Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.486 views

Jilbab, Sejarah Yang Belum Pernah Terjadi Pada Parlemen Turki

Istambul (voa-islam.com) Jangan bermimpi sepuluh tahun lalu, dapat melihat anggota parlemen Turki menggunakan hijab (jilbab). Turki sejak berdirinya Republik yang menggantikan Khilafah Otsmani itu, tak  pernah mentolelir semua yang berbentuk atau berbau Islam.

Sejak Khilafah Otsmaniyah dihancurkan oleh Jendral Kemal At-Turk, yang dikenal dengan "Young At-turk" itu, sejak tahun 1924, menghancurkan segala yang berbentuk dan berbau Islam. Kekhilalahan diganti dengan republik. Bahasa Arab diganti dengan bahasa Turki.

Semua ulama dibuang keluar negeri, dan tidak boleh kembali ke Turki. Banyak yang meninggal di luar negeri, dan tidak boleh mengajarkan Islam di negeri itu. Hukum Islam diganti dengan hukum sekuler, buatan Eropa. Agama Islam dijauhkan dari semua institusi negara. 

Selebihnya, militer memiliki kekuasaan berdasarkan konstitusi yang ada di Turki, dapat membubarkan partai politik, dan pemerintahan yang akan berusaha membelokkan Turki kepada sistem dan prinsip Islam. Itu sepuluh tahun lalu.

Sekarang Turki sudah lain. Sekalipun, konstitusi tetap sekuler, tetapi negeri berada di tangan para  pemimpin yang memiliki komitmen kepada nilai dan prinsip Islam. Sehingga, sejak Turki dibawah Partai AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) yang dipimpin Perdana Menteri Recep Tayyeb Erdogan, sekalipun Turki tetap sekuler, sekarang mengadopsi nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam.

Sepertinya belum lama ini terjadi, di mana dikalangan mahasiswi, pegawai pemerintah, dan bahkan anggota parlemen Turki diizinkan menggunakan hijab masuk di perlemen.

Selanjutnya, dalam sebuah pertemuan parlemen Turki, Presiden Turki Abdullah Gul, menyatkan  berterima kasih kepada anggota  parlemen Turki, yang digambarkan sebagai kehancuran segala yang lama ditabukan oleh negara itu. Seperti empat anggota parlemen mengikuti sidang parelemen dengan menggunakan hijab.

"Seperti yang anda lihat, semua orang menjadi bahagia. Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan kontribusi terjadinya kehidpan yang normali ini, " kata Gul kepada wartawan sebelum berangkat ke Edinburgh menghadiri pertemuan  Forum Turki - Inggris .

Parlemen Turki bertahap membolehkan anggota perlemen menggunakan hijab, dan ini membuat kita semua menjadi berbahagia", ujar Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan, usai shalat Jumat.

Erdogan mengatakan, tidak ada yang berhak  mencegah hak-hak yang diberikan oleh negara, dan ia menambahkan , " Saya mengevaluasi proses penggunaan hijab bagi wanita, sebagai salah satu langkah normalisasi yang paling penting bagi proses demokratisasi Turki", tegas Erdogan.

Erdogan, berharap suasana yang sama di masa depan Parlemen Turki, Erdogan menekankan , " Jika Parlemen Turki akan mempertahankan proses yang sama atas hak dasar dan kebebasan, proses demokratisasi , dan kepentingan masa depan bangsa, tidak ada halangan Turki tidak bisa diatasi", tambahnya.

Kedatangan empat anggota parlemen dalam sidang yang menggunakan hijab itu, Sevde Beyazit, Gulay Samanci, Nurcan Darbulak dan Gonul Bekin Sahkulubey, semua anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan ( AK ) yang dipimpin Erdogan, dan ini peristiwa baru sesudah empat belas tahun. Jilbab sekarang diperbolehkan di semua jabatan publik kecuali dalam peradilan dan militer.

Mantan anggota parlemen Turki,  Merve Kavakci dipaksa meninggalkan majelis pada hari pertamanya sebagai parlemen, saat berlangsung tepuk tangan pada tanggal 2 Mei 1999. Karena Merve menggunakan hijab saat berlangsung sidang parlemen Turki.

Sekarang di Turki sudah mulai ramai Muslimah menggunakan hijab, seperti di Jakarta. Kantor, kampus, sekolah, aktivitas di kota-kota besar di Turki, sudah banyak Muslimah yang menggunakan hijab di negeri yang penduduk 89 juta jiwa, dan 99 persen Muslim.

