Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
31.251 views

Strategi Katolik Van Lith: Meminggirkan Melayu, Membiarkan Mistik Jawa

SOLO (voa-islam.com) – Bertumbuh kembangnya misi Katolik di Jawa tidak dapat dipisahkan dari kiprah Fransiscus Georgis Josephus van Lith atau dikenal dengan Frans van Lith. Ia adalah seorang imam Yesuit asal Oirschot, Belanda yang meletakkan dasar Katolik di Jawa, khususnya Jawa Tengah. Ia pula mengkristenkan Jawa dan menumbuhkan misionaris dari kalangan pribumi. Ia datangi keluarga bangsawa di sekitar Kraton Yogyakarta dan Pakualam.

Dengan didapatkannya bibit unggul dari kalangan priyayi, telah melahirkan kelompok elit baru yang menjadi panutan di lingkungannya masing-masing. Usaha Van Lith tidak sia-sia. Terbukti pada tahun 1940, Mgr. Soegijopranoto ditahbiskan sebagai uskup pribumi pertama di Indonesia.

Van Lith lah, misionaris yang membabtis orang-orang Jawa pertama di Sendangsono, mendirikan sekolah guru di Muntilan, memperjuangkan status pendidikan orang pribumi pada masa pendudukan colonial Belanda. Pada 14 Desember 1904, Van Lith membaptis 171 orang desa dari daerah Kalibawang di Sendangsono, Kulon Progo. Peristiwa ini dipandang sebagai lahirnya Gereja diantara orang Jawa, dimana 171 orang menjadi pribumi pertama yang memeluk Katolik. Lokasi pembatisan ini yang sekarang menjadi tempat ziarah Sendangsono.

Ketokohan Van Lith ini dikenang secara khusus oleh kunjungan Paus Yohanes Paulus II di Yogyakarta pada tanggal 10 Oktober 1989. Dalam pidatonya yang disampaikan di hadapan puluhan ribu umat Katolik di stadion Kridosono Yogyakarta, Paus Paulus Yohanes II menyampaikan, bahwa kedatangannya adalah untuk mengenang mereka yang telah meletakkan dasar bagi umat Katolik di Pulau Jawa, yaitu Romo Van Lith dan dua orang muridnya, Mgr. Soegijapranata dan IJ Kasimo.

Tahun 1904, Van Lith menkonsentrasikan kegiatannya pada pengembangan sekolah. Sejalan dengan kebijakan politik etis Belanda, peran guru menjadi sangat sentral dalam masyarakat. Apalagi Van LIth mulai merasakan keberhasilan misi dalam menkonversikan keagamaan pada murid di Kolese Xaverius.

Pembukaan sekolah-sekolah desa sejak tahun 1907 merupakan permulaan riil dari pendidikan massal mengikuti cara Barat di seluruh wilayah Hindia Belanda, tebukti mendatangkan peluang kerja yang besar bagi jebolan sekolah Muntilan. Anak-anak lelaki yang masuk sekolah ini semuanya muslim. Mereka semua tamat sebagai orang Katolik. Tahun 1940, Mgr. Soegijapranata ditahbiskan sebagai uskup pribumi pertama di Indonesia.

Inkulturasi Ala Van Lith

Meskipun pendidikan menjadi strategu utama Van Lith dalam melakukan penetrasi misi Katolik ke kalangan pribumi, akan tetapi Van Lith juga tidak melupakan strategi kebudayaan yang diharapkan dapat mengembangkan Katolik di Jawa. Itulah sebabnya Van Lith mengadopsi unsure-unsur budaya Jawa yang sudah dilepaskan unsur keislamannya.

“Strategi Yesuit atau misi Katolik pada paruh abad ke-20, hal yang dianggap penting adalah penyesuaian dengan budaya Jawa. Semua konfrontasi langsung dengan agama Islam mesti dihindari.” Demikian Kareel Steenbrink dalam tulisannya.

Bagi Van Lith, orang Jawa yang masuk Katolik justru disarankan untuk menjauhkan diri dari kebudayaan Eropa, karena masuk Katolik bukan berarti menerima peradaban Barat. Sebaliknya, orang Katolik justru harus melanjutkan hidupnya dalam kebudayaan Jawa.

