Home | Redaksi | Advertisement | Kirim Naskah | Pedoman Pemberitaan Media Siber
Facebook RSS
3.617 views

Peran Ibu di Masa Pandemi

 

Oleh:

Siti Masliha S.pd,

Aktivis Muslimah Peduli Generasi

 

MEWABAHNYA virus corona membuat bangsa kita mengambil langkah untuk merumahkan para pelajar. Tujuan belajar di rumah adalah supaya anak-anak tidak ketinggalan pelajaran ditengah pandemi ini. Namun hal ini tidak semulus yang dicita-citakan oleh pemerintah. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima aduan terkait anak-anak yang stres akibat diberi banyak tugas secara online. KPAI meminta Dinas Pendidikan melakukan evaluasi terhadap para guru.

"Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menerima pengaduan sejumlah orang tua siswa yang mengeluhkan anak-anak mereka malah stres karena mendapatkan berbagai tugas setiap hari dari para gurunya," kata Komisioner KPAI Bidang Pendidikan Retno Listyarti dalam keterangan tertulis pada Rabu (18/3/2020) (detiknews.com).

Selain anak yang tidak siap dengan belajar di rumah atau Home Learning, ibu juga belum siap menghadapi program dari pemerintah ini. Ketidaksiapan orang tua terutama seorang ibu disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya menyiapkan bahan pembelajaran bagi anak di rumah. Pelajaran yang diajarkan di sekolah menuntut seorang guru untuk mempersiapkan bahan pembelajaran.

Guru di sekolah dibekali ilmu pengetahuan sebelum mengajarkan pelajaran untuk anak didiknya. Hal ini berbeda dengan kondisi seorang ibu. Tidak semua ibu mengenyang pendidikan sebagaimana layaknya guru di sekolah. Belum lagi tugas seorang ibu untuk mengurus rumah tangga. Hal ini mengakibatkan ibu menjadi "stres". Belum lagi jika anaknya banyak, bahan yang dijarkan otomatis bertambah banyak. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh salah seorang wali murid di salah satu sekolah.

Selain ketidaksiapan dalam menyiapkan bahan ajar, seorang ibu juga belum siap dalam membagi waktu antara mengajari anak dengan bekerja. Orang tua terutama ibu adalah pendidikan utama dan pertama bagi anak-anaknya. Di tengah gempuran ekonomi saat ini membuat para ibu bekerja untuk menyambung hidup karena nafkah dari suami yang tidak mencukupi. Ibu harus rela meninggalkan anak-anaknya demi bahkan ada yang rela menitipkan anak-anaknya ke saudara karena ibu menjadi TKW ke luar negeri. Miris, kondisi ekonomi ini telah menggerus peran keibuan. Seorang ibu tidak dapat membersamai tumbuh kembang anak-anaknya. Sebenarnya naluri ibu menjerit karena harus mrninggalkan anak-anaknya namun kondisi berkata lain, tuntutan ekonomi wajib dipenuhi.

 

Mengembalikan Peran Keibuan

Menjadi seorang ibu adalah karunia yang terbesar yang diberikan Allah kepada kita. Tidak semua perempuan (menikah) diberi kesempatan oleh Allah menjadi seorang ibu. Ibu adalah wanita yang mulai. Hal ini sebagaimana dalam hadits Rasulullah. Diriwayatkan dari Anas bin Mâlik Radhiyallahu anhu bahwa Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Surga ada di bawah telapak kaki para ibu.”

Begitu mulianya seorang ibu, kedudukan surga Allah yang mulia di bawah telapak kakinya. Jangan sia siakan kesempatan ini wahai para ibu. Marilah kita berbenah untuk mendidik anak-anak kita menjadi generasi yang unggul. Generasi yang akan mengisi peradaban manusia dimasa yang akan datang. 

Mari kita ambil hikmah dari kasus corona ini. Di masa Physical Distancing kita jadikan sarana untuk mendekatkan diri pada keluarga dan menanamkan aqidah adalah hal yang utama utk pembentukan kepribadian islam generasi. Selain penanaman aqidah seorang ibu juga harus membiasakan anak-anak untuk beribadah dan berakhlak mulia. Meski anak-anak belum wajib untuk menjalankan ibadah, namun pembiasan sejak kecil akan membuat anak merasa ringan dalam melakukan ibadah. Jika kelak sudah baligh maka anak tidak akan disuruh lagi dalam malaksanakan ibadah. Pembiasan ibadah contohnya sholat, menutup aurat, homat kepada orang tua dan lain-lain.*

Sebarkan informasi ini, semoga menjadi amal sholeh kita!

Muslimah lainnya:

+Pasang iklan

Gamis Syari Murah Terbaru Original

FREE ONGKIR. Belanja Gamis syari dan jilbab terbaru via online tanpa khawatir ongkos kirim. Siap kirim seluruh Indonesia. Model kekinian, warna beragam. Adem dan nyaman dipakai.
http://beautysyari.id

Cari Obat Herbal Murah & Berkualitas?

