Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
9.800 views

Dinasti Politik Meningkat, Gurita Kekuasaan Menguat

 

Oleh: Rismayanti Nurjannah

Rumor Jokowi hendak membangun dinasti politik, tampaknya bukan lagi kabar burung. Faktanya, keluarga terdekatnya, yakni Gibran Rakabuming sebagai anak pertama dari pernikahan Jokowi dan Iriana berhasil meraih tampuk kekuasaan sebagai Wali Kota Solo 2020. Pun dengan menantunya, Bobby Nasution menjadi orang terpilih di Medan pada Pilkada 2020.

Pengamat politik dari Universitas Al Azhar, Ujang Komarudin berpendapat Presiden Joko Widodo tengah berupaya membangun dinasti politik. Hal itu terlihat dari langkah putra sulungnya, Gibran Rakabuming Raka, yang maju dalam pemilihan wali kota Solo 2020. "Bisa dikatakan Jokowi sedang membangun dinasti politik. Mungkin mumpung sedang jadi Presiden, sedang punya kekuasaan, akhirnya dorong anaknya jadi wali kota," kata Ujang kepada Kompas.com (nasional.kompas.com, 18/7/20)

Menyoal dinasti politik ini, media Inggris menyoroti soal sumpah Jokowi pada masa kepemimpinannya. ‘True to his image as an outsider, he vowed that budding politicians in his family would not ride on his coat-tails, writing in his autobiography, published in 2018, that “becoming a president does not mean channelling power to my children”. (economist.com, 3/12/20)

Dalam artikel tersebut, Jokowi bersumpah bahwa para politisi baru di lingkaran keluarganya tidak akan bergantung kepadanya. Namun, rupanya faktanya tak demikian. Politik berdasarkan kekerabatan begitu erat. Kepemimpinan teraih berdasarkan hubungan “biologis” bukan “ideologis”. Jika tak ada track record yang mumpuni dalam soal politik, maka yang dikhawatirkan adalah lahirnya pemimpin-pemimpin karbitan yang mengandalkan popularitas keluarganya.

Dinasti Politik Mencederai Demokrasi?

Wajah perpolitikan Indonesia, akhir-akhir ini kerap diwarnai fenomena oligarki dan dinasti politik yang kian menguat. Tak hanya di level nasional, tapi juga di tingkat daerah.  Dalam riset terbaru Nagara Institute, ada 124 calon kepala daerah (cakada) dalam Pilkada 2020 yang terafiliasi dengan dinasti politik. Rinciannya, sebanyak 57 kandidat adalah calon bupati, 30 calon wakil bupati, 20 calon wali kota, delapan calon wakil wali kota, lima calon gubernur dan empat calon wakil gubernur. (republika.co.id, 16/10/20)

Kandidat dinasti politik dari tahun ke tahun kian meningkat, ditengarai pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 33/PUU-XIII/2015 yang menghalalkan dinasti politik. Alhasil, ini menjadi celah bagi para petahana untuk memperpanjang gurita kekuasaannya dengan menghadirkan wajah-wajah baru dari kerabat terdekatnya. Sekalipun tidak memiliki track record perpolitikan yang patut diperhitungkan. Bukan tidak mungkin, pemimpin yang lahir minus aspek integritas, akseptabilitas serta kredibilitas dalam memimpin negeri.

Demokrasi yang diharapkan mampu menghilangkan praktik nepotisme di tengah-tengah masyarakat, rupanya malah menumbuhsuburkan praktik tersebut. Kekuasaan yang dianggap sebagai privilege bagi kelompok tertentu, kerap memudahkan membangun dinasti politik kekuasaannya. Sayangnya, penunjukan kekuasaan dalam demokrasi bukan berdasarkan aspek kredibilitas dan integritas. Melainkan lebih karena hubungan kekerabatan semata.

Kekuasaan yang dibangun bukan karena aspek “ideologis” tentu akan menghilangkan muruah pemimpin. Tidak menutup kemungkinan, rentan berpotensi lahirnya konflik kepentingan, penyalahgunaan kekuasaan hingga coat-tail effect . Karenanya penting, membangun kepemimpinan bukan hanya karena apek biologis, tetapi juga karena aspek ideologis.

