Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
4.236 views

Keluarga dalam Cengkeraman Kapitalisme

 

Oleh:

Nusaibah Al Khanza, Pemerhati Masalah Sosial

 

HARIMAU pun tak akan tega menerkam anaknya. Itu adalah ungkapan yang menyatakan bahwa orang tua tak akan pernah menyakiti anaknya. Bahkan binatang seperti harimau yang buas saja tak akan tega menerkam anaknya. Apalagi manusia, yang diberi kelebihan berupa akal untuk dapat membedakan mana perbuatan yang salah dan yang benar.

Namun saat ini, ungkapan tersebut seolah tak terbukti. Tak hanya sekali atau dua kali, namun lagi-lagi kekejaman orangtua khususnya seorang ibu yang tega bertindak kejam pada anaknya kembali terjadi. Anak bayi yang dibunuh dengan dibuang ke selokan akibat kelahiran yang tak diinginkan. Anak yang dibunuh dengan ditenggelamkan di bak mandi. Anak yang dibunuh dengan cara diracun. Seorang anak yang diperkosa ayah kandungnya. Semua fakta tersebut menghapus gambaran bahwa peran orangtua pasti melindungi anaknya.

Bahkan baru-baru ini, seperti dilansir dari detik.com ada seorang ibu yang tega membunuh anak kandungnya yang masih balita hanya karena kesal pada suaminya. NP (21) mengaku menyesal telah menganiaya anaknya ZNL (2,5) hingga tewas dengan digelonggong air. NP mengaku tidak bisa mengontrol emosinya setelah diancam akan digerakkan oleh suaminya karena tak bisa merawat anak kembarnya dengan baik.

"Menyesal," ucap NP sambil menangis di Polsek Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (25/10/2019).

Miris. Tragis. Ironis. Membuat hati kita teriris. Seorang ibu yang harusnya menjadi pelindung dan pengayom bagi buah hatinya, justru menjadi orang yang membahayakan bagi sang anak. Hal ini akibat kondisi kejiwaan seorang ibu yang tidak stabil disebabkan oleh pengaruh dari faktor sosial dan ekonomi.

Faktor sosial. Dimana hubungan suami istri lebih kepada saling menuntut kepada peran masing-masing. Istri menuntut suami dapat memenuhi segala kebutuhan dan keinginannya. Semenatara suami menuntut sang istri dapat maksimal mengurus rumah, dirinya dan keluarganya. Tak ada ikatan untuk saling membantu dan meringankan  beban pasangannya. Sehingga menyebabkan sesorang menjadi lebih mudah merasa tertekan dan tak dapat mengendalikan emosinya.

Faktor ekonomi. Suami istri tak lagi menuntut untuk dipenuhi kebutuhan pokoknya saja namun juga menuntut untuk dipenuhi keinginan dan gaya hidupnya yang hedonis. Menyebabkan seorang suami diharuskan untuk bekerja keras dan lebih keras lagi agar dapat mangumpulkan pundi-pundi rupiah sebanyak-banyaknya demi terpenuhi semua keinginan duniawi. Maka lelah dan capek menyebabkan emosi yang tak terkendali.

Begitulah ketika sebuah keluarga berada dalam cengkeraman sekularisme dan kapitalisme. Hidupnya hanya fokus pada mengejar kesenangan dunia saja. Sehingga selalu merasa kurang dan lupa untuk bersyukur. Maka ketika anggota keluarga memiliki kekurangan, akan mudah sekali menyalahkan. Seperti contoh kejadian diatas, seorang suami sangat mudah mengatakan akan menceraikan istrinya hanya karena anaknya kurus yang dinilai akibat istrinya tak becus mengurus anak-anaknya.

Padahal dalam keluarga hendaknya dilandasi dengan iman. Haruslah saling membantu. Tak saling menyalahkan. Suami tak sepenuhnya menyalahkan istri jika ada yang kurang pada anak dan keluarganya. Apalagi seorang suami adalah pemimpin bagi keluarganya yang bertanggung jawab penuh terhadap istri dan anaknya. Seorang istri juga harus bertangung jawab atas rumah dan anak-anaknya. Karena sejatinya, tugas seorang ibu adalah sebagai ibu dan pengatur rumah tangga (ummu warabbatul bait).

Hadist Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam : "Seorang laki-laki adalah pemimpin atas keluarganya dan ia akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang wanita adalah pemimpin atas rumah suaminya, dan ia pun akan dimintai pertanggungjawabannya. Seorang budak juga pemimpin atas harta tuannya dan ia juga akan dimintai pertanggungjawabannya. Sungguh setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawabannya" (Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 4789).*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Tiga Masjid dan Tiga Sekolah di Pelosok Garut ini Krisis Air Bersih. Ayo Wakaf Sumur.!!

