Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
77.552 views

Tak Bermoral, Istri Jalaludin foto Dengan Mufti pro Syiah Pembantai Muslim Suriah

JAKARTA (voa-islam.com) - Media online sunnahcare merilis sebuah berita yang memperkuat kebejatan syiah. Hal ini semakin memperkuat buruknya ajaran syiah yang dikenal sangat memusuhi umat Islam Sunni. Salah satunya adalah kegiatan istri Jalaludin 'Laknat' pentolan aliran sesat syiah di Indonesia, Emilia renita Az diketahui istri kedua kang Jalal karena memang tak diketahui dengan persis jumlah istri-istri mut'ah Kang Jalal ini.
Dalam foto tersebut istri Kang jalal trlihat berfoto dengan tokoh aktivis ekstrem syiah internasional. Ia bertemu dengan Mufti Syiah Suriah yang telah mengeluarkan Fatwa yang menyebabkan ratusan ribu kaum muslimin Suni Suriah dibantai dan jutaan mereka terusir dari negaranya.
Foto ini justru mempertegas sikap syiah yang tak punya "sense of crisis" dan tidak membantu muslim sunni. Ia nampak tersenyum saat berfoto dengan "Mufti Syiah Suriah Ahmad qasun yang ternyata bernama badrudin Hassoun, ulama Sunni yang pro Bashar Assad yang syiah." demikian ralat dan penjelasan Surya fachrizal jurnalis senior hidayatullah.com dan sahabatalaqsa.com.
Waspadalah umat islam indonesia karena sebuah konspirasi besar sedangkan disiapkan oleh syiah di negara kita ini.
Sekarang mereka berusaha memasuki parlemen yang pada akhirnya mereka ingin tampuk kekuasaan jatuh ke tangan syiah yang ujung-ujungnya mereka akan membantai muslim indonesia seperti di Suriah.
Sebelumnya, Istri dedengkot Syi'ah Indonesia, Djalaluddin Rahmat, Emilia Renita Az. Emilia mengeluaran buku 'kacangan' tandingan yang berisikan kesesatan MUI versi syiah.

Penulis buku yang merupakan istri Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) ini mengakui bahwa bukunya yang berjudul "Apakah MUI Sesat" (Berdasarkan 10 Kriteria Aliran Sesat) merupakan jawaban dari buku yang telah dikeluarkan Tim MUI Pusat yang berjudul "Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syiah di Indonesia".


Menurut Emilia, selama ini MUI dinilai secara seenaknya menyesatkan orang dengan dampak yang tidak sedikit.? Sementara tak ada satupun orang/lembaga yang berani mengkritisi.

"Sekali ini MUI dilawan wanita Syiah," ujarnya kepada hidayatullah.com melalui smabugan telepon, Ahad (02/02/2014)

Emilia mengatakan, buku ini dinilai titik tolak kebangkitan Syiah yang dinilai tertindas.
Makin terlihat saja kebejatan aliran syiah...[ikhwan/voa-islam.com]

Istri dedengkot Syi?ah Indonesia, Djalaluddin Rahmat, Emilia Renita Az. Emilia mengeluaran buku tandingan yang berisikan ?kesesatan? MUI versi syi?ah.

Penulis buku yang merupakan istri Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) ini mengakui bahwa bukunya yang berjudul ?Apakah MUI Sesat? (Berdasarkan 10 Kriteria Aliran Sesat) merupakan jawaban dari buku yang telah dikeluarkan Tim MUI Pusat yang berjudul ?Mengenal dan Mewaspadai Penyimpangan Syi?ah di Indonesia?.

Menurut Emilia, selama ini MUI dinilai secara seenaknya menyesatkan orang dengan dampak yang tidak sedikit.? Sementara tak ada satupun orang/lembaga yang berani mengkritisi.

?Sekali ini MUI dilawan wanita Syiah, ? ujarnya kepada hidayatullah.com melalui smabugan telepon, Ahad (02/02/2014)

Emilia mengatakan, buku ini dinilai titik tolak kebangkitan Syiah yang dinilai tertindas.

