Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
10.854 views

Ramadhan Menjelang, Harga Pangan Menjulang

 
Oleh: Hessy Elviyah, S.S
 
 
Antusiasme warga negara mayoritas muslim ini terhadap bulan suci ramadhan sangat layak diacungkan jempol. Hiruk-pikuk kegiatan selama bulan ramadhan tanpa henti menghiasi kehidupan dengan nilai-nilai islami. Tak terkecuali di mall, lantunan lagu-lagu Islam sering kali kita jumpai selama ramadhan. Apalagi di mesjid, agenda rutin ramadhan seolah tak terpengaruh virus covid19 yang sudah dua kali ramadhan menemani kita.
 
Gegap gempita penyambutan bulan suci ramadhan menandakan masyarakat muslim yang bersuka cita menyambut bulan mulia ini. Walaupun pada kenyataannya, himpitan ekonomi semakin membelit. Terlebih lagi pada saat bulan ramadhan. Disinyalir karena meningkatnya  konsumsi masyarakat, banyak oknum nakal yang sengaja mempermainkan harga di luar nalar.
 
Tentu saja menjulangnya harga pangan bukan sekali ini terjadi. Ibarat sebuah agenda rutin, setiap momentum penyambutan bulan suci ramadhan dan hari besar lainnya acapkali diiringi dengan melonjaknya harga kebutuhan. Bahkan dituturkan oleh Ketua Umum Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Abdullah Mansuri biasanya ada 3 fase kenaikan harga pangan sampai 2-3 hari setelah lebaran. "Bahwa ada beberapa fase kenaikan pangan, salah satunya adalah fase pertama yaitu 1 minggu menjelang ramadan, sampai peak tertingginya di hari menjelang puasa karena demand-nya terus naik," ujarnya (Kompas.com, 8 April 2021).
 
Dalam upaya penyelesaian masalah tahunan ini, pemerintah membuat 5 strategi pengendalian inflasi 2021. Melalui Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto lima strategi yang ditujukan untuk menjaga inflasi dalam kisaran sasaran tiga plus minus satu persen pada 2021. Diantaranya dengan menjaga inflasi kelompok bahan pangan bergejolak (volatile food) dalam kisaran 3-5 persen. 
 
Upaya ini dilakukan dengan memperkuat empat pilar strategi yang mencakup keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi dan komunikasi efektif (4K) di masa pandemi. Selain itu juga untuk mengantisipasi kenaikan permintaan menjelang Ramadan dan Idul Fitri pada April dan Mei 2021 serta Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) lainnya (antaranews.com, 12 February 2021).
 
Namun segala upaya pemerintah itu tidak dirasakan oleh masyarakat. Buktinya, harga-harga kebutuhan tetap saja naik. Pemerintah harus mengakui kekalahannya dalam mengelola dan mengurusi rakyatnya. Kesalahan terbesar yang dilakukan pemerintah dari tahun ke tahun adalah berjibaku dalam sistem kapitalis demokrasi. Sehingga seolah-olah tidak ada evaluasi, antisipasi dan solusi yang pasti dalam penyelesaiannya. Maka tak heran, kejadian terus berulang. 
 
Dalam sistem kapitalis mencari keuntungan sebanyak-banyaknya tanpa memperdulikan  yang lainnya adalah hal yang wajar. Oleh karena itu, memanfaatkan momen-momen tertentu untuk mengeruk keuntungan yang berlipat ganda justru menjadi peluang usaha yang ditunggu-tunggu oleh kaum bermodal (kapital). Hal ini lumrah terjadi pada sistem ini karena segala sesuatunya disandarkan kepada materi semata. Sehingga dalam kapitalisme ketimpangan sosial ekonomi jelas terlihat.
 
Tentu saja ini berbeda dengan sistem Islam. Sistem yang bersumber dari Al Qur'an dan Sunnah ini menjadikan pemimpin sebagai junnah yang bertanggung jawab penuh atas kebutuhan rakyatnya. Apalagi dalam bulan ramadhan yang mulia ini, menuntut setiap muslim untuk memperbanyak amalan shalih sehingga untuk kebutuhan pokok wajib terpenuhi dengan baik tanpa memusingkan masalah harga.
 
