Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.061 views

Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Zaman Now

Oleh: Erika Kartini, S.E.*

 

Menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang tua ketika menghadapi anaknya yang baru gede. Khususnya perihal ketaatan kepada hukum syara.

Lebih sulit lagi ketika berada dalam lingkungan yang mayoritas berbeda dengan aqidahnya. Perlu support yang luar biasa. Butuh ketelatenan meladeni celotehnya yang berhamburan setiap kali pulang dari sekolah.

Belum lagi diskusi panjang yang berujung kepada debat yang tak kunjung usai, jurus jitu harus dikeluarkan sampai akalnya tertundukkan. Anak-anak jaman now cerdasnya bukan main. Limpahan informasi mengalir darimana saja. Dia akan selalu bertanya sampai mendapatkan jawaban.

Diskusi tiap hari terasa seperti kajian. Lebih menantang emosi karena berhadapan dengan buah hati sendiri. Bicara topik aurat sampai pengelolaan sumber daya alam. Kadang-kadang tertawa sendiri. Dulu seusia dia, kita hanya sibuk bermain saja. Tanpa beban. Asal sudah mengerjakan PR kemudian mengaji di TPA, selesai sudah.

Hari ini, anak-anak kita sedang menghadapi badai yang luar biasa. Penanaman pondasi aqidah Islam tidak bisa ditawar-tawar lagi. Tidak bisa menunggu setelah dia remaja. Karena serangan itu sudah dimulai bahkan sejak dalam buaian.

Jika tidak paham medan kehidupan anak-anak zaman now serta tidak memiliki visi misi yang kuat maka bersiaplah untuk dilibas oleh kejamnya peradaban rusak. Peradaban yang diisi dengan kebebasan berpendapat dan bertingkah laku. Hedonis, sekuler, kapitalis. Individualis dan semau gue. Terkadang bahkan lebih rendah daripada hewan.

Medan kehidupan anak-anak kita saat ini ibarat medan peperangan. Ibarat peluru, pornografi, narkoba, bullying, LGBT, kekerasan, dan sederet ancaman lainnya siap membunuh buah hati kita. Orang tua tidak boleh lengah sedikitpun. Jangan hanya menyerahkan pembinaan anak kepada sekolah atau pesantren. Karena lembaga pendidikan bukanlah tempat mencuci bersih anak-anak kita. Karena faktanya ada anak-anak yang sekolah di sekolah Islam atau pesantren tetapi kelakuannya  jauh dari Islam. Orang tualah yang bertanggung jawab penuh terhadap perkembangan buah hatinya.

Tontonan dan bacaan yang bertebaran di media sosial juga menjadi momok yang menakutkan. Anak-anak kita tanpa sadar diasuh oleh media sosial. Dibentuk karakternya dan dipimpin arah pandangnya. Akhirnya, lahirlah generasi alay. Generasi yang krisis identitas. Galau, baperan dan emosional.

Sebenarnya ada tontonan dan bacaan yang bagus. Disinilah peran orang tua agar mengarahkan dan mengendalikan anak-anaknya. Orang tua juga harus mengetahui dunia anak-anaknya. Apa yang sedang menjadi trend. Apa yang sering dishare anak-anaknya. Siapa idolanya. Siapa temannya, bergabung di komunitas  apa serta semua yang berhubungan dengan buah hati kita.

Itu semua harus dilakukan jika kita ingin menjadikan anak-anak kita menjadi bagian dari ummat yang terbaik. Generasi pemimpin yang didambakan oleh masyarakat. Mampu melakukan perubahan, menjadi agent of change. Bukan generasi abal-abal atau alay.

Oleh karena itu, penting bagi orang tua agar menguatkan kembali visi dan misi dalam pendidikan anaknya. Tidak asal mengasuh dan mendidik. Tanpa acuan dibiarkan mengalir mengikuti perkembangan zaman. Tanpa perduli baik dan buruknya. Ada juga orang tua yang anaknya diasuh, diberi makan, disekolahkan kemudian mendapatkan pekerjaan. Menikmati kehidupan yang layak. Itu saja cukup. Terciptalah manusia-manusia individualis dan tidak perduli sesama.

Tujuan penciptaan manusia adalah menjadi ahli ibadah bukan ahli kerusakan. Allah Subhanahu wa ta'ala juga menjadikan manusia sebagai khalifah dimuka bumi. Menjadi pemimpin bukan pembebek. Lebih dari itu, ummat Islam adalah ummat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. Maka jadikanlah itu semua sebagai visi misi pendidikan anak-anak kita.

Sebenarnya orang tua juga memerlukan support dari masyarakat. Karena masyarakat adalah tempat hidup anak-anak kita. Perlu masyarakat yang kondusif agar anak-anak juga tumbuh dengan baik. Selain itu, negara juga berperan besar terhadap pendidikan generasi. Karena negara adalah penyelenggara sistem. Sistem aturan yang diterapkan untuk seluruh individu dan masyarakat. Jika ingin mewujudkan generasi ahli ibadah, menjadi pemimpin serta ummat terbaik maka negara harus menerapkan syariat Islam secara totalitas. Sehingga, dakwah menyeru kepada penerapan Islam kaffah juga menjadi sesuatu yang harus diperjuangkan oleh para orang tua saat ini.