Islam dan Sistem Penunjukkan Kepemimpinan

Dalam Islam sistem penunjukkan kepemimpinan berdasarkan kekerabatan tidak selamanya keliru. Karena hal ini berbeda secara diametral dengan sistem penunjukkan di sistem demokrasi. Dalam demokrasi, dinasti politik kerap berakhir penuh sengkarut. Bermuara pada oligarki kekuasaan yang rentan penuh keculasan. Pasalnya, aspek biologis yang kerap dikedepankan. Sementara dalam Islam, aspek ideologis lebih dikedepankan dalam memilih seorang pemimpin.

Islam menggariskan, tidak sah seseorang menjadi pemimpin kala ia tak mendapatkan akad baiat dari rakyat yang dipimpinnya. Dalam berbagai hadis diriwayatkan, baiat sebagai satu-satunya metode pengangkatan khalifah (kepala negara). Jadi bukan karena ia lebih dekat dan ia tidak lebih dekat dengan pemimpin, melainkan karena integritas dan kapabilitas ia sebagai pemimpin. Sehingga umat merasa layak akan kehadirannya dan rida untuk membaiatnya.

Jika dalam berbagai periwayatan dikisahkan terpilihnya Umar bin Khattab sebagai Khalifah karena wasiat Abu Bakar, tentu maknanya tak demikian. Sesungguhnya wasiat tersebut bukanlah bermakna pewarisan, melainkan karena Abu Bakar melihat banyak keutamaan pada diri Umar ra., sehingga ia dipandang layak menggantikan posisinya sebagai Khalifah.

Terpilihnya Umar sebagai Khalifah pun karena berdasarkan mayoritas pendapat kaum muslim yang menghendaki Umar yang akan menggantikan Abu Bakar ra., maka Abu Bakar pun menunjuknya. Namun, penunjukkan atau pencalonan itu bukanlah akad pengangkatan Umar sebagai Khalifah, melainkan pandangan Abu Bakar terkait sosok yang pantas menjadi Khalifah kaum muslimin sepeninggalnya. Seandainya, pencalonan oleh Abu Bakar merupakan akad kekhilafahan kepada Umar, tentu tidak lagi diperlukan baiat kaum muslim.  

Begitulah pola kepemimpinan yang ideal dalam Islam. Adapun kecacatan sejarah yang pernah terjadi, itu noda dalam panggung sejarah Islam. Bagaimana pun, kekhilafahan bukan negara teokrasi, melainkan negara manusiawi yang memungkinkan terjadinya kecacatan. Namun, kecacatan tersebut akan berusaha diminimalisasi dengan bimbingan wahyu Ilahi, yakni terterapkannya aturan Islam dalam kehidupan didukung dengan keimanan kepada Allah Swt. Wallahu a’lam bi ash-shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kepala HAM PBB Sebut Pengungsi Rohingya Tidak Aman Kembali Ke Myanmar

Kamis, 18 Aug 2022 19:26

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Sedikitnya 21 Orang Tewas Dalam Serangan Bom Bunuh Diri Di Sebuah Masjid Di Kabul Afghanistan

Kamis, 18 Aug 2022 18:57

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Bersihkan Dulu Tubuh Polri, Baru Bicara Isu Radikalisme di Dunia Pendidikan

Kamis, 18 Aug 2022 15:03

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Apa itu Puasa Mutlak dan Bagaimana Niatnya?

Kamis, 18 Aug 2022 14:03

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Anis: Pemerintah Harus Fokus Benahi Inflasi dan Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 17 Aug 2022 20:47

Mengawal Generasi Muslim

Mengawal Generasi Muslim

Rabu, 17 Aug 2022 20:39

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Pelajar SMP Luqman al Hakim Surabaya Tulis Surat Perdamaian untuk Kepala Negara di Dunia

Rabu, 17 Aug 2022 20:31

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Tanggapi Pidato Jokowi, Fahira Idris: Masih Banyak UMKM Jalan di Tempat

Rabu, 17 Aug 2022 20:25

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Oposisi Afghanistan 'Sangat Lemah' Meskipun Kemarahan Meningkat Terhadap Taliban

Rabu, 17 Aug 2022 13:30

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00


MUI

Must Read!
X