Beberapa langkah pragmatis Van Lith dalam mengintervensi budaya Jawa diantaranya adalah dengan menghadiri selamatan orang Islam, terus melaksanakan khitan, yang pada umumnya bukan merupakan hal yang sulit bagi orang-orang Katolik, asal mereka tidak diwajibkan mengikuti doa Islam yang dipakai di acara itu.

Van Lith menyadari bahwa proses Islamisasi yang belum selesai di Pulau Jawa memberikan peluang yang besar untuk misi penginjilan secara luas. Oleh karena itu, Van Lith melakukan sekularisasi budaya Jawa, yaitu memilahkan unsur-unsur pembentuk budaya Jawa dan menyingkirkan variable Islamnya, Penolakan terhadap pengajaran bahasa Melayu juga dimaksudkan untuk mencegah masuknya pengaruh Islam, sebab bahasa Melayu identik dengan pengembangan dakwah Islam.

Uniknya, Van Lith pernah mengusulkan supaya orang Katoliok dikawinkan oleh penghulu, karena penghulu tidak dianggapnya sebagai pegawai atau pejabat agama, tetapi sebagai sipil saja: selama penghulu mengawinkan tanpa formula Islam, maka mestinya orang Katolik tetap kawin dihadapan penghulu.

Eksperimen budaya yang dilakukan Van Lith memang tidak selamanya berhasil. Upaya untuk menikahkan pasangan Katolik dihadapan penghulu tidak pernah direalisasikan. Meski demikian, pemisahan antara budaya Jawa dengan Islam terus berjalan intensif. Generasi Katolik Pribumi didikan Van Lith terbukti mampu melahirkan banyak tulisan mengenai budaya Jawa. Sebut saja tulisan tentang tarian-tarian orang Jawa, Masjid di Jawa, gamelan, rumah pangeran Jawa dan Gereja Katolik bergaya Jawa. Artikel-artikel tersebut dimuat dalam majalah St. Claverbond yang terbit 10 kali setiap tahun.

Ada satu karya tulis dari pastur Jesuit yang dianggap mampu menangkap inti dari kebudayaan Jawa, yaitu disertasi dari Petrus Joshepus Zoetmulder yang terbut di tahun 1935 (telaah Serat Centhini dan karya sastra suluk Jawa).

Mengenai Zoetmulder ini, Prof. Mukti Ali sampai harus member catatatn khusus. Pastor Zoetmulder dengan serius mempelajari agama-agama di Jawa termasuk Islam, khususnya Islam Jawa. Ia juga membahas aspek-aspek mistik Islam dan mistis Islam Jawa.

Mengikuti Van Lith, pastor Zoetmulder berupaya meminggirkan peran Islam dalam membentuk theology Jawa, dan menjadikan pandangan Atman dari tradisi Hindu sebagai actor utama pembentuk theology Jawa.

Misionaris Lain

Selain Van Lith – untuk wilayah Yogyakarta, ada nama lain yang menjadi pioneer misi Katolik di Pulau Jawa. Tokoh misionaris itu adalah Pastor Henri Van Driessche, seorang berkebangsaan Belanda yang berkomunikasi secara lancar dalam bahasa Jawa. Dengan bahasa Jawa halus, ia telah menempatkan orang Jawa pada posisi yang dihormati. Bahkan Pastor Henry berusaha untuk melebur/menyatu dengan kultur Jawa demi menjalankan misinya. Melantunkan tembang Jawa dengan kearifan lokal, salah satunya.

Pastor Henry Van Driessche memulai pengajaran agama Katolik untuk masyarakat Yogyakarta di rumah R.P. Himawidjaja (orang tua salah satu siswa kolese Muntilan). Meskipun jumlah siswa saat itu masih sedikit, jerih payah pastor Henry membuahkan hasil. Pada 5 Agustus  1915, ia mulai melakukan pembatisan, yang kemudian disusul dengan pembatisan baru terhadap 13 orang dewasa pada Juli 1916.

Lebih lanjut, seiring dengan semakin banyaknya jemaat, Pastor Henry mulai memikirkan perlunya suatu tempat ibadah khusus bagi orang-orang Jawa, sebab gereka yang ada, yaitu Santo Fransiskus Xaverius terlalu kecil untuk menampung umat Eropa dan Jawa secara bersama-sama. Untuk itu Henry mengatur sebuah ruangan yang cukup besar sebagai tempat ibadat yang kemudian cikal bakal Gereja katolik Santo Yusup Secodiningratan. [desastian]

 

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Abdurrahman, Balita Pejuang Tumor Mata Menangis Bercucuran Darah. Ayo Bantu.!!

