Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
21.832 views

Jilbab, Sejarah Yang Belum Pernah Terjadi Pada Parlemen Turki

Istambul (voa-islam.com) Jangan bermimpi sepuluh tahun lalu, dapat melihat anggota parlemen Turki menggunakan hijab (jilbab). Turki sejak berdirinya Republik yang menggantikan Khilafah Otsmani itu, tak  pernah mentolelir semua yang berbentuk atau berbau Islam.

Sejak Khilafah Otsmaniyah dihancurkan oleh Jendral Kemal At-Turk, yang dikenal dengan "Young At-turk" itu, sejak tahun 1924, menghancurkan segala yang berbentuk dan berbau Islam. Kekhilalahan diganti dengan republik. Bahasa Arab diganti dengan bahasa Turki.

Semua ulama dibuang keluar negeri, dan tidak boleh kembali ke Turki. Banyak yang meninggal di luar negeri, dan tidak boleh mengajarkan Islam di negeri itu. Hukum Islam diganti dengan hukum sekuler, buatan Eropa. Agama Islam dijauhkan dari semua institusi negara. 

Selebihnya, militer memiliki kekuasaan berdasarkan konstitusi yang ada di Turki, dapat membubarkan partai politik, dan pemerintahan yang akan berusaha membelokkan Turki kepada sistem dan prinsip Islam. Itu sepuluh tahun lalu.

Sekarang Turki sudah lain. Sekalipun, konstitusi tetap sekuler, tetapi negeri berada di tangan para  pemimpin yang memiliki komitmen kepada nilai dan prinsip Islam. Sehingga, sejak Turki dibawah Partai AKP (Partai Keadilan dan Pembangunan) yang dipimpin Perdana Menteri Recep Tayyeb Erdogan, sekalipun Turki tetap sekuler, sekarang mengadopsi nilai-nilai dan prinsip-prinsip Islam.

Sepertinya belum lama ini terjadi, di mana dikalangan mahasiswi, pegawai pemerintah, dan bahkan anggota parlemen Turki diizinkan menggunakan hijab masuk di perlemen.

Selanjutnya, dalam sebuah pertemuan parlemen Turki, Presiden Turki Abdullah Gul, menyatkan  berterima kasih kepada anggota  parlemen Turki, yang digambarkan sebagai kehancuran segala yang lama ditabukan oleh negara itu. Seperti empat anggota parlemen mengikuti sidang parelemen dengan menggunakan hijab.

"Seperti yang anda lihat, semua orang menjadi bahagia. Saya ingin berterima kasih kepada semua pihak yang memberikan kontribusi terjadinya kehidpan yang normali ini, " kata Gul kepada wartawan sebelum berangkat ke Edinburgh menghadiri pertemuan  Forum Turki - Inggris .

Parlemen Turki bertahap membolehkan anggota perlemen menggunakan hijab, dan ini membuat kita semua menjadi berbahagia", ujar Perdana Menteri Turki Tayyip Erdogan, usai shalat Jumat.

Erdogan mengatakan, tidak ada yang berhak  mencegah hak-hak yang diberikan oleh negara, dan ia menambahkan , " Saya mengevaluasi proses penggunaan hijab bagi wanita, sebagai salah satu langkah normalisasi yang paling penting bagi proses demokratisasi Turki", tegas Erdogan.

Erdogan, berharap suasana yang sama di masa depan Parlemen Turki, Erdogan menekankan , " Jika Parlemen Turki akan mempertahankan proses yang sama atas hak dasar dan kebebasan, proses demokratisasi , dan kepentingan masa depan bangsa, tidak ada halangan Turki tidak bisa diatasi", tambahnya.

Kedatangan empat anggota parlemen dalam sidang yang menggunakan hijab itu, Sevde Beyazit, Gulay Samanci, Nurcan Darbulak dan Gonul Bekin Sahkulubey, semua anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan ( AK ) yang dipimpin Erdogan, dan ini peristiwa baru sesudah empat belas tahun. Jilbab sekarang diperbolehkan di semua jabatan publik kecuali dalam peradilan dan militer.

