Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
2.266 views

Pengantin Pesanan, Beginikah Perempuan Diperlakukan?

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

 

"Wanita dijajah pria sejak dulu

Dijadikan perhiasan sangkar kumadu" (sabda alam)

Lagu di atas adalah salah satu lagu pemberontakan atas 'penjajahan' yang terjadi menimpa wanita. Sehingga kini bermunculan banyak gerakan emansipasi wanita, mendobrak adat menomorduakan wanita. Kesetaraan gender pun semakin didengungkan.

Benarkah wanita terjajah oleh pria? Terjajah oleh adat patriarki? Atau terjajah oleh gendernya?

Belum lama ini diberitakan 29 perempuan WNI menjadi korban pengantin pesanan di Cina. Ada 29 perempuan dan keluarganya ini dijanjikan akan dinikahi oleh orang kaya di Cina sana. Mereka dijanjikan penghidupan yang layak untuk sang perempuan dan keluarga di kampung halaman.

Awalnya memang mereka dapat sejumlah uang. Tapi sesampainya di Tiongkok sana, perempuan-perempuan ini mendapatkan perilaku yang tidak menyenangkan dari suami dan keluarganya. Mulai dari pemaksaan melayani suami padahal sedang datang bulan atau sakit. Pemaksaan bekerja dengan jam panjang di pabrik dengan upah yang dikuasai suami dan keluarganya. Hingga dihukum tidur di luar rumah tanpa bantal dan selimut juga tak diberi makan 3-5 hari jika melawan.

Ya, tidak ada hubungan kekeluargaan. Yang nampak justru lebih kepada perbudakan dan eksploitasi. Mana ada suami yang tega istrinya diperlakukan seperti itu? Mana ada mertua yang sejahat itu kecuali di sinetron? Sayangnya ini bukan sinetron, ini kenyataan pahit yang harus dihadapi sekitar 29 perempuan WNI yang jadi korban pengantin pesanan. Tiga diantaranya alhamdulillah berhasil kabur dan sudah berada di Indonesia, 26 orang sisanya masih dalam jeratan suaminya di Cina. Dan ternyata, fenomena pengantin pesanan ini tidak hanya menimpa negeri zamrud khatulistiwa saja. Negara-negara ASEAN lainnya ternyata juga mengalaminya. 

Fenomena ini terjadi disinyalir karena populasi perempuan di Cina yang lebih sedikit dari laki-lakinya, enggannya perempuan Cina untuk menikah, ditambah biaya 'mahar' yang mahal jika menikah dengan perempuan Cina. Adanya fenomena pengantin pesanan ini akan lebih dipermudah lagi transaksinya dalam balutan proyek One Belt One Road yang digagas Cina. Semua bentuk transaksi dari dan ke Cina akan sangat dipermudah, termasuk transaksi manusia.

Fenomena yang termasuk Tindak Pidana Perdagangan Orang ini terjadi karena cara pandang terhadap perempuan. Perempuan dipandang sebagai barang komoditas yang bisa diperjualbelikan. Inilah kacamata ala kapitalisme. Semuanya bisa dijual, semuanya termasuk komoditas asal menguntungkan si penjual. Ada supply, ada demand. Ada permintaan ada penawaran. Tak ada pertimbangan halal haram, atau bahkan Ridho Allah. Yang ada hanya untung rugi.

Inilah derita perempuan yang sesungguhnya terjadi. Kejadian ini bukan karena patriarki, juga bukan karena adat. Tapi karena kapitalisme yang memandang perempuan sebagai komoditas, tak ada bedanya dengan boneka, dan barang lainnya.

Beda halnya dengan Islam, Islam memandang perempuan sebagai makhluk mulia, tonggak peradaban dengan tugas utama ummu wa robbatul bayt: ibu dan pengurus rumah tangga. Dari rahimnya lahir generasi-generasi berkualitas yang diasuh dengan pondasi keimanan. Sehingga tak heran lahir generasi terbaik yang melegenda hingga kini. Seperti Imam Syafi'i, Muhammad Al Fatih, Umar bin Abdul Aziz, dan banyak lagi. Ada peran besar ibunda yang mendidik mereka. 

Jadi, yang seharusnya diperjuangkan bukanlah penghapusan patriarki, adat atau yang senada dengan hal tersebut. Tapi, yang harus dihapuskan adalah penerapan sistem kapitalisme. Ialah yang menjadi racun pemikiran, yang menggerakkan aktivitas manusia dengan landasan materi semata. Semua ditimbang dalam untung rugi ala manusia, ala pengusaha. Dan ini bertentangan dengan aturan dari Allah. Sehingga wajar jika kesengsaraan yang hadir. Akankah aturan seperti ini yang diinginkan untuk mengatur hidup kita? Wallahu'alam bish shawab. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi: Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Lahir Prematur, Anak Ustadz Pesantren Kritis di Rumah Sakit. Ayo Bantu.!!!