?Gak bisa orang dikafirin, dan mereka merasakan bagaimana dikafirkan. Yang mengkafirkan mereka itu orang Syiah, perempuan,? tambahnya.

Ia menilai, melakukan itu karena selama ini fatwa-fatwa MUI tidak ada yang membantah dan seluruh fatwanya ditaati.

Saat ditanyakan bahwa hujjah/fatwa/keputusan MUI Pusat adalah keputusan institusi para ulama yang membawahi semua Ormas-ormas Ahlus Sunnah, maka seharusnya hujjah/fatwa dibalas dengan intitusi yang kedudukannya serupa, misalnya fatwa resmi Syiah, bukan hujjah kadernya, yang mencerminkan perwakilan pribadi.

?Kalau kita pakai hujjah Syiah, kita tidak ketemu malahan,?ujarnya pendek.

- See more at: http://www.voa-islam.com/read/indonesiana/2014/02/04/28939/kurang-ajar-istri-djalaludin-rahmat-terbitkan-buku-kesesatan-mui/#sthash.w5g9x5Pq.dpuf

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA Distributor & Supplier Herbal

Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60% Pembelian bisa campur produk >1.600 jenis produk dari ratusan Produsen yang kami distribusikan
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Bukan kepalang repotnya Ummu Abdullah saat putra sulungnya dirawat inap karena sakit demam berdarah. Tanpa didampingi sang suami, ia juga harus merawat dua balita lainnya....

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Ditangani Relawan IDC, Preman Pelabuhan Bertaubat Sebelum Ajalnya. Ayo Bantu Anak Yatimnya!!

Preman Leo menghabiskan hidupnya dalam kerasnya kehidupan dan gelapnya kehidupan malam. Dengan dakwah Relawan IDC, ia bertaubat dan banyak beristigfar menjelang ajal, meninggalkan dua anak yatim....

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Anak-anak Mujahid Butuh Biaya 56 Juta Rupiah untuk Masuk Sekolah dan Pesantren. Ayo Bantu!!

Menjelang tahun ajaran baru 2016-2017, IDC menerima order 56 juta rupiah untuk masuk sekolah dan pesantren, jadi tanggungjawab kaum muslimin....

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Infaq Cerdas (Beasiswa Yatim & Dhuafa): Mari Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Anindya Mujahidah, Balita Penderita Gangguan Empedu Harus Operasi Cangkok Hati. Ayo Bantu!!!

Terlahir dengan penyakit gangguan fungsi empedu, kondisi balita Anindya Mujahidah sangat memprihatinkan: perut membesar, mata dan tubuhnya menguning. Ia harus menjalani transplantasi hati...

Latest News
Setara Institute: 58 Persen Siswa SMA Inginkan Hukum Agama di Setiap Aspek Kehidupan

Setara Institute: 58 Persen Siswa SMA Inginkan Hukum Agama di Setiap Aspek Kehidupan

Jum'at, 27 May 2016 09:16

Islamic State (IS) Rebut Kembali Posisi Kunci di Utara dan Selatan Fallujah dari Militer Syi'ah Irak

Islamic State (IS) Rebut Kembali Posisi Kunci di Utara dan Selatan Fallujah dari Militer Syi'ah Irak

Jum'at, 27 May 2016 08:30

Ikutilah! Tarhib Ramadhan Bersama Ustadz Yusuf Mansur dan KH Zaitun Rasmin

Ikutilah! Tarhib Ramadhan Bersama Ustadz Yusuf Mansur dan KH Zaitun Rasmin

Jum'at, 27 May 2016 08:04

Aktivis Ini Minta Wartawan Jangan Asal Tulis Berita, Terlebih Berita Kebohongan Soal DKI

Aktivis Ini Minta Wartawan Jangan Asal Tulis Berita, Terlebih Berita Kebohongan Soal DKI

Jum'at, 27 May 2016 07:01

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual, Bagaimana Solusi Jitunya?

