Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
13.472 views

Saat Feminis Meninggalkan Ide Childfree, Ada Apakah?

 

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

Ide melawan fitrah, itu yang disematkan oleh ide childfree. Pilihan untuk tidak memiliki anak, ide inilah yang tengah menjadi perbincangan setelah dua seleb perempuan mengikrarkan dirinya menganut Childfree. Memang sih, terdengar masuk akal ketika mereka mengungkapkan alasan di balik keinginan tidak punya anak. Salah satunya mengatakan bahwa dia tidak ingin menambah populasi manusia di dunia yang semakin banyak ini, sementara pada saat yang sama banyak anak yang terlantar. Katanya lebih baik dia ikut merawat anak-anak terlantar itu saja. Alasan kedua adalah dengan lugas dia memang tidak ingin punya anak, karena itu pilihannya.

Dari hasil wawancaranya dengan sejumlah perempuan, uns.ac.id mengungkap beberapa alasan childfree dilakukan. Keputusan childfree sangat terkait dengan masalah personal, finansial, latar belakang keluarga, kekhawatiran akan tumbuh kembang anak, isu atau permasalahan lingkungan, hingga alasan terkait emosional atau insting keibuan. Alasan-alasan yang sarat dengan keegoisan, hidup hanya untuk kesenangan diri, tak boleh ada yang mengganggunya, bahkan buah hatinya.

Pemikiran ini sebenarnya sudah lama dipraktikkan di Barat sejak akhir tahun 2000an. Ide yang digagas oleh kaum feminis sebagai implementasi body right atau body politic bahwa perempuan berhak akan tubuhnya, reproduksinya, hak untuk hamil, melahirkan dan menyusui. Perempuan mutlak bebas menentukannya, sebagai bentuk kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Ide ini terus dikampanyekan di negeri-negeri muslim hingga menjadi gaya hidup baru dalam berkeluarga.

Menarik apa yang diungkapkan oleh Denielle Crittenden dalam bukunya yang berjudul Wanita Salah Langkah. Kesetaraan dalam segala hal ternyata tidak membahagiakan perempuan. Di masa tuanya, perempuan yang hidup dengan nilai-nilai feminisme malah merasakan sedih karena telah kehilangan keintiman dan persahabatan dari seorang suami atau karena ketiadaan anak. Hal ini menunjukkan bahwa hal fitrah bagi perempuan yaitu bahagia hidup dalam keluarga yang harmonis didampingi suami, dan anak-anaknya. Tak heran bila pencetus feminisme gelombang ke dua, Betty Friedan, di masa tuanya gemar menunjukkan foto dirinya bersama cucu-cucunya.

Dampak dari Childfree sebenarnya sudah dirasakan oleh Barat. Ancaman punahnya mereka dengan angka kelahiran yang semakin turun tahun demi tahun. Negara seperti Finlandia dan Estonia akhirnya mengambil langkah memberikan tunjangan bagi setiap kelahiran bahkan tiap bulan untuk bayi yang sudah dilahirkan. Besarnya tunjangan, menurut para ibu yang menerimanya, sangat cukup bagi kehidupan mereka dan anak-anaknya. Tunjangan yang menunjukkan kemurahan hati pemerintahan di dua negara tersebut.

Akhirnya kita patut curiga, mengapa gelombang pemikiran Childfree juga diaruskan di negeri kita, yang mayoritas penduduknya muslim? Kehidupan pernikahan dengan memiliki anak adalah hal yang lumrah di sini. Ketika syariat menikah dilakukan, sepasang suami istri sadar bahwa mereka melakukannya untuk melestarikan kehidupan. Maka hamil, melahirkan, membesarkan dan mendidik anak adalah kehidupan keseharian keluarga di Indonesia. Menjalani itu semua adalah kebahagiaan.

Meskipun faktanya kemudian, hari demi hari keluarga muslim semakin merasa berat dalam membesarkan dan mendidik anak-anak mereka. Ini bukan karena syariat Islam yang mereka jalani dalam membesarkan dan mendidik anak, tetapi karena kebijakan negara yang bertentangan dengan syariat dan memberatkan mereka. Kebutuhan pangan yang semakin mahal, mempersulit orang tua memenuhi gizi anak. Biaya pendidikan yang juga semakin mahal, mematahkan harapan orangtua agar anak-anaknya menjadi generasi unggul. Sementara itu, suasana kehidupan liberal, seks bebas dan kriminalitas yang lain dibukakan pintu selebar-lebarnya menghantui para orang tua dan anak-anak pun terjerumus ke dalamnya.

Akhirnya, pilihan akhir ada di tangan kita. Hidup sesuai fitrah yang diberikan Allah yang itu jelas menentramkan dan membahagiakan kita. Atau sebaliknya, hidup jauh dari fitrah yang diberikan Allah, jelas mengantarkan manusia pada kesengsaraannya. Wallahu A'lam bisshowab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Liberalism lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Jumat Barokah: Mari Berbagi Wakaf Qur’an & Tebar Hidangan kepada Santri Pelosok Garut

Insya Allah besok Jum’at IDC berbagi Sedekah Jum’at dan Wakaf Mushaf Al-Qur'an kepada para Santri TPQ Masjid Al-Iman Garut. Mari berburu keberkahan sedekah Jumat dan wakaf Al-Qur'an....

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah  Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Kampung Peundeuy Banten Terhenti, Ayo Sedekah Jariyah.!!!

