Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah
Facebook RSS
3.451 views

Hambatan di Balik Kontak Mata Anak dan Orang Tua

Oleh: Wage Setia Budi (Pemerhati Komunikasi Anak)

Acapkali orang tua melakukan kontak mata dengan anak hanya ketika marah, memerintah atau mengancam. Perlu diketahui, inilah faktor penghambat komunikasi orang tua dengan anak. Ketika orang tua kurang memperhatikan kontak mata dengan sang buah hati setiap kali berbicara, maka orang tua telah memutus ikatan emosional dengan sang anak.

Kontak mata penting bagi sang anak. Bahkan sejak kehadiran sang buah hati di rumah kita. Ketika terjadi kontak antara orang tua dan anak, maka di balik gerakan mata anak terjadi proses perkembangan sel saraf mata dan kemampuan komunikasi. Pada umumnya usia anak dapat melakukan kontak mata sekitar usia 6-8 minggu setelah kelahiran. Kemampuan kontak mata jauh mendahului kemampuan anak dalam hal berbicara.

Dengan adanya keterbatasan kemampuan komunikasi anak, orang tua harus menempatkan posisi tubuh anda sejajar dan setinggi anak ketika berbicara. Hal ini acapkali terlihat, misalnya, ketika Pangeran William berbicara dengan anak pertamanya. Menurut Pakar Perkembangan Anak dan Penulis buku A Moving Child is a Learning Child, Gill Connel, cara ini membuat anak merasa aman dan dimengerti. Agar kontak mata lebih efektif biasanya, hal ini disertai dengan ekspresi emosional positif beserta bahasa tubuh, seperti anggukan, ucapan singkat yang mudah dimengerti, tersenyum atau komunikasi nonverbal lainmya.

Kemudian, orang tua harus lebih mengutamakan komunikasi visual ketika berbicara dengan anak. Komunikasi visual lebih menekankan pada pesan komunikasi berbentuk tanda, gambar, lambang, simbol warna yang konkrit dan dapat dicerna indra penglihatan. Semua hal ini dimaksudkan untuk menjaga kontak mata dengan anak. Hal ini ditunjang dengan pernyataan orang tua dengan bahasa yang mudah dipahami dan sederhana.

Terlihat di atas kontak mata merupakan bagian penting komunikasi tatap muka. Selain mengumpulkan informasi visual dari dunia luar, mata mengekspresikan emosi dan perasaan. Ekspresi emosi dan perasaan juga ditunjang dengan ekspresi wajah.

Melalui kontak mata yang disertai bahasa tubuh, para pakar perkembangan anak menyebutkan bahwa orang tua sedang membangun attachment bond dengan anak. Attachment bond semacam ikatan emosional nonverbal antara orang tua dan anak. Respons emosional orang tua berupa gerakan, isyarat dan suara kepada sang anak sangatlah bermakna. Sebaliknya, melalui kontak mata sang anak melakukan interaksi, komunikasi dan relasi.

Dengan terjadinya attachment bond antara orang tua dan anak, maka anak sedang membangun keinginan untuk belajar, kepercayaan, kesadaran diri yang sehat, bersikap ramah terhadap orang lain. Sebaliknya, apabila attachment bond tidak terbangun, sang anak tidak mendapatkan rasa aman dan pengertian dari orang lain, kebingunan dalam identitas diri dan kesulitan belajar dan berinteraksi dengan orang lain di masa depannya.

Terlihat jelas di atas, kontak mata sangatlah dahsyat. Apa yang diucapkan orang tua dapat mudah tertanam. Dr. Albert Mehrabian, penulis buku Silent Messages, menyatakan jumlah persentase kontak mata dan bahasa tubuh mencapai 93% dari satu pesan komunikasi. Inilah yang tidak disadari sebagian besar orang tua. Kontak mata adalah bagian penting bahasa tubuh orang tua.

Dengan kontak mata, orang tua memperhatikan ekspresi emosional anak. Selain verbal, sebagian besar ekspresi emosional anak dilakukan dalam bentuk bahasa tubuh dan gerakan. Lebih khusus lagi karena ekspresi emosional anak dilakukan secara spontan. Dengan kontak mata, orang tua dapat memenuhi kebutuhan emosional anak. Anak terlihat dicintanya, dihargai, dibuat merasa aman dan kompeten. Ketika terpenuhinya kebutuhan emosional anak, hal ini melahirkan perilaku anak yang santun di masa depan (Woolfson, 2005:8).

Bila begitu dahsyat pengaruhnya, tetapi mengapa sebagian besar orang tua mengabaikan kontak mata. Misalnya, ketika berbicara dengan sang buah hati, banyak ibu masih memakai purdah atau niqab. Padahal ketika purdah atau niqab dibuka, anak dapat melakukan kontak mata dan melihat ekspresi wajah sang ibu. Bila sejak kehadiran buah hati di dalam rumah tangga hingga dewasa, sang ibu selalu berbicara dengan sang anak di balik purdah atau niqab, maka hal ini sama saja dengan memutus ikatan emosional orang tua dan anak. Lebih buruk lagi, perkembangan anak terutama otak tengah anak akan terganggu.

