Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.730 views

Taliban Serukan Pembentukan Kembali Imarah Islam Afghanistan

AFGHANISTAN (voa-islam.com) - Taliban kembali menyerukan pembentukan kembali Imarah Islam Afghanistan, nama yang digunakan pemerintahan kelompok jihadis tersebut sebelum digulingkan oleh Amerika Serikat pada akhir 2001.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis di situs berbahasa Inggrisnya, Voice of Jihad, pada Sabtu (7/1 2021), Taliban menyerukan kembalinya Emirat Islam Afghanistan sambil mengecam pemerintah Afghanistan sebagai "rezim yang korup dan tidak sah."

Pernyataan tersebut dibuat oleh Taliban sebagai tanggapan atas laporan dari Economist Intelligence Unit yang menempatkan pemerintah Afghanistan sebagai pemerintah "otoriter".

"Pemerintahan di bawah kepemimpinan [Presiden] Ashraf Ghani dianggap oleh rakyat Afghanistan sebagai entitas yang korup, tidak kompeten, dipaksakan dan tidak sah yang tidak memiliki semua legitimasi agama, konstitusional dan publik," kata Taliban. Kelompok itu mengatakan bahwa pemerintah Afghanistan didukung oleh "dukungan militer dan ekonomi yang diberikan oleh tuan asingnya."

Solusinya, menurut Taliban, jelas: "rezim korup dan tidak sah ini yang tidak memiliki semua legitimasi domestik dan internasional harus diganti dengan pemerintahan Islam, yang terkait dengan deklarasi Imarah Islam ..."

Seruan Taliban untuk membangun kembali Imarah Islam bukanlah hal baru. Mereka telah mengeluarkan banyak pernyataan yang mengumumkan tujuan ini sejak melancarkan pemberontakannya terhadap pemerintah Afghanistan pada tahun 2004.

Hanya satu minggu setelah Taliban menandatangani perjanjian dengan AS pada 29 Februari 2020 yang memfasilitasi penarikan pasukan Amerika, mereka mengeluarkan fatwa yang menyerukan pembentukan "pemerintahan Islam" di Afghanistan. Taliban menggunakan istilah "pemerintahan Islam", sistem Islam, dan Imarah Islam Afghanistan secara bergantian.

“Pemerintahan Islam” ini dipimpin oleh amir Taliban, Mullah Haibatullah Akhundzada, “penguasa sah” Afghanistan.

"Perjanjian dengan Amerika Serikat tidak mengubah status pemimpin tertinggi Imarah Islam Afghanistan sebagai penguasa sah Afghanistan," kata Taliban dalam sebuah pernyataan yang ditulis dalam Pashtu dan dipublikasikan di Voice of Jihad.

Keputusan Taliban juga mengatakan bahwa kelompok itu "akan terus melancarkan jihad bersenjata" sampai mereka mendirikan Imarah Islam Afghanistan.

Taliban bersikeras menyebut dirinya Emirat Islam Afghanistan. Pada Juni 2013, ketika kedutaan de facto di Doha, Qatar didirikan, Taliban bersikeras menyebutnya sebagai "kantor politik" dari "Imarah Islam Afghanistan". Pada Oktober 2013, Taliban mengatakan bahwa AS harus "menerima keberadaan dan kehadiran Imarah Islam di bidang politik." Pada Februari 2012, seorang juru bicara Taliban bahkan mengatakan bahwa Al-Qaidah telah bersumpah setia kepada Imarah Islam Afghanistan dan berperang di bawah panjinya.

"Mereka [Al-Qaidah] adalah di antara kelompok dan panji pertama yang berjanji setia kepada Amir Orang-orang Beriman [Mullah Omar, pemimpin Taliban Afghanistan], dan mereka beroperasi di Afghanistan di bawah bendera Imarah Islam," juru bicara Taliban Kata Abdullah al Wazir.

AS telah menolak untuk mengakui Taliban dengan nama ini, dan dalam dokumen pendek empat halaman yang hampir tidak menguraikan kesepakatannya dengan Taliban, Mereka mengulangi kalimat "Imarah Islam Afghanistan yang tidak diakui oleh Amerika Serikat sebagai sebuah negara dan dikenal sebagai Taliban ”sebanyak 16 kali.

Taliban tidak setuju, dan jelas niatnya adalah mewujudkan Imarah Islam Afghanistan. (TLWJ)


imarah islam afghanistan, as, taliban, al-qaidah,

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

International Jihad lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Sampaikan Informasi BIN, Mahfud MD: Wahdah Islamiyah Ormas yang Setia kepada NKRI

Sampaikan Informasi BIN, Mahfud MD: Wahdah Islamiyah Ormas yang Setia kepada NKRI

Sabtu, 20 Aug 2022 10:06

Australia Kecewa Indonesia Kurangi Hukuman Pelaku Bom Bali

Australia Kecewa Indonesia Kurangi Hukuman Pelaku Bom Bali

Jum'at, 19 Aug 2022 18:00

Supermodel Bella Hadid Sering Kehilangan Pekerjaan Karena Dukungannya Terhadap Palestina

Supermodel Bella Hadid Sering Kehilangan Pekerjaan Karena Dukungannya Terhadap Palestina

Jum'at, 19 Aug 2022 17:00

Seorang Remaja Israel Terancam Dipenjara Karena Menolak Ikut Wajib Militer

Seorang Remaja Israel Terancam Dipenjara Karena Menolak Ikut Wajib Militer

Jum'at, 19 Aug 2022 10:07

Legislator: Reformasi Fiskal Belum Terlihat Hasil

Legislator: Reformasi Fiskal Belum Terlihat Hasil

Jum'at, 19 Aug 2022 08:16

 Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegak Negara Hukum dan Supremasi Hukum

Partai Gelora Ingatkan Pentingnya Tegak Negara Hukum dan Supremasi Hukum

Jum'at, 19 Aug 2022 07:50

Khotbah Jumat: Kemenangan Hanya Milik Allah SWT

Khotbah Jumat: Kemenangan Hanya Milik Allah SWT

Jum'at, 19 Aug 2022 07:04

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Kado Istimewa di Hari Kemerdekaan, Anies Gratiskan PBB Rumah NJOP Dibawah Rp2 Miliar

Jum'at, 19 Aug 2022 06:55

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

UBN Pimpin Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

UBN Pimpin Upacara Kemerdekaan di Purwakarta

Kamis, 18 Aug 2022 14:14

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30


MUI

Must Read!
X