Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
11.225 views

Membendung Islam Kaffah dengan Moderasi Sejarah Islam, Mungkinkah?

 

Oleh: Fety Andriani S.Si

Kampanye moderasi Islam kian masif digalakkan. Bermacam-macam rupa dan jalan namun bermuara pada tujuan yang sama yakni membumikan Islam moderat. Dunia pendidikan adalah aspek yang potensial untuk mempercepat dan berpengaruh besar dalam menyukseskan moderasi Islam. Oleh karenanya kampanye Islam moderat kerap menyasar dunia pendidikan.

Ada beberapa catatan yang menjadi bukti kuatnya upaya moderasi Islam pada sistem pendidikan Indonesia. Istilah jihad dalam buku pelajaran dipelintir lalu dihapus. Bab khilafah dalam pelajaran Fikih dihapus dan dimasukkan ke dalam pelajaran Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI). Muktamar di salah satu Perguruan Tinggi di Jawa Timur juga merekomendasikan Tafsir Maqashidi berbasis Islam moderat.  Kini dalam pelajaran SKI, pembahasan sejarah kejayaan Islam hendak dikaitkan dengan Islam iklusif, toleran dan moderat. Tidak lama setelahnya umat muslim Indonesia juga kembali dikejutkan dengan dihapusnya frasa agama pada peta jalan pendidikan.

Kementerian Agama (Kemenag) meminta para guru madrasah mengampu mata pelajaran SKI untuk menyampaikan sejarah kejayaan Islam secara komprehensif. Hal ini dimaksudkan untuk membentuk generasi muda muslim yang moderat. Kejayaan Islam dikaitkan dengan praktik Islam yang inklusif, terbuka dan toleran. Islam digambarkan sebagai agama “ramah” dan moderat (sindonews.com).

Permintaan Kemenag untuk menyampaikan sejarah Islam dengan komprehensif dinilai tidak sejalan dengan tujuannya untuk memoderasi. Hakikatnya sejarah Islam tidak akan disampaikan secara komprehensif dan utuh. Sebabnya adalah patokan moderasi telah mengerangkeng penyampaian sejarah Islam. Ajaran-ajaran Islam yang diterapkan dan tercatat dalam sejarah emas Islam namun bertentangan dengan moderasi akan dihapus dan disembunyikan. Sebagaimana kata perang/ jihad yang dihapus dan ajaran khilafah yang dimarginalkan.

Bila sejarah kejayaan Islam dibahas secara utuh maka tidak terlepas dari titik awal peradaban Islam yang gemilang yaitu daerah seluas Madinah. Kemudian wilayah kekuasaan Islam terus berekspansi melalui dakwah dan jihad. Tidak mungkin ada jihad tanpa ada komando dari amirul jihad (yang ditunjuk oleh khalifah) atau dipimpin langsung oleh khalifah. Sedangkan khalifah dan amirul jihad adalah istilah yang khas dan merupakan bagian dari struktur negara Islam yakni khilafah. Namun penggunaan istilah jihad dan khilafah telah dibatasi. Gambaran jihad dan khilafah pun kerap dimonsterisasi.

Disadari atau tidak, penguasa telah menciptakan blunder. Ingin memoderasi Islam dan generasi muslim tapi tidak pernah terlepas dari bayang-bayang ajaran Islam yang mereka cap radikal dan intoleran. Secara substansi, Islam moderat adalah Islam sekular. Sungguh aneh ketika pegiat Islam moderat hendak memadupadankan Islam dan sekularisme. Padahal keduanya ibarat air dan minyak yang tidak akan pernah menyatu. Islam menghendaki penerapannya secara menyeluruh sedangkan sekularisme menghendaki Islam dijauhkan dari penganutnya dalam mengatur kehidupannya.

Para pengusung Islam moderat mempromosikan Islam sebagai agama ramah. Tentunya kata ramah yang dimaksud adalah ramah terhadap Barat, tidak anti Barat dan yang terpenting adalah ramah terhadap ide sekularisme. Barat menyebarkan ide Islam moderat untuk menjauhkan kaum muslimin dari penerapan Islam kaffah. Sebagian besar syariat Islam yang berkaitan dengan politik Islam dijauhkan dari umat. Akhirnya Islam hanya dipahami seputar ibadah ritual dan diterapkan secara parsial.

Islam moderat sejatinya adalah produk dari paham sekularisme, sama halnya seperti Islam liberal dan Islam nusantara. Islam liberal lebih dulu booming namun aliran ini tidak memiliki pengaruh yang besar. Lalu beralih ke Islam nusantara yang konsepnya tidak jelas. Kampanye Islam nusantara meredup dan perbincangannya mulai ditinggalkan. Tersisa Islam moderat yang pembahasannya masih hangat. Karena pada dasarnya merupakan ide yang cacat, jika tidak mampu bertahanmaka dengan sendirinya akan hilang dari pembahasan. Hingga begitu seterusnya akan muncul aliran-aliran lainnya.

Inilah pangkal masalah sebenarnya, sekularisme. Selama pemahaman ini mendominasi maka kejayaan Islam itu hanya akan menjadi cerita di masa lampau dan angan-angan di masa depan. Bahkan untuk sekadar menceritakan sejarah tidak akan pernah objektif dan terbuka. Oleh karenanya tidak cukup mengkritik dan menolak kelompok atau aliran Islam yang baru muncul. Namun harus ada upaya untuk mencabut sekularisme hingga ke akar-akarnya.