Belum genap berusia 2 tahun, bocah imut mungil ini harus menjalani hidup dengan dahsyatnya penyakit tumor ganas di. Hari-harinya dipenuhi tangis bersimbah darah yang mengucur dari luka matanya...

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Rumah Dakwah Ustadz Sukarman Reyot Terancam Roboh, Ayo Bantu!

Sungguh prihatin kondisi rumah Ustadz Ahmad Sukarman ini. Rumah tinggal yang difungsikan sebagai markas pengajian ini sangat tidak layak, rapuh dan reyot terancam roboh....

Hidup Sebatang Kara, Muallaf  Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hidup Sebatang Kara, Muallaf Suliatin Diterpa Berbagai Ujian Hidup, Ayo Bantu.!!

Hijrah menjadi Muslimah, mantan Kristen Pantekosta ini ditimpa banyak ujian mulai dari keluarga hingga kerasnya pekerjaan. Hidup sebatang kara, ia bekerja keras sebagai buruh pembuat batu bata. ...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Latest News
Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Fahri: Elit Politik di Indonesia tidak Tunjukkan Keseriusan Berdemokrasi

Senin, 08 Mar 2021 09:25

Perkuat Profesional Muslim, Forum Duta Amaliah Astra Gagas Syiar Kreatif

Perkuat Profesional Muslim, Forum Duta Amaliah Astra Gagas Syiar Kreatif

Senin, 08 Mar 2021 06:37

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Mayoritas Siswa Prancis Menolak Sekularisme Kaku Negara Mereka

Ahad, 07 Mar 2021 20:30

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Pasukan Saudi Hancurkan 10 Drone Bersenjata Yang Ditembakkan Oleh Syi'ah Houtsi Yaman

Ahad, 07 Mar 2021 19:30

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

42 Dari 100 Orang Bermain Game Seluler Setidaknya Sekali Sehari

Ahad, 07 Mar 2021 17:08

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Menuju Dilegalkannya Minol, Budaya atau Buah Kegagalan Sistem?

Ahad, 07 Mar 2021 14:08

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Al-Shabaab Bebaskan 400 Tahanan Dalam Pembobolan Penjara di Puntland Somalia Utara

Sabtu, 06 Mar 2021 21:05

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Laporan: Faksi FSA Dukungan Turki Bicarakan Masalah Keamanan Dengan HTS

Sabtu, 06 Mar 2021 20:00

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Kasus Suap Pajak di Tengah Pandemi, Anis: Rapor Merah Pemerintah

Sabtu, 06 Mar 2021 19:19

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Palang Merah Internasional Desak Myanmar Lindungi Relawan dan Petugas Kesehatan

Sabtu, 06 Mar 2021 13:15

Kajian Ilmu FUUI:

Kajian Ilmu FUUI: "Mengharamkan yang Dihalalkan dan Menghalalkan yang Diharamkan oleh Allah SWT"

Sabtu, 06 Mar 2021 09:50

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Jimly Asshiddiqy Salah Besar

Sabtu, 06 Mar 2021 09:30

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Bolehkah Berdoa Agar Disampaikan ke Ramadhan?

Jum'at, 05 Mar 2021 18:43

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Organisasi HAM Sambut Baik Keputusan ICC Untuk Selidiki Kejahatan Perang Israel

Jum'at, 05 Mar 2021 16:05

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Melegislasi Miras, Melegislasi Kemaksiatan Pendatang Azab

Jum'at, 05 Mar 2021 15:59

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Bank Danamon Syariah Hadirkan Layanan Wakaf Uang

Jum'at, 05 Mar 2021 15:52

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Rusia Telah Pulangkan 145 Anak Mantan Pejuang Islamic State Dari Irak dan Suriah

Jum'at, 05 Mar 2021 15:35

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Pemberontak Syi'ah Houtsi Lancarkan Serangan Baru Ke Badara Sipil Abha Saudi

Jum'at, 05 Mar 2021 14:40

Test The Water Investasi Miras

Test The Water Investasi Miras

Jum'at, 05 Mar 2021 11:26

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Menjadi Ibu Tangguh di Era Pandemi

Jum'at, 05 Mar 2021 09:09


MUI

Must Read!
X