Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.870 views

Berkhimar Rebah Akupun Terasingkan (Seni Menikmati Hijrah)

Sahabat Muslimah VOA-Islam yang Shalihah...

Saya menulis ini agar orang tahu. Betapa nikmatnya hijrah yang saya alami detik ini. Dalam hati terbesit luka, jujur sakit sekali. Saya menuliskan ini hanya karena ingin orang tahu, bahwa sejarah saya dulu lebih pahit dari apa yang dibayangkan. Semoga apa yang akan saya tulis ini bisa membawa kita Hijrah ke sesungguh nya Hijrah.

Jujur, saya bingung mulai dari mana. Malam ini, deraian air mata mulai menetas di pipi. Entahlah, jika saya mengingat masa itu. Masa dimana sosok diri penulis hanya sebagai daun kering yang bodoh dan tak mengerti apa-apa. Jika membahas Agama, sungguh malu. Mengaku diri sebagai Ummat Islam. Namun, masih banyak yang belum saya patuhi akan aturannya.

Salah satunya adalah “Hijab” dulu saya belum Istiqamah dalam memakai jilbab. Ketidak Istiqamahan tersebut ada beberapa hal karena memang keluarga dan lingkungan bukan berasal orang yang agamis yang paham betul terkait makna penting nya menutupi Aurat perempuan.

Saat saya duduk di bangku SMP di sekolah masih menggunakan kerudung, Alhamdulillah. Namun, itu hanya berlangsung di sekolah saja. Setelahnya saya tidak memakai kerudung. Dulu, sempet mikir ngapain ya sekolah ke aliyah kalau kelakuan masih kaya gini. Alhamdulillah, hidayah itu datang dari mana saja. Entah, ada angin apa orang tua dan keluarga saya sepakat untuk memasukan saya ke sekolah berbasis pesantren. Sebut saja sekolahnya Yayasan Pondok Pesantren Al-Qudsiyyah. Jujur, saya tidak mau masuk sekolah pesantren tersebut. Bukan hanya gengsi, tapi jelas itu bukan passion saya masuk aliyah. Namun, entahlah. Karena keterbatasan biaya ekonomi keluarga juga, saya tidak dapat masuk sekolah negeri. Dari sinilah, saya ciptakan sejarah dan pelajaran yang tak akan saya lupakan sampai saat ini.

Dari sekolah ini, saya merasa telah menemukan jati diri saya. Islam saya yang sesungguhnya. Jujur, saya termasuk orang yang masih kurang paham dengan Islam. Namun, mulai dari sini lah. Saya diajarkan ilmu-ilmu agama Islam secara komprehensif. Mulai dari hal ibadah, hijab sampai muamalah. Dari sini lah, saya mulai belajar. Bahwa perempuan sholihah itu harus berjilbab! Memakai jilbab yang sesuai dengan syariah.

Awal masuk sekolah ini, saya serius belum memakai pakaian yang seharus nya diterapkan oleh pihak sekolah. Mulai dari kerudung masih transparan, pendek dll. Rok yang masih ngatung, jarang pake kaos kaki. Pokonya, tidak mencerminkan seorang Akhwat dah. Kurang lebih selama setahun, saya sering berkelakuan kurang baik di sekolah. Sudah diperingati untuk taat terhadap aturan, namun tetap saja. Saya belum bisa untuk hijrah sepenuhnya waktu itu.

Namun, pada suatu waktu. Saat pemilihan ketua OSIS. Alhamdulillah, saya terpilih sebagai Sekertaris Umum nya. kemudian pada waktu yang sama, disana saya mulai berpikir panjang dan berpikir keras. Bahwa. Ya! Saya harus berubah! Saya harus Hijrah! Karena menurut saya masuk Organisasi waktu adalah perjuangan terbesar selama sekolah. Karena kita dituntut untuk menjadi seorang qiyadah untuk adik-adik nya. kita memberikan contoh yang baik terhadap adik-adik nya.

Kurang lebih bada shubuh pukul 05.00 WIB, saya melihat kerudung putih yang tebalnya luar biasa. Karena memang sudah didoble dua jilbab. Saya belum pernah merasakan memakainya. Padahal kerudung itu pemberian dari Ibu saya untuk memakainya. Namun, karena ego dan keras kepala saya tidak pernah memakainya. Melihatnya pun tidak. Namun, entahlah. Malam itu, saya bongkar lemari.

