Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
17.219 views

Ulil Abshar: Hukum Tuhan Perlu Ditafsirkan Ulang

JAKARTA (voa-islam.com) - Dalam pidato Hari Ulang Tahun JIL, Ulil Abshar Abdalla menyatakan bahwa hukum Tuhan perlu ditafsirkan ulang. Dan Kebangkitan agama bukanlah sepenuhnya mengandung aspek positif. Umat Islam harus waspada dengan manuver pemikiran ala pentolan Jaringan Islam Liberal ini.

Seperti ingin mengekor jejak mendiang pendiri Paramadina, Nurcholish Madjid yang menyampaikan pidato kontroversinya di Taman Ismail Marzuki (TIM) tentang keagamaan di Indonesia pada 1992 silam, di tempat yang sama pada Selasa malam (2/03/2010), pentolan Jaringan Islam Liberal Ulil Abshar Abdalla juga menyampaikan pidato kebudayaannya di Graha Bakti Budaya TIM.

Jika pada tahun 1992 lalu Nurcholish Madjid menyampaikan pidato berjudul “Beberapa Renungan Tentang Kehidupan Keagamaan di Indonesia”, maka pada Selasa lalu, di tengah ratusan hadirin yang tergabung dalam Forum Pluralisme Agama, Ulil menyampaikan pidato dengan dengan tema yang tak jauh berbeda. Teks pidato Ulil berjumlah sebelas halaman diberi judul “Sejumlah Refleksi Tentang Kehidupan Sosial Keagamaan Kita Saat Ini.”

...fundamentalisme adalah sama berbahayanya dengan narkotika. Bahkan, penyakit fundamentalisme jauh lebih berbahaya daripada narkotika, kata mendiang Cak Nur...

Pidato Cak Nur pada 1992 silam mendapat reaksi keras dari umat Islam. Dalam pidato tersebut Cak Nur mengutuk sikap intoleransi dan menganggap fundamentalisme sama berbahayanya dengan narkotika. Berikut kutipan isi pidato Cak Nur:

“…Bagaimanapun, kultus dan fundamentalisme hanyalah pelarian dalam keadaan tidak berdaya. Sebagai sesuatu yang hanya memberi hiburan ketenangan semu atau palliative, kultus dan fundamentalisme adalah sama berbahayanya dengan narkotika. Namun, narkotika menampilkan bahaya hanya melalui pribadi yang tidak memiliki kesadaran penuh (‘teler’), baik secara perseorangan maupun kelompok (sehingga tidak akan menghasilkan sesuatu ‘gerakan’ sosial dengan suatu bentuk kedisiplinan keanggotaan para pengguna narkotika—bukan keanggotaan sindikat para penjualnya.Adapun kultus dan fundamentalisme dengan sendirinya melahirkan gerakan dengan disiplin yang tinggi. Maka, penyakit yang terakhir ini adalah jauh lebih berbahaya dari yang pertama… Sebagaimana mereka memandang narkotika dan alkoholisme sebagai ancaman kepada kelangsungan daya tahan bangsa, mereka juga berkeyakinan bahwa kultus dan fundamentalisme adalah ancaman-ancaman yang tidak kurang gawatnya.”

Pidato Cak Nur soal fundamentalisme dikuatkan lagi oleh pernyataanya dalam sebuah acara seminar sehari bertema “Agama dan Pendidikan Perdamaian” di IKIP Jakarta, tahun 1996. Cak Nur yang dikenal sebagai penarik gerbong sekularisasi di Indonesia menyatakan bahwa fanatisme pada agama adalah sumber konflik dalam hubungan sosial di masyarakat. Agama menjadi sumber konflik menurutnya, karena para penganut agama berpendirian hanya agamanyalah yang paling benar.

Puluhan tahun kemudian, Ulil Abshar Abdalla, sosok yang pada malam itu disambut gegap gempita bak mujaddid oleh kalangan liberal, menyampaikan pidato yang tak kalah kontroversinya dengan pidato Cak Nur pada masa lalu. Ulil yang akan mencalonkan diri sebagai Ketua PBNU dalam muktamar Nahdlatul Ulama Maret mendatang mengatakan,” kita harus selalu awas akan dampak-dampak negatif dari fenomena kembalinya agama itu. Sebagaimana kita lihat selama ini, kebangkitan agama bukanlah peristiwa yang seluruhnya mengandung aspek positif,” ujarnya.

...Al-Qur’an dan Sunnah harus dipahami ulang jika keadaan berubah, kata Ulil...

