Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.129 views

Perempuan Mengeraskan Suara di Shalat Jahriyah?

Soal:

Assalam ‘Alaikum. . . kalau perempuan shalat di rumah apa suaranya harus keluar?

Jawab:

Wa’alaikumus Salam Warahmatullah,,, Al-hamdulillah. shalawat dan salam atas Rasulillah dan keluarganya.

Penanya yang semoga dirahmati Allah,,, mungkin maksud pertanyaan, kalau perempuan shalat Jahriyah di rumahnya, apa harus mengeraskan bacaannya?

Shalat ditinjau dari keras dan pelannya bacaan terbagi dua. Pertama, shalat Jahriyah. Yaitu shalat-shalat yang dikeraskan bacaan padanya; bacaan Al-Fatihah dan surat sesudahnya. Ini meliputi Yaitu shalat Shubuh, Maghrib, dan Isya’. Dijaharkan didu rakaat pertama. Adapun rakaat berikutnya dibaca sirr.

Kedua, shalat Sirriyah. Ini meliputi shalat Dzuhur dan Ashar.

Menurut Syaikh Ibnu Bazz Rahimahullah, ketetapan ini berlaku secara umum bagi laki-laki dan wanita. Alasannya, syariat datang untuk umum kecuali ada dalil yang menghususkan untuk laki-laki atau wanita.

Beliau menambahkan,

والله شرع أن نجهر في الفجر وفي الأولى والثانية من المغرب وفي الأولى والثانية من العشاء، فالمرأة كذلك تجهر جهراً يفيدها وينفع من حولها

“Dan Allah memerintahkan agar kita mengeraskan bacaan di shala fajar, dan di rakaat pertama dan kedua dari shalat Maghrib dan Isya’. Wanita pun demikian; ia mengeraskan bacaan sehingga bacaan itu memberi faidah untuknya dan bermanfaat untuk orang sekitarnya.”

[Baca:  Rahasia Bacaan Jahar (Keras) dan Sirri (Pelan) Dalam Shalat]

Namun demikian, dalam masalah mengeraskan bacaan di shalat Jahriyah bagi wanita ini, sejumlah ulama memberi perincian sebagai berikut:

Pertama, jika seorang wanita shalat sendirian di rumahnya atau ada mahramnya di dekatnya atau ia mengimami para wanita; maka sunnah mengeraskan dan memelankan bacaan berlaku pada dirinya. Artinya ia mengeraskan di shalat jahriyah dan memelankan di shalat sirriyah.

Kedua, ada laki-laki asing (selain suami dan mahramnya) maka makruh mengeraskan bacaannya sebagai tindakan prefentif terjadinya ditnah dengan sebab suaranya. Bahkan ulama Malikiyah dan Hanafiyah menghukumi haram jika dikhawatirkan timbul fitnah dengan kerasnya suara wanita.

[Baca: Apakah Suara Wanita Saat Membaca Al-Qur'an Adalah Aurat]

Ulama yang melarang wanita mengeraskan bacaan shalatnya saat ada laki-laki asing di sekitarnya berdalil dengan sabda Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam saat mengingatkan imam,

التسبيح للرجال والتصفيق للنساء

“Bertasbih bagi laki-laki dan menepuk tangan bagi wanita.” (Muttafaq ‘Alaih)

Apabila untuk mengingatkan imam yang salah saja tidak disyariatkan bagi wanita dengan bertasbih –padahal mengingatkan imam yang salah itu wajib-, lebih-lebih dalam mengeraskan bacaan shalat jahriyah yang bukumnya tidak sampai wajib.

Dalil lainnya, wanita tidak disyariatkan adzan karena harus mengeraskan suara; sedangkan wanita dilarang mengeraskan suaranya.

Dalam kondisi ini, Syaikh Ibnu Bazz juga menganjurkan tidak mengeraskan bacaan shalatnya.

Berikut ini penjelasannya dalam fatwa berjudul “Hukmu al-Jahri Bilqiro'ah li al-Mar'ati Fii Al-Shalati al-Jahriyah”,

إذا كان حولها رجال أجناب فالأفضل عدم الجهر لها؛ لأن الرجل قد يفتن بصوتها، فالأفضل لها عدم الجهر، وهكذا في التلبية في الحج والعمرة إذا كان هناك رجال أجناب فالأفضل عدم الجهر وإن جهرت فلا حرج، لكن الأفضل عدم الجهر

“Apabila di sekitar wanita ada laki-laki lain, yang utama agar wanita itu tidak mengeraskan bacaannya. Karena terkadang laki-laki tergoda dnegan suaranya. Yang utama bagi wanita itu tidak mengeraskan bacaannya. Begitu juga saat talbiyah dalam Haji dan umrah; apabila di sana ada banyak laki-laki asing (bukan suami dan mahramnya), yang utama agar tidak mengeraskan bacaannya. Jika ia mengeraskan bacaannya maka tidak mengapa, tetapi yang lebih utama tidak mengeraskannya.” Wallahu A’lam. [PurWD/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Konsultasi Agama lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan, Kaki Mahasiswi Akademi Dakwah ini Membusuk Terancam Amputasi. Ayo Bantu..!!

Sudah 4 bulan Ulandari menahan pedihnya patah tulang kaki karena tak punya biaya. Lukanya menganga dan membusuk, jika tidak segera dioperasi, calon dai ini terancam akan kehilangan kaki kirinya....

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Dana Terkumpul Rp 536 Juta, Masih Dibutuhkan Dana 214 Juta Lagi untuk Wakaf Produktif Muallaf

Untuk pembelian tanah program wakaf produktif muallaf Bolaang Mongondow Sulawesi Utara masih dibutuhkan dana 214 juta rupiah. Ayo berwakaf Rp 15.000 per meter, agar harta kekal dan pahala terus...

