Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
8.685 views

Sikapi Natal dengan Dakwah & Toleransi, Bukan dengan Faham Pluralisme

Oleh: Herman anas
Alumnus Pondok Pesantren Annuqayah guluk-guluk Sumenep

Perayaan Natal sungguh wah dan gemerlap, dengan pohon-pohon cemara digantungkan hiasan-hiasan, kerlap-kerlip lampu dan hadiah-hadiah di dalamnya. Malamnya, tepat pukul 24.00 dilakukan misa (kebaktian). Rumah, toko, plasa, gedung, dan kantor penuh dengan hiasan cemara. Acara-acara televisi marak oleh nuansa Natal. Instansi-instansi pun  juga tidak ketinggalan untuk turut merayakannya.

Begitu semaraknya perayaan tersebut seolah membawa kesan: Pertama, perayaan Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember adalah sebuah ritus yang berlandaskan nilai kebenaran. Kedua, seolah-olah mayoritas penduduk negeri ini adalah kaum Nasrani, padahal secara statistik, jumlah mereka tidak lebih dari 15%. Ketiga, sebagai simbol yang membanggakan bagi orang yang merayakannya atau yang “menyambut” perayaan Natal.

Natal (dari bahasa Portugis yang berarti "kelahiran") adalah hari raya umat Kristen yang diperingati setiap tahun oleh umat Kristiani pada tanggal 25 Desember untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Natal dirayakan dalam kebaktian malam pada tanggal 24 Desember; dan kebaktian pagi tanggal 25 Desember. Beberapa gereja Ortodoks merayakan Natal pada tanggal 6 Januari.

Toleransi adalah istilah dalam konteks sosial, budaya dan agama yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya diskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat. Contohnya adalah toleransi beragama, dimana penganut mayoritas dalam suatu masyarakat mengizinkan keberadaan agama-agama lainnya. Istilah toleransi juga digunakan dengan menggunakan definisi "kelompok" yang lebih luas, misalnya partai politik, orientasi seksual, dan lain-lain. Hingga saat ini masih banyak kontroversi dan kritik mengenai prinsip-prinsip toleransi, baik dari kaum liberal maupun konservatif. (Wikipedia.com)

Seringkali ritual natal dikaitkan dengan toleransi. Banyak kaum Nasrani mengucapkan selamat Idul Fitri atau Idul Adha pada hari raya kaum muslimin. Mungkin kita sendiri pernah dan seringkali mendapatkan ucapan selamat tersebut dari teman non muslim. Kemudian pada saat perayaan natal, bagaimana seharusnya sikap kaum muslimin?

Antara Toleransi dan Mendakwahi

Ada dua  pandangan yang sudah diadopsi: Pertama, Sebagian mengatakan bahwa mengucapkan selamat natal sah-sah saja dengan alasan toleransi asalkan tidak membenarkan perbuatan tersebut dalam hati. Kedua, Sebagian mengatakan bahwa mengucapkan selamat natal hukumnya haram karena natal adalah perayaan kelahiran Yesus menjadi Tuhan. Jadi tidak ada toleransi karena masalah akidah.

Berkaitan dengan pendapat pertama yang menyatakan boleh untuk mengucapkan selamat natal. Sekali lagi bahwa di dalam Islam perbuatan harus terikat dengan hukum syara’ (الاصل فى الافعال التقيظ بحكم الشرع) dan tujuan baik tidak menghalalkan segala cara (الغاية لا تبرر الوسييلة) )  meskipun mungkin banyak mengatakan apa susahnya sih hanya mengatakan selamat natal? Kisah Bilal bin Rabah cukup membuat umat Islam kagum dan tidak mudah mengucapkan yang tidak sesuai dengan keyakinannya karena meskipun disiksa tidak mengubah lisannya untuk mengucapkan ahad, ahad dan ahad. Bila dibandingkan dengan muslim saat ini dengan mudahnya mereka mengatakan selamat natal yang tentunya hal ini bertentangan dengan ahad yang diucapkan oleh sahabat Bilal. Padahal seperti kasus sahabat Bilal dibolehkan di dalam islam untuk berbohong karena sangat pedihnya siksaan. Sedangkan pada saat ini tidak ada siksaan apapun hanya dengan alasan toleransi mereka mengatakan selamat kepada orang kafir.