Di lain pihak, banyak orang tua acapkali mengabaikan kontak mata. Pengabaian kontak mata orang tua berarti orang tua tidak peduli kehadiran sang anak. Ini terlihat dari penempatan posisi tubuh anda yang tidak fokus ke anak, bersilang tangan dan menopang dagu atau sibuk dengan urusan anda sendiri, seperti mengerjakan pekerjaan rumah tangga, chatting atau lainnya.

Perilaku anak merupakan hasil peniruan anak terhadap perilaku orang tua. Anak adalah makhluk yang belum memiliki kemampuan yang cukup memadai untuk merespons semua kemauan orang tua dengan benar. Kemampuan anak hanyalah meniru perilaku orang dewasa termasuk perilaku orang tua termasuk dalam berkomunikasi. Pendidikan orang tua lah menentukan macam apa perilaku anak di masa depan..

Keluhan orang tua bahwa anak tidak mendengar perintahnya haruslah diakhiri. Sebaiknya orang tua mengintrospeksi diri. Ketika anak tidak patuh, orang tua acapkali melakukan kontak mata hanya ketika menegur, melarang atau memberi ancaman. Rubahlah!

Orang tua yang mengembangkan komunikasi ancaman, perintah, teguran dan marah akan melahirkan anak yang suka mengganggu temannya, memberontak dan sukar dikendalikan. Ketika hal ini terjadi, berarti ikatan emosional (attachment bond) antara orang tua dan anak telah putus.

Oleh karena itu, kontak mata anak dan orang tua akan melahirkan ikatan emosional (attachment bond). Sebaliknya, anak yang tidak melakukan kontak mata adalah anak yang kemungkinan besar menghadapi masalah perkembangan dirinya, seperti menderita autisme. [syahid/voa-islam.com]

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas???

Di sini tempatnya-Kiosherbalku.com melayani Grosir & Eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan DISKON sd 60%. Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Obat Herbal Mabruuk

Sedia obat herbal berbagai penyakit: Kolesterol, Maag,Asma, Diabetes, Darah Tinggi, Jantung, Kanker, Asam Urat, Nyeri Haid, Lemah Syahwat, Kesuburan, Jerawat, Pelangsing, dll
http://www.herbalmabruuk.com

Royal Islam Indonesia Umroh & Haji Tours

Paket umroh, Paket Umroh Ramadhan, Paket Haji Plus, Paket Wisata Cairo. Mulai $ 2.000
http://royalislamindonesia.com

Infaq Dakwah Center

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Dapatkan Tausiyah Harian & Update Berita Islam, Mari Bergabung dalam Komunitas Info Dakwah

Komunitas saling berbagi nasihat, ilmu dan update informasi dunia Islam. Semua dibagikan langsung ke HP anggota, 100% Free/Gratis..!!!...

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Menderita Hernia Sejak Lahir, Musa Anak Mujahid Harus Segera Dioperasi. Ayo Bantu!!!

Musa anak mujahid mendapat ujian Allah, menderita hernia sejak lahir. Setelah di-USG di RS Ummi Bogor, dokter menyatakan berusia 3,5 tahun ini harus segera dioperasi. Butuh biaya 8 juta rupiah....

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Yuliana, Pejuang Keluarga yang Hebat, Butuh Dana 11 Juta Lunasi Tagihan Pesantren Anaknya. Ayo Bantu!!

Saat sang suami di-phk karena sakit jiwa, ia menjadi buruh cuci pakaian dengan gaji satu juta rupiah perbulan. Susah payah berusaha memenuhi kebutuhan keluarga, biaya pendidikan, dan pengobatan...

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Terusir dari Keluarga, Muallaf Noval Joe Kho Fei Butuh Modal Usaha 12 Juta. Ayo Bantu!!

Di usia keislaman yang belum genap dua tahun, muallaf ini mendapat banyak ujian iman: terusir dari keluarga, kehilangan pekerjaan di rezim Ahok, kontrakan menunggak 6 bulan, anaknya sakit paru-paru,...

Latest News
Taliban Kuasai Sepenuhnya Distrik Shorabak di Selatan Afghanistan

Taliban Kuasai Sepenuhnya Distrik Shorabak di Selatan Afghanistan

Kamis, 23 Feb 2017 11:15

Polri Sebut Ustadz Bactiar Nasir Transfer Dana ke Turki, Tim Advokasi GNPF: Itu Fitnah yang Keji

Polri Sebut Ustadz Bactiar Nasir Transfer Dana ke Turki, Tim Advokasi GNPF: Itu Fitnah yang Keji

Kamis, 23 Feb 2017 11:15

Anggota Komisi III: Mereka yang Melawan Ahok Dianggap Musuh Negara

Anggota Komisi III: Mereka yang Melawan Ahok Dianggap Musuh Negara

Kamis, 23 Feb 2017 10:31

Mantan Tahanan Guantanamo asal Inggris Lakukan Pemboman Jibaku di Kota Mosul Irak