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Yuk Wakaf Tanah Rp 15.000 per Meter untuk Muallaf. Harta Kekal Abadi, Pahala Terus Mengalir

Dalam satu desa terdapat 53 muallaf hidup prihatin pra-sejahtera. Hanya dengan 15.000 rupiah kita bisa berwakaf tanah satu meter untuk rumah dan pekerjaan mereka. Total kebutuhan 70 rupiah....

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Qurrota Ayyuni: Yatim Pelajar Teladan Terlilit Tagihan Sekolah 8 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Anak yatim berprestasi ini selalu jadi juara sejak SD. Sang ayah hilang 9 tahun silam saat berdakwah ke luar kota. Terbelit kesulitan ekonomi, Ayu terbebani tagihan sekolah 8 juta rupiah....

Latest News
Pilkada 2018, Potret Diskoneksi Ummat dan Partai Politik

Pilkada 2018, Potret Diskoneksi Ummat dan Partai Politik

Senin, 19 Feb 2018 23:58

Menjadi Pribadi Muslim yang Kuat dan Berpengaruh

Menjadi Pribadi Muslim yang Kuat dan Berpengaruh

Senin, 19 Feb 2018 22:46

27 Tewas dalam Serangan Pimpinan UEA terhadap Posisi Al-Qaidah di Yaman

27 Tewas dalam Serangan Pimpinan UEA terhadap Posisi Al-Qaidah di Yaman

Senin, 19 Feb 2018 22:45

LGBT Perusak Generasi, Dalih Hak Asasi

LGBT Perusak Generasi, Dalih Hak Asasi

Senin, 19 Feb 2018 22:40

Turki Akan Perangi Pasukan Suriah Jika Mereka Masuki Afrin

Turki Akan Perangi Pasukan Suriah Jika Mereka Masuki Afrin

Senin, 19 Feb 2018 22:31

Umat Islam dan Bahasa Arab

Umat Islam dan Bahasa Arab

Senin, 19 Feb 2018 22:30

Aliansi Pecinta Haromain Demo di Kedubes Iran Tolak Internasionalisasi Penyelenggaraan Ibadah H

Aliansi Pecinta Haromain Demo di Kedubes Iran Tolak Internasionalisasi Penyelenggaraan Ibadah H

Senin, 19 Feb 2018 22:26

Laporan: Dua Faksi Pemberontak Suriah Bentuk Aliansi Baru untuk Perangi HTS

Laporan: Dua Faksi Pemberontak Suriah Bentuk Aliansi Baru untuk Perangi HTS

Senin, 19 Feb 2018 22:17

Gerakan Umat Mencari Fajar, Sebuah Evaluasi Massal Awal Waktu Shalat di Indonesia

Gerakan Umat Mencari Fajar, Sebuah Evaluasi Massal Awal Waktu Shalat di Indonesia

Senin, 19 Feb 2018 18:39

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Senin, 19 Feb 2018 14:47

[VIDEO] Anies Baswedan dicegah Paspamres Saat Persija Juara Piala Presiden? INI jawaban Gerindra

[VIDEO] Anies Baswedan dicegah Paspamres Saat Persija Juara Piala Presiden? INI jawaban Gerindra

Senin, 19 Feb 2018 13:25

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

[VIDEO] Pikulbareng UKM Bebas Riba: Beli Kripik Yammy Babeh Rasa Unik Hanya Rp. 12,000!!

Senin, 19 Feb 2018 13:24

Tutup dengan Gaya Mesra Jokowi-Anies di GBK, Pengamat: Mana Bisa Kenyataan lawan Pencitraan

Tutup dengan Gaya Mesra Jokowi-Anies di GBK, Pengamat: Mana Bisa Kenyataan lawan Pencitraan

Senin, 19 Feb 2018 13:11

Lapor ke Pemerintah tanpa Adanya Cacat, Pakar Komunikasi: Asal Bapak Senang

Lapor ke Pemerintah tanpa Adanya Cacat, Pakar Komunikasi: Asal Bapak Senang

Senin, 19 Feb 2018 13:11

Jangan Selesaikan secara Politik jika Menyinggung Agama (Islam) adalah Permasalahannya

Jangan Selesaikan secara Politik jika Menyinggung Agama (Islam) adalah Permasalahannya

Senin, 19 Feb 2018 12:11

Forjim Ajak Mahasiswa Lombok Dakwah Lewat Media

Forjim Ajak Mahasiswa Lombok Dakwah Lewat Media

Senin, 19 Feb 2018 11:58

Mengapa jika Ada Masalah Politik, Ulama malah Diundang ke Istana? Ini Kata Pakar Komunikasi

Mengapa jika Ada Masalah Politik, Ulama malah Diundang ke Istana? Ini Kata Pakar Komunikasi

Senin, 19 Feb 2018 11:11

Pakar Komunikasi Politik: Ikhlasnya Ulama dan Umara dapat Dilihat dari Wajahnya

Pakar Komunikasi Politik: Ikhlasnya Ulama dan Umara dapat Dilihat dari Wajahnya

Senin, 19 Feb 2018 10:11

Suara Hati Anak Negeri

Suara Hati Anak Negeri

Senin, 19 Feb 2018 07:59

Saatnya Media Bongkar Pencitraan

Saatnya Media Bongkar Pencitraan

Senin, 19 Feb 2018 01:24


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Senin, 19/02/2018 22:40

LGBT Perusak Generasi, Dalih Hak Asasi