Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.760 views

Melindungi Anak dari Kekerasan, Dimulai dari Mana?

Oleh: Khamsiyatil Fajriyah

“Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga” adalah tema Hari Anak nasional tahun ini. Tema ini sangat tepat untuk mengatasi masalah yang dihadapi anak-anak kita berupa kekerasan yang menghantui kehidupan mereka. Melindungi mereka dari kekerasan dengan dimulai dari rumah adalah sesuatu yang harus dilakukan. Itu karena keluarga adalah tempat hidup anak, tempat berlindung, dan menerima kasih sayang dari orang tua dan orang-orang di sekitarnya.

Keluarga sebagai tempat hidup anak, diharapkan adalah sebuah lingkungan yang menentramkan anak. Kasih sayang yang dilimpahkan sangat dibutuhkan oleh mereka agar tumbuh menjadi pribadi yang mampu menghadapi masalah dengan baik dan mampu bersosialisasi dengan lingkungan masyarakatnya. Semua itu bisa terwujud karena orangtua menjalankan fungsinya dengan baik yaitu memenuhi kebutuhan hidup, melindungi dan memberikan pendidikan yang layak bagi anak.

Namun, keluarga masa kini sudah tidak pada posisi seperti itu. Terbukti dari data KPAI, dari kekerasan yang terus meningkat tiap tahunnya, 91 persen kekerasan dialami anak di lingkungan keluarganya. Fungsi keluarga yang seharusnya menjadi tempat bernaung, berlindung dan mereguk kasih sayang anak, berbalik arah menjadi lingkungan yang mengancam anak. Tidak sekadar melukai mereka, tetapi juga membunuh mereka. Andai mereka selamat dan bertahan hidup setelah menjadi korban kekerasan, kelak mereka akan tumbuh menjadi manusia yang terganggu kepribadiannya dan kehidupan sosialnya. Biasanya pelaku kekerasan adalah korban kekerasan di masa lalunya.

Kasus kekerasan terhadap anak oleh orang tua mereka biasanya dipicu oleh alasan klasik. Orangtua yang depresi karena tekanan beban hidup yang semakin berat, menjadikan anak-anak mereka sebagai objek kekerasan, objek pelampiasan emosi mereka. Kalau sudah seperti itu masalahnya, menunjuk pihak yang bersalah hanya pada si pelaku tidaklah bijak. Karena ternyata ada pelaku kekerasan yang tidak secara langsung ‘turun tangan’. Dialah negara. Karena seharusnya negaralah yang menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar bagi warga negaranya.

 

...Kasus kekerasan terhadap anak oleh orang tua mereka biasanya dipicu oleh alasan klasik. Orangtua yang depresi karena tekanan beban hidup yang semakin berat, menjadikan anak-anak mereka sebagai objek kekerasan, objek pelampiasan emosi mereka...

Sayang, sejak mengadopsi sistem ekonomi liberal, pemerintah Indonesia gagal menjamin kesejahteraan hidup warga negaranya. Akhirnya tekad kuat KPAI mewujudkan perlindungan anak dimulai dari rumah akan menemui jalan buntu. Beban ekonomi keluarga yang semakin berat, lebih disebabkan kebijakan pemerintah. Kenaikan TDL yang drastis sejak bulan April lalu mengambil jatah besar anggaran belanja keluarga. Ditambah semakin beragamnya varian pajak berikut iuran BPJS yang harus dibayar. Sementara itu, harga barang kebutuhan sehari-hari juga ikut naik, daya beli keluarga terus menurun. Jelas semua itu menjadi beban berat bagi orang tua, memicu depresi.

Inilah konsekuensi dari penerapan sistem ekonomi kapitalis liberal. Aset-aset vital yang seharusnya hak rakyat dan seharusnya mereka nikmati, telah diberikan oleh pemerintah secara Cuma-Cuma kepada swasta asing. Disamping itu, tabiat bawaan sistem ekonomi ini yang hanya memperhatikan angka pertumbuhan ekonomi, tetapi mengabaikan distribusi. Hasil akhirnya adalah kesenjangan yang semakin akut.