Jamaah masjid, siswa sekolah dan warga pelosok Garut ini kesulitan air untuk ibadah, bersuci, wudhu, memasak, minum, mandi, dan mencuci. Ayo Wakaf Sumur, Pahala Mengalir Tak Terbatas Umur.!!!...

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Bocah Yatim Anak Ustadz Pejuang Dakwah Ingin Jadi Dokter Penghafal Quran. Ayo Bantu.!!!

Syafani Azzahra, bocah yatim sejak usia tujuh tahun ini bercita-cita ingin menjadi dokter penghafal Al-Qur'an. Setamat SD ia ingin melanjutkan sekolah ke pesantren, tapi terkendala biaya. Ayo...

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Mobil Baru Akan Disulap Jadi Ambulans, Butuh Biaya 39 Juta Rupiah. Ayo Bantu.!!

Di tengah pandemi Covid-19, permintaan layanan ambulans untuk pasien dan jenazah terus meningkat. Mobil baru IDC akan disulap jadi ambulans, butuh dana 39 juta rupiah untuk biaya modifikasi....

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Berburu Keutamaan Jum’at dan Yatim, Mari Berbagi Hidangan dan Santunan kepada Santri Yatim Penghafal Al-Qur'an

Menggabung keutamaan Jum’at dan Cinta Yatim, IDC akan berbagi ke Pesantren Tahfizhul Qur’an Darul Hijrah Cikarang. ...

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Keluarganya Jadi Korban Pemurtadan, Ustadz Difabel Gigih Berdakwah di Pelosok, Ayo Bantu.!!

Terlahir dengan fisik tak sempurna, Ustadz Rohmat diuji istri dan kedua orang tuanya murtad jadi korban kristenisasi. Kini ia gigih berdakwah di pelosok Lembah Ciranca Garut....

Latest News
Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Bukan Hanya Ulama, Wartawan Juga Membawa Misi Kenabian

Selasa, 16 Aug 2022 21:18

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Hamas Bantah Lakukan Negosiasi Dengan Arab Saudi Terkait Tahanan Palestina Di Penjara Saudi

Selasa, 16 Aug 2022 21:15

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Afiliasi Al-Qaidah Tewaskan 4 Tentara Bayaran Rusia Di Mali

Selasa, 16 Aug 2022 20:30

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Inflasi Menggila, Politisi PKS Ingatkan Pemerintah untuk Berhati-hati Kendalikan BBM

Selasa, 16 Aug 2022 20:19

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Partai Gelora Sesalkan Ekonomi Indonesia Kalah dari Malaysia, Vietnam dan Filipina

Selasa, 16 Aug 2022 19:49

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Kamuflase Investasi dengan Utang, Produktifkah?

Selasa, 16 Aug 2022 10:42

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Privilege Pendidikan = Harus Kaya?

Selasa, 16 Aug 2022 10:29

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Israel Tolak Permohonan Pembebasan Tahanan Palestina Pelaku Mogok Makan Khalil Awawdeh

Selasa, 16 Aug 2022 09:00

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Anies Tak Mempan Diserang Isu Intoleran, Radikal, dan Terorisme

Senin, 15 Aug 2022 21:04

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Israel Klaim Blokir 'Terowongan Serang' Dari Gaza

Senin, 15 Aug 2022 20:51

Masyarakat Kesulitan Dapat  Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Masyarakat Kesulitan Dapat Pertalite, Legislator Minta Penjelasan Pertamina

Senin, 15 Aug 2022 10:43

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Karhutla Terjadi Lagi, Tidak Ada Asap Kalau Tidak Ada Api

Ahad, 14 Aug 2022 22:12

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Akademi Dakwah Indonesia Gelar Mukernas ke-III di Bandung

Ahad, 14 Aug 2022 22:07

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Kampanye Anti-Israel Global BDS Kecam Standar Ganda Barat Tentang Perang Ukraina Dan Gaza

Ahad, 14 Aug 2022 20:20

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Mendudukkan Posisi Islam dan Budaya dalam Menyatukan Keberagaman

Ahad, 14 Aug 2022 16:50

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Wahdah Islamiyah Silaturahmi dengan Kementerian Pertahanan

Ahad, 14 Aug 2022 16:44

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Waspada, Inflasi Tinggi Berpotensi Turunkan Level Ekonomi 67% Rakyat

Ahad, 14 Aug 2022 14:36

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

7 Orang Terluka Dalam Serangan Penembakan Di Sebuah Bus Di Kota Yerusalem

Ahad, 14 Aug 2022 14:15


MUI

Must Read!
X