Ulil juga mengeritik pemikiran kelompok yang mengklaim dirinya sebagai Salafi dengan mengatakan ada beberapa kelemahan mendasar dari ajaran yang dipegang oleh kelompok tersebut. Kelemahan pertama, kata Ulil, adalah adanya asumsi bahwa ajaran-ajaran dari masa lampau seluruhnya masih memadai untuk menghadapi masalah yang dihadapi saat ini.” Gerakan ini sama sekali tidak atau kurang menyadari adanya kaitan yang tak terelakkan antara teks dan konteks yang membentuknya,” kata Ulil.

Ulil menyatakan, Al-Qur’an dan Sunnah harus dipahami ulang jika keadaan berubah. Karena itu bagi Ulil, adanya  keyakinan bahwa teks Qur’an dan Sunnah yang dipandang sebagai ”penghenti perbincangan” dan ”palu” terakhir dalam memutuskan segala persoalan adalah hal yang tidak sehat bagi kehidupan beragama. Kelemahan kedua dari kelompok Salafi, kata Ulil, adalah anggapan bahwa sebuah teks (wahyu, red) adalah terang benderang, tidak membutuhkan penafsiran yang kontekstual. Dan kelemahan ketiga, jelasnya, adanya kecenderungan ”absolutisme penafsiran” dari kelompok Salafi. ”Kecenderungan ini membawa akibat samping yang negatif dalam kehidupan sosial,” tegasnya.

...jika hukum-hukum agama dipandang sebagai ketentuan yang telah selesai dan tidak boleh diutak-atik, maka kita akan dihadapkan pada jalan buntu, kata Ulil...

Dengan bahasa kiasan, Ulil yang malam itu tampil dengan wajah sumringah mengajukan beberapa pertanyaan yang cukup kontroversoal. Berikut kutipannya:

”Apakah firman Tuhan harus dianggap seperti ”es batu” yang dipaksa terus membeku, tidak boleh mencair karena ”cuaca” yang sudah berubah?... Bagaimana kita bisa menerapkan hukum syariat, misalnya, dalam konteks politik, sosial, dan budaya yang sudah berubah tanpa melakukan penafsiran ulang atas hukum itu? Apakah kita bisa menerapkan apa yang selama ini dianggap sebagai hukum Tuhan seraya mengabaikan konvensi-konvensi internasional yang disepakati oleh bangsa-bangsa, misalnya konvensi tentang kebebasan sipil? Apakah kita tetap bertahan dengan diktum dalam Quran bahwa seorang suami boleh memukul istri (QS.4:34), sementara kita sekarang memiliki hukum yang melarang kekerasan dalam rumah tangga?....Apakah kita masih harus mempertahankan diktum lama bahwa seorang laki-laki tidak diperbolehkan untuk menjabat tangan seorang perempuan non-muhrim hanya karena ada sebuah hadits yang melarang tindakan semacam itu? Kenapa hukum semacam itu harus dipertahankan? Apa ”rationale-nya”? Apakah alasan yang mendasarinya? Apakah alasan itu masih relevan sampai sekarang? Intinya: Apakah hukum-hukum agama yang memperlakukan perempuan secara diskriminatif masih tetap harus kita pertahankan semata-mata karena hukum itu berasal dari Tuhan?”

Dalam pidato yang lebih dari satu jam, Ulil dengan tegas menyatakan, ”jika hukum-hukum agama dipandang sebagai ketentuan yang telah selesai dan tidak boleh diutak-atik, maka kita akan dihadapkan pada jalan buntu, pada dead-end.”

...Jika sosok seperti Ulil yang akan terpilih dalam Muktamar NU nanti, maka NU yang dikenal berpegang teguh pada tradisi salaf, akan dijerumuskan ke dalam lubang liberalisme agama yang jauh dari nilai-nilai salafiyah....

Pidato Ulil Abshar Abdalla dalam rangka memperingati ulang tahun Jaringan Islam Liberal (JIL) tersebut bisa jadi awal dari kebangkitan kelompok pengasong paham Sepilis (Sekularisme, Pluralisme, Liberalisme) pasca meninggalnya Gus Dur yang menyebabkan kelompok Sepilis seperti anak ayam kehilangan induknya. Tak tertutup kemungkinan, Ulil yang juga dikenal sebagai pembela kelompok sesat, akan diplot oleh kelompok liberal untuk menggantikan posisi Gus Dur. Apalagi, Ulil berusaha terus agar dirinya bisa menduduki tampuk kepemimpinan nomor satu di Nahdlatul Ulama.