Saya melihat dua helai kerudung yang di sudah didouble tersebut, dibawah lemari yang diatasnya bertumpuk-tumpuk baju. Kemudian saya keluarkan kerudung tersebut. Teeeng bada shubuh saya iseng-iseng mencoba memakainya. Namun, alhasil. Sudah satu jam lamanya. Saya pun belum beres memakainya. Karena beberapa kendala, saya tidak paham cara memakainya. Dan yang paling penting saya tidak pede untuk memakainya ke sekolahnya.

Tepat pukul 07.00 WIB, Waktu itu terdengar si wahyu adik kelas saya waktu, setiap pagi saya jalan kaki dengannya dan kawan lainnya. Sepanjang jalan, semua orang melihat saya dengan aneh. Itu anak siapa ? itu siapa ? namun, perlahan lahan. Sampailah saya disekolah. Semua orang terlihat pangling dan tidak mengenali saya. dengan pakaiandan jilbab yang saya kenakan. Sungguh! Tidak seperti biasanya. Itukah reni ? sambutan hangat dari guru tercinta pun bertebaran. Bahkan sebuah apresiasi mengbanggakan bagi saya sendiri. Saat mendengar ucapan “Ma Syaa Allah.. ini reni. Semoga Istiqamah” ujar Ustadzah disekolah kepadaku. YA! Intinya adalah Istiqamah.

Hari ini saya memulai episode baru. Dimana saya mulai merubah penampilan sederhana saya dari seperti biasanya. Saya memakai jilbab syar’I yang seharusnya saya gunakan dari dulu. Alhamdulillah.. banyak sekali kenikmatan dihari itu yang saya rasakan. Saya begitu menikmati hijrah ini. Saya begitu menikmati proses ini. Namun, seperti yang khalayak tahu. Yang namanya hijrah itu memang tidak mudah. Banyak sekali rintangan saat itu.

Salah satu faktor terberat saat itu adalah saat keluarga sendiri yang kurang mendukung. Keluarga yang berlatar belakang minim akan pendidikan. Namun, pada saat itu entah mengapa saat tetap nekad untuk  memakai jilbab lebar ini. Awalnya keluarga menyambut baik. Namun setelah lama-kelamaan merasa risih dengan apa yang saya pakai. Pakai kaos kaki, rok, jilbab lebar, baju lebar dll. Sempat mungkin mereka berpikir. “Agama apa kamu ini?” dari sana. Allah.. sungguh menyayat hati. Sangat.

Saat diri ingin berubah menjadi lebih baik lagi godaan terbesar adalah keluarga. Saat itu saya sempat terasingkan dilingkungan sekitar. Bahkan mereka menganggap saya aneh. Bahkan sangat aneh. Terlebih waktu itu ada kejadian, seorang akhwat yang meninggal dunia karena naik motor gara gara memakai jilbab panjang yang terlilit ke rante motor. Ditambahlah, keburukan image jilbab lebar ini di lingkungan tempat saya tinggal. Semakin ekstrimnya perempuan yang memakai jilbab tersebut. Bahkan suatu ketika ada yang memberikan solusi kepada saya “Udahlah ren, pake jilbab pake jilbab saja. Yang biasa aja. Gausah aneh aneh” Tersedaklah hati ini Allah..

Saat itu saya hanya mampu berkata “Saya hanya Ingin taat. Saya bosan dengan dunia sebelumnya. Saya ingin hijrah” 

Seiring berjalannya waktu saya pun mampu mempertahankan keistiqamahan saya dalam berjilbab lebar. Saya buktikan bahwa ini adalah bentuk ketaatan kita terhadap sang khalik khususnya perempuan untuk menutupi Auratnya. Pertama, dengan berjilbab yang sesuai dengan syar’I adalah salah satu bentuk ketaatan kita pada sang khalik. Kedua, dengan berjilbab syari’ kita mampu menjaga pandangan kita terhadap lawan jenis. Sedikit pengalaman waktu itu saat saya masih memakai kerudung yang biasa sebut saja transparan.

