Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.341 views

Body Positivity, Serigala Berbulu Domba bagi Perempuan?

 

Oleh: Ashaima Va

Pernah dengar istilah Body Shaming? Tanpa sadar kita sering melakukannya dalam kehidupan sehari-hari. Body Shaming adalah hinaan atau bully-an pada seseorang terhadap bentuk tubuhnya yang jelek. Body Shaming ini lahir dari kriteria yang dibakukan oleh masyarakat liberal dalam menilai kecantikan seseorang. Nilai kecantikan yang hanya distandarkan pada tampilan fisik.

Tinggi, langsing, berpinggang kecil, kulit putih, hidung bangir menjadi kesepakatan bersama dalam menilai seseorang cantik atau tidak. Tiap orang berlomba-lomba untuk bisa seperti itu. Lalu mencap seseorang yang pendek, gemuk, kulit hitam, dan hidung pesek sebagai keburukan dan bermunculanlah komentar-komentar berbau Body Shaming.

Di tengah menderasnya Body Shaming, muncullah counter yang bernama Body Positivity, yaitu sebuah pesan untuk berpikir dan bertindak positif terhadap kekurangan dalam tubuhnya. Melalui prinsip berpikir positif para perempuan diminta untuk lebih menerima dan percaya diri dengan bentuk tubuhnya.

Tagar Love your Self mengiringi kampanye Body Positivity ini. Tagar ini merupakan Self acceptance atau penerimaan terhadap kondisi diri hingga mau mencintai diri sendiri. Tidak berambisi untuk menjadi sempurna, sesuai standar cantik masyarakat pada umumnya. Hingga tidak mem-bully perempuan lain yang memiliki tubuh yang jauh dari kriteria ideal.

Faktanya Body Positivity pada masyarakat liberal dikampanyekan liar dan tanpa batas. Sudah banyak selebriti Hollywood yang memiliki tubuh plus size berani tampil dengan pakaian minim untuk menampakkan lekukan tubuhnya yang besar atau menampakkan bulu di tubuhnya.  Mereka mengklaim ingin menyampaikan pesan Body Positivity hingga harus memperlihatkan tubuh telanjangnya.

Bagi masyarakat yang tanpa nilai, Body Positivity adalah dalih menginspirasi dengan menampakkan ketelanjangan. Tak salah pose vulgarnya karena konteksnya adalah pesan untuk mencintai tubuhnya. Bahkan jika ada yang menasihati, akan dianggap tidak memahami konteks.

Apa yang dilakukan Tara Basro adalah contohnya. Foto telanjang dan setengah telanjangnya dianggap Menkominfo telah melanggar UU ITE, lalu pendukung ide liberal ramai-ramai membela sampai Menkominfo meralat pernyataannya. Body positivity nyatanya adalah dalih beracun saat diimplementasikan tanpa nilai agama. Dari sini muncul pertanyaan, bagaimana posisi kita sebagai remaja muslim. Layakkah kita mendukung kampanye ini?

Self Acceptance dalam Islam

Seorang hamba Allah sejak sebelum wajib terikat dengan hukum syara' sudah dipahamkan mengenai penerimaan diri. Dalam QS. Hujurat Allah berfirman:

“Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa.” [TQS. Al-Hujurât: 13]

Dalam ayat tersebut bisa dipahami bahwa nilai seorang manusia di mata Allah bukan dinilai dari penampilan fisik. Bukan dari kulit yang putih, pinggang yang kecil, atau hidung yang bangir. Tidak pula oleh kurus atau gemuk. Nilai kemuliaan seseorang adalah dari ketakwaannya. Itulah self acceptance sejati.

Maka tak perlu repot-repot menghabiskan waktu dan uang untuk menjadi sempurna. Apalagi sampai menjalani Oplas, karena mengubah bentuk fisik yang sudah Allah tetapkan pada kita adalah dosa besar. Selama kita menerapkan pola makan sehat dan olah raga yang teratur kita akan sehat lahir batin. Jika ditambah dengan ketakwaan itulah kecantikan yang sesunguhnya.

Saat seorang hamba Allah memahami jika nilai kemuliaan manusia bukan dari bentuk fisik tubuh maka tidak akan ada Body Shaming. Setiap orang akan saling menghargai, karena begitulah Islam memerintahkan. Setiap orang juga akan disibukkan dengan aktivitas memantaskan diri di hadapan Allah. Tak ada waktu untuk merasa insecure atau memaksakan diri untuk menjadi cantik dan ramping. Beauty is pain tak ada dalam kamus seorang muslim.

Alhasil, tak perlu ada kampanye Body Positivity. Menampakkan aurat pada yang bukan mahram dan khalayak adalah dosa besar. Tak perlu menampakkan ketelanjangan hanya untuk pembuktian bahwa kita mencintai tubuh kita. Love your body justru ditempuh dengan meningkatkan ketakwaan, menjauhi larangan-Nya dan menjalankan perintah-Nya. Karena sesungguhnya tubuh kita adalah kendaraan untuk tugas penghambaan kepada Allah saja. Toh tubuh ini fana, alangkah ruginya bila salah memaknai dan memanfaatkannya. Wallahu alam. (rf/voa-islam.com)

Ilustrasi : Google

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Korban Tabrak Lari,  Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Korban Tabrak Lari, Istri Aktivis Dakwah Tergolek Remuk Tulang, Ayo Bantu!!!

