oposisi Ekram Imamoglu Sebagai Walikota Istanbul

Kamis, 18 Apr 2019 17:05

Mahathir Protes Travel Warning AS ke Warganya Agar Tidak ke Malaysia

Mahathir Protes Travel Warning AS ke Warganya Agar Tidak ke Malaysia

Kamis, 18 Apr 2019 16:58

RSF: Kebencian Terhadap Jurnalis Beralih ke Aksi Kekerasan

RSF: Kebencian Terhadap Jurnalis Beralih ke Aksi Kekerasan

Kamis, 18 Apr 2019 16:47

Prabowo Mesti Menang

Prabowo Mesti Menang

Kamis, 18 Apr 2019 16:46

Yakin 02 Menang, Politisi “Hajar” QC

Yakin 02 Menang, Politisi “Hajar” QC

Kamis, 18 Apr 2019 16:21

Korban Tewas Melebihi 200 Orang dalam Pertempuran di Tripoli

Korban Tewas Melebihi 200 Orang dalam Pertempuran di Tripoli

Kamis, 18 Apr 2019 16:19

Tengahi Masyarakta, KPU dan Bawaslu Jangan Bisu

Tengahi Masyarakta, KPU dan Bawaslu Jangan Bisu

Kamis, 18 Apr 2019 15:21

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Kamis, 18 Apr 2019 14:37

Bukti Kecurangan, Tim BPN Klaim 02 Menang

Bukti Kecurangan, Tim BPN Klaim 02 Menang

Kamis, 18 Apr 2019 14:21

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Zaman Now

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Zaman Now

Kamis, 18 Apr 2019 13:34

Allah Bersama Hamba yang Selalu Berdzikir

Allah Bersama Hamba yang Selalu Berdzikir

Kamis, 18 Apr 2019 13:24

Banyak Kecurangan di Pilpres?

Banyak Kecurangan di Pilpres?

Kamis, 18 Apr 2019 13:21

Opini Sesat dan Sejarah Quick Count

Opini Sesat dan Sejarah Quick Count

Kamis, 18 Apr 2019 12:21

Walau Merasa Banyak Dirugikan, Prabowo Himbau Pendukung Tenang

Walau Merasa Banyak Dirugikan, Prabowo Himbau Pendukung Tenang

Kamis, 18 Apr 2019 11:21

Pilpres 2019: KPU Jebol, Kedaulatan NKRI Runtuh

Pilpres 2019: KPU Jebol, Kedaulatan NKRI Runtuh

Kamis, 18 Apr 2019 11:14


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X