Upaya mencabut paham sekularisme yang melekat pada tubuh umat harus diimbangi dengan upaya penanaman paham yang shahih. Berkebalikan dengan upaya mereka yang menanamkan Islam moderat dengan menjauhkan pemahaman Islam kaffah, maka harus dikembalikan Islam yang murni, jernih, dan tidak tercampur dengan fikroh gharbiyyah(ide Barat). Islam harus diterapkan secara kaffah bukan setengah-setengah. Sudah sangat jelas bahwa sesungguhnya Allah SWT memerintahkan penerapan Islam kaffah.

Sebagaimana firmannya “Wahai orang-orang yang beriman! Masuklah kalian ke dalam Islam secara kaffah, dan janganlah kalian mengikuti langkah-langkah setan. Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu” (TQS. Al-Baqarah : 208).

Dalam ayat lain Allah berfirman “Apakah kamu beriman kepada sebagia Al-Kitab (Taurat) dan ingkar terhadap sebagian yang lain? Tiadalah balasan bagi orang yang berbuat demikian di antaramu melainkan kenistaan dalam kehidupan dunia dan pada hari kiamat mereka dikembalikan kepada siksa yang amat berat. Allah tidak lengah dari apa yang kamu perbuat.” (TQS. Al-Baqarah : 85).

Dua ayat tersebut cukuplah menjadi dalil bahwasanya Islam wajib diterapkan secara sempurna aturan-aturannya di dalam kehidupan. Wajib bagi muslim untuk menolak sekularisme dan Islam moderat. Ketika menyadari bahwa Islam belum diterapkan secara kaffah maka seharusnya ada dorongan dalam diri muslim untuk mengupayakan penerapannya. Lalu bagaimanakah cara menerapkannya? Tentudengan mencontoh apa-apa yang pernah dilakukan Rasulullah Saw. Wallahu a’lam bishshawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Urgensi Literasi di Era Ghazwul Fikri

Rabu, 30 Nov 2022 16:56

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Ratusan Mahasiswa Terjerat Pinjol, Bukti Kecacatan Sistem Kapitalisme

Rabu, 30 Nov 2022 16:44

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

LPBKI-MUI Selenggarakan Silatnas IV dengan Tema ‘Sinergi Pengembangan Literasi Islam Wasathiyah

Rabu, 30 Nov 2022 16:05

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

3 Tewas 23 Lainnya Terluka Dalam Serangan Jibaku TTP Pada Truk Polisi Pakistan

Rabu, 30 Nov 2022 15:45

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Piala Dunia 2022: Kemunafikan Besar-besaran Barat Terhadap Qatar

Rabu, 30 Nov 2022 15:00

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Saudi Tidak Berniat Jadi Tuan Rumah Piala Dunia FIFA 2030

Rabu, 30 Nov 2022 14:20

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Mantan striker Jerman Minta Maaf Setelah Ejek Pakaian Qatar Saat Komentari Pertandingan Piala Dunia

Selasa, 29 Nov 2022 21:15

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Taliban Berhasil Perbaiki Lebih Dari 60 Helikopter Dan Pesawat Sayap Tetap

Selasa, 29 Nov 2022 20:40

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

PIJ Ancam Nyawa Bakal Menteri Pertahanan Israel Itamar Ben-Gvir

Selasa, 29 Nov 2022 17:36

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Musibah Mengingatkan kepada Nikmat

Selasa, 29 Nov 2022 12:04

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Cegah Pejuang Jihad Islam Lancarkan Serangan Ke Israel

Pasukan Keamanan Otoritas Palestina Cegah Pejuang Jihad Islam Lancarkan Serangan Ke Israel

Senin, 28 Nov 2022 17:26

Pasukan Somalia Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Al-Shabaab Untuk Merebut Hotel Villa Rose

Pasukan Somalia Terlibat Pertempuran Sengit Dengan Al-Shabaab Untuk Merebut Hotel Villa Rose

Senin, 28 Nov 2022 16:15

Klub Sepak Bola Saudi Al-Nassr Siap Datangkan Ronaldo Dengan Kontrak 3 Tahun

Klub Sepak Bola Saudi Al-Nassr Siap Datangkan Ronaldo Dengan Kontrak 3 Tahun

Senin, 28 Nov 2022 15:15

198 Organisasi Serukan ICC Untuk Menyelidiki Kejahatan Israel Atas Palestina

198 Organisasi Serukan ICC Untuk Menyelidiki Kejahatan Israel Atas Palestina

Senin, 28 Nov 2022 14:15

Jakarta Islamic Boys Boarding School Gelar Lomba Memanah Perebutkan Piala Gubernur Jawa Barat

Jakarta Islamic Boys Boarding School Gelar Lomba Memanah Perebutkan Piala Gubernur Jawa Barat

Ahad, 27 Nov 2022 03:20

Roadshow DakwahQu di Sijunjung, UBN Ungkap Tiga Tingkatan Muslim Hadapi Bencana

Roadshow DakwahQu di Sijunjung, UBN Ungkap Tiga Tingkatan Muslim Hadapi Bencana

Ahad, 27 Nov 2022 03:10


MUI

Must Read!
X