Jika sosok seperti Ulil yang akan terpilih dalam Muktamar NU nanti, bisa dibayangkan bagaimana nasib NU ke depan. NU yang dikenal berpegang teguh pada tradisi salaf, akan dijerumuskan ke dalam lubang liberalisme agama yang jauh dari nilai-nilai salafiyah. Sosok seperti Ulil, bukan tak mungkin, sedang digadang-gadang secara all out, dengan dukungan propaganda yang masif, oleh kelompok liberal untuk bisa menduduki kursi kepemimpinan NU. [artawijaya]

Baca artikel terkait:

  1. Ulil JIL: Dunia Islam Paling Banyak Melanggar HAM, Harus Berguru pada Obama
  2. Ulil Abshar: Hukum Tuhan Perlu Ditafsirkan Ulang
  3. Logika Sesat JIL: Manusia Sama Dengan Monyet
  4. JIL Berulah: Lakukan Penodaan Islam dalam Sidang UU Penodaan Agama

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Balita Anak Aktivis Dakwah Melepuh Tercebur Air Mendidih. Ayo Bantu..!!

Di hari raya Idul Fitri yang ceria, Ibrahim justru merintih perih di bangsal Rumah Sakit. Tubuh mungil balita anak aktivis dakwah media ini melepuh tercebur air mendidih di halaman tetangganya....

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya Cessar Dilunasi, Bayi Fauziah Pulang ke Ciamis. Semoga Jadi Wanita Shalihah Mujahidah Dakwah

Biaya persalinan cessar dilunasi, Ummi Nurhayati dan bayinya bisa pulang dari rumah sakit. Semoga para donatur berlimpah rizki, dan dede bayi ini kelak menjadi generasi mujahidah dakwah untuk...

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Rumah Yatim Piatu Santri Tahfizh Qur’an ini Doyong Terancam Ambruk. Ayo Bantu...!!

Debby Silvana dan Melani Silvana menjadi yatim saat sedang butuh belaian kasih orang tua. Kini mereka tinggal di rumah triplek yang reyot dan doyong terancam roboh. Ayo Bantu bedah rumah yatim.!!...

Latest News
Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Angka Pernikahan Dini Melejit saat Pandemi; Akar Masalah dan Solusi

Senin, 03 Aug 2020 22:09

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Ujicoba Vaksin Asal China, Netty Aher: Pastikan Vaksin Aman

Senin, 03 Aug 2020 20:31

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Cegah Nikah Dini atau Legalkan Seks Bebas?

Senin, 03 Aug 2020 19:59

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Investasi Bodong, Berharap Untung Malah Buntung

Senin, 03 Aug 2020 19:49

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Setelah 9 Tokoh Oposisi, Kini Lahir Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia

Senin, 03 Aug 2020 19:36

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Izinkan Aku menjadi Sahabat Jannahmu

Senin, 03 Aug 2020 19:26

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Sejumlah Pria Bersenjata Bersenjata Serang Penjara di Jalalabad Afghanistan Timur

Senin, 03 Aug 2020 16:00

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Jet-jet Tempur Israel Serang Jalur Gaza

Senin, 03 Aug 2020 15:15

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Kuwait Larang Penerbangan dari 31 Negara Yang Dianggap 'Berisiko Tinggi' Virus Corona

Senin, 03 Aug 2020 14:28

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Pengangguran 10 Juta! Ikuti Training & Praktek 5 hari di RM Padang Express

Senin, 03 Aug 2020 09:46

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Djoko S Tjandra Tertangkap Setelah 3 Jenderal Dicopot

Senin, 03 Aug 2020 08:32

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

AS Usulkan Agar Para Pejuang Taliban Berbahaya Ditempatkan Dalam Tahanan Rumah

Ahad, 02 Aug 2020 23:15

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Warga Israel Lakukan Demonstrasi Anti-Netanyahu Terbesar di Al-Quds Yerusalem

Ahad, 02 Aug 2020 22:55

Arti Cinta

Arti Cinta

Ahad, 02 Aug 2020 21:52

Menjaga yang Berharga

Menjaga yang Berharga

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Bumi Pertiwi Disapa Resesi

Ahad, 02 Aug 2020 21:46

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

7 Tentara Suriah Tewas 9 Lainnya Terluka Dalam Bentrokan Dengan Pejuang Oposisi Suriah di Idlib

Ahad, 02 Aug 2020 21:44

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Terimakasih Nak, Kau Ajarkan Ibumu Beretika

Ahad, 02 Aug 2020 21:39

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Idul Adha: Refleksi Pengorbanan dan Ketaatan Berbuah Keridhaan

Ahad, 02 Aug 2020 21:32

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Badan Intelijen Afghanistan Klaim Tewaskan Seorang Pemimpin Senior Islamic State

Ahad, 02 Aug 2020 21:30


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X