Mantan Tahanan Guantanamo asal Inggris Lakukan Pemboman Jibaku di Kota Mosul Irak

Kamis, 23 Feb 2017 10:00

AMM Tersinggung Atas Penolakan pihak Ahok terhadap Ahli Agama Muhammadiyah

AMM Tersinggung Atas Penolakan pihak Ahok terhadap Ahli Agama Muhammadiyah

Kamis, 23 Feb 2017 09:07

Muslim AS Kumpulkan 58.000 USD untuk Membantu Perbaikan Makam Yahudi yang Dirusak

Muslim AS Kumpulkan 58.000 USD untuk Membantu Perbaikan Makam Yahudi yang Dirusak

Kamis, 23 Feb 2017 09:00

Menteri Agama Berkenan Hadir pada Haflah Tasyakuran Setengah Abad Dewan Dakwah

Menteri Agama Berkenan Hadir pada Haflah Tasyakuran Setengah Abad Dewan Dakwah

Kamis, 23 Feb 2017 06:44

Sumbangan Umat Islam Dipermasalahkan, Kenapa Sumbangan untuk Ahok Tidak Dipermasalahkan?

Sumbangan Umat Islam Dipermasalahkan, Kenapa Sumbangan untuk Ahok Tidak Dipermasalahkan?

Kamis, 23 Feb 2017 06:13

Ustaz Yusuf Mansur dan Habib Rizieq Kunjungi Korban Bencana di Jakarta

Ustaz Yusuf Mansur dan Habib Rizieq Kunjungi Korban Bencana di Jakarta

Rabu, 22 Feb 2017 22:38

Sama Halnya dengan Kolonialisme, Ulama Saat Ini Nampak Dibidik dengan Tuduhan Anti Persatuan

Sama Halnya dengan Kolonialisme, Ulama Saat Ini Nampak Dibidik dengan Tuduhan Anti Persatuan

Rabu, 22 Feb 2017 22:13

Program tanpa DP Rumah Rakyat Anies-Sandi Dipermasalahkan tapi Tanpa DP dari Pengembang Dibiarkan

Program tanpa DP Rumah Rakyat Anies-Sandi Dipermasalahkan tapi Tanpa DP dari Pengembang Dibiarkan

Rabu, 22 Feb 2017 20:13

Ahok Dinilai Sengaja Mengutip Al-Maidah untuk Kepentingan Pilkada

Ahok Dinilai Sengaja Mengutip Al-Maidah untuk Kepentingan Pilkada

Rabu, 22 Feb 2017 18:13

Tanpa Adanya Laporan, Polri Sudah bisa Lakukan Ini kepada Terdakwa Penodaan Agama, Ahok

Tanpa Adanya Laporan, Polri Sudah bisa Lakukan Ini kepada Terdakwa Penodaan Agama, Ahok

Rabu, 22 Feb 2017 16:13

Kriminalisasi Ulama dan Islam di Negeri Demokrasi

Kriminalisasi Ulama dan Islam di Negeri Demokrasi

Rabu, 22 Feb 2017 15:55

Maroko Tutup Semua Sekolah yang Terkait dengan Jaringan Fetullah Gulen

Maroko Tutup Semua Sekolah yang Terkait dengan Jaringan Fetullah Gulen

Rabu, 22 Feb 2017 15:35

Arab Saudi Siap Kirim Pasukan Khusus ke Suriah untuk Bantu Amerika Perangi Islamic State (IS)

Arab Saudi Siap Kirim Pasukan Khusus ke Suriah untuk Bantu Amerika Perangi Islamic State (IS)

Rabu, 22 Feb 2017 14:15

Freeport Berulah, PP Pemuda Muhammadiyah Meminta Pemerintah Jangan Mengalah

Freeport Berulah, PP Pemuda Muhammadiyah Meminta Pemerintah Jangan Mengalah

Rabu, 22 Feb 2017 14:13

Walhi Jakarta: Betonisasi Sungai Penyebab Banjir di Jakarta

Walhi Jakarta: Betonisasi Sungai Penyebab Banjir di Jakarta

Rabu, 22 Feb 2017 12:02

Jumlah Tasbih, Tahmid, dan Takbir Setelah Shalat?

Jumlah Tasbih, Tahmid, dan Takbir Setelah Shalat?

Rabu, 22 Feb 2017 11:15

Banjir di Jakarta, Aa Gym: Semoga Nanti Ada Pemimpin Jakarta yang Rendah Hati dan Tidak Takabur

Banjir di Jakarta, Aa Gym: Semoga Nanti Ada Pemimpin Jakarta yang Rendah Hati dan Tidak Takabur

Rabu, 22 Feb 2017 10:35


Must Read!
X

Selasa, 21/02/2017 20:05

Menuju Kampus Bebas Narkoba