Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
16.704 views

‘Amm Al-Wufud (Tahun Delegasi): Puncak Kemenangan dalam Sirah Nabi

Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, Rabb semesta alam. Shalawat dan salam atas Rasulillah -Shallallahu 'Alaihi Wasallam-, keluarga dan para sahabatnya.

Segala sesuatu butuh proses untuk sampai ke puncak. Tidak terkecuali perjuangan nabi kita. Peristiwa Hudaibiyah, penaklukan Khaibar, penaklukan Makkah dan perang Hunain-Thaif hanyalah rangkaian demi rangkaian peristiwa demi menuju puncak.

Dalam sirah nabi kita, Rasulullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, ‘ammul wufud atau sanatul wufud ialah puncak kemenangan Islam. Tahun di mana suku-suku dari seantero jazirah Arab berbondong-bondong masuk Islam. Tentu ini kemenangan yang lebih besar daripada sekedar peperangan mengalahkan musuh, lantaran yang menjadi tujuan dari perkara wahyu ilahi adalah manusia berbondong-bondong masuk agama Allah, serta mentauhidkanNya semata.

Sejenak kita tengok tahun 9 hijriyah, tahun berbunga-bunga bagi perkembangan Islam. Kantung-kantung paganisme Arab dijinakan, kekuatan Romawi -militer terkuat di bumi- ditaklukan, tipu daya kaum munafiq Madinah jua terbenam. Tahun 9 hijriyah boleh dibilang tahun Islam membumbung tinggi, kendati kita tidak boleh melupakan juga rangkaian peristiwa-peristiwa sebelumnya, sejak perjanjian Hudaibiyah sampai memasuki tahun 9.
Arti penting kemenangan-kemenangan pada tahun 9 H bukan hanya kemenangan gemilang: dikalahkannya kekuatan Romawi di utara Arab. Islam menang mengalahkan Romawi tanpa bertempur di perang Tabuk. Narasinya tidak hanya: citra Romawi sebagai bangsa yang memiliki balatentara terbaik di muka bumi pun musnah ketika kaum Muslimin bisa memenangkan citra tanpa peperangan. Akan tetapi jangan lupa juga: bangsa Arab adalah bangsa yang tidak memaafkan rasa pengecut, lantaran mereka gemar berperang satu sama lain sejak masa jahiliyah. Setelah Makkah menjadi bagian dari wilayah Islam, kini kekuatan terkuat muka bumi pun mundur tak berani menghadapi kegagahan para shahabat radhiyallahu ’anhum yang cuma punya 30 ribu prajurit.

Saat kaum Muslimin memamerkan kekuatannya di Tabuk, Romawi mundur dan menghentikan niatnya untuk memerangi kaum Muslimin di Madinah. Citra positif kaum Muslimin ini menjadi sebab berbondong-bondongnya bangsa Arab masuk Islam. Bahkan sebagian suku Judzam dan Bakr yang dikenal loyalis Romawi pun turut serta mengirimkan delegasinya, kendati sebelum ini pun sebagian suku-suku Kristen Arab di Utara juga telah ada yang memilih Islam sebagai imannya.

Kemenangan kaum Muslimin pasca perang Tabuk di tahun 9 hijriyah adalah kemenangan bargaining Islam. Kemenangan citra umat. Tapi itu belum cukup, Islam masih bisa lebih membumbung tinggi. Islam harus menuju puncak kejayaannya dalam konteks siroh nabawiyah. Menaklukan hati bangsa Arab menerima iman Islam, yang ditandai berbondong-bondongnya mereka menerima Islam.

Fathan Mubina yang menjadi topik utama dan pertama surat Al-Fath yang turun sesaat setelah perjanjian Hudaibiyah mengejewantah dalam maknanya yang berlapis-lapis. Fathan Mubina bisa mewujud dalam bentuk apa pun pencapaian umat Islam. Oleh karena itu wajar jika masalah penafsiran Fathan Mubina saja para ulama generasi salaf pun berbeda pendapat, kalau tidak perjanjian Hudaibiyah, ya Kemenangan Khaibar, ya Fathul Makkah, atau serangkaian peristiwa-peristiwa tersebut. Tanda besarnya: agama Allah tersyiarkan lebih luas lagi dan lebih kuat lagi. Ada satu hal yang harus dipahami, bahwa Fathan Mubina di masa Rasulullah mencapai puncaknya di masa ‘ammul wufud.