Menurut Faishol Bashri seorang pakar ekonomi dari Universitas Indonesia, 10 persen orang terkaya di Indonesia menguasai 75,7 persen kekayaan nasional. Dan masyarakat Indonesia lainnya berjibaku memperebutkan sisa kekayaan nasional. Meskipun kelompok kerja di Indonesia termasuk kategori pekerja keras nomor 3 setelah Hongkong dan korea, jatah kerja pun ditambah menjadi rata-rata 49 jam perminggu, pendapatan kelompok pekerja tetap menurun. Di sistem ekonomi kapitalis liberal ini, mustahil keadilan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia bisa diwujudkan.

Dalam sejarah hidupnya, selama empat abad berlangsung, sistem ekonomi kapitalis adalah sumber kekerasan secara langsung maupun tidak langsung. Dengan spirit penjajahan, sistem ekonomi kapitalis melakukan kekerasan secara langsung dengan menguasai sumber-sumber daya alam negeri-negeri jajahannya dengan cara brutal, perbudakan, hingga pemusnahan etnis. Dan kekerasan secara tidak langsung dengan menciptakan standar dan kondisi hidup yang sangat rendah karena rendahnya gaji di negera-negara berkembang, juga menciptakan kantong-kantong kemiskinan di negara-negara kaya.

Peristiwa kekerasan yang cukup menyayat hati sebenarnya telah terjadi di Amerika Serikat, sebagai negara paling kaya di dunia dan kampiun negara kapitalis. Seperti yang digambarkan oleh Prof. DR. Jamil Salmi, Ph.D dalam bukunya Violence and Democratic Society, 20 persen anak anak Amerika Serikat hidup dalam kemiskinan, 3,5 juta penduduk tidak memiliki tempat tinggal(tunawisma), satu dari tiga keluarga yang berpendapatan rendah mengalami kelaparan, 42 juta warganya hidup tanpa jaminan kesehatan, 23.000 orang mati terbunuh dan 50.000 perempuan diperkosa tiap tahunnya, dan Amerika terkenal sebagai konsentrasi penjara terbanyak di dunia.

Nampak nyata, penerapan sistem ekonomi kapitalis ini berhubungan erat dengan kekerasan. Begitupun dengan kekerasan pada anak, yang tidak hanya menjadi masalah akut di Indonesia tetapi juga menjadi masalah global, adalah salah satu jenis kekerasan yang lahir akibat diterapkan sistem ekonomi kapitalis. Semakin erat dunia memegang teguh sistem ekonomi kapitalis, semakin tak bisa diurai masalah kekerasan pada anak. Jadi untuk mewujudkan harapan kita  melindungi anak-anak kita dari kekerasan, mulai saja dengan melepaskan sistem ekonomi kapitalis yang tidak berperikemanusiaan. (riafariana/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha 11,5 Juta Rupiah, Ayo Bantu!!!

Keluarga Muallaf dan Yatim Dhuafa Butuh Modal Usaha 11,5 Juta Rupiah, Ayo Bantu!!!

Dalam iman, rumah tangga muallaf ini sangat bahagia. Namun dalam hal ekonomi, pasangan pengamen dan tukang ojek yang memiliki 3 yatim ini sangat dhuafa dan memprihatinkan....

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla di Pelosok Butuh Biaya Renovasi 20 Juta Rupiah. Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini sudah sangat rapuh dan tidak layak, harus direnovasi total. Mari sisihkan harta, amal jariyah, pahalanya terus mengalir tak terbatas umur, bonus property abadi di Surga...

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Bayi Anak Ustadz Pesantren Qur'an ini Kritis Menderita Toxoplasmosis. Ayo Bantu.!!!

Sudah 9 hari bayi Tazkia kritis terinfeksi toxoplasma. Sang ayah, Ustadz Yusron pengasuh pesantren Tahfizh Al-Qur'an Sukoharjo terbentur biaya yang sudah mencapai 31 juta rupiah...

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Dihantam Truk Tronton, Ustadz Hibatullah Tak Sadarkan Diri 7 Hari. Ayo Bantu.!!!

Mujahid Dakwah ini mengalami kecelakaan hebat: rahangnya bergeser harus dioperasi; bibir atas sobek hingga hidung; tulang pinggul retak. Ayo bantu supaya bisa beraktivitas dakwah lagi....

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Keluarga Yatim Muallaf Hidup Serba Kekurangan. Ayo Bantu Beasiswa dan Modal Usaha.!!