Sudah 6 hari Kamilah tergolek kritis di rumah sakit. Terlahir prematur nafasnya terganggu, paru-paru belum sempurna, dan infeksi darah. Ustadz Fadhil, sang ayah adalah guru pesantren dan aktivis...

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

IDC Tuntas Bangun Mushalla Korban Gempa Banjarnegara, Donasi 74 Juta Rupiah Sudah Disalurkan

Alhamdulillah... Mushalla Al-Muhaimin Kasinoman korban gempa Banjarnegara, kembali berdiri dengan gagah setelah dibangun dari program Wakaf IDC sebesar 74 juta rupiah...

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Nasruddin, Remaja Yatim Kritis Dibacok Preman Tak Dikenal. Ayo Bantu.!!!

Anak yatim ini kritis tak sadarkan diri dibacok preman tak dikenal saat bekerja sebagai penjaga warnet. Tubuhnya terkapar tak sadarkan diri, bersimbah darah terluka parah di bagian leher, punggung,...

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Sopir Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Magelang Digerogoti Tumor Usus. Ayo Bantu..!!

Mantan preman yang jadi sopir pesantren ini tak bisa lagi mengantar jemput santri, para guru dan ustadz pesantren. Menderita tumor usus stadium 4, ia butuh biaya transport dan obat-obatan kemoterapi....

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Terancam Roboh, Mushalla Al-Fatihah Butuh Renovasi Total. Ayo Bantu Sedekah Jariyah.!!!

Kondisi mushalla di pelosok Tasikmalaya ini sangat memprihatinkan, reyot dan tidak layak. Dihantam longsor, rusakanya semakin parah dan terancam roboh. Dibutuhkan dana 55 juta rupiah untuk renovasi...

Latest News
Himi Persis Luncurkan Buku Muslimah on Fire pada Pembukaan Muktamar ke IX

Himi Persis Luncurkan Buku Muslimah on Fire pada Pembukaan Muktamar ke IX

Ahad, 25 Aug 2019 01:48

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Kesultanan Papua Bagian dari Kesultanan Melayu Raya

Ahad, 25 Aug 2019 00:20

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Benarkah Indonesia Bebas dari Penjajahan?

Sabtu, 24 Aug 2019 23:58

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Turki Luncurkan Operasi Militer 'Claw 3' di Irak Utara

Sabtu, 24 Aug 2019 23:57

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

[VIDEO] Oktober 2019, Barang Gunaan di Indonesia Wajib Sertifikasi Halal

Sabtu, 24 Aug 2019 22:52

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Facebook akan Pekerjakan Beberapa Jurnalis Amerika untuk Mengkurasi Berita Global

Sabtu, 24 Aug 2019 22:48

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Dokter AS Sebut Rokok Elektrik Akibatkan Kematian karena Penyakit Paru-paru

Sabtu, 24 Aug 2019 22:05

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Maroko Tuduh UEA Berikan Dukungan Kepada Pemberontak Sahara Barat

Sabtu, 24 Aug 2019 21:45

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Kebijakan Impor Ala Keran Bocor

Sabtu, 24 Aug 2019 21:39

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Teknologi 'Artificial Intelligence' Tempatkan Dunia dalam Bahaya

Sabtu, 24 Aug 2019 21:30

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

17 Anggota Pasukan Haftar Menyerahkan Diri ke Pemerintah Tripoli

Sabtu, 24 Aug 2019 21:15

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Pemukim Ilegal Yahudi Timpuki Mobil-mobil Palestina dengan Batu di Hebron dan Nablus

Sabtu, 24 Aug 2019 20:45

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

LSM di Turki Memprotes Langkah India Terhadap Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 20:38

Membangun Militansi Indonesia

Membangun Militansi Indonesia

Sabtu, 24 Aug 2019 20:32

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Pengacara Presiden Terguling Sudan Minta Pembebasan Omar Al-Bashir dengan Jaminan

Sabtu, 24 Aug 2019 20:15

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

PBB: Lebih dari 45 Ribu Pengungsi Memasuki Eropa pada 2019

Sabtu, 24 Aug 2019 20:10

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Masalah Menumpuk, Fahri: Lebih Baik Istana Diblokir

Sabtu, 24 Aug 2019 19:31

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

PW PII Jawa Barat Audiensi dengan Dinas Pendidikan

Sabtu, 24 Aug 2019 19:23

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Muslim Moro Resmi Punya Bendera Sendiri

Sabtu, 24 Aug 2019 19:03

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Pakistan Kembali Minta PBB Intervensi Kasus Kashmir

Sabtu, 24 Aug 2019 18:57


Gamis Syari Cantik Murah Terbaru

Kumpulan Video Aksi Bela Islam
Must Read!
X