Dalam Islam strategi jitu memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadhan adalah dengan mengontrol mekanisme _suply and demand_ tanpa sekalipun mematok harga. Diantaranya adalah memaksimalkan potensi lahan pertanian, memberikan sanksi yang tegas bagi para penimbun atau oknum yang memainkan harga, menjamin ketersediaan pangan seperti yang dicontohkan Umar bin Khattab dengan membangun pos- pos penyedia pangan serta mengatur konsumsi masyarakat agar memakan makanan yang halal dan toyyib dalam jumlah yang tidak berlebihan.
 
Secara individu, umat Islam didorong untuk memperbanyak sedekah dengan mengharap ganjaran pahala yang berlipat ganda dan ridho dari Allah Swt. Dengan demikian seluruh masyarakat dapat menjalanlan ibadah Ramadhan dengan kebutuhan pangan yang cukup.
 
Tidak seperti kapitalisme yang berazaskan manfaat, sistem Islam yang sempurna ini berazaskan halal dan haram dari Allah Swt. Sehingga setiap apa yang dilakukan berdasarkan garis-garis yang sudah Allah tetapkan di dalam Al Qur'an dan as Sunnah.Maka dari itu sudah pasti sistem Islam adalah sistem yang terbaik untuk umat manusia. Tak akan ada lagi persoalan harga melambung setiap Ramadhan menjelang. Masihkah ragu dengan sistem mulia ini? Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)
 
Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Innalillahi, Ulama Berpengaruh Syaikh Yusuf Al-Qaradawi Meninggal Dunia

Senin, 26 Sep 2022 18:41

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

CIA Ungkap Model Rumah Tempat Persembunyian Pemimpin Al-Qaidah Syaikh Al-Zawahiri Di Afghanistan

Senin, 26 Sep 2022 15:15

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Akmal: Sekolah Pemikiran Islam Hadir Menyiapkan Individu Intelektual

Senin, 26 Sep 2022 12:13

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Ramai-Ramai Menjegal Anies dengan Politik Identitas

Senin, 26 Sep 2022 08:23

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

KH Jeje Zaenudin Terpilih sebagai Ketua Umum PP Persis 2022-2027

Senin, 26 Sep 2022 07:53

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Senin, 26 Sep 2022 07:47

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Ketum PP PERSISTRI: Imbangi Melek Teknologi dengan Pondasi Agama yang Kuat

Senin, 26 Sep 2022 06:02

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Pendiri Drone Emprit Minta Jokowi Bentuk Lembaga Otoritas PDP seperti KPK

Ahad, 25 Sep 2022 22:29

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Di Muktamar XVI, Ridwan Kamil Dukung Dakwah PERSIS di Jawa Barat

Ahad, 25 Sep 2022 22:25

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Dewan Jenderal dan Dewan Kopral

Ahad, 25 Sep 2022 22:20

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Muktamar XVI PERSIS dan XIII PERSISTRI Resmi Digelar

Ahad, 25 Sep 2022 22:15

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

7 Tewas Dalam Serangan Jibaku Al-Shabaab Di Pangkalan Militer Somalia Di Mogadishu

Ahad, 25 Sep 2022 21:45

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ukraina Sebut Rusia Kembali Serang Kota Pelabuhan Odessa Dengan Drone Kamikaze Iran

Ahad, 25 Sep 2022 21:30

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Putin Tandatangani Dekrit Yang Memperberat Hukuman Bagi Yang Melarikan Diri Dari Wajib Militer Rusia

Ahad, 25 Sep 2022 20:30

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

KLA (Kota Ramah Anak), Sekadar Predikat atau Solusi Tuntas?

Ahad, 25 Sep 2022 16:31

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

1.500 Penghafal Qur’an Ikuti Lomba Tahfidz Nasional Online Yayasan Amaliah Astra

Ahad, 25 Sep 2022 14:15

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Nabi Khong Zi dan Kyai Pewaris Nabi

Ahad, 25 Sep 2022 13:48

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Batubara; Makmurkan Korporat, Melaratkan Rakyat

Ahad, 25 Sep 2022 11:13

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Eks Menteri M. S. Kaban Nilai PERSIS Dorong Kemajuan Indonesia dengan Gerakan Dakwahnya

Sabtu, 24 Sep 2022 23:29

KEPPRES Kontroversial Jokowi

KEPPRES Kontroversial Jokowi

Sabtu, 24 Sep 2022 21:39


MUI

Must Read!
X