Indonesia Darurat Kekerasan Seksual, Bagaimana Solusi Jitunya?

Jum'at, 27 May 2016 06:30

Kejahataan Seksual, selain Dipenjara, Rencananyaa juga Dapat Dihukum Mati

Kejahataan Seksual, selain Dipenjara, Rencananyaa juga Dapat Dihukum Mati

Jum'at, 27 May 2016 05:01

Muhammadiyah Ajak Umat Islam Gunakan Kalender Hijriyah Global

Muhammadiyah Ajak Umat Islam Gunakan Kalender Hijriyah Global

Jum'at, 27 May 2016 02:41

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Sakit Demam Berdarah, Zulqarnain Anak Mujahid Dirawat Inap. Ayo Bantu..!!

Jum'at, 27 May 2016 01:22

Gerindra Sebut Pemerintah Tidak Mampu Kendalikan Nilai Tikar Rupiah

Gerindra Sebut Pemerintah Tidak Mampu Kendalikan Nilai Tikar Rupiah

Kamis, 26 May 2016 23:45

Jumat, 27 Mei 2016 Saat Tepat Koreksi Arah Kiblat yang Akurat

Jumat, 27 Mei 2016 Saat Tepat Koreksi Arah Kiblat yang Akurat

Kamis, 26 May 2016 22:05

Faylaq Al-Sham Hancurkan Bagian Landasan Pacu Bandara Militer Rezim Assad di Hama

Faylaq Al-Sham Hancurkan Bagian Landasan Pacu Bandara Militer Rezim Assad di Hama

Kamis, 26 May 2016 21:00

Ini Doa Politisi untuk Pemimpin DKI Mendatang Paska Ramadhan

Ini Doa Politisi untuk Pemimpin DKI Mendatang Paska Ramadhan

Kamis, 26 May 2016 20:45

Rusia Tuduh Turki Pasok Komponen Bom untuk Islamic State (IS)

Rusia Tuduh Turki Pasok Komponen Bom untuk Islamic State (IS)

Kamis, 26 May 2016 19:45

Mantap! Wali Kota Malang Perintahkan Shalat Berjamaah Awal Waktu

Mantap! Wali Kota Malang Perintahkan Shalat Berjamaah Awal Waktu

Kamis, 26 May 2016 19:26

Ketua Umum Dewan Da'wah Hadiri Pembukaan Sidang Tahunan Dewan Gubernur IDB ke-41

Ketua Umum Dewan Da'wah Hadiri Pembukaan Sidang Tahunan Dewan Gubernur IDB ke-41

Kamis, 26 May 2016 19:25

KH Syuhada Bahri: Hukuman Kebiri Justru Membuat Pelaku Semakin Biadab

KH Syuhada Bahri: Hukuman Kebiri Justru Membuat Pelaku Semakin Biadab

Kamis, 26 May 2016 18:54

KPK Tunggu Demonstrasi Besar Tersangkakan Ahok/Tunggu Perang Badar Antar Warga dengan DKI?

KPK Tunggu Demonstrasi Besar Tersangkakan Ahok/Tunggu Perang Badar Antar Warga dengan DKI?

Kamis, 26 May 2016 17:45

Mantan Panglima Perang Era Sovyet Desak Taliban Bergabung dalam Rekonsiliasi di Afghanistan

Mantan Panglima Perang Era Sovyet Desak Taliban Bergabung dalam Rekonsiliasi di Afghanistan

Kamis, 26 May 2016 17:15

Membedah Kasus Halal di Bali HAS Training

Membedah Kasus Halal di Bali HAS Training

Kamis, 26 May 2016 16:47

Swiss Akan Denda 5000 USD bagi Siswa Muslim yang Menolak Jabat Tangan dengan Lawan Jenis

Swiss Akan Denda 5000 USD bagi Siswa Muslim yang Menolak Jabat Tangan dengan Lawan Jenis

Kamis, 26 May 2016 16:00


Must Read!
X