Saat hendak membantu orang tertimpa musibah, Ummu Qisthi jadi korban tabrak lari mobil pickup. Empat bulan pasca operasi tulang remuk, kondisinya memburuk dan lukanya mengeluarkan nanah...

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Pesantren Tahfizh Al-Qur'an Gunungsari Butuh Masjid. Ayo Bantu Amal Jariyah.!!!

Sudah 4 tahun Pesantren Tahfiz Al-Qur’an ini mendidik para yatim dan kaum dhuafa tanpa memungut biaya. Mereka butuh masjid, anggaran dana 160 juta rupiah. Sisihkan harta, dapatkan istana di...

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Mantan Napi Mujahidin Ingin Taubat dan Hijrah, Ayo Bantu Modal Usaha.!!

Bebas dari penjara ia taubat dan hijrah, tapi kesulitan pekerjaan. Saat ekonomi terjepit, datang tawaran bisnis haram dari sesama mantan napi. Ia butuh dana 7,5 juta rupiah untuk modal usaha...

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Balita Ridho Ramdhani Mati-matian Berjuang Melawan Tumor Ganas. Ayo Bantu.!!

Di usia balita ia harus berjuang mati-matian melawan tumor ganas yang bersarang di bokongnya. Setiap saat merintih tangis di pangkuan ayah bundanya. Ia harus dioperasi tapi terbentur biaya....

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Tak Punya Biaya, Remaja Sebatang Kara Terancam Putus Sekolah. Ayo Bantu.!!

Sejak balita Astrid Nuraini sudah hidup sebatang kara tanpa ayah, ibu dan saudara. Diasuh ibu angkat yang sudah lanjut usia, ia tidak bisa melanjutkan sekolah ke SMA Islam karena terbentur biaya....

Latest News
Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Bintang Liverpool Mohamed Salah Serukan Dukung Hak Bagi Pengungsi Untuk Pendidikan

Kamis, 24 Sep 2020 21:45

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

AS: UEA Tidak Akan Dapat Jet F-35 Meski Lakukan Normalisasi dengan Israel, Mesti Tunggu 7 Tahun Lagi

Kamis, 24 Sep 2020 21:30

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Pilkada Serentak Dalam Bayangan Kematian

Kamis, 24 Sep 2020 21:20

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Taliban Bunuh 28 Polisi Paramiliter di Uruzgan Afghanistan

Kamis, 24 Sep 2020 20:15

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Pembangkang Saudi di Pengasingan Bentuk Partai Oposisi Baru

Kamis, 24 Sep 2020 19:50

Jadilah Remaja Anti Baper

Jadilah Remaja Anti Baper

Kamis, 24 Sep 2020 08:43

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Santri Pesantren Mahasiswa Ngaji di Alam Terbuka

Kamis, 24 Sep 2020 07:34

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Tanggapi Pidato Presiden di PBB, Netty: Indonesia Harus Dorong Negara Maju Temukan Vaksin Covid-19

Kamis, 24 Sep 2020 06:39

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Kamis, 24 Sep 2020 06:22

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Hoorree…Pilkada 2020 Ditunda, Kecuali Solo dan Medan

Kamis, 24 Sep 2020 06:17

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Resesi Tak Teralakkan, Anis Minta Pemerintah Bantu Masyarakat dan Dunia Usaha

Rabu, 23 Sep 2020 21:29

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Pejabat Afghanistan: Tahanan Taliban Yang Dibebaskan Pemerintah Kembali Lagi Ke Medan Perang

Rabu, 23 Sep 2020 21:05

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Peran Ibu Mendidik dengan Kasih Sayang, Bukan Penjagal Akibat Kesal

Rabu, 23 Sep 2020 20:28

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Ancaman Corona di Momen Pilkada

Rabu, 23 Sep 2020 19:58

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Palestina Sebut Israel Rusak 100.000 Alat Tes Swab Virus Corona

Rabu, 23 Sep 2020 19:45

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Modus Menyerang Soeharto Untuk Bangkitkan PKI

Rabu, 23 Sep 2020 19:30

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Dilematika Remaja, Pernikahan Usia Dini

Rabu, 23 Sep 2020 18:40

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Sedikitnya 28 Tewas Dalam Bentrokan Antara Pejuang IS dan Pasukan Pro-Assad di Utara Raqq

Rabu, 23 Sep 2020 17:45

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Perwakilan Hamas dan Fatah Akan Bertemu di Turki untuk Bahas Rekonsiliasi Antar-Palestina

Rabu, 23 Sep 2020 17:15

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Kemenag Disarankan Kerjasama dengan Ormas Islam Terkait Program Sertifikat Penceramah

Rabu, 23 Sep 2020 15:00


Hijab Syari Terbaru 2020

Must Read!
X