Di sini tempatnya-kiosherbalku.com. Melayani grosir & eceran herbal dari berbagai produsen dengan >1.500 jenis produk yang kami distribusikan dengan diskon sd 60% Hub: 0857-1024-0471
http://www.kiosherbalku.com

Dicari, Reseller & Dropshipper Tas Online

Mau penghasilan tambahan? Yuk jadi reseller tas TBMR. Tanpa modal, bisa dikerjakan siapa saja dari rumah atau di waktu senggang. Daftar sekarang dan dapatkan diskon khusus reseller
http://www.tasbrandedmurahriri.com

NABAWI HERBA

Suplier dan Distributor Aneka Obat Herbal & Pengobatan Islami. Melayani Eceran & Grosir Minimal 350,000 dengan diskon s.d 60%. Pembelian bisa campur produk >1.300 jenis produk.
http://www.anekaobatherbal.com

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Tak Punya Biaya, Yatim Piatu Berprestasi ini Putus Sekolah, Ayo Bantu !!!

Kanaya Shersabila, yatim piatu segudang prestasi ini tak bisa sekolah lagi karena tak punya biaya. Sang nenek yang jadi tulang punggung keluarga tak bisa mencari nafkah karena sudah uzur sakit-sakitan....

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Bayi Ramadhan ini Butuh Biaya Persalinan, Ayo Bantu..!!!

Maryanti tak bisa khusyuk beribadah Ramadhan karena kondisinya kritis. Persalinan di rumah sakit berjalan lancar, namun tagihan 4,5 juta rupiah tak mampu dibayar oleh keluarga kuli serabutan...

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Kisah Haru Ustadz Ismail, Guru Al-Qur’an Disabilitas Butuh Motor Dakwah. Ayo Bantu..!!

Terlahir disabilitas tanpa kaki dan tangan yang sempurna, ia tetap tegar berdakwah dan bekerja mencari nafkah sebagai tukang las di bengkel berat. Ia butuh sepeda motor roda tiga untuk berdakwah....

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Rumah Ambruk Diterjang Banjir, Kakek Tuna Netra ini Tinggal di Jembatan, Ayo Bantu..!!!

Sudah 21 hari Kakek Jaman mengungsi ke jembatan di tengah sawah Karangharja Bekasi. Rumah bambu yang dihuni sejak tahun 1985 itu roboh diterjang banjir akibat jebolnya tanggul Citarum....

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla Al-Mubarok Ambruk Diterjang Hujan, Ayo Bantu..!!!

Mushalla ini ambruk tak kuat menahan gempuran hujan deras. Kegiatan ibadah dan syiar mushalla pun terhenti. Ayo bantu renovasi supaya pada bulan Ramadhan warga bisa shalat jamaah, tarawih dan...

Latest News
Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Taliban Rebut Distrik Utama Di Provinsi Wardak Dari Pasukan Afghanistan

Rabu, 12 May 2021 21:25

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Kelompok Perlawanan Palestina Tembakan 1000 Lebih Roket Sebagai Tanggapan Agresi Israel Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 21:10

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

48 Orang, 14 Di Antaranya Anak-anak Tewas Akibat Serangan Israel Yang Sedang Berlangsung Di Gaza

Rabu, 12 May 2021 20:46

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Menimbang Kepekaan Sosial antara Larangan Mudik Vs Masuknya WN China

Rabu, 12 May 2021 20:34

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rakyat Resah dan Gelisah Soal TKA Cina

Rabu, 12 May 2021 18:32

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Khutbah Idul Fitri: Lebaran dengan Covid-19

Rabu, 12 May 2021 18:28

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Fahri Hamzah Menyeru Presiden Bantu Hentikan Agresi Israel terhadap Rakyat Palestina

Rabu, 12 May 2021 18:18

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

KIBBM: Penyerangan Zionis Israel kepada Masjid Al-Aqsha Mencoreng Perdamaian Dunia

Rabu, 12 May 2021 18:01

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Putusan MA Bak Oase di Tengah Kering-Kerontangnya Rasa Keadilan

Rabu, 12 May 2021 16:30

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Catatan 100 Hari Kapolri: Minim Perbaikan dan Melanggengkan Kekerasan

Rabu, 12 May 2021 15:12

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Mathla’ul Anwar Berduka Atas Wafatnya KH Tengku Zulkarnaen

Rabu, 12 May 2021 15:00

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Mudik Bukan Pergerakan Teroris Tapi Kebahagiaan Rakyat

Rabu, 12 May 2021 12:36

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Tes Wawasan Kebangsaan dan Pelemahan Pemberantasan Korupsi

Rabu, 12 May 2021 12:09

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Tatkala Jalan Tikus pun Ditutup

Rabu, 12 May 2021 11:26

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Pelajar Kabupaten Bekasi Berbagi 50 Paket Sembako

Rabu, 12 May 2021 10:38

Doni-Dion Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi Juara Aksi Asia Indosiar 2021

Doni-Dion Mahasiswa STAI Attaqwa Bekasi Juara Aksi Asia Indosiar 2021

Rabu, 12 May 2021 10:25

Legislator PKS: Waspadai Dibalik Tujuan Kapal-Kapal Perang China Geruduk Indonesia

Legislator PKS: Waspadai Dibalik Tujuan Kapal-Kapal Perang China Geruduk Indonesia

Rabu, 12 May 2021 10:16

Politisi Golkar Minta Pemerintah Jelaskan Kasus Kematian Pasca Disuntik Vaksin AstraZeneca

Politisi Golkar Minta Pemerintah Jelaskan Kasus Kematian Pasca Disuntik Vaksin AstraZeneca

Rabu, 12 May 2021 10:03

Luka di Akhir Ramadhan

Luka di Akhir Ramadhan

Rabu, 12 May 2021 09:51

Kesenangan yang Melalaikan di Akhir Ramadhan

Kesenangan yang Melalaikan di Akhir Ramadhan

Rabu, 12 May 2021 09:46


MUI

Must Read!
X