Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
14.073 views

Pelajaran Sejarah di Indonesia Belum Berpihak Kepada Umat Islam

GARUT (voa-islam.com) – Pemerintah kita sekarang ini tidak terlalu berpihak kepada umat Islam. Padahal umat Islam itu mayoritas. Memang kita selalu mendengungkan mayoritas-mayoritas. Kenyataannya umat Islam itu memang mayoritas secara nominal. Sebagai mayoritas, sebagai asas proporsional kan mestinya pemerintah lebih berpihak kepada umat Islam dan sejarahnya. Tapi pada kenyataannya justru yang aneh di Indonesia itu, pemerintah Indonesia lebih berpihak kepada sejarah Hindu dan Budha. Hal ini diungkapkan oleh Doktor Sejarawan dari Universitas Indonesia Dr. Tiar Anwar Bahtiar, M.Hum.

“Sampai pada zaman Soeharto itu riset tentang zaman Hindu dan Budha itu luar biasa biayanya besar sekali, sementara riset untuk zaman Islam gak ada atau kecil sekali. Presentasinya 20% untuk zaman Islam, 80% riset untuk zaman Hindu-Budha atau zaman Kolonial” katanya kepada voa islam saat menemui di kantornya Jl. Aruji Kartawinata, Garut, pada Senin (16/06/2014).

Dr. Tiar melanjutkan dengan itu semua ada upaya-upaya untuk lebih mengunggulkan zaman Hindu, Budha, atau Kolonial dibandingkan dengan sejarah zaman Islam. Menurutnya akhirnya inilah yang menyebabkan generasi-generasi muda muslim di Indonesia, tidak pernah tahu mengapa mereka menjadi mayoritas.

“Bukankah menjadi mayoritas itu berarti ada peninggalan sejarah sebelumnya yang menyebabkan mereka bisa menjadi mayoritas” ujar salah seorang peneliti Insist ini.

Menurut Pengajar di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Persis Garut ini, umat Islam pasti pernah mengalami zaman kejayaannya, tidak mungkin tidak ada zaman kejayaannya. Yang tidak pernah dimunculkan sebetulnya kapan zaman kejayaan Islam di Indonesia? Menurutnya sesungguhnya zaman kejayaan Islam di Indonesia itu adalah juga sesungguhnya zaman emasaannya Indonesia. Itu terjadi abad ke 14, 15, 16, tapi hal ini jarang diungkap.

“Ini yang akhirnya menyebabkan pelajaran sejarah di Indonesia ini tidak memberikan ruang kepada penghormatan sejarah Islam. Jadi sejarah Islam itu dipinggirkan oleh penguasa” paparnya.

Persoalan sejarah Islam yang dipinggirkan oleh penguasa ini, menurut Dr. Tiar masih berlangsung sampai sekarang dan belum berubah. Ia kemudian mengungkapkan hal ini terjadi karena yang memegang sejarah itu ABRI. Dan ABRI itu salah satu doktrinnya dari dulu ekstrim kanan, esktirm kiri. Musuh ABRI itu Islam dan PKI.

“Sekalipun sekarang sudah mulai agak terkikis, tetapi dari segi penyusunan kurikulum sejarah masih belum banyak berubah” pungkas Ketua Umum Pemuda Persis Jawa Barat periode 2010-2015.

Dr. Tiar sendiri sudah menulis buku pelajaran sejarah perspektif Islam untuk kalangan Sekolah Menengah Atas (SMA). Walaupun dirinya mengaku sebetulnya buku ini diperuntukkan untuk kalangan mahasiswa. Bukunya sendiri baru digunakan di sekolah tertentu, atau sekolah-sekolah yang memesan buku tersebut secara khusus. [PurWD/Adi/voa-islam]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Menunggak 3 Tahun, Dua Santri Yatim ini Tidak Bisa Ikut Ujian, Ayo Bantu..!!

Bercita-cita ngin jadi Dai hafiz Quran, Gasyim & Julaibib tak bisa ikut Ujian Nasional karena menunggak biaya selama 3 tahun (Rp 32 juta). Sang ibu tidak bekerja krn uzur sakit-sakitan....

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Latest News

Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X