Natal adalah perayaan orang Nasrani yang mana meyakini Yesus sebagai Tuhannya. Hal ini jelas masalah akidah mereka bukan masalah kemanusiaan. Islam sudah jelas mengatakan  (لكم دينكم ولي دين) bagimu agamamu dan bagiku agamaku. الدين di sini maksudnya akidah (keimanan) dan syariah (hukum islam atau ajaran islam). Jadi toleransi ((التسامح mengakui bahwa ada agama lain selain islam tapi tidak sampai meyakini kebenarannya ataupun mengucapkan selamat.

Islam dan Pluralitas

Islam mengakui pluralitas (keberagaman) tapi tidak dengan pluralisme (menyamakan semua agama) sebagaimana dalam Al-Qur’an Al-Hujurat ayat 13 :

يأيها الناس انا خلقنكم من ذكر وانثى وجعلنكم شعوبا وقبائل لتعارفوا ان اكرمكم عند الله اتقكم, ان الله عليم خبير.

Hai manusia, Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal”

Menganggap semua agama sama (karena sama-sama mengajak pada kebaikan), berarti sama saja dengan mengatakan bahwa Nabi Muhammad melakukan hal yang sia-sia di dalam berdakwah karena beliau mengajak orang-orang kafir penyembah berhala, yahudi dan nashrani masuk islam. Padahal nabi bersabda “termasuk sempurnanya Islam seseorang adalah meninggalkan perbuatan yang tidak bermanfaat”

 .(من حسن اسلام المرأ تركه مالايعنيه)Memang dalam masalah akhlak semua agama mengajak kebaikan tapi akhlak islam berbeda dengan orang kafir. Misal, orang berbuat jujur di dalam islam bukan hanya karena melihat jujur perbuatan baik, disenangi banyak orang akan tetapi jujur mereka karena memang Allah memerintahkan bahwa umat Islam wajib jujur. Sikap jujur seperti ini akan abadi karena perintah Allah tetapi kalau jujurnya karena manusia maka bisa saja berubah tidak jujur karena sekarang ada istilah terlalu jujur hancur dan tidak cepat kaya. Jadi, orang yang jujur karena ingin disenangi teman bukanlah akhlak islam dan tidak akan mendapat pahala di sisi Allah.

Jadi Islam mengakui adanya keberagaman warna kulit, kabilah-kabilah, bangsa-bangsa dan suku-suku. Makanya dalam pernikahan masalah kufu’ tidak disyaratkan misalnya harus satu bangsa, warna kulit dan kabilah namun yang disyaratkan adalah kufu’ secara agama

(من ذهب من العلماء إلى أن الكفاءة في النكاح لا تشترط ، ولا يشترط سوى الدين).

Islam tidak perlu belajar lagi masalah pluralitas karena dulu sudah mengayomi perbedaan agama, kabilah, suku dan warna kulit. Terbukti pada zaman khalifah Umar bin Abdul Aziz mereka mencapai kemakmuran yang luar biasa sehingga orang-orang Afrika hartanya mencapai nishab semua. Hal tersebut karena pemimpin Islam tidak ada diskriminasi antara orang kafir dan muslim di depan hakim.