Jika bangsa Arab setelah itu sebagian murtad karena adanya gerakan nabi palsu seperti Aswad Al-Ansi dan Musailimah Al-Kadzdzab, itu karena keimanan yang belum tertancap dalam jiwa mereka. Selain itu, mereka pun keliru dalam memandang arti kekhalifahan Abu Bakar Ash-Shiddiq. Buktinya sebagian dari mereka yang selamat, tidak terbunuh dalam perang riddah (termasuk Yamamah) ujungnya kembali kepada Islam. Kembali berjamaah dalam kepemimpinan Abu Bakar Ash-Shiddiq sebagai khalifatu Rasulillah.

Sejarawan Ibnu Ishaq menuturkan bahwa pengutusan delegasi suku-suku Arab kepada Nabi merupakan hasil dari jerih payah sebelumnya: “Seusai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menaklukan Makkah, dan selesai dari Perang Tabuk, orang-orang Tsaqif memeluk Islam dan berbaiat, datanglah utusan-utusan Arab dari segala penjuru arah kepada beliau,” demikian penuturan Ibnu Ishaq yang diriwayatkan dalam Sirah Nabawiyah Ibnu Hisyam, h. 725.

Maka itulah tahun 9 dikenal dengan tahun delegasi. Para delegasi dan utusan berbondong-bondong mewakili kaumnya untuk bersyahadat di hadapan sang Nabi, juga menegakkan janji setia loyal dengan kepemimpinan Madinah. Ibnu Hisyam dalam kitab sirahnya mengisahkan, “Abu Ubaidah bercerita kepadaku bahwa hal tersebut terjadi pada tahun 9 H dan bahwa sesungguhnya tahun itu disebut dengan sanatul wufud (tahun utusan).” Dalam tradisi keilmuwan Islam kadang juga disebut “’ammul wufud.”

Ibnu Ishaq sendiri memang menggambarkan jika bangsa Arab menanti hasil siapa yang menang dari adu kekuatan Quraisy dan kaum Muslimin. Bagi alam pikiran mereka, suku Quraisy adalah suku terkuat dan paling dihormati. Suku yang mengurus Baitullah, memiliki nasab paling mulia ke Nabi Ismail bin Ibrahim, serta penduduk tetap Tanah Haram Al-Mukarramah. Agama mereka adalah agama yang diridhai oleh Rabbul Ka’bah. Ini yang ada dalam benak bangsa Arab. Saat Nabi menaklukan Makkah, otomatis kantung-kantung paganisme pun bertekuk lutut, jadilah bangsa Arab berbondong-bondong masuk Islam tidak lama setelah tersiar kabar Islam menaklukan kota Makkah.

Ketika Islam menjadi agama di Makkah. Seluruh bangsa Arab pun mengikuti.
Rangkaian peristiwa ini lebih dipertegas lagi dengan menangnya mereka melawan bangsa Romawi di Tabuk.

Puncaknya bangsa Arab mengirim delegasinya masing-masing dan beriman. Di hadapan Rasulullah tanah Arab membersihkan wajah kusut peradaban jahiliyah dengan cahaya Islam. Benarlah kata Umar bin Khathtab, “Tidak ada sesuatu yang telah sempurna melainkan akan berkurang” dan perkataannya ini dibenarkan langsung oleh baginda Nabi. Nabi sendiri pernah menyatakan bahwa, “Setiap perkara ada sanamnya (puncaknya)”(HR Tirmidzi, Thabrani, Ibnu Hibban).

Puncak dari proses rangkaian perjuangan sejarah Nabi adalah ‘ammul wufud, sehingga diturunkannya surat an-nashr (surat puncak kemenangan Islam) pun pada peristiwa ini. Tengoklah ucapan Ibnu ‘Abbas, bahwa surat itu merupakan pertanda dekatnya ajal Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam yang diberitahukan Allah Ta'ala kepadanya. Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam dianggap telah selesai tugasnya.

Pantas saja jika Umar bin Khaththab sampai menangis ketika tahu bahwa tugas Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah selesai. Lalu, kapan puncak kemenangan Islam di generasi kita? Wallahu a'lam. [PurWD/voa-islam.com]

* Ilham Martasyabana, penggiat Sirah Nabawiyah.

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Jihad Fie Sabilillah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla Reyot di Pelosok Garut Terancam Roboh, Ayo Bantu.!!!