Mantan anggota parlemen Turki,  Merve Kavakci dipaksa meninggalkan majelis pada hari pertamanya sebagai parlemen, saat berlangsung tepuk tangan pada tanggal 2 Mei 1999. Karena Merve menggunakan hijab saat berlangsung sidang parlemen Turki.

Sekarang di Turki sudah mulai ramai Muslimah menggunakan hijab, seperti di Jakarta. Kantor, kampus, sekolah, aktivitas di kota-kota besar di Turki, sudah banyak Muslimah yang menggunakan hijab di negeri yang penduduk 89 juta jiwa, dan 99 persen Muslim.

Istana Turki dan rumah Perdana Menteri pun, sekrang diisi oleh Ibu Negara dan Ibu Perdana Menteri yang keduanya menggunakan hijab, dan ini belum pernah terjadi sejak Turki menjadi Republik, di tahun l924. Baru sekarang   ini Turki ada Ibu Negara dan Ibu Perdana Menteri yang menggunakan hijab. af/hh

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Presidential Threshold sebagai Akar Masalah Kekisruan Pilpres 2019

Jum'at, 23 Oct 2020 23:31

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Ngalor Ngidul Mahfud MD

Jum'at, 23 Oct 2020 23:26

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

KAMI Itu Gerakan Moral, Bukan Makar

Jum'at, 23 Oct 2020 23:09

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Forum SATHU Soroti Kewajiban Deposit Setoran Umrah di UU Omnibus Law

Jum'at, 23 Oct 2020 22:03

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Dibawah Pendudukan Armenia Masjid Bersejarah di Nagorno-Karabakh Diubah Jadi Kandang Babi

Jum'at, 23 Oct 2020 19:45

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Israel Hancurkan Desa Badui Palestina di Al-Araqeb Untuk ke-179 Kali Sejak Tahun 2000

Jum'at, 23 Oct 2020 18:45

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Mendadak Kadrun: Budaya Munafik

Jum'at, 23 Oct 2020 18:24

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

The Times: Hamas Gunakan Pangkalan Cyber War di Turki Untuk Targetkan Musuhnya

Jum'at, 23 Oct 2020 17:35

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Warga UEA Sekarang Bisa Pergi Ke Israel Tanpa Visa dan Tinggal Selama 90 Hari

Jum'at, 23 Oct 2020 17:15

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

SOHR Klaim 14 Anggota Al-Qaidah Gugur dalam Serangan Drone AS di Idlib Suriah

Jum'at, 23 Oct 2020 16:46

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Peneliti UNEJ: Melinjo Berpotensi Jadi Suplemen Cegah Covid

Jum'at, 23 Oct 2020 14:14

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Setahun Penuh Gaduh dan Demo yang Dirindukan

Jum'at, 23 Oct 2020 13:30

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Lima Cara Agar Generasi Bisa Berkualitas

Jum'at, 23 Oct 2020 11:55

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Antisipasi Kriminalisasi, Dai Perlu Perhatikan Basis Data hingga Peraturan Perundangan

Jum'at, 23 Oct 2020 11:32

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

5 Hal Untuk Diketahui Tentang Konflik Terakhir di Nagorno-Karabakh

Jum'at, 23 Oct 2020 11:00

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Tanggapi Hasil Survey Indikator, Anis: Catatan Buruk Kinerja Pemerintah

Jum'at, 23 Oct 2020 10:56

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Vaksinasi Dipercepat November, Politisi PKS Minta Seluruh Prosesnya Transparan

Jum'at, 23 Oct 2020 10:38

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Pasukan Azerbaijan Tembak Jatuh 7 Drone Armenia Dalam Tiga Hari

Kamis, 22 Oct 2020 21:00

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Seorang Imam dan 11 Anak Tewas Dalam Serangan Udara di Sebuah Masjid di Takhar Afghanistan

Kamis, 22 Oct 2020 20:15

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Polisi Yang Memukul Polisi Dipukul Polisi #MumetKan

Kamis, 22 Oct 2020 17:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X