Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
7.982 views

Prostitusi, Afi Nihaya, dan Hak Asasi

 

Oleh:

Astia Putri, SE

Member Komunitas “Pena Langit”

 

TIDAK salah memang ketika mendengar ungkapan “Satu kata bisa mengubah dunia”. Terlebih dalam hiruk pikuk dunia maya yang satu cuitan saja mampu mengguncang sejagat sosial media, terlebih jika diakui sebagai influencer mendunia. Mengenai perkara ini, harus disadari pentingnya merangkai “kata” yang mampu mengguncang dunia dengan ide kebenaran secara fitrah yang seharusnya dibawa, bukan sesuai nafsu belaka.

Pembahasan takkan seputar kegoncangan awal tahun yang diwarnai oleh kasus prostitusi online yang melibatkan artis ibukota. Telinga masyarakat tentu sudah akrab dengan kasus-kasus semacam ini. Hanya saja beda pelaku (atau korban?) mungkin beda juga sensasi beritanya. Coba saya tanya, atas kasus ini yang membuat penasaran apakah prostitusinya atau justru pribadi artisnya?

Salah satu kelemahan masyarakat kita memang dalam hal senang mengikuti perihal pribadi korban dan pelaku ketimbang akar masalah penyebab laku. Maka wajar ketika ada analisis yang agak berbeda atau mungkin bisa dikatakan menyeleneh, menjadi menarik, termasuk dari seorang adik manis bernama Afi Nihaya.

“Saya justru penasaran bagaimana VA membangun value/nilai dirinya, sehingga orang mau membayar tinggi di atas harga pasar reguler. ..........Padahal, seorang istri saja diberi uang 10 juta sudah merangkap jadi koko, tukang bersih-bersih, babysitter, dll. Lalu yang murahan itu siapa?”

Terlepas mengenai motif dibalik pernyataan ini, nyatanya pernyataan inilah yang justru menimbulkan kegaduhan. Duhai adinda…. Sejauh ini, kondisi terparah masyarakat yang dihadapi adalah rendahnya empati dan upaya memperbaiki. Oke, adinda ini nyatanya salah satu dari anak bangsa yang peduli, namun sudahkah lurus pemikiran yang seperti ini?

Harus disadari masalah value atas diri sangat tergantung pada sudut pandang yang diambil. Perbedaan jelas hadir, pun yang terjadi dalam pernyataan Afi yang kontroversial dan dianggap masyarakat sebagai pernyataan yang meremehkan peran seorang isteri. Sudut pandang materialisme yang berasaskan sekulerisme inilah yang seyogyanya kontras dengan fitrah manusia sejati.

Mengenai value diri yang diungkap Afi berhubungan dengan angka. Siapa yang mampu menakar nilai ini adalah kembali pada sang pemilik diri, yakni manusia itu sendiri. Inilah tukas seorang pengagung kebebasan, khususnya hak asasi. Setiap orang akhirnya diberikan kesempatan dan kebebasan seluas-luasnya untuk mengatur hidupnya, pun dalam hal memanfaatkan dan meng”harga”i tubuh.

Tentu saja, tak semudah itu adikku.. Mengutip tulisan DoniRiw dalam akun instragramnya, hak asasi adalah hak mendasar seorang manusia, dan hak paling mendasar sendiri adalah hak hidup. Sedangkan perkara menghidupkan dirinya saja ia tak memiliki kuasa. Hak untuk menahan usia dan kematian, apalagi. Maka, seharusnya sang diri menyadari adanya pencipta dan pengatur hingga ianya memanfaatkan tubuh sesuai dengan aturanNya, yang akhirnya tubuh menjadi tak ternilai harganya.

Berlaku pula dalam membahas pembanding harga PSK dengan seorang istri. Sudut pandang materialisme jelas sangat menganggap rendah seorang istri yang setiap harinya menghabiskan waktu melayani urusan rumah tangga dengan diberi sedikit rupa rupiah. Namun, berbeda ketika standar adalah ketaatan kepada Sang Pencipta, segala lelah dan katanya murah menjadi sangat berharga ketimbang rupiah.

Islam sendiri memandang perempuan sebagai sosok yang mulia dan perhiasan dunia yang surga berada di telapak kakinya. Wanita adalah jembatan amal jariyah (investasi) lelaki. Mengapa? Karena wanita adalah pencetak generasi melalui susah payahnya mengandung, melahirkan, menyusui hingga membesarkan, plus dengan perannya sebagai isteri sholihah adalah pencetak generasi emas yang sholih-sholihah dan menjadi pemberat amal Ibu dan Ayahnya di akhirat kelak. 

Pernyataan selanjutnya yang dibunyikan adik Afi adalah karakter masyarakat Indonesia. Afi menyesalkan masyarakat yang dengan mudahnya menyalahkan perempuan dalam kasus prostitusi. Hal ini akibat dari tidak adanya kesetaraan gender. Sebenarnya kesetaraan gender seperti apa yang ingin diagungkan?

Jika mengamati secara clear, justru dalam kasus prostitusi online, bukan masalah kesetaraan gender yang menjadi problema, namun keadilan di mata hukum, baik untuk lelaki maupun wanita. Sang wanita justru masih bisa menghirup udara segar karena masih ditetapkan sebagai saksi korban. Berbeda halnya dengan mucikari yang ditangkap dan dihukum. Namun, pengguna jasa masih bisa melenggang santai dari hukum, selama tidak ada aduan dari pasangan sah atas kasus perselingkuhan.