Mushalla kayu di pelosok Garut ini menyedihkan. Dindingnya reyot, rapuh, dan keropos bisa roboh setiap saat. Dibutuhkan dana 50 juta rupiah untuk renovasi total bangunan permanen dan diperluas....

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Wakaf Air: IDC Salurkan 11 Juta untuk Tandon Air & Perlengkapan Sumur PTQ Az Zuman Klaten

Program Wakaf Sumur IDC telah menyalurkan dana 11 Juta rupiah untuk kebutuhan tandon air, pompa air dan perlengkapan sumur di Pesantren Tahfidz Quran (PTQ) Az Zuman, Jambu Kulon, Ceper, Klaten....

Latest News
PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

PKS Ajak Eks Pegawai KPK Bergabung

Jum'at, 15 Oct 2021 20:57

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Legislator Nilai Pembukaan Penerbangan Internasional Bali untuk Wisman Terlalu Dini

Jum'at, 15 Oct 2021 20:50

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Kontes Ratu Transgender, Membanggakan?

Jum'at, 15 Oct 2021 19:52

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Dua Santri SMA Ar-Rohmah Putri Raih Medali Emas Olimpiade Bahasa Indonesia 2021

Jum'at, 15 Oct 2021 19:22

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Qatar Berikan 100 USD Tunai kepada 95.000 Warga di Gaza

Jum'at, 15 Oct 2021 18:45

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Serangan Udara Koalisi Pimpinan Saudi Tewaskan Lebih dari 150 Pemberontak Syi'ah Houtsi di Marib

Jum'at, 15 Oct 2021 16:45

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Meresahkan, Pemerintah Diminta Bentuk Tim Khusus Berantas Pinjol Ilegal

Jum'at, 15 Oct 2021 16:29

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Status Ibadah Menjadi Rutinitas

Jum'at, 15 Oct 2021 16:00

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Jum'at, 15 Oct 2021 15:07

Prancis Mulai Tarik Pasukan dari Mali

Prancis Mulai Tarik Pasukan dari Mali

Jum'at, 15 Oct 2021 10:30

Jelang Muktamar IV, DPP Wahdah Islamiyah Sowan ke Hidayatullah Sulsel

Jelang Muktamar IV, DPP Wahdah Islamiyah Sowan ke Hidayatullah Sulsel

Jum'at, 15 Oct 2021 07:14

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Jum'at, 15 Oct 2021 06:27

Nigeria Konfirmasi Kematian Pemimpin Cabang ISIS Di Afrika Barat Abu Musab al-Barnawi

Nigeria Konfirmasi Kematian Pemimpin Cabang ISIS Di Afrika Barat Abu Musab al-Barnawi

Kamis, 14 Oct 2021 22:30

Webinar Indonesia Halal Watch Keluarkan Rekomendasi Terkait Kewajiban E-Commerce

Webinar Indonesia Halal Watch Keluarkan Rekomendasi Terkait Kewajiban E-Commerce

Kamis, 14 Oct 2021 22:03

PKS Tegas Tolak APBN untuk Danai Kereta Cepat, Jazuli Juwaini: Presiden Inkonsistensi

PKS Tegas Tolak APBN untuk Danai Kereta Cepat, Jazuli Juwaini: Presiden Inkonsistensi

Kamis, 14 Oct 2021 21:47

6 Orang Tewas 30 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Senjata Di Ibukota Beirut Libanon

6 Orang Tewas 30 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Senjata Di Ibukota Beirut Libanon

Kamis, 14 Oct 2021 21:46

PIA Tangguhkan Penerbangan Ke Afghanistan Setelah Diminta Turunkan Harga Tiket Oleh Taliban

PIA Tangguhkan Penerbangan Ke Afghanistan Setelah Diminta Turunkan Harga Tiket Oleh Taliban

Kamis, 14 Oct 2021 21:10

Kemenag dan BWI Siapkan Program Sertifikasi Nazir

Kemenag dan BWI Siapkan Program Sertifikasi Nazir

Kamis, 14 Oct 2021 20:48

Menlu Qatar: Normalisasi Dengan Israel Tidak Sesuai Dengan Kebijakan Doha

Menlu Qatar: Normalisasi Dengan Israel Tidak Sesuai Dengan Kebijakan Doha

Kamis, 14 Oct 2021 20:04

Childfree, Yakin Suka – Suka?

Childfree, Yakin Suka – Suka?

Kamis, 14 Oct 2021 19:44


MUI

Must Read!
X