Syariat Islam saling terkait antara yang satu dengan yang lain dan tidak bertentangan. Misal syariat menikah yang berkaitan erat dengan masalah nasab dan kewajiban menafkahi. Nasab dan kewajiban menafkahi tersebut tidak akan terlaksana kalau tidak ada pernikahan maka segala hal yang menyebabkan rusaknya nasab dan tidak jelasnya kewajiban menafkahi adalah dilarang. Jadi satu syariat ditinggalkan maka berakibat syariat yang lain tidak bisa atau sulit dilaksanakan. Begitupun juga kaum muslimin diwajibkan untuk berdakwah yakni fardhu kifayah. Bagaimana cara mengajak kaum muslimin terhadap orang kafir sedangkan mereka sudah mengucapkan selamat?

Hadits yang menerangkan tentang nabi menghormati jenazah orang kafir sangat tidak tepat digunakan dalih sebagai toleransi dalam masalah akidah. Hadits tersebut diriwayatkan dari Qais bin Saad RA. dan Sahal bin Hunaif RA.: Dari Ibnu Abu Laila bahwa ketika Qais bin Saad RA. dan Sahal bin Hunaif RA. sedang berada di Qadisiyah, tiba-tiba ada iringan jenazah melewati mereka, maka keduanya berdiri. Lalu dikatakan kepada keduanya: Jenazah itu adalah termasuk penduduk setempat (yakni orang kafir). Mereka berdua berkata: Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah dilewati iringan jenazah, lalu beliau berdiri. Ketika dikatakan: Jenazah itu Yahudi, Rasulullah saw. bersabda: Bukankah ia juga manusia?. (Shahih Muslim No.1596)

Dari hadits ini jelas bahwa Nabi Muhammad Saw menghormati orang tersebut sebagai manusia bukan membenarkan terhadap ritual keyakinannya. Jadi, baik jenazah tersebut orang kafir ataupun orang Islam diwajibkan umat Islam untuk menghormati. Hal ini sangat berbeda faktanya dengan natal yang merayakan kelahiran Yesus sebagai Tuhan.

Khatimah

Cukuplah Nabi Muhammad sebagai contoh untuk kita, meskipun diiming-iming kaum kuffar dengan tawaran harta, takhta dan wanita supaya berhenti mendakwahi mereka tapi nabi tidak berkenan karena semua agama tidak sama (Tidak Ada Pluralisme). Toleransi sudah di contohkan dengan dilarangnya menghancurkannya tempat ibadah-ibadah mereka ketika perang, dimenangkannya orang Yahudi saat berperkara dengan khalifah Ali bin Abi Thalib masalah baju perang. Padahal baju tersebut benar-benar milik khalifah tapi karena tidak bisa mendatangkan saksi, meskipun seorang khalifah tetap kalah sama orang Yahudi (Islam Mengakui Pluralitas). Wallahu A’lam Bisshowab

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Tanggap Bencana: Relawan IDC, Dai Motivator dan Tim Medis PDUI Bertolak ke Palu. Ayo Bantu.!!

Bencana Palu adalah Derita Kita Semua. Relawan IDC bekerja sama dengan PDUI menerjunkan relawan, dai motivator dan tim medis....

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Masya Allah..!!! Driver Gojek Motor Wakafkan Mobil Dakwah kepada IDC

Bila cinta Allah sudah melekat, tak ada yang bisa menghalangi amal infak. Wakaf mobil bagi driver gojek motor pun menjadi ringan. Semoga Allah memberkahi dan menggantinya dengan yang lebih baik....

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Ayo Waqaf: Harta Kekal Dibawa Mati, Pahala Terus Mengalir Jadi Investasi Abadi

Wakaf tidak menghabiskan harta, justru mengekalkan harta. Pahalanya terus mengalir tak terbatas usia, manfaatnya dirasakan umat seluas-luasnya dari generasi ke generasi...

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

WAKAF MOTOR DAKWAH: Relawan IDC Serahkan Sepeda Motor untuk Dai Lereng Gunung Lawu

Relawan IDC Solo Raya menyerahkan wakaf sepeda motor kepada Ustadz Sriyono untuk menunjang aktifitas dakwah di tempat-tempat terpencil yang sulit dijangkau di lereng Gunung Lawu...

