Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
5.714 views

Joe Biden Tawarkan Perubahan, Akankah Kebijakan Politik Berubah?

 

Oleh: Rismayanti Nurjannah

 

"Sebuah hadis dari Nabi Muhammad memerintahkan, Siapa pun di antara kamu melihat kesalahan, biarkan dia mengubahnya dengan tangannya, Jika dia tidak mampu, maka dengan lidahnya. Jika dia tidak bisa, maka dengan hatinya." -  Joe Biden –

Pernyataan yang diungkapkan oleh salah satu kandidat Presiden AS dalam pertemuan puncak online yang diselenggarakan oleh organisasi 'Engage Action', menyita perhatian publik termasuk kaum muslim di AS. Sitiran hadis Rasulullah saw. dalam pertemuan online million muslim votes, juga sebagai sindiran terhadap kebijakan Donal Trump yang dinilai mendiskriminasi kaum muslim di AS. Biden pun berjanji akan mengatasi kebutuhan dan keprihatinan komunitas muslim Amerika jika terpilih menjadi presiden.

Hal ini seolah membawa angin segar bagi kaum muslim di AS dan tentunya ini berkorelasi dengan kemenangan Biden di Pilpres kemarin. Sebuah jajak pendapat menunjukkan, 84 persen Muslim Amerika Serikat (AS) memberikan suara dalam pemilihan presiden pada Selasa (3/11). Sebanyak 69 persen suara tersebut mendukung Joe Biden.Council on American-Islamic Relations (CAIR) melakukan survei pada 844 rumah tangga pemilih Muslim yang terdaftar. Mereka melaporkan bahwa hanya 17 persen yang memilih Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. (Republika.co.id, 6/11/20)

Council on American-Islamic Relations (CAIR), organisasi advokasi dan hak-hak sipil Muslim terbesar di AS, mengucapkan selamat kepada Biden atas kemenangannya dan mengingatkannya untuk menepati janji kampanye. Salah satu janjinya, di hari pertama masa kepresidenannya, Joe Biden berjanji mencabut larangan pelancong dari 13 negara, dengan 7 di antaranya negara mayoritas muslim, untuk memasuki negeri Paman Sam.

Joe Biden, Bukan Penentu Wajah AS

Banyak pihak yang menggantungkan harapan kepada Joe Biden. Namun, terpilihnya Joe Biden dan Kamala Harris dalam kancah perpolitikan AS tak menjadi jaminan adanya perubahan kebijakan politik negara AS. Satu hal yang pasti dalam perpolitikan, bahwa kebijakan negara tidak ditentukan oleh perorangan, melainkan semua pihak yang memiliki kepentingan di dalamnya.

Wajah Amerika tidaklah ditentukan oleh seorang presiden. Melainkan, sistem yang mendasari bangsa tersebut. Corak perpolitikan pun secara mendasar tidak akan banyak berubah, kecuali jika terjadi perubahan sistem secara mendasar. Sebagaimana dilansir harianaceh.co.id (8/11/20), Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Porf Abdul Mu’ti menilai bahwasanya kebijakan presiden Joe Biden secara global akan relatif sama dengan pendahulunya, Donal Trump. Perbedaannya, mungkin hanya pada prioritas program, bukan pada substansi.

Banyak yang kemudian menilai terpilihnya Joe Biden, kebijakan luar negeri dan dalam negeri akan banyak berubah. Padahal realitas di lapangan, banyak hal yang prinsipnya tidak akan berubah. Kita kenal, AS sendiri adalah punggawa Kapitalisme. Dimana corak dari Kapitalisme lekat dengan nilai-nilai materialistik. Nilai-nilai ini yang kemudian melahirkan pemimpin berjiwa kolonial. Sehingga, siapa pun pemimpin yang lahir dari sistem tersebut, prinsip dasarnya akan tetap sama. Yakni sebagai pengisap sumber daya alam negeri-negeri kaum muslim.

Dalam Kapitalisme, asas untung-rugi tetap jadi acuan. Maka, rasanya mustahil jika Joe Biden terpilih, perang dunia akan reda. Palestina tetaplah Palestina yang terjajah. Indonesia tetaplah Indonesia yang dieksploitasi SDA-nya. Corak perpolitikan dalam kancah internasional tetaplah sama. Janji-janji manis saat kampanye hanyalah alat untuk meraih empati politik. Isu kaum muslim yang termarginalkan di era Trump, jadi “dagangan” yang laris manis dijajakan untuk meraih tampuk kekuasaan. Sehingga, Amerika tetaplah Amerika yang akan berjalan dengan corak sebelumnya.

