Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.799 views

Wanita dalam Pusaran Feminisme, Dilema?

Oleh: Sri Rahmawati

Dalam acara Women’s Economic Empowerment: The Intersection with Domestic Violence, di @America, Jakarta, Rabu (23/1), Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Yohana Yembise mengatakan perempuan di Indonesia masih belum “aman”. Mereka kerap mendapatkan kekerasan baik secara fisik maupun psikis dalam berbagai lingkungan seperti dalam berumah tangga, berpacaran, maupun dalam lingkungan pekerjaan.  Pemberdayaan ekonomi perempuan dinilai sebagai jalan keluar yang tepat. Para perempuan ini memulai industri rumahan dan menghasilkan uang, dan tidak sepenuhnya bergantung kepada suami sebagai kepala keluarga (voaindonesia.com, 24/1/2019). Selain itu, bekerja bagi wanita menjadi salah satu cara untuk aktualisasi diri, mengaplikasikan dan membagikan ilmu, menyebar kebermanfaatan.

Walaupun papah sudah mapan, mama mau kerja terus. Mama harus berkarya. Mama punya  ilmu dan kemampuan. Masa harus jadi ibu rumahan, apakata orang?  Ngga kebayang deh bisa stres mama. Capek-capek merintis dari nol hingga menjabat seperti sekarang. Gaji gede, kurang apa lagi mama ini, pah. Masalah anak-anak ngga usah dibikin pusing, lah. Ada si Mbak ini yang urus, atau mereka bisa kita titipin sekali-kali ke neneknya. Masa harus mama juga yang urus semuanya, ...”

Boleh jadi itu hanya terjadi pada saya atau banyak wanita juga merasakan hal yang sama. Wanita yang bekerja itu mulia. Mubah hukumnya. Apalagi didorong tuntutan tangggung jawabnya sebagai orangtua untuk memenuhi kebutuhan anak dan keluarganya. Dicarilah alasan lainnya semisal keterpaksaan, asal halal aktivitasnya, dan tidak menyalahi aturan Islam. Poin utama adalah tidak membuatnya menjadi lalai dalam menjalankan fungsinya mengurusi keluarga, karena mengurus keluarga wajib baginya. Mari kita telaah fenomena kekinian para wanita pekerja yang mulai meninggalkan fitrahnya sebagai ibu dan juga istri. 

Menyandang status bergengsi, punya uang sendiri, hidup tidak membosankan, mandiri, cepat kaya, dihormati banyak orang, punya mobil baru, modis, tabarruj karena tuntutan pekerjaan, mengikuti gaya hidup yang serba wah, para wanita diiming-imingi dengan itu semua. Walhasil, wanita merasa gerah berlama-lama berada di rumahnya.

Banyak wanita karir begitu menikmati dunia kerjanya. Secara psikologis beberapa diantara mereka belum siap menghadapi repotnya mengurusi rumah, dapur, suami, anak-anak, dan secara ekonomi mereka dituntut ikut berpartisipasi memenuhi kebutuhan hidup yang mendesak. Bisa jadi tuntutan dan bisikan dari keluarga juga ikut berkontribusi. Biar lebih leluasa bekerja, tidak sedikit wanita karir mempekerjakan lebih dari 1 orang ART di rumahnya.

Apakah anda seperti saya dulu, yang menikmati rutinitas bangun pagi untuk siap pergi meninggalkan keluarga demi uang? Bahkan tak jarang saya pergi hingga berhari-hari atau berminggu-minggu lamanya. Padahal, agama saya, agama kita, Islam, sangat melindungi kaum wanita, berada dalam satu mobil dengan bukan mahromnya saja tidak boleh, apalagi kegiatan safar perjalanan dinas  luar kota, antar pulau, atau luar negeri. Tapi, apa yang terjadi sekarang?

Laki-laki dan perempuan bukan mahromnya bebas melakukan safar kemanapun. Jangan ditanya mengenai perilaku pegawai di tempat kerja, mereka mulai acuh dengan kondisi sekeliling, maksiat, korupsi, ghibah, perselingkuhan, saling menjatuhkan, hingga pelecehan seksual yang dibiarkan, semua itu dianggap sesuatu yang biasa-biasa saja.

Mungkin anda yang membaca tulisan saya dari awal tadi  merasa biasa-biasa saja. Tidak ada yang salah. Tidak ada yang aneh. Ataukah anda merasa sangat prihatin dan iba dengan kondisi seperti itu? Begitulah potret wanita zaman now, wanita menjauh dari agama karena gencarnya isu-isu feminisme, kesetaraan antara laki-laki dan perempuan. Bahkan oleh pemerintah dijadikan salah satu solusi bagi permasalahan ekonomi keluarga dan kekerasan.

Keluarga seharusnya mendukung wanita untuk kembali pada fitrahnya, dimana orangtuanya sendirilah yang mendidik anak-anaknya, menjadi ibu pencetak generasi yang berkepribadian islam, bukan untuk berkarir setinggi langit. Para suami juga seharusnya tidak membiarkan atau memaksa istrinya menjadi tulang punggung keluarga. Tidak hanya keluarga yang berperan dalam melindungi kaum wanita, tetapi juga lingkungan semestinya mendukung wanita untuk kembali pada fitrahnya.

Kita yang melihat ada tetangga wanita yang sibuk dengan gemerlapnya kehidupan malam semestinya tidak tinggal diam, tapi merangkul dan menasehatinya. Terakhir adalah pentingnya peran negara dalam melindungi kaum wanita, bukan sebaliknya dengan menggiatkan gerakan-gerakan feminisme.

Seorang muslimah itu adalah perhiasan dunia, wanita wajib menjaga kemuliaan dan kehormatan dengan penuh ketaatan pada Robbnya. Wanita dalam Islam tidak dibebani kewajiban mencari nafkah. Ketika belum berkeluarga, wanita wajib dinafkahi oleh orangtuanya. Ketika orangtuanya tidak ada atau tidak mampu, maka walinya yang mengambil alih kewajiban ini. Saat wali pun tak ada atau tak mampu, maka negara yang berperan memenuhi kebutuhannya. Inilah keseriusan Islam menjaga dan memuliakan wanita.

Mari para perhiasan dunia, kembalilah kepada fitrahmu, karena yang ditanya kelak adalah bagaimana engkau membersamai anak-anakmu, melayani suamimu, mengurusi rumahtanggamu, sementara bekerja hanya satu kemubahan bagimu. Peluk iman dan islammu. Karena itulah bekalmu di kehidupan abadi nanti. 

Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Nafisa Zahra, Bayi 9 Bulan ini Menderita Kanker Pembuluh Darah. Ayo Bantu..!!!

Baru berusia 9 bulan, bayi ini diuji dengan penyakit Kanker Pembuluh Darah. Kedua pipinya tumbuh dua benjolan sebesar kepal tangan orang dewasa. Ia harus segera dioperasi dan minum susu khusus...

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Pasaribu: Disabilitas Kaki yang Ahli Ibadah ini Jadi Incaran Misionaris. Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Hidup dengan satu kaki, pria asal Sibolga Tapanuli ini tak kenal putus asa. Setelah kakinya diamputasi karena tertabrak truk, ia justru makin rajin beribadah di masjid. Pria Batak ini butuh bantuan...

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Ismail Abdurrahman: Anak Aktivis Dakwah Opname di RS PKU Solo. Ayo Bantu..!!

Musibah muntaber tak henti-hentinya menimpa Ismail, anak aktivis dakwah Solo Raya. Sang ayah, Muhammad Arif adalah pekerja serabutan yang saat ini sedang mendapat ujian yang bertubi-tubi. ...

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Sakit Stroke, Muallaf Mantan Hindu ini Hidup Sebatang Kara di Gubuk Lapuk. Ayo Bantu.!!

Nyaris sempurna ujian hidup muallaf Nyoman Kawi. Di usia senja, ia tak bisa mencari nafkah karena stroke telah mematikan separo tubuhnya. Hidup sebatang kara, ia tinggal di gubuk lapuk yang tidak...

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Guru SMP Islam & Mahasiswi Bahasa Arab Solo Terlindas Truk Kontainer. Ayo Bantu..!!!

Musibah dahsyat menimpa Ustadzah Juwariah. Terlindas truk kontainer, ia kritis tak sadarkan diri: tulang panggul remuk, tulang pubis patah, engsel tulang panggul bergeser (dislokasi), engkel...

Latest News
Yakin Menang, Pendukung Bongkar Dugaan Kecurangan

Yakin Menang, Pendukung Bongkar Dugaan Kecurangan

Kamis, 18 Apr 2019 18:21

Menlu Rusia: Damaskus Harus Rebut Kembali Wilayah Utara Suriah

Menlu Rusia: Damaskus Harus Rebut Kembali Wilayah Utara Suriah

Kamis, 18 Apr 2019 17:45

Suara Sah Dihitung Manual KPU

Suara Sah Dihitung Manual KPU

Kamis, 18 Apr 2019 17:21

Kemenag dan Ormas Islam Harus Membuat Road Map Dakwah yang Jelas

Kemenag dan Ormas Islam Harus Membuat Road Map Dakwah yang Jelas

Kamis, 18 Apr 2019 17:20

Diperiksa Bawaslu, Luhut Tolak Disebut telah Lakukan Politik Uang

Diperiksa Bawaslu, Luhut Tolak Disebut telah Lakukan Politik Uang

Kamis, 18 Apr 2019 17:13

Otoritas Pemilu Turki Tetapkan Kandidat dari Oposisi Ekram Imamoglu Sebagai Walikota Istanbul

Otoritas Pemilu Turki Tetapkan Kandidat dari Oposisi Ekram Imamoglu Sebagai Walikota Istanbul

Kamis, 18 Apr 2019 17:05

Mahathir Protes Travel Warning AS ke Warganya Agar Tidak ke Malaysia

Mahathir Protes Travel Warning AS ke Warganya Agar Tidak ke Malaysia

Kamis, 18 Apr 2019 16:58

RSF: Kebencian Terhadap Jurnalis Beralih ke Aksi Kekerasan

RSF: Kebencian Terhadap Jurnalis Beralih ke Aksi Kekerasan

Kamis, 18 Apr 2019 16:47

Prabowo Mesti Menang

Prabowo Mesti Menang

Kamis, 18 Apr 2019 16:46

Yakin 02 Menang, Politisi “Hajar” QC

Yakin 02 Menang, Politisi “Hajar” QC

Kamis, 18 Apr 2019 16:21

Korban Tewas Melebihi 200 Orang dalam Pertempuran di Tripoli

Korban Tewas Melebihi 200 Orang dalam Pertempuran di Tripoli

Kamis, 18 Apr 2019 16:19

Tengahi Masyarakta, KPU dan Bawaslu Jangan Bisu

Tengahi Masyarakta, KPU dan Bawaslu Jangan Bisu

Kamis, 18 Apr 2019 15:21

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Haruskah Generasi Muda Terpapar Games Online?

Kamis, 18 Apr 2019 14:37

Bukti Kecurangan, Tim BPN Klaim 02 Menang

Bukti Kecurangan, Tim BPN Klaim 02 Menang

Kamis, 18 Apr 2019 14:21

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Zaman Now

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Zaman Now

Kamis, 18 Apr 2019 13:34

Allah Bersama Hamba yang Selalu Berdzikir

Allah Bersama Hamba yang Selalu Berdzikir

Kamis, 18 Apr 2019 13:24

Banyak Kecurangan di Pilpres?

Banyak Kecurangan di Pilpres?

Kamis, 18 Apr 2019 13:21

Opini Sesat dan Sejarah Quick Count

Opini Sesat dan Sejarah Quick Count

Kamis, 18 Apr 2019 12:21

Walau Merasa Banyak Dirugikan, Prabowo Himbau Pendukung Tenang

Walau Merasa Banyak Dirugikan, Prabowo Himbau Pendukung Tenang

Kamis, 18 Apr 2019 11:21

Pilpres 2019: KPU Jebol, Kedaulatan NKRI Runtuh

Pilpres 2019: KPU Jebol, Kedaulatan NKRI Runtuh

Kamis, 18 Apr 2019 11:14


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X