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

3 Tahun Menderita Tumor Ganas, Kang Yoyo Tak Bisa Bekerja dan Berjamaah Masjid. Ayo Bantu..!!

Aktivis masjid ini menderita tumor ganas dan tidak bisa berobat karena terbentur biaya. Daging tumornya terus membesar seukuran bola futsal. Ayo bantu bisa bekarja dan berjamaah di masjid lagi....

Latest News
Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Lakukan 6 Hal Ini agar Jin Tidak Menggangu Kaum Perempuan

Selasa, 16 Oct 2018 22:59

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Arus LGBT di Era Digital, Kaum Millenial Terancam Punah?

Selasa, 16 Oct 2018 22:36

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Bahaya Laten LGBT dan Solusinya

Selasa, 16 Oct 2018 22:14

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Mengapa Delima Disebutkan dalam Al-Quran?

Selasa, 16 Oct 2018 21:50

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Facebook Ungkap 29 Juta Data Pengguna Diakses Hacker

Selasa, 16 Oct 2018 21:45

Jaisyul Al-Adl Culik Sedikitnya 10 Pasukan Keamanan Iran di Perbatasan Pakistan

Jaisyul Al-Adl Culik Sedikitnya 10 Pasukan Keamanan Iran di Perbatasan Pakistan

Selasa, 16 Oct 2018 21:45

Kesulitan Air, ASN Kota Bandung Laksanakan Shalat Istisqo

Kesulitan Air, ASN Kota Bandung Laksanakan Shalat Istisqo

Selasa, 16 Oct 2018 21:24

Riyal Saudi Jatuh ke Level Terendah Sejak 2016 Menyusul Kasus Hilangnya Jamal Khasoggi

Riyal Saudi Jatuh ke Level Terendah Sejak 2016 Menyusul Kasus Hilangnya Jamal Khasoggi

Selasa, 16 Oct 2018 20:45

Laporan: Militer Myanmar Gunakan Akun Facebook Palsu untuk Targetkan Muslim Rohingya

Laporan: Militer Myanmar Gunakan Akun Facebook Palsu untuk Targetkan Muslim Rohingya

Selasa, 16 Oct 2018 20:30

(Video) Ini Tanggapan Dani Anwar Tentang Garbi

(Video) Ini Tanggapan Dani Anwar Tentang Garbi

Selasa, 16 Oct 2018 19:21

Satu Tahun Anies Pimpin DKI, Politisi: Hidup Rakyat Miskin Terlindungi

Satu Tahun Anies Pimpin DKI, Politisi: Hidup Rakyat Miskin Terlindungi

Selasa, 16 Oct 2018 17:45

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Pesan Mantan Jubir Presiden ke Indonesialeaks

Selasa, 16 Oct 2018 15:45

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Australia Pertimbangkan Mengakui Yerusalem Sebagai Ibukota Israel

Selasa, 16 Oct 2018 13:45

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Jelang Muktamar, Pengurus Wilayah dan Daerah Pemuda Muhammadiyah Disatroni Polisi

Selasa, 16 Oct 2018 09:21

Maksiat Mengundang Bencana!

Maksiat Mengundang Bencana!

Selasa, 16 Oct 2018 09:14

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

[VIDEO] FPI Evakuasi Jenazah Kristiani Korban Gempa-Tsunami Palu

Selasa, 16 Oct 2018 08:40

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Acara Berbau LGBT di Magelang Digagalkan FPI

Selasa, 16 Oct 2018 05:24

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Duka Rakyat Palu Masih Pilu

Selasa, 16 Oct 2018 05:12

 Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Kebangkitan Ideologi dan Penerapannya

Senin, 15 Oct 2018 23:00

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Penanganan Pasca Bencana yang Carut Marut, Bukti Pemerintah Gagal

Senin, 15 Oct 2018 22:45


Reseller tas batam

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X