Istana Turki dan rumah Perdana Menteri pun, sekrang diisi oleh Ibu Negara dan Ibu Perdana Menteri yang keduanya menggunakan hijab, dan ini belum pernah terjadi sejak Turki menjadi Republik, di tahun l924. Baru sekarang   ini Turki ada Ibu Negara dan Ibu Perdana Menteri yang menggunakan hijab. af/hh

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Dede Bayi Calon Mujahidah Islam Lahir dengan Operasi Cessar. Ayo Bantu.!!

Ayo bantu dede bayi ini, kekurangan biaya persalinan cessar di Rumah Sakit Banjar sebesar 5 juta rupiah. Sang ayah adalah aktivis Islam, dikenal pendekar bela diri yang sedang terkendala ekonomi....

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Masuk Islam Satu Keluarga, Rudy Chow Liung Kehilangan Pekerjaan. Ayo Bantu Khitan dan Modal Usaha.!!

Hijrah memeluk Islam, Rudy Chow tinggalkan bisnis peralatan sembahyang Vihara. Ia jadi pengangguran dan ekonominya ambruk....

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

IDC Tunaikan Beasiswa Muallaf Maria di Universitas Brawijaya Malang

Alhamdulillah, kini Maria muallaf mahasiswi Universitas Brawijaya bisa bernafas lega. Yayasan IDC menyalurkan amanah dari para donatur, sebesar Rp 66.648.300 untuk membantu beasiswa pendidikan...

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Wakaf Speaker Mushalla Gunung Sri Tasikmalaya, Dapatkan Pahala yang Terus Mengalir

Sudah 13 tahun mushalla ini menjadi sentral dakwah di kampung Gunung Sri, Tasikmalaya. Namun mushalla ini belum memiliki alat pengeras suara. Diperlukan dana 5 juta rupiah. Ayo Bantu....

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Ayo Bantu Yatim Piatu Anna Puspita, Peluang Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Sejak balita ia ditinggal wafat sang ayah, menyusul sang ibunda wafat dua tahun silam. Segala kesulitan, kesedihan dan keruwetan hidup, kini harus dipikul sendiri. ...

Latest News
Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Komisi I DPR Dorong Pemerintah Gratiskan Internet Selama Wabah Covid-19

Jum'at, 03 Apr 2020 08:49

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Covid-19 Makin Menggila, Negara Kehilangan Arah?

Jum'at, 03 Apr 2020 08:23

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Ribuan Napi Dibebaskan di Tengah Wabah Corona, Warganet: Ustaz Abu Bakar Baasyir Paling Layak

Jum'at, 03 Apr 2020 07:51

Memutus Mata Rantai Corona

Memutus Mata Rantai Corona

Jum'at, 03 Apr 2020 07:09

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil, Tepatkah?

Jum'at, 03 Apr 2020 06:31

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

WMI Edukasi Para Driver Ojol untuk Cegah Covid19

Jum'at, 03 Apr 2020 06:21

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Hadapi Covid-19, Muhammadiyah Siapkan 60 Psikolog

Jum'at, 03 Apr 2020 06:18

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Wabah Corona dan Abainya Penguasa Kapitalis

Kamis, 02 Apr 2020 23:59

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Lockdown, Kebijakan Setengah Hati Para Penguasa Negeri?

Kamis, 02 Apr 2020 23:50

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Inilah 5 Tips Meningkatkan Imun Tubuh Pencegah Corona

Kamis, 02 Apr 2020 23:28

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Pendaftaran Program Beasiswa Santri 2020 Dibuka, Kemenag Siapkan Kader Ulama

Kamis, 02 Apr 2020 23:27

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Mendiskusikan Skenario Makro Ekonomi Indonesia

Kamis, 02 Apr 2020 23:00

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Anies Alokasikan Dana Rp 3 T untuk Penanganan Virus Corona hingga Mei

Kamis, 02 Apr 2020 22:26

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Menimbang Keefektifan Opsi PSBB

Kamis, 02 Apr 2020 22:19

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Mudik, Saat Pandemi Ancam Nyawa Keluarga

Kamis, 02 Apr 2020 22:17

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Saudi Berlakukan Jam Malam 24 Jam Setiap Hari di Mekah dan Madinah

Kamis, 02 Apr 2020 21:45

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

AS 'Rampas' 60 Juta Masker Medis yang Ditunjukan Untuk Prancis dari Landasan di Cina

Kamis, 02 Apr 2020 21:15

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Cegah Covid-19, SAR Ditpolairud Polda Aceh Semprot Disinfektan di SMA Negeri 15 Adidarma

Kamis, 02 Apr 2020 20:59

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Satgas WITC Kendari Salurkan Paket Logistik di 5 Kecamatan

Kamis, 02 Apr 2020 20:48

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kritisi Perppu Penanganan Covid-19, Bukhori: Pemerintah Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi

Kamis, 02 Apr 2020 20:38


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X