Berharap pada Biden bak menggantang asap. Tak akan ada perubahan signifikan selama sistemnya masih sama seperti sistem sebelumnya. Perubahan hanya akan diraih jika ada perubahan sistem secara fundamental. Inilah momen yang tepat untuk menawarkan Islam sebagai solusi yang tepat untuk memenuhi harapan-harapan kaum muslim. Islam dalam wadah institusi politik yang akan melindungi kaum muslim dari berbagai penindasan. Wallahu a’lam bi ash-shawwab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Aktivis Masjid Butuh Kaki Palsu dan Gerobak untuk Hidup Mandiri, Ayo Bantu..!!

Bermodal kaki palsu Abu Rahman keliling Kota Solo menjajakan minuman 'es kapal' untuk menafkahi keluarga. Kini ia tak bisa bekerja lagi karena kaki palsunya jebol tak bisa diperbaiki.Ayo Bantu.!!...

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Daerah Rawan Pemurtadan Garut ini Kesulitan Air. Ayo Wakaf Mata Air.!!

Selain jadi target pemurtadan misionaris, warga kesulitan air bersih untuk wudhu, mandi, minum, memasak, dll. Diperlukan dana 11 juta rupiah untuk pipanisasi penghubung sumber mata air ke masjid,...

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Pembangunan Terhenti, Mushalla di Pelosok Sambong ini Terbengkalai. Ayo Bantu.!!

Kondisi Mushalla Khoirussalam Sambong ini semrawut karena pembangunan berhenti terkendala dana. Dibutuhkan dana 15 juta rupiah untuk menuntaskan mushalla hingga layak dan nyaman. ...

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia  Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Ingin Jadi Guru dan Penghafal Al-Qur’an, Yatim Nurlia Butuh Biaya Sekolah, Ayo Bantu!!

Yatim berprestasi ini putus sekolah. Impian pendidikan pesantren untuk mewujudkan cita-cita menjadi penghafal Al-Qur’an dan guru agama Islam terkubur oleh kendala biaya....

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Kisah Pilu Mbah Siti, Sang Ahli Ibadah Hidup di Bilik Reyot Bantaran Sungai. Ayo Bantu.!!

Nenek renta ahli ibadah ini hidup seorang diri di bilik reyot Bengawan Solo. Bila hujan seisi rumah kebocoran air. Di malam hari, ia menggigil kedinginan diserang angin malam karena dindingnya...

Latest News
Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Perintah Halal dan Tayyib Tidak Hanya Untuk Makanan Saja

Kamis, 21 Jan 2021 23:55

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Studi: Penggunaan Masker Bantu Cegah Penularan Covid-19

Kamis, 21 Jan 2021 22:05

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Benyamin Netanyahu Desak Presiden Amerika Joe Biden Perkuat Aliansi AS-Israel

Kamis, 21 Jan 2021 21:51

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Serangan Bom Jibaku Kembar Di Baghdad Irak Tewaskan 28 Orang

Kamis, 21 Jan 2021 20:54

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Pandemi Covid-19 Belum Mereda, MP Persis Usulkan Muktamar Diundur Lagi

Kamis, 21 Jan 2021 19:00

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Menggantungkan Harapan dan Nasib

Kamis, 21 Jan 2021 16:26

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Perpres Berbahaya, Mau Dibawa ke mana Negara?

Kamis, 21 Jan 2021 16:20

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Seorang Tentara AS Ditangkap Karena Diduga Membantu Rencana Serangan Islamic State

Kamis, 21 Jan 2021 15:15

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Apakah Shalat Jum’at Wajib Bagi Wanita?

Kamis, 21 Jan 2021 14:03

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Legislator Berharap Komjen Listyo Sigit Bawa Perubahan di Tubuh Polri

Kamis, 21 Jan 2021 12:52

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Jadi Presiden AS Ke-46, Joe Biden Janjikan 'Hari Baru' Untuk Amerika Serikat

Kamis, 21 Jan 2021 12:42

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Inilah Harapan Partai Gelora kepada Listyo Sigit sebagai Kapolri Baru

Kamis, 21 Jan 2021 12:32

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

DKI Punya Sekda Baru, Fahira Idris: Bantu Gubernur Kuatkan Koordinasi dan Kolaborasi Hadapi Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 12:14

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Ketua MUI Bidang Fatwa Maudhuiyah Terima Doktor Honoris Causa dari UIN Semarang

Kamis, 21 Jan 2021 11:59

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Wakil Ketua FPKS Pertanyakan Motif Presiden Terbitkan Perpres No. 7 Tahun 2021

Kamis, 21 Jan 2021 11:46

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Upaya Cordova Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Kamis, 21 Jan 2021 11:34

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Nasdem Bantu Korban Bencana Sulbar

Kamis, 21 Jan 2021 11:29

Anies Dikerjain Lagi!

Anies Dikerjain Lagi!

Kamis, 21 Jan 2021 11:01

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Jakarta Dinobatkan Kota Bebas Macet

Kamis, 21 Jan 2021 00:04

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Italia Penjarakan Tersangka Jihadis Asing Afiliasi Al-Qaidah Yang Ditangkap di Turki

Rabu, 20 Jan 2021 22:28


MUI

Must Read!
X