Pembangunan Mushalla Nurul Hikmah di Tangerang Banten ini terhenti karena terkendala biaya. Diperlukan biaya 30 juta rupiah untuk merampungkan agar ibadah dan syiar Islam makin semarak....

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Hijrah dari Gubuk Rombeng, Ayo Bangun Rumah Dakwah Ustadz Karita

Ustadz Karita dan Ustadzah Nurjanah totalitas berdakwah memajukan pendidikan agama di Leuwigede Indramayu. Karena keterbatasan ekonomi, mereka tinggal di gubuk dari karung bekas. Ayo Bantu..!!!...

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Ayo Wakaf Tempat Wudhu ke Masjid Al-Iman Talegong, Alirkan Pahala Abadi.!!

Masjid ini menjadi pusat kegiatan dakwah, ibadah dan pengajian warga Kampung Warung Gantung Talegong Garut, Jawa Barat. Namun sampai saat ini belum memiliki tempat wudhu. Ayo Wakaf..!!!...

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Latest News
IHW: Kehadiran LPH Baru Berdampak Positif bagi Percepatan Sertifikasi Halal

IHW: Kehadiran LPH Baru Berdampak Positif bagi Percepatan Sertifikasi Halal

Selasa, 25 Jan 2022 22:50

Serangan Masjid Di Jerman Tanda Meningkatnya Islamofobia Di Eropa

Serangan Masjid Di Jerman Tanda Meningkatnya Islamofobia Di Eropa

Selasa, 25 Jan 2022 22:30

Pemimpin Oposisi Utama Inggris Desak Boris Johnson Mundur Dari Jabatan Perdana Menteri

Pemimpin Oposisi Utama Inggris Desak Boris Johnson Mundur Dari Jabatan Perdana Menteri

Selasa, 25 Jan 2022 22:05

IDEAS: Ancaman Omicron Kian Nyata, Segera Reformasi Kebijakan PTM 100%

IDEAS: Ancaman Omicron Kian Nyata, Segera Reformasi Kebijakan PTM 100%

Selasa, 25 Jan 2022 21:01

PDIP Menyerahlah!

PDIP Menyerahlah!

Selasa, 25 Jan 2022 17:39

Usaha terdampak pandemi, kita tarik lagi rezeki kita. Ini caranya

Usaha terdampak pandemi, kita tarik lagi rezeki kita. Ini caranya

Selasa, 25 Jan 2022 17:15

Laporan: Komunitas Muslim Salah Satu Yang Paling Terdiskriminasi Di Inggris

Laporan: Komunitas Muslim Salah Satu Yang Paling Terdiskriminasi Di Inggris

Selasa, 25 Jan 2022 17:06

Militer Burkina Faso Lancarkan Kudeta, Tangkap Presiden Dan Bubarkan Parlemen

Militer Burkina Faso Lancarkan Kudeta, Tangkap Presiden Dan Bubarkan Parlemen

Selasa, 25 Jan 2022 15:45

Menelisik Perbedaan antara Tendangan Faris Ramli, Hadfana Firdaus dan Harun Masiku

Menelisik Perbedaan antara Tendangan Faris Ramli, Hadfana Firdaus dan Harun Masiku

Selasa, 25 Jan 2022 15:38

Arteria Harus Tetap Dipecat

Arteria Harus Tetap Dipecat

Selasa, 25 Jan 2022 11:15

Kampung KB dan Mimpi Pengentasan Kemiskinan

Kampung KB dan Mimpi Pengentasan Kemiskinan

Selasa, 25 Jan 2022 10:12

Kedelai Impor Menjadi Primadona, Dimana Kedelai Lokal?

Kedelai Impor Menjadi Primadona, Dimana Kedelai Lokal?

Selasa, 25 Jan 2022 10:01

Bahaya Ibu Kota Negara Baru yang Bernama Nusantara

Bahaya Ibu Kota Negara Baru yang Bernama Nusantara

Selasa, 25 Jan 2022 09:13

Hidayatullah Dorong Melek Regulasi Ibu Kota Negara

Hidayatullah Dorong Melek Regulasi Ibu Kota Negara

Selasa, 25 Jan 2022 08:52

Hancur-Hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Hancur-Hancuran Pindah Ibu Kota Negara

Selasa, 25 Jan 2022 05:10

Ketua MIUMI Aceh Mengisi Pengajian di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lhokseumawe

Ketua MIUMI Aceh Mengisi Pengajian di Masjid Taqwa Muhammadiyah Lhokseumawe

Selasa, 25 Jan 2022 04:29

Pasangan Terlucu

Pasangan Terlucu

Senin, 24 Jan 2022 23:57

Marak Fenomena Pinjol, Ditzawa Dorong LAZ Bantu Korban

Marak Fenomena Pinjol, Ditzawa Dorong LAZ Bantu Korban

Senin, 24 Jan 2022 23:29

Urang Sunda 'Hudang' 'Ngahiji' Jaga Persatuan Indonesia

Urang Sunda 'Hudang' 'Ngahiji' Jaga Persatuan Indonesia

Senin, 24 Jan 2022 22:55

Ketua MIUMI Aceh Diundang Safari Dakwah di Bireuen

Ketua MIUMI Aceh Diundang Safari Dakwah di Bireuen

Senin, 24 Jan 2022 22:35


MUI

Must Read!
X