Maka untuk menginginkan kesetaraan atas kasus ini sungguh sangat sulit, standarnya apa? Jika pun mengagungkan wanita, dan ketika para lelaki berteriak menuntut kesetaraan yang dimata mereka tidak menunjukkan kesetaraan, bagaimana? Lagi-lagi, kembali pada fitrah diri yang lemah, perihal terbaik, siapa yang lebih tau selain Sang Pencipta?

Inilah Islam yang memiliki perangkat sempurna pengaturan kehidupan manusia. Hubungan antar manusia dalam berbagai aspek kehidupan diatur sesuai aturan Sang Pencipta. Adalah peran negara dalam menerapkan hukum Islam atas seluruh aspek. termasuk dalam permasalahan prostitusi. Solusi tuntas Islam melibatkan sinergi dari sistem pendidikan yang menanamkan akidah dan ketaatan, sistem sosial yang mengatur pergaulan (larangan ikhtilat dan khalwat) dan media (larangan pornografi), sistem ekonomi yang menjamin kesejahteraan masyarakat (memudahkan pernikahan dan kebolehan poligami), hingga sistem persanksian jilid dan rajam sebagai pintu terakhir yang tidak hanya menebus dosa namun memberikan efek jera. Tidakkah ini luar biasa??

Akan sepakat luar biasa, jika kita memahami hakikat diri dari proses berfikir atas kuasa Ilahi. Sayangnya, arus liberalisme yang ditransformasi cantik berbalut hak asasi tengah menidurkan kaum muslimin dari proses berfikir untuk mengimani ALLAH. Maka adik, yuk ngaji, biar ga asal bunyi.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Kecelakaan Parah, Yatim Santri Tahfizh Qur’an ini Patah Kaki. Ayo Bantu..!!

Sudah 10 hari Maymunah terbaring menahan perihnya patah tulang paha akibat kecelakaan. Ia harus menjalani pencangkokan dan pengobatan tulang selama 60 hari dengan biaya 9,6 juta. Ayo bantu.!!...

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Farhan Syafero: Aktivis Dakwah Gugur Salah Tembak dalam Tragedi Berdarah Jakarta, Ayo Bantu.!!

Aktivis dakwah ini gugur di bulan suci Ramadhan saat siaga menjaga markas FPI dan rumah Habib Rizieq. Jasadnya terkapar bersimbah darah dengan lubang peluru menembus dada hingga punggung....

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Ditimpa Musibah Bertubi-tubi, Keluarga Muallaf Hidup Memprihatinkan, Ayo Bantu...!!!

Muallaf Evelyn harus berjuang keras menafkahi kelima anaknya, meski fisiknya rapuh mengidap kanker tiroid. Betapapun pahitnya hidup, ia tetap tegar mewujudkan mimpi anaknya yang hafal Al-Quran...

Latest News
Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Lagi, Menyoal MOS Berujung Maut

Jum'at, 19 Jul 2019 13:02

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Tokopedia dan Traveloka Garap Umrah, Biro Haji-Umrah PP Persis: Bisa Merusak Usaha Travel

Jum'at, 19 Jul 2019 09:34

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Haedar Nashir: Pemberantasan Korupsi Bagian Amal Shaleh

Jum'at, 19 Jul 2019 08:17

Bisnis yang Membunuh

Bisnis yang Membunuh

Jum'at, 19 Jul 2019 07:32

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Menakar Solusi Pendidikan Lewat Zonasi

Jum'at, 19 Jul 2019 07:20

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jaminan terhadap Kehormatan Perempuan

Jum'at, 19 Jul 2019 06:40

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Tanpa Iman, Ilmu Bukan untuk Amal

Jum'at, 19 Jul 2019 05:45

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Mardani: Pejabat Publik Mesti Berakhlak Baik dan Ikuti Aturan yang Berlaku

Jum'at, 19 Jul 2019 04:46

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Gegara Salah Ketik ‘Posisi’, Prabowo Tak Jadi Oposisi

Jum'at, 19 Jul 2019 03:49

Sepele Makanan

Sepele Makanan

Jum'at, 19 Jul 2019 02:37

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Terlibat Bantai Muslim Rohingya, Kepala Militer Myanmar Dilarang Masuk ke AS

Kamis, 18 Jul 2019 22:33

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Dua Garis Biru dan Urgensi Pendidikan Seks

Kamis, 18 Jul 2019 22:26

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Dehumanisasi Warga Suriah Mirip dengan Kampanye Genosida Muslim Bosnia

Kamis, 18 Jul 2019 21:18

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kelompok Bersenjata Culik Anggota Parlemen Libya di Benghazi

Kamis, 18 Jul 2019 20:26

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Mantan PM Pakistan Ditangkap atas Tuduhan Korupsi

Kamis, 18 Jul 2019 20:17

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Wow! 21.000 Orang dari 162 Negara Mendaftar dalam Lomba Hapalan Al-Qur'an dan Adzan di Arab Saudi

Kamis, 18 Jul 2019 20:15

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Ini Poin-poin Penting Hasil Rakornas Bidang Infokom MUI 2019

Kamis, 18 Jul 2019 19:53

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Pejuang Islamic State Penggal 4 Orang Mata-mata Pasukan Keamanan di Sinai Utara

Kamis, 18 Jul 2019 19:15

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Rusia Terjunkan Pasukan Khusus ke Idlib untuk Bantu Rezim Assad Rebut Benteng Terakhir Oposisi

Kamis, 18 Jul 2019 18:15

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Pemimpin Senior Hamas Sebut Hubungan Mereka dengan Rezim Suriah Telah Putus Sejak 2012

Kamis, 18 Jul 2019 17:15


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X

Kamis, 18/07/2019 06:38

Kepada Siapa Umat Mesti Berharap?