Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.294 views

Serangan Bom Jibaku Taliban di Markas NDS di Ghazni Tewaskan 9 Pejabat Intelijen Afghanistan

KABUL, AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Setidaknya sembilan pejabat intelijen Afghanistan tewas dalam pemboman jibaku di provinsi Ghazni Afghanistan timur pada dini hari Senin (18/5/2020), menurut sumber media setempat.

Sebuah kendaraan Humvee yang dipenuhi dengan bahan peledak dibawa ke pintu masuk Direktorat Keamanan Nasional (NDS) negara itu di mana itu diledakkan, melukai setidaknya 40 personel intelijen.

Delapan dari yang terluka dalam kondisi kritis dan dipindahkan ke sebuah rumah sakit di Kabul, menurut gubernur provinsi Arif Noori.

Taliban menyatakan bertanggung jawab atas ledakan itu, yang mengguncang rumah sejauh 2 km dan menghancurkan kaca, lapor media setempat.

Lokasi pemboman hari Senin adalah ibu kota provinsi, juga disebut Ghazni, tempat Taliban mengendalikan sebagian besar daerah pedesaan di sekitarnya.

Kota ini jatuh ke tangan Taliban dua kali dalam beberapa tahun terakhir di tengah serangan besar-besaran yang sedang berlangsung terhadap pasukan Afghanistan dan NATO.

Pemboman mobil yang mematikan itu terjadi hanya sehari setelah dua pemimpin saingan Afghanistan mencapai kesepakatan pembagian kekuasaan, mengakhiri kebuntuan politik berbulan-bulan menyusul pemilihan presiden yang disengketakan yang diadakan pada bulan September.

Di bawah kesepakatan itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani akan memegang jabatannya, sementara Abdullah Abdullah akan bertindak sebagai wakil pemimpin, memimpin Dewan Tinggi Rekonsiliasi Nasional negara itu.

Ketidakmampuan untuk menegosiasikan penyelesaian melihat pemotongan bantuan $ 1 miliar dolar dijatuhkan oleh Sekretaris Negara AS Mike Pompeo.

Sebuah perjanjian perdamaian terobosan antara AS dan Taliban, untuk membuka jalan bagi penarikan pasukan asing, juga seharusnya meletakkan dasar untuk pembicaraan antara kelompok itu dan pemerintah Afghanistan.

Namun, kecurigaan pribadi antara Ghani dan Abdullah menghambat kemajuan, dengan pembicaraan terhenti pada bulan Maret.

Pompeo berbicara kepada kedua pemimpin pada hari Ahad, menurut AP, menyambut kesepakatan pembagian kekuasaan tersebut tetapi menyatakan penyesalan bahwa waktu telah "hilang".

Pekan lalu, dua serangan mematikan mengguncang negara yang hancur akibat perang itu. Militan bersenjata menyerbu rumah sakit bersalin di sebagian besar lingkungan Syi'ah di Kabul, menewaskan 24 orang, termasuk ibu, perawat dan dua bayi dan melukai 16 lainnya.

Di provinsi timur Nangrahar, seorang pembom jibaku meledakkan rompi mereka di pemakaman mantan panglima perang, menewaskan 32 orang dan melukai 133 lainnya.

AS menganggap kelompok Islamic State bertanggung jawab atas yang pertama, sedangkan yang kedua secara langsung diklaim oleh kelompok tersebut.

Namun setelah kedua serangan itu, Presiden Afghanistan Ghani segera muncul di layar TV negara itu, menyerukan pasukan keamanan untuk menyerang Taliban, membalikkan sikap bertahan yang dipertahankan oleh pemerintahnya sejak kesepakatan AS-Taliban.

"Taliban tidak berhenti berperang dan membunuh warga Afghanistan, sebaliknya mereka telah meningkatkan serangan mereka terhadap warga negara kami dan tempat-tempat umum," klaim Ghani.

Taliban mengatakan serangan Senin di Ghazni adalah tanggapan terhadap pernyataan perang pemerintah baru-baru ini.

Pada hari Kamis, Taliban meledakkan sebuah truk di dekat sebuah bangunan militer di kota Gardez, yang terletak di provinsi Paktia tenggara, meninggalkan lima orang tewas dan 20 orang cedera, termasuk personil militer menurut RadioFreeEurope. (TNA)

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Mati Rasa Demokrasi, Mencari Alternatif Sistem Pengganti

Ahad, 20 Sep 2020 22:22

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Peran Ibu dalam Pendidikan Anak, Sisi Lain dari Drama Korea Flower of Evil

Ahad, 20 Sep 2020 21:53

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Otoritas AS Cegah Amplop Berisi Racun Yang Ditujukkan Kepada Donald Trump

Ahad, 20 Sep 2020 21:25

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Sejarah Pengkhianatan PKI Akan Dihapus?

Ahad, 20 Sep 2020 21:20

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Puluhan Pemukim Ilegal Yahudi Israel Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa

Ahad, 20 Sep 2020 21:05

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Inggris Tetapkan Denda Hingga 13.000 USD Bagi Pelanggar Aturan COVID-19

Ahad, 20 Sep 2020 18:30

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Serangan Udara Kembar di Kunduz Afghanistan Tewaskan 30 Warga Sipil

Ahad, 20 Sep 2020 17:45

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Anggota Komisi XI Minta Peruri Perhatikan SDM

Ahad, 20 Sep 2020 06:52

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Lima Langkah Islam Selamatkan Ekonomi

Ahad, 20 Sep 2020 06:22

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Direktur P3S Pertanyakan Keputusan Jokowi Tunjuk Luhut untuk Penanganan Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 23:59

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Para Pengkritik Harus Banyak Belajar Hukum Sehingg Tidak Asal Bicara

Sabtu, 19 Sep 2020 22:20

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Ketum DDII: Usut Kelompok Penganiaya Ulama!

Sabtu, 19 Sep 2020 22:10

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Mulai 1 Oktober 2020 Zoom Akan DIkenai PPN

Sabtu, 19 Sep 2020 22:05

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Angka Kasus Covid Masih Terus Bertambah, PDPI Ingatkan Keluarga untuk Tetap di Rumah

Sabtu, 19 Sep 2020 22:00

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Hasil Percobaan Tes Lab Ungkap Kemampuan Bertahan Virus Covid-19

Sabtu, 19 Sep 2020 21:50

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Turki Tolak Tegas Tuduhan PBB Atas Pelanggaran Hak Asasi Manusia di Suriah Utara

Sabtu, 19 Sep 2020 21:35

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Terulang Lagi Penganiayaan kepada Ulama, Brigade Persis Keluarkan 5 Intruksi

Sabtu, 19 Sep 2020 21:04

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Perkuat Tali Silaturahim, Brigade Persis Jabar Laksanakan Apel Pasukan

Sabtu, 19 Sep 2020 20:45

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Israel Tutup Secara Penuh Tepi Barat dan Jalur Gaza Untuk Liburan Yahudi

Sabtu, 19 Sep 2020 20:35

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

UEA Sewa 450 Tentara Bayaran Asing Untuk Lakukan Pembunuhan Tingkat Tinggi di Yaman

Sabtu, 19 Sep 2020 20:07


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X