Tak berselang lama setelah berikrar masuk Islam bersama seluruh keluarganya, Ganda Korwa wafat meninggalkan istri dan 6 anak yatim. Kondisi mereka sangat mengenaskan....

Latest News
Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Oposisi-Koalisi, Undang Konflik!

Selasa, 12 Dec 2017 22:15

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Turki Kritik Reaksi Lemah Negara Arab Terkait Masalah Yerusalem

Selasa, 12 Dec 2017 21:55

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Militer Afghanistan Bersiap Lancarkan Operasi Besar Terhadap Islamic State (IS) di 3 Provinsi

Selasa, 12 Dec 2017 21:30

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

3 Tentara Afghanistan Tewas dalam SeranganTaliban di Pos Militer di Ghazni

Selasa, 12 Dec 2017 21:05

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Protes Keputusan Trump, Demonstran Chili: Yerusalem Adalah Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 16:34

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Liberalisasi Listrik membuat Rakyat makin Tercekik

Selasa, 12 Dec 2017 13:24

Tshirt As Sirah (1): KAOS TEMATIK NAMA SAHABAT NABI, CERNA KISAHNYA DAN MILIKI KAOSNYA

Tshirt As Sirah (1): KAOS TEMATIK NAMA SAHABAT NABI, CERNA KISAHNYA DAN MILIKI KAOSNYA

Selasa, 12 Dec 2017 11:41

FRTR: Reklamasi Proyek Penipuan Penguasa Kepada Rakyat

FRTR: Reklamasi Proyek Penipuan Penguasa Kepada Rakyat

Selasa, 12 Dec 2017 11:24

Pasang Iklan selamanya di Web & Facebook Voa-Islam dilihat 500 Ribu fans!

Pasang Iklan selamanya di Web & Facebook Voa-Islam dilihat 500 Ribu fans!

Selasa, 12 Dec 2017 10:55

Mantan Ibu Mertua Adalah Mahram; Boleh Bersalaman Dengannya!

Mantan Ibu Mertua Adalah Mahram; Boleh Bersalaman Dengannya!

Selasa, 12 Dec 2017 09:32

Inilah Bantahan Seruan Hijrah Tinggalkan Palestina

Inilah Bantahan Seruan Hijrah Tinggalkan Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 09:32

Konferensi Perdamaian Dunia, Menag: Indonesia Bersama Palestina

Konferensi Perdamaian Dunia, Menag: Indonesia Bersama Palestina

Selasa, 12 Dec 2017 06:10

Tokoh Tionghoa: Umat Beragama Harus Bersatu Lawan Arogansi AS

Tokoh Tionghoa: Umat Beragama Harus Bersatu Lawan Arogansi AS

Selasa, 12 Dec 2017 06:00

VIDEO : Utang Hampir Rp. 4.000 Triliun, How High Can You Go?

VIDEO : Utang Hampir Rp. 4.000 Triliun, How High Can You Go?

Senin, 11 Dec 2017 21:06

Ustadz Abdul Somad Disebut Mendapat Perlakuan Tidak Manusiawi, Kemana Polisi?

Ustadz Abdul Somad Disebut Mendapat Perlakuan Tidak Manusiawi, Kemana Polisi?

Senin, 11 Dec 2017 20:33

Mendadak Ganti Panglima TNI, Pengamanan Agenda 2019?

Mendadak Ganti Panglima TNI, Pengamanan Agenda 2019?

Senin, 11 Dec 2017 19:41

Bedanya Izin Proyek Perumahan Meikarta Dibongkar Wagub Jawa Barat

Bedanya Izin Proyek Perumahan Meikarta Dibongkar Wagub Jawa Barat

Senin, 11 Dec 2017 19:33

Dianggap Kotori Halaman Twitter-nya, Mahfud MD Akhiri Debat Soal Khilafah

Dianggap Kotori Halaman Twitter-nya, Mahfud MD Akhiri Debat Soal Khilafah

Senin, 11 Dec 2017 18:33

DSKS: Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS

DSKS: Putuskan Hubungan Diplomatik dengan AS

Senin, 11 Dec 2017 18:22

Tokoh Islam Alami Persekusi? DPR: Serangan kepada NKRI

Tokoh Islam Alami Persekusi? DPR: Serangan kepada NKRI

Senin, 11 Dec 2017 17:33


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X