Mata gombal para lelaki itu mulai menggoda-goda dengan sebutan apalah bahkan berani colak colek. Namun, tahukah saya saat berjalan melewati para lelaki itu. Saat perubahan yang ada pada diri saya. saya memakai jilbab syar’i. mereka menyapa dengan sebutan “Assalamualaikum Ustadzah” apakah mereka berani menggangu? Tidak. Itulah makanya saya menikmati dan saya merasakan bahwa berkhimar rebah adalah salah satu bentuk perlindungan kita terhadap kejahatan.

Untuk mempertahankan dan tetap Istiqamah tentunya memang tidak mudah. Namun, jika punya kyakinan yang kuat. Kita punya iman yang kuat. Insyaallah Allah pun akan menguatkan. Buktinyata. Saat ini, keluarga saya sangat bangga akan penampilan saya. karena apa. Karena saya pelan-pelan mendakwahi nya bahwa. Mah, pa, inilah yang Islam ajarkan kepada saya. Allah. Semoga saya beserta keluarga tetap Istiqamag di Jalan-Mu. [syahid/voa-islam.com]

Penulis: Reni Marlina

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Toko Tas Online TBMR - Murah & Terpercaya

Toko tas online dan Pusat grosir tas TBMR menjual tas branded harga grosir. DISKON setiap hari s/d 50%. Tas wanita, tas import, tas kerja semua dijamin MURAH. Menerima Reseller.
http://www.tasbrandedmurahriri.com

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Pusat Jam Tangan Impor Murah

Tampil cantik dan keren dengan jam tangan impor pilihan. Tersedia koleksi ribuan jam tangan untuk pria dan wanita, harga dijamin murah.
http://timitime.asia

Infaq Dakwah Center

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Lahir Keracunan Ketuban, Bayi Anak Aktivis Islam Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu!!!

Usai persalinan, bayi Ummu Azmi kritis di NICU karena keracunan ketuban saat persalinan. Biaya perawatan cukup mahal, hari pertama saja mencapai 8 juta rupiah. Butuh uluran tangan kaum muslimin....

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Ustadz dan Puluhan Muallaf Bombanon Hidup Menumpang di Rumah Kristen. Ayo Bantu..!!

Puluhan muallaf Desa Bombanon hidup menumpang di rumah-rumah Kristen yang kental dengan suasana Salib. Makanan tidak terjamin dari babi dan makanan haram lainnya. ...

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa Rahmatillah Tutup Usia, Infaq Rp 16,7 Juta Disalurkan untuk Melunasi Tagihan Rumah Sakit

Daffa meninggal setelah dirawat intensif 13 hari. Semoga Allah membalas para donatur dengan keberkahan, rezeki melimpah, mensucikan jiwa, menolak bencana, dan melapangkan jalan ke surga....

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

ZAKAT CERDAS: Cara Cerdas Masuk Surga Bersama Nabi Sedekat Dua Jari

Dalam harta kita ada hak orang lain. Salurkan zakat, infaq dan sedekah dalam program Infaq Cerdas untuk beasiswa Yatim & Dhuafa. Senyum mereka adalah masa depan kita di akhirat....

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

SEDEKAH BARANG: Barang Tak Terpakai, Infakkan Saja Jadi Berkah dan Bernilai

Barang apapun yang tidak berguna lagi bagi Anda, bisa jadi sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi orang lain. Mari infakkan barang tak terpakai, agar menjadi sangat bernilai dunia akhirat....

Latest News
Tak Ada Sunnah Doa Khusus Akhir dan Awal Tahun Hijriyah

Tak Ada Sunnah Doa Khusus Akhir dan Awal Tahun Hijriyah

Rabu, 20 Sep 2017 14:40

Perhimpunan Al-Irsyad: Pertumbuhan Rokok Akibat Lemahnya Regulasi

Perhimpunan Al-Irsyad: Pertumbuhan Rokok Akibat Lemahnya Regulasi

Rabu, 20 Sep 2017 14:07

Bamus Betawi: Persoalan PKI Serahkan pada Hukum

Bamus Betawi: Persoalan PKI Serahkan pada Hukum

Rabu, 20 Sep 2017 14:04

Persis dan Muhammadiyah Rumuskan Kolaborasi Dakwah, Ekonomi, Sosial, Pendidikan dan Siyasah

Persis dan Muhammadiyah Rumuskan Kolaborasi Dakwah, Ekonomi, Sosial, Pendidikan dan Siyasah

Rabu, 20 Sep 2017 13:26

Helikopter Tempur Rusia Tanpa Sengaja Tembakan Roket pada Kerumunan Penonton Saat Latihan Perang

Helikopter Tempur Rusia Tanpa Sengaja Tembakan Roket pada Kerumunan Penonton Saat Latihan Perang

Rabu, 20 Sep 2017 12:58

Derry Sulaiman: Diragukan Keislaman Seorang Muslim Jika Tak Merasa Terluka atas Penderitaan Rohingya

Derry Sulaiman: Diragukan Keislaman Seorang Muslim Jika Tak Merasa Terluka atas Penderitaan Rohingya

Rabu, 20 Sep 2017 10:25

Otoritas Saudi Tangkap Ulama Populer Kritikus Hay'at Tahrir al-Sham dan Islamic State

Otoritas Saudi Tangkap Ulama Populer Kritikus Hay'at Tahrir al-Sham dan Islamic State

Rabu, 20 Sep 2017 09:45

Mewujudkan Makna Laa Ilaaha Illallah

Mewujudkan Makna Laa Ilaaha Illallah

Rabu, 20 Sep 2017 09:05

(Video) Derry Sulaiman: Rugi Kasih Bantuan ke Rohingya Kalau Tidak Dakwah

(Video) Derry Sulaiman: Rugi Kasih Bantuan ke Rohingya Kalau Tidak Dakwah

Rabu, 20 Sep 2017 08:32

Forum Jurnalis Muslim: Ada Framing Media dalam Memberitakan Muslim Rohingya

Forum Jurnalis Muslim: Ada Framing Media dalam Memberitakan Muslim Rohingya

Rabu, 20 Sep 2017 07:15

Bill Gates dan Misi Dibalik Program KB

Bill Gates dan Misi Dibalik Program KB

Rabu, 20 Sep 2017 07:00

Gelar Lingkar Diskusi, Mahasiswa Cimahi Bahas Isu Rohingya

Gelar Lingkar Diskusi, Mahasiswa Cimahi Bahas Isu Rohingya

Rabu, 20 Sep 2017 06:39

Muhammadiyah dan Persis Jalin Erat Ukhuwah, Hadapi Tantangan Dakwah

Muhammadiyah dan Persis Jalin Erat Ukhuwah, Hadapi Tantangan Dakwah

Rabu, 20 Sep 2017 06:30

Bagaimana Seharusnya Keyakinan Kepada Allah SWT?

Bagaimana Seharusnya Keyakinan Kepada Allah SWT?

Rabu, 20 Sep 2017 06:10

Kekhawatiran Ini Bisa Terjadi jika Bubarkan Kodim & Korem Terjadi

Kekhawatiran Ini Bisa Terjadi jika Bubarkan Kodim & Korem Terjadi

Selasa, 19 Sep 2017 22:03

Peran Kodim dan Korem masih Efektif di Daerah, Jangan Dibubarkan

Peran Kodim dan Korem masih Efektif di Daerah, Jangan Dibubarkan

Selasa, 19 Sep 2017 21:03

Wacana Pembubaran Kodim dan Korem, Fadli: Wacana Tidak Produktif

Wacana Pembubaran Kodim dan Korem, Fadli: Wacana Tidak Produktif

Selasa, 19 Sep 2017 20:03

Adhy Firdaus Gelar Sarasehan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Perspektif Islam

Adhy Firdaus Gelar Sarasehan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Perspektif Islam

Selasa, 19 Sep 2017 19:46

HTS Eksekusi Mati 3 Pembunuh 7 Relawan Sipil White Helmet di Idlib Suriah

HTS Eksekusi Mati 3 Pembunuh 7 Relawan Sipil White Helmet di Idlib Suriah

Selasa, 19 Sep 2017 17:15

3000 Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Ibrahim di Kota Hebron Tepi Barat

3000 Pemukim Yahudi Israel Serbu Masjid Ibrahim di Kota Hebron Tepi Barat

Selasa, 19 Sep 2017 16:15


Mukena bordir mewar harga murah

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X