Wahai para orang tua, perhatikanlah anak-anakmu. Peluk erat mereka. Jangan biarkan kehidupan yang hina menghancurkannya. Belum terlambat untuk menguatkan visi dan misi. Mengenal medan kehidupan anak-anak kita.  Bahkan berjuang untuk mereka. Keringat, air mata atau bahkan darah yang dikeluarkan demi membimbing buah hati menuju surga tidak akan pernah sia-sia. Siapa yang menanam, dia pasti akan menuai. Wa'allahu a'lam bisshowab.

Salam hangat untuk semua orang tua yang sedang berjuang menuntun buah hatinya menuju surga. (rf/voa-islam.com)

*Penulis adalah Pemerhati Sosial, tinggal di Gifu Jepang.

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Kista Membahayakan Kehamilan, Teh Imas Ummu Zahra Harus Harus Dikiret. Ayo Bantu.!!

Teh Imas mengalami gangguan kehamilan karena mengidap kista. Janinnya tak berkembang, yang dalam medis disebut IUGR (intrauterine growth restriction). Ia harus dikiret karena membahayakan nyawa....

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Latest News
Din Syamsuddin dan Pergerakan KAMI Kedepan

Din Syamsuddin dan Pergerakan KAMI Kedepan

Rabu, 30 Sep 2020 08:25

Sexual Content Bertentangan dengan Nilai Indonesia

Sexual Content Bertentangan dengan Nilai Indonesia

Rabu, 30 Sep 2020 06:35

Musala di Tangerang Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Tulisan Anti-Islam dan Alquran Disobek

Musala di Tangerang Jadi Sasaran Vandalisme, Ada Tulisan Anti-Islam dan Alquran Disobek

Rabu, 30 Sep 2020 05:59

Covid-19 Menyadarkan Manusia untuk Ikhtiar dan Tawakkal

Covid-19 Menyadarkan Manusia untuk Ikhtiar dan Tawakkal

Selasa, 29 Sep 2020 23:53

Bola Pantul Itu Bernama KAMI

Bola Pantul Itu Bernama KAMI

Selasa, 29 Sep 2020 22:54

Film G 30S PKI, Cara Bangsa Menolak Lupa Kekajaman PKI

Film G 30S PKI, Cara Bangsa Menolak Lupa Kekajaman PKI

Selasa, 29 Sep 2020 22:30

Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Amir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah Wafat di Usia 91 Tahun

Selasa, 29 Sep 2020 22:07

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Jilbab Bukti Ketaatan, Bukan Pengekangan

Selasa, 29 Sep 2020 21:41

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Pertempuran Hebat Berlanjut di Garis Depan Armenia-Azerbaijan

Selasa, 29 Sep 2020 21:30

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Rapatkan Barisan, Pemuda Muhammadiyah Gelar Rakornas

Selasa, 29 Sep 2020 20:55

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Jangan Takut Mengajari Anak Berhijab sejak Dini

Selasa, 29 Sep 2020 20:51

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Persatuan Cendekiawan Muslim Internasional Kecam Pembunuhan 2 Nelayan Palestina Oleh Tentara Mesir

Selasa, 29 Sep 2020 20:50

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

KAMI Beruntung, Semakin Dibesarkan oleh Demo Penolakan

Selasa, 29 Sep 2020 20:37

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Saudi Paksa Para Pedagang Untuk Tidak Mengimpor Barang Lagi Dari Turki

Selasa, 29 Sep 2020 20:15

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Legislator: Anggaran Penggadaan Vaksin Covid-19 Perlu Diawasi dan Dikawal

Selasa, 29 Sep 2020 19:57

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Legislator PKS Minta UMKM Dibebaskan dari Tarif Sertifikasi Halal

Selasa, 29 Sep 2020 19:45

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

DPR Minta Pemerintah Bertindak Cepat Atas Penghancuran Ribuan Masjid di China

Selasa, 29 Sep 2020 14:46

Menjaga Pelita Kehidupan

Menjaga Pelita Kehidupan

Selasa, 29 Sep 2020 13:37

Tegas! Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditutup

Tegas! Langgar PSBB, 19 Perusahaan di Jakarta Selatan Ditutup

Selasa, 29 Sep 2020 13:27

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Tinggi dari Dunia, Netty: Akibat Sistem Kesehatan Buruk

Angka Kematian Covid-19 Indonesia Lebih Tinggi dari Dunia, Netty: Akibat Sistem Kesehatan Buruk

Selasa, 29 Sep 2020 12:33


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X

Selasa, 29/09/2020 